
setelah seharian dikantor dan sudah menyelesaikan tugasnya, lita dan devan pun pulang karena hari sudah malam
pukul 19:30
lita dan devan pun membereskan berkas yang sudah mereka kerjakan dan menyimpannya kembali ketempat semula
"apa kau lelah"ucap lita pada devan yang duduk disofa setelah selesai membereskan semua berkasnya
"ya... bagaimana dengan mu apa kau lelah juga"ucap devan pada lita dan menarik lita didalam pelukannya
"hmm... sebaiknya kita pulang, aku lelah mau mandi jadi kita pulang saja" ucap li.ta yang beranjak dari sofa dan mengambil tasnya diatas meja
"hmm... bagaimana jika kita makan dulu"ucap devan
"tidak aku tidak nafsu makan, jika kau lapar makanlah dulu baru kita pulang "ucap lita
"ya sudah kita pulang saja, kita makan dirumah lagi pula si kembar pasti sudah menunggu kita"ucap devan beranjak dari sofa dan berjalan berdampingan menuju pintu luar
devan dan lita pun pulang kerumah
setelah beberapa menit diperjalanan akhirnya pun sampai dikediaman billy, karena saat diperjalanan pulang jana menyuruh lita kerumahnya billy
lita dan devan pun langsung masuk kedalam rumah dan bertemu dengan jana di depan pintu masuk
"masuklah billy sudah menunggu mu dimeja makan"ucap jana pada lita dan mempersilahkan lita dan devan masuk
"baiklah, billy...."ucap lita berteriak kepada billy sambil menghampiri billy dimeja makan
"kemarilah"ucap billy
"sayang jangan berteriak, kau bukan anak kecil lagi jadi hampiri saja billynya"ucap devan pada lita yang berjalan dibelakang lita
"oppa..."teriak lita lagi pada billy dan memeluk billy
"kenapa kau menyuruhku kesini haa...apa kau mau memberikan ku sesuatu"ucap lita melepas pelukannya dan duduk didepan billy samping devan
"bukan itu, aku hanya ingin makan bersama denganmu saja"ucap billy menyuapi lita makanannya
lita pun membuka mulutnya dan memakan makanan yang diberikan billy
"apa kalian bisa biasa saja didepan ku"ucap devan dengan ketus karena kesal melihat billy dan lita
lita pun melihat ke arah devan dan mengambilkan devan makanan dan menyuapi devan dengan manis
"sayang.. bukalah mulutmu, maaf ya kami sudah biasa begini dari dulu"ucap lita memberikan sesendok makanan pada devan
"hmmm..."ucap devan mengunyah makanannya
"apa kau sudah tidak marah lagi"ucap lita pada devan
"iya..."ucap devan mengambil makanannya sendiri
"baiklah apa yang mau kau bicarakan padaku"ucap lita pada billy sambil mengunyah makanannya
"makanlah dulu, setelah makan baru bicarakan apa yang akan kalian katakan"ucap jana yang duduk disamping billy sambil mengunyah makanannya
"baiklah"ucap lita
"makanlah yang banyak"ucap billy pada lita dan menambah porsi makanan lita
"kau juga, dan kau juga sayang"ucap lita menyuapi devan lagi
"hmm.."ucap devan, membuka mulutnya dan mengunyah makanannya
makan malam pun selesai, kini lita devan billy dan jana sedang santai diruang tv sambil mengemil
"katakanlah, kami harus pulang soalnya si kembar ada dirumah"ucap lita pada billy
"baiklah, aku hanya mau mengatakan bahwa aku tidak jadi bulan madu diluar kota, aku dan jana akan tetap disini saja" ucap billy pada lita
"kenapa, bukannya mami ya yang sangat mau mengendong cucu pertamanya" ucap lita pada jana
jana pun hanya diam dan melihat kearah billy
"kami tidak mau terlalu cepat, jadi kami menundanya dan hadia dari mu akan kukembalikan lagi karena kami tidak membutuhkannya sekarang"ucap billy menyerahkan dua lembar tiket pesawat kepada lita
__ADS_1
"tidak aku tidak mau menerimanya lagi, karena ini hadiah dariku jadi aku tidak akan mengambilnya lagi"ucap lita mengembalilan kedua tiket tersebut
"ya sudah kalau begitu, akan ku berikan pada bella saja " ucap billy
"ya terserah, lagi pula sepertinya bella sedang butuh liburan"ucap lita
"hmm..besok akan kuberikan pada bella"ucap jana mengambil tiket tadi
"baiklah, makasih.."ucap lita
"iya..."ucap jana
"ya sudah kalau begitu kita pulang saja jika sudah selesai"ucap devan pada lita
"hmm.. "angup lita
"belum, masih ada yang akan aku katakan"ucap billy
"ya sudah katakan saja" ucap devan
"bulan depan kita akan pulang keSeoul dan perusahaan ayah yang akan mengurusnya jadi kita bisa tinggal disana" ucap billy
"tapi minggu depan tina akan ulang tahun jadi kami akan pulang" ucap lita
"hmm..baiklah kita pulang beberapa hari saja setelah iitu kita kembali lagi disini bagaimana" ucap billy
"baiklah"ucap lita
"ya sudah kalian boleh pulang, karena hanya itu yang akan ku bicarakan"ucap billy
"ya sudah kami pulang dulu"ucap lita beranjak dari duduknya dan memeluk billy
"hmm... besok aku akan kekantor juga, karena satu minggu kedepan mama ayah dan yang lainnya sedang liburan, begitu juga dengan bella jafi aku akan masuk kerja besok"ucap billy
"baiklah sampai besok"ucap lita berjalan mengikuti langkan jana
jana pun membukakan pintu untuk lita dan devan
"kami pulang dulu "ucap lita yang sudah turun dari anak tangga bersama devan
lita dan devan pun pergi meninggalkan kediaman billy dan jana pun kembali menutup pintu dan masuk kedalam bersama billy
"apa kau tidak mau memberitau lita tentang hari keluarga kita"tanya jana pada billy
"sudahlah, lagi pula masih beberapa minggu lagi lain waktu waktu saja memberitaunya jika mama dan ayah sudah pulang liburan"ucap billy pada jana
"baiklah itu terserah saja, asal jangan sampai lupa memberitau lita soal ini"ucap jana
"hmmm....apa aku boleh memintanya"ucap billy pada jana
"meminta apa" ucap jana kebingungan
billy pun mengangkat jana dan membawa jana kekamar dan membaringkan jana diranjang
"jangan kasar" ucap jana pada billy
"baiklah "ucap billy
mereka pun mengadakan olahraga malam bersama.
sementara kini devan dan lita setelah beberapa puluh menit diperjalanan akhirnya pun sampai dirumah dan disambut hangat oleh sikembar dan beberapa maid dan penjaga
"kenapa kalian lama sekali, kami sudah dari tadi menunggu kakak"ucap hans pada lita
"kami tadi pergi kerumah kak billy dulu setelah itu baru kami pulang"ucap devan yang berjalan menuju anak tangga bersama hany
"owh.."ucap hany
"apa kalian sudah makan"tanya lita pada hans
"sudah...bagaimana dengan kakak"ucap hans
"sudah juga tadi, baiklah ini sudah malam pergi kekamar dan tidurlah"ucap lita pada hans dan hany
" kami ingin tidur bersama kalian"ucap hany
__ADS_1
"kalian sudah besar, lagi pula kamar disini banyak tidurlah sendiri" ucap devan memarahi adiknya
"tidak mau"ucap hans yang menarik lita masuk kekamar
"hei...mau kau bawa kemana kakak mu haa.."oceh devan pada hans
"tidur bersama ku"ucap hans
"kau sudah besar, jadi tidurlah sendiri"ucap devan
"ya sudah, kak devan tidur bersama ku saja" ucap hany menarik tangan devan masuk kekamarnya sementara lita dan hans sudah masuk duluan dikamar sebelah
"kakak aku merindukan ibu, jadi apa aku boleh memeluk kakak sampai tertidur" ucap hans yang sudah berbaring bersama lita diranjang hans
"iya boleh, kakak akan tidur bersama mu malam ini"ucap lita pada hans yang sudah memeluk lita
"dulu kalau kami ingin tidur ibu selalu bercerita tentang masalalunya dan menceritakannya sampai aku dan hany tertidur"ucap hans
"kakak tidak pandai berjerita, jadi kau tidur saja dan kakak akan menemani mu sampai kau tertidur Ok" ucap lita
"baiklah" ucap hans yang masih memeluk lita dan tertidur dipelukan lita
sementara kini devan dan hany
"tidurlah, kakak juga ingin tidur jadi cepat tidur " ucap devan pada hany
"hmm..." ucap hany yang tertidur dipelukan devan
beberapa puluh menit kemudian devan pun keluar dari kamar hany dan menyusul lita dikamar hans
"sayang...bangunlah"ucap devan membangunkan lita yang tertidur sambil memeluk hans
"sayang..."ucap devan lagi namun lita tidak bangun bangun juga akhirnya devan pun mengangkat lita dan membawa lita kekamar atas
saat devan menurunkan lita di atas ranjang lita pun terbangun dan melihat sevan yang ada didepannya
"apa kau terbangun karena aku"ucap devan pada lita
"tidak aku hanya sedikit terkejut saja lalu terbangun"ucap lita duduk diatas ranjang
"ohh..tidurlah dulu aku mau mandi dulu" ucap devan pada lita dan membuka jasnya
"baiklah kita mandi sama sama" ucap lita yang beranjak dari ranjang
lita dan devan pun masuk kekamar mandi bersama sama.
setelah selesai mandi mereka berdua pun menganti pakaian mereka dan kembali tertidur bersama
"sayang... apa kau mau menepati janjimu pagi tadi" ucap devan pada lita yang memeluk lita dengan erat
"tidak, memangnya kenapa" ucap lita dengan lembut sambil memainkan roti robek milik devan karena devan tidak mengunakan baju
"owh... apa boleh..."ucap devan pada lita dan mengecup dahi lita
"terserah saja"ucap lita
"baiklah"ucap devan mengecup bibir lita
"tapi... kita kan sudah menikah selama kurang lebih sebulan bagaimana jika aku hamil duluan daripada jana dan kak lia" ucap lita pada devan
"kenapa, apa kau takut " ucap devan pada lita
"aku tidak takut, tapi aku hanya takut anak kita lebih tua dari pada anak mereka nantinya" ucap lita pada devan dengan polos
devan pun tersenyum dan tertawa melihat kepolosan lita
"baiklah, aku janji anak kita nanti tidak akan menjadi tau dari yang lainnya" ucap devan pada lita
"kau janji " ucap lita
"ya aku berjanji " ucap devan
"tepati janjimu" ucap lita
devan pun hanya tersenyum dan mengecup dahi lita dan melanjutkan aksinya
__ADS_1