Adik Ku Seorang Mafia

Adik Ku Seorang Mafia
Lita terjatuh


__ADS_3

Lita pun terjatuh dan kepalanya mengenai lantai hingga membuat lita pingsan dan tidak bisa bergerak


Karena lita sedang hamil ditambah lagi kehamilannya baru tiga bulan, membuat lita mengalami pendarahan


ditambah lagi kepala lita terbentur yang membuat kepala bagian kiri lita mengeluarkan banya darah


devan dan billy yang kaget dengan teriakan lita, mereka pun langsung berlari menyusul lita didapur begitu juga para penjaga rumah dan semua maid yang bekerja dirumah lita


saat billy dan devan melihat lita yang sudah tergeletak dilantai dan begitu banyak mengeluarkan darah dibagian kepalan dan kaki lita


sepontan devan pun mengangkat lita, sedangkan billy berlari kearah luar untuk menyiapkan mobil


dengan cepat devan berlari karena masih syok dengan apa yang ia lihat, sedangkan tamara hanya menangis melihat lita yang penuh dengan darah


beberapa penjaga pun berlari menghubungi beberapa rekannya untuk mengikuti mobil billy dan menjaga lita nantinya


sedangkan para maid menenangkan tamara dan ada beberapa dari mereka membersihkan darah lita tadi


tamara yang sangat kaget saat melihat lita tadi hanya bisa menangis, ketakutan sampai sampai tamara jatuh pingsan didalam pelukan maidnya


para maid pun mengendong tamara menuju kamarnya tamara dan berusaha membangunkan tamara


sedangkan kini devan dan billy yang sedang menuju rumah sakit, sedang berusaha menyadarkan lita dan menutupi darah yang keluar dari kepala lita


sedangkan para anak buah lita membuat jalan sepi, agar billy dapat menyetir dengan cepat dan tidak terhalang oleh kendaraan yang lain


saat sampai dirumah sakit billy dan devan pun langsung membawa lita diruang UGD dan memanggil dokter ahli didalan rumah sakit itu karena dokter andalan lita sedang dalam perjalanan


ruang UGD pun ditutup, dimana beberapa anak buah lita menunggu didepan ruangan bwgitu juga dengan billy dan devan


devan yang berusaha untuk tenang dan menahan air matanya agar tidak keluar ditambah lagi jasnya yang berlumurah darah karena devan sangat takut dengan darah


sedangkan billy sedang berusaha menghubungi bella agar menjaga jana supaya tidak terlalu kahawatir dengan keadaan lita karena kehamilan jana sekarang sedang sensitif


bella yang mendengar bahwa lita masuk rumah sakit pun langsung syok dan dengan cepat menghubungi ortunya dan pergi kerumah billy untuk menemani jana


billy yang melihat devan gemetaran dan sedikit pucat pun langsung menghampiri devan dan menyuruh bawahan lita untuk berjaga jaga didepan pintu ruangan lita


"devan lo kenapa" ucap billy pada devan dan mengengam tangan deva


"lita bil, lita gue takut terjadi sesuatu pada lita nantinya" ucap devan yang semangkin gemetar dan ketakutan


"sudahlah jangan berpikir yang tidak tidak, sekarang bersihkanlah dirimu dulu lita biar aku saja yang menjaganya" ucap billy pada devan


"tapi gue gak bisa...." ucap devan terputus dan jatuh pingsan di bahu billy yang membuat billy keget

__ADS_1


dengan cepat beberapa anak buah lita mengangkat devan untuk membantu billy


"sebenarnya apa yang terjadi, kenapa dia sesyok itu sampai sampai dia jatu pingsan" tanya billy pada bawahan lita


"maaf tuan, sebenarnya tuan devan sangat takut yang namanya darah, dia akan sangat gemetar pucat dan keringat dingin saat melihat darah" jelas anak buah lita itu pada billy sedangkan yang lain mengangkat devan untuk disimpan diruangan lain agar bisa lebih tenang


billy yang baru tau kalau devan takut yang namanya darah pun hanya diam dan sedikit berpikir keras


"aku mengerti sekarang, kenapa devan tadi sedikit terdiam saat melihat lita tergeletak dilantai dan hanya diam saja bukan langsung mengendong lita" ucap billy yang mengingat kejadian dirumah lita tadi


karena tadinya dirumah saat billy dan devan sampai didapur, billy melihat devan hanya diam saja dan memucat, namun billy tidak pikir panjang lagi dan langsung menyadarkan devan dari lamunannya dan berlari keluar mengambil mobil dan belum tau kalau devan takut darah


billy pun hanya duduk diam dan tidak bisa berkata apa apa lagi saat ini karena pikirannya sangat kacau ditambah lagi kehamilan jana yang saat ini sensitifan


"maaf tuan kalau tidak butuh apa apa lagi, kami permisi sebentar" ucap anak buah lita pada billy


"yaa.. pergilah" ucap billy


anak buah lita pun pergi meninggalkan billy dan menyusul devan diruangannya


billy pun hanya diam dan duduk menunggu dokter keluar


beberapa menit kemudian ortunya bella, billy dan jama pun datang kerumah sakit bersama beberapa dokter handalan mereka


"billy bagaimana keadaan lita sekarang" tanya mamanya billy pada billy


billy pun berdiri dan langsung memeluk mamanya


"maa... billy takut kalau terjadi seauatu pada lita, karena sampai saat ini tidak ada satu dokter pun yang keluar dari ruangan lita"ucap billy yang menangis dipelukan mamanya


"billy sayang sudahlah tenangkan dirimu ya" ucap mamanya billy pada billy yang mengelus elus rambut billy


"sudahlah, oh iya dimana devan apa dia tidak ada disini" ucap papanya bella


"devan tadi pingsan, kata bawahan lita kalau devan sangat takut dengan darah yang membuat devan pingsan secara tiba tiba" jelas billy


"hmm baiklah, kita tunggu saja disini " ucap ayah jana pada yang lainnya


mereka pun menunggu dokter keluar dari dalam ruangan lita berharap mendapatkan kabar baik dari dokter dan mereka pun menunggu didepan ruangan lita


beberapa menit kemudian devan pun kembali menyusul billy dan sudah membersihkan dirinya


billy yang melihat devan berjalan sendiri dan sedikit pucat pun langsung membawa devam duduk


"devan.." ucap billy

__ADS_1


devan pun duduk disamping billy sambil menunggu dokter keluar


"bagaimana keadaan mu sayang" ucap mamanya billy pada devan


" aku baik baik saja, cuman sedikit pucat dan pusing saja mungkin nanti bisa swdikit nyaman" ucap devan


"baguslah kalau begitu" ucap ayah jana


"apa dokter belum juga keluar" tanya devan pada billy


"belum, ini sudah hampir satu jam tapi dokter belum keluar keluar juga" ucap billy pada devan


"kalian pulanglah ini sudah tengah malam, kasian jana pasti sudah menunggu mu" ucap devan pada billy


"tidak, aku akan menunggu sampai dokter keluar lagi pula jana sudah ditemani oleh bella" ucap billy


"ohh.." ucap devan yang masih merasa pusing


"mama yah... kalian pulanglah dan tolong jagakan jana mungkin aku akan menginap disini bersama devan" ucap billy


"tapi bagaimana dengan lita" ucap mami jana pada billy


"sudahlah, lagi pula disini ada aku dan devan yang menjaganya, kalian pulanglah kasian jana dia sendirian dirumah" ucap billy


"baiklah kami akan pulang, beritau kami nantinya Ok" ucap mamanya billy


"iya, pulanglah" ucap billy


"ya sudah kami pulang dulu, kalian juga harus istirahat jangan sampai tidak" ucap ayah billy


"ya.."ucap bily


"kami pulang dulu ya sayang" ucap mamanya billy pada devan dan mengacak acak rambut devan


"iya hati hati dijalan, selamat malam" ucap devan


ortu billy jana dan bella pun pulang dan meninggalkan billy devan dan para dokter ahli mereka disana


sudah hampir satu jam lebih dokter pun akhirnya keluar dan memanggil devan dan billy


dengan cepat devan dan billy menghampiri beberapa dokter yang menangani lita tadinya


"bagaimana keadaan istri saya dok" ucap devan pada salah satu dokter


"kami kurang yakin dengan keadaan nya sekarang yang pasti,...."

__ADS_1


dokter pun menjelaskan masalah yang terjadi pada lita dan menanyakan apa saja yang terjadi


devan dan billy yang mendengar penjelasan dokter pun menjadi putus asa dan saling menyalahkan diri mereka masing masing


__ADS_2