
Karena mabuk dan cukup lelah seharian mengurus acara pernikahan jana dan billy, lita pun langsung tertidur pules tampa merespon devan dan adik kembarnya
Si kembar yang tidak mau kalah dengan devan untuk tidur dengan lita akhirnya mengalah juga karena devan berjanji kepada si kembar bahwa devan akan memberikan keponakan untuk mereka bertiga dengan frans
Si kembar pun memesan kamar lagi yang tak jauh dari kamar inap milik lita
"tidurlah dengan nyeyak,semoga mimpi kalian indah"ucap devan mengantar si kembar di depan pintu
"ya..jangan merayu kami, kami tau maksud kakak"ucap hans ketus sambil berjalan menuju kamar
"hmmm..tepati lah janji mu"ucap hany yang berjalan berdampingan dengan hans
"iya...itu pasti"ucap devan dan menutup kembali pintu kamar
devan pun melepas jasnya dan hanya menyisakan ****** ***** saja
"haa...melelahkan sekali"ucap devan yang sudah berbaring disamping lita sambil menatap langit langit kamar
"sayang...hei..bangunlah, aku ingin minta maaf padamu, hei...sayang bangulah"ucap devan memainkan pipi lita sambil menepuk nepuk pelan bahu lita
"hei...apa kau sudah benar benar tertidur sayang...hei bangunlah sebentar saja"ucap devan mengoyang goyang tubuh lita
lita yang merasa ada yang mengangu tidurnya pun terpaksa bangun dan membuka sedikit matanya
"ada apa kenapa kau membangunkan ku, apa kau bosan hidup"oceh lita pada devan dan membalik tubuhnya membelakangi devan
"maaf...sayang apa kau akan memaafkan kesalahanku, aku sungguh minta maaf"ucap devan memainkan bahu lita dengan jari telunjuknya
"jika masih ingin hidup, pergilah jangan gangu aku"oceh lita menepiskan tangan devan
"sayang..maaf, kau boleh .menghukumku dan aku akan menjalankan hukumannya supaya kau mau memaafkan ku"ucap devan membalikkan tubuh lita menghadap dirinya
"apa pun itu"ucap lita pada devan
"hmm...apa pun itu akan ku lakukan"ucap devan memeluk lita dan berlindung didada lita
"tidurlah di bathup semalaman, dan jangan bangun kecuali aku yang membangunkanmu"ucap lita dengan tegas
"apa itu hukumannya"ucap devan melihat kearah lita dan memperlihatkan wajah sedihnya pada lita
"ya...pergilah sekarang, kalau tidak aku tidak akan memaafkan mu"tegas lita lagi
"apa hukumannya boleh diganti, karena itu akan menyiksa ku, dibathup pasti sangat dingin"ucap devan pada lita
"tidak ada bantahan katamu apa saja, jadi itu hukumannya"oceh lita
"baiklah, tapi berjanjilah kau akan memaafkan ku nantinya"ucap devan melepas pelukannya
"ya, itu pun jika kau selamat"ucap lita membalikkan tubuhnya dan kembali menyelimuti dirinya
devan pun turun dari ranjang dan pergi kekamar mandi untuk tidur dibathup
saat lita melihat devan pergi kekamar mandi dan menutup pintunya lita pun langsung beranjak dari ranjang dan menganti gaunnya dengan habo
dengan setengah sadar lita berusaha membuka gaunnya namun tidak bisa, dan lita pun merobek gaunnya begitu saja dan kemudian memakai habo
setelah selesai mengikat habo nya lita pun berjalan kearah kamar mandi
"devan...apa kau sudah tidur"ucap lita mengetuk pintu
"aku baru saja mau tidur, memangnya kenapa"ucap devan dari dalam kamar mandi
"keluarlah dan tidurlah dikamar hotelmu"ucap lita yang menahan diri karena masih merasa pusing berat
"tidak, nanti kau tidak akan memaafkan ku"ucap devan
"keluarlah, jika tidak aku akan menyiksa mu"ucap lita yang berjalan menuju ranjang karena sudah tidak kuat berdiri
__ADS_1
devan pun keluar dari kamar mamdi, sedangkan lita sudah menyelimuti tubuhnya
"apa aku boleh tidur denganmu"ucap devan menghampiri lita
"kemarilah dan jangan ulangi kesalahan mu tadi"tegas lita
"hmm..maaf, apa aku boleh memelukmu"ucap devan yang sudah berbaring disamping lita
"kemarilah"ucap lita yang sudah membalik tubuhnya dan menyandarkan kepala devan di atas dadanya
"kapan kau ganti gaunmu"tanya devan
"baru saja"ycap lita memainkan rambut devan dengan lembut
"apa aku boleh minta sesuatu"ucap devan melihat kearah lita
"jangan yang aneh aneh"ucap lita membelai devan seperti anaknya
"baiklah, aku hanya mau bayi kecil yang imut"ucap devan pada lita
"ya baiklah"ucap lita yang masih memaunkan rambut devan
"apa boleh"ucap devan kegirangan dan beranjak dari pelukan lita
"tidak sekarang"ucap lita
"kita tidak perlu melakukannya, cukup menanamnya saja"bujuk devan pada lita
"aku lelah"ucap lita membalik tubuhnya
"ayo lah kita jarang sekali melakukannya semenjak kita menikah"ucap devan menbujuk lita
"baiklah hanya menanamnya saja tidak lebih"ucap lita
dengan cepat devan membalik tubuh lita dan membuka habo yang lita gunakan
"apa kita hanya akan begini saja"tanya devan pada lita
"hmm.."ucap lita membaringkan devan keranjang dan memeluk devan dengan hangat
"jangan berlebihan, itu menyiksaku"ucap lita bersandar didada devan
"baiklah akan kulakukan dengan lembut"ucap devan dengan sangat gairah
Pagi pun tiba
Dimana Devan masih tertidur pulas sedangkan lita sudah selesai mandi dan kembali naik keranjang untuk membangunkan devan
"hei...bangunlah ini sudah pagi"ucap lita membangunkan Devan dengan lembut
"sebentar lagi, aku masih ngantuk"ucap devan memeluk paha lita dengan erat
"baik lah"ucap lita yang memainkan rambut devan dan memainkan ponselnya
tok tok tok...
"kak apa kalian sudah bangun"ucap si kembar diluar pintu kamar
"iya sudah masuklah"ucap lita
si kembar pun masuk
"selamat pagi kak, apa kak devan masih tidur"ucap hans pada lita yang berjalan kearah sofa sedangkan hany menghampiri lita
"iya dia masih tidur"ucap lita
"kak apa aku boleh minta sesuatu pada kakak"ucap hany yang duduk disamping lita
__ADS_1
"tentu apa yang kau inginkan"ucap lita pada hany dan menyimpan ponselnya diatas meja
"kami ingin keponakan kembar"ucap hany dengan santai
"iya, nanti juga pasti dapat"ucap lita mengusap usap rambut hany
"hmm berjanjilah"ucap hany
"ya...apa kau sudah mandi"ucap lita pada hany
"belum, ini masih terlalu pagi jadi aku mandi nanti saja"ucap hany
"dia berbohong, dia tidak pernah mandi pagi"sahut hans yang membuat hany marah sedangkan lita hanya senyum2 saja
"kau ini diam lah"oceh hany melempar hans mengunakan bantal
"sudah kakak mu masih tidur jadi jangan ribut ok, ya sudah hany mandi dulu kakak akan siapkan air hangat supaya tidak dingin"ucap lita pada hany
"aku yakin dia tidak akan mandi" ucap hans
"aku pasti akan mandi "ucap hany ketus
"hei pergilah ke kamar kalian, jangan ribut disini"oceh devan yang baru saja bangun karena tergangu
"memangnya kenapa, ini kan kamar kak lita bukan kamar mu"ucap hans ketus dan beranjak dari sofa menuju ranjang samping lita
"sudah aku bilang pergi, kenapa kalian tidak mau dengar"oceh devan pada adik kembarnya
"kau saja yang pergi, ini kamar kami bukan kamarmu"uceh hany pada devan
"apa kalian bosan menikmati faselitas yang ku berikan"oceh devan pada si kembar
"ya sudah tarik saja semua, lagi pula kami bisa tinggal dengan kak lita nantinya"ucap hany ketus
"apa kalian yakin, lagi pula belum tentu kakak mu itu membolehkan kalian tinggal dengannya"ucap devan ketus
"kakak apa kau akan meninggalkan kami sendirian disini"ucap hans pada lita sambil memegang kedua tangan lita
"tidak sayang kakak tidak akan meninggalkan kalian"ucap lita dengan lembut pada hans sambil mengusp usap rambut hans
"apa kau dengar itu, kak lita tidak akan meninggalkan kami"ucap hnas pada devan
"apa kalian boleh keluar sebentar, kak devan mau bangun"ucap lita dengan lembut pada si kembar
"kenapa kami harus keluar"ucap hany pada lita
"dia tidak menggunakan baju "ucap hans yang sudah berjalan kearah pintu
"benarkah...dasar mesum"ucap hany berteriak dan berlari kearah pintu menyusul adiknya hans
"dasar..seharusnya kau mengusirnya dari tadi"oceh devan pada lita
"tenang lah mereka sudah pergi"ucap lita dengan lembut dan kembali mengusap usap rambut devan
"apa aku boleh lanjut tidur lagi"ucap devan pada lita
"tidak..ini sudah pagi jadi mandilah, aku sudah mau pulang"ucap lita beranjak dari ranjang
"mandikan...."ucap devan dengan suara manjanya
"bangunlah aku akan memandikanmu"ucap lita pergi berjalan ke arah kamar mandi
"apa kau bisa mengendong ku seperti bayi mu"ucap devan berteriak pada lita
"cepatlah kemari, jangan sampai membuat ku marah lagi"ucap lita yang sudah didalam kamar mandi
karena takut lita memarahinnya lagi devan pun langsung berlari ke arah kamar mandi dan menyusul lita
__ADS_1