
flash back, kejadian sebelum tembakan di kediaman Lita
📲........ ponsel Lita berdering
"sayang tunggulah sebentar" ucap Lita
"siapa" tanya Devan
Lita pun tidak menjawab pertanyaan Devan dan pergi meninggalkan nya begitu saja
:" ada apa" tanya Lita
🗣: Beberapa dari kami menghilang begitu saja, dan saat ini sepertinya ada orang yang akan menyusup dikediaman Nona Lita, kemungkinan besarnya salah satu dari keluarga Nona akan di culik juga"
Lita pun terdiam dan melirik ke arah Devan dan yang lainnya
:"apa kau sudah bisa menghubungi salah satu dari mereka" tanya Lita dingin
🗣: tidak... "ucapnya terputus
dor... satu tembakan dilantai atas
Dengan cepat Lita berlari Ke atas, dan menyuruh Devan untuk tetap menunggu di bawah
:" pastikan, mereka semua aman dan pergilah ke London untuk bersembunyi"ujar lita
🗣:"Bagaimana dengan yang lain"
:"Aku akan menyusul kalian nanti di sana" tegas Lita
🗣:"Baiklah"
panggilan pun di akhir, lalu Lita pun membuka pintu kamar Tina dengan hati hati
Saat Lita sudah ada di dalam kamar dan keberadaan Lita pun Di ketahui oleh Tina
Lita pun menyuruh Tina diam, namun siapa yang tau kalau pistol sudah mendarat di kepala Lita,
Lita pun terdiam dan tidak bergerak, mengaku kalah pada lawan dan menunduk dilantai bersama Tina
"apa yang kalian inginkan" tanya Lita
" tidak banyak, kami hanya ingin Kau menyerahkan Yuli ( bibi Tri) kepada kami atau kami akan membawa Adik tersayang mu pergi bersama kami" ujar orang itu
Lita pun sedikit bingung yang mana yang harus dia pilih antara bibi yuli atau adiknya yang jadi tawanan
sementara Tina menjerit minta tolong kepada Lita, dengan posisinya yang di ikat di kursi dan mulut di bungkus dengan kain
setelah berpikir sejenak Lita pun sudah menentukan pilihannya
"aku memilih melindungi bibi yuli" ujar Lita
disini Tina merasa kalau Lita telah menelantarkannya dan lebih memilih orang lain dari pada dirinya
Bibit Amarah kesal dan benci pun mulai tumbuh di batin Tina dan menatap tajam pada Lita
"baiklah ku harap kau bisa menebus adik mu nanti" ucap orang itu
"Kita berangkat"ucap orang itu pada rekannya
Tina pun di seret naik di helikopter dengan menaiki satu tali bersama beberapa anak buah yang lain
"maaf.."ujar lita dalam hati
Lita pun berlari ke arah jendela dan terus menatap kepergian helikopter yang semangkin lama semangkin menjauh
Lalu sejenak Lita pun mengingat Devan dan yang lainnya dan bergegas pergi menuruni tangga
"Devan.. sayang.." ucap lita sambil membanting pintu
"sayang.. "ucap Lita pada Devan
"Ada apa, apa yang terjadi" tanya ka Dio
tampa pikir panjang Lita pun menyuruh mereka semua keluar dari rumah itu
__ADS_1
namun semua yang tidak tau apa apa hanya diam saja dan terus bertanya apa yang terjadi
tapi lita tidak menjawab apa pun, dan memarahi mereka semua supaya cepat keluar dari rumah itu
karena mendengar suara Lita yang tampak sangat emosi mereka semua pun bergegas pergi
Saat di perjalanan Lita memisah dengan mereka karena harus menjemput Frans Hany dan Hans
dengan cepat Lita melaju mobilnya menuju kampus Frans
dan pada saat sampai di kampus frans, Lita langsung keluar dari mobil dan berlari menuju kelas frans
dengan cepat lita langsung menemukan kelas Frans dan menerobos masuk
semua orang yang ada di sana pun kaget dan melihat ke arah Lita
"kakak" ucap Frans
"Maaf mengangu,saya harus cepat membawa adik saya pergi dari sini dan mohon atas izinnya" ucap Lita pada dosen yang mengajar
dosen itu pun hanya mengiakan karena dosen itu tau siapa Lita
Setelah mendapatkan izin Lita pun menghampiri Frans
"cepat kemasi barang mu" ujar Lita
"Memangnya ada apa" tanya Frans
"kemasi saja" ujar Lita
Frans pun mengemasi buku bukunya namun di hentikan
"Kau akan pergi kemana dan siapa wanita murah ini" ujar salah satu wanita yang duduk di samping Frans
Lita yang mendengar kalau dia di sebut sebagai wanita murah pun bertanya pada wanita itu
"Memangnya anda siapa, saya Pacarnya Frans"ujar Lita dengan sinis
Perempuan itu pun terkejut mendengar ucapan Lita dan langsung menampar Lita
Lita pun terdiam, dan hanya tersenyum licik
"maaf pak, silakan keluarkan anak ini dari kampus karena dia sudah tidak sopan dengan orang yang lebih tua darinya" ujar lita pada dosen
dosen pun langsung menyuruh wanita itu keluar dari kelasnya
namun wanita itu tidak terima
"hei.. apa kau tau siapa aku" ucap wanita itu
"Memangnya kau siapa, apa kau buronan"ujar Lita dan menarik Frans dari duduknya
"Apa kau tau, aku adalah anak pemilik kampus ini, jadi jangan harap kalau kau bisa mengeluarkan ku" teriak anak itu dengan keras
sehingga membuat keributan dan semua orang menyisipkan wanita itu
"Apa kau tau, kampus ini sudah punya orang lain, dan bukan punya ayah mu lagi" ujar Lita dari bawah dan akan membuka pintu
wanita itu pun terdiam menahan rasa malu, karena benar kampus itu sudah di miliki orang , yang tak lain adalah Lita, namun wanita itu tidak tau kalau Kita pemiliknya
saat Lita akan keluar, beberapa penjaga juga akan masuk untuk mengusir wanita tadi secara paksa
dengan senang hati, dan tersenyum licik Lita menarik Frans berlari keluar kampus
"Kak apa yang kau lakukan tadi" ujar frans sambil berlari
"tidak ada" ujar Lita
"apa kakak tau kalau Dia adalah kekasih ku" ucap Frans
"bagus kalau begitu, kakak tidak mau kalau adik kakak mendapatkan wanita seperti itu"ujar Lita
"Tapi.. "ucap Frans
"sudahlah kita harus cepat menghampiri Hans Dan Hany" ucap Lita
__ADS_1
Mereka pun berlari sampai ke mobil dan melaju menuju sekolah Hans Dan Hany
beberapa saat kemudian, mereka pun sampai di sekolah Hans dan Hany
mereka pun masuk ke dalam sekolahan, dimana saat mereka melintasi para murid, mereka berdua di tatap kagum oleh para murid di sana
saat mereka di tatap kagum, mereka berdua hanya meneruskan jalan mereka dan menuju kelas Hany dan Hans
disini didalam kelas mereka hanya menemui Hans saja dan tidak menemui Hany
mereka pun terus mencari di setiap ruangan, sementara Lita pergi ke ruang CCTV untuk melihat keberadaan Hany
Dan tentunya pirasat Lita tepat tentang Hany, dengan cepat Lita mencari Hans dan Frans lalu menghubungi frans
:"kalian di mana, cepatlah pergi ke mobil sekarang" ucap Lita
🗣:"apa kakak menemukan Hany"ucap Frans
:"dia sudah tidak ada di sini" ucap Lita
🗣:"Lantas di mana dia"ucap Hans
:" kalian cepatlah menyusul ku" ujar Lita
🗣:"Baiklah" ucap Frans
Mereka pun berlari menuju mobil Lita dan bertemu di gerbang sekolah
"kakak apa sebenarnya yang terjadi" tanya Hans
"Sebaiknya kita cepat "ucap Lita
"Apa kakak bisa menjelaskannya kepada ku sebentar saja" ucap Hans menghentikan langkahnya
Lita dan Frans pun menghentikan langkahnya dan melihat ke arah Hans
"apa yang kau lakukan, apa kau akan membiarkan Hany hilang begitu saja"ucap Lita
"Memangnya siapa yang membawa Hany" tanya Frans
"aku tidak tau, tapi sebaiknya kita pergi sekarang"ucap Lita
Mereka pun pergi menuju rumah Lita
dan tak lama kemudian mereka pun sampai, namun disini hanya Hans dan Frans yang turun sedangkan Lita tidak
"kakak ini rumah siapa" ucap Hans
"Kalian masuklah, Aku harus menjemput seseorang"ucap Lita
"kau akan pergi ke mana" tanya Frans
"Tunggu saja di dalam, aku akan menyusul nantinya" ucap Lita melaju mobilnya
Hans dan Frans pun masuk ke dalam dan bertemu dengan. mereka Devan
"Kak kau di sini juga" ucap Hans
"dimana kakak mu" tanya Devan pada Frans
"Tidak tau dia bilang kalau dia akan menjemput seseorang"ucap Frans
sedangkan kini di tengah jalan menuju rumah Tri
:" Halo, Tri sekarang lo siap siap dengan ayah mu dan berita juga Salsili" ucap Lita menghubungi Tri
🗣:"Memangnya ada apa" tanya Tri
:"Saat ini mungkin Billy dan Jana sedang ada di dalam pesawat menuju disini, begitu juga Andika " ucap Lita
🗣:"Memangnya ada apa" tanya Tri lagi
:" yang pasti Lo siap siap besok lo ikut sama Billy dan Andika kerumah gue "
🗣:"rumahnya Devan??"
__ADS_1
:"bukan, yang pasti lo siap siap, besok siang lo, ayah sama salsili udah harus bertemu Billy, besok Billy akan kekasih ke Lo"ucap Lita, lalu mematikan ponselnya dan. memutar arah menuju Bandara