Adik Ku Seorang Mafia

Adik Ku Seorang Mafia
hari yang melelahkan


__ADS_3

Keesokan harinya, dimana dipagi ini lita akan sibuk untuk mengurus keluarganya dan mengurus acara pernikahan jana dan billy


dimana kini lita yang masih duduk diatas ranjang dan tubuh yang diselimuti selimut tebal, karena tidak menggunakan pakaian melainkan hanya menggunakan celana dalam saja


"kau tidak mandi sayang"tanya devan yang baru saja keluar dari kamar mandi yang sudah lengkap dengan pakaiannya


"bagaimana aku mau mandi pakaianku saja belum datang"oceh lita sambil memainkan ponselnya


"bukannya kau tadi sudah menyuruh kariawanmu untuk mengambil pakaianmu dihotel"ucpa devan duduk diatas ranjang


"belum datang, mungkin sebentar lagi dan kau harus mengambilnya untuk ku"ucap lita ketus


"itu sudah pasti"ucap devan mengacak acak rambut lita sambil tersenyum manis yang tak pernah hilang dari wajahnya


"hmm kau turunlah mungkin pesananku sudah datang"ucap lita


"kau memesan apa"tanya devan


"aku memesan makanan untuk kita sarapan dan stok makanan lainnya untuk kita disini"ucap lita memperlihatkan ponselnya pada devan dimana dilayar ponselnya terdapat daftar belanjaan


"banyak sekali kau memesan cemilan, seharusnya kau memperbanyak buah bukannya cemilan"oceh Devan sambil mengeser layar ponsel lita kebawah


"tidak masalah, lagi pula aku akan membeli buah setiap hari karena buah yang sudah lama dilemari es itu rasanya tidak segar lagi, jadi aku membeli buah hanya sedikit tapi setiap hari"ucap lita menarik ponselnya kembali


"Ooo bagus kalau begitu, kau harus banyak makan buah dan susu dan beberapa sayuran supaya tubuhmu tetap vit"ucap devan mengacak rambut lita lagi


"kau kira aku ibu ibu hamil yang harus memakan makanan yang sehat terus "ucap lita ketus


"tidak bukan seperti itu maksutku"ucap devan beranjak dari ranjang


"Ooo...ya sudah sana, cepat kembali lagi karena aku sudah gerah"ucap lita


"hmm"


devan pun turun kebawah untuk mengecek pesanan lita sudah datang apa belum


sementara yang lainnya menunggu diruang tv


"ibu... apa ada tamu tadi"tanya devan menghampiri mereka


"ada dia menitipkan ini, katanya punya lita jadi kami tidak berani membukannya"ucap ibu memberikan sesuatu kepada devan


devan pun menerimanya


"Ooo… Makasih"ucap devan dan berjalan menuju anak tangga


"kakak Devan apa kita tidak sarapan pagi ini, tina sudah lapar"ucap tina melihat kearah devan yang barusaja menaiki anak tangga


"tunggu saja sebentar lagi, tadi kakak lita sudah memesankan makanan untuk kita sarapan"ucap devan dan melanjutkan langkahnya


"Ooo baiklah"ucap tina lanjut menonton


"sabar… mungkin sebentar lagi sampai"ucap lia yang memainkan ponselnya


Kamar lita


"Sayang... pakaian mu sudah datang jadi mandilah cepat"ucap devan duduk diatas ranjang samping lita yang masih berbaring


"hmm, apa makanannya sudah datang"tanya lita yang menggunakan handuk yang sudah disiapkan devan dari tadi


"belum...kau mandilah dulu nanti kalau sudah datang makanannya, aku bisa memanggilmu"ucap Devan beranjak dari ranjang

__ADS_1


"ya sudah kalau begitu aku mandi dulu"


"hmm aku turun duluan"


Devan pun turun kebawah dan lita mandi


setelah selesai dengan ritual mandinya lita pun menganti pakaiannya, dan mengemasi pakaian dilemari dan atribut lainnya


setelah selesai lita pun turun kebawah menyusul yang lainnya


Meja makan


"apa pesannya sudah datang"tanya lita yang duduk disamping devan


"sudah, tapi ibu dan kak lia masak lagi"ucap devan


"kenapa, makanan yang ku pesan kurang"ucap lita


"bukan, kau memesan makana yang mengandung kacang sedangkan yang lainnya tidak suka kacang kacangan"ucap Devan


"Ooo tapi aku tidak memesan makanan yang mengandung kacang"ucap lita bingung


"memangnya kau tadi pesan apa"tanya ayah


"aku hanya memesan sarapan dan bahan bahan makanan lainnya"ucap lita membuka ponselnya dan memperlihatkannya pada ayah


"apa kau tidak bilang, kalau kalian tidak bisa makan kacang"ucap Devan


"tidak, lagi pula aku tidak alergi kacang"ucap lita


"Ooo…"ucap devan bingung karena hanya lita yang tidak alergi sedangkan yang lainnya alergi kecuali dio devan


lia dan ibu pun selesai masak, mereka pun sarapan dimana keluarga lita makan masakan ibu sedangkan devan dan lita makan makanan yang lita pesan tadi karena daripada dibuang


Setelah selesai sarapan lita pun berpamitan untuk pergi dirumah jana karena jana meminta lita membantunya


Devan pun merengek pada lita supaya dia bisa ikut juga dengan lita, tapi lita memarahinya dan menyuruhnya membawa keluarga lita jalan jalan keliling london sambil berbelanja aksesoris untuk pergi keacara pernikahan billy nantinya


dan dengan sangat terpaksa devan pun mau karena lita mengancamnya


beberapa puluh menit kemudian lita pun sampai dikediaman jana diLondon


"Aaa...akhirnya kau datang juga, kemarilah aku mau menunjukan sesuatu pada mu"ucap jana membawa lita duduk disofa ruang keluarga


lita pun berjalan mengikut jana dari belakang


"momi... perkenalkan ini lita saudara angkat billy yang ku ceritakan tadi"ucap jana pada ibunya


ibu jana pun melihat kearah lita


"heii sayang, sepertinya kita pernah ketemu..owh iya duduk dulu"ucap ibu jana menyuruh lita duduk


"iya makasih bibi"ucap lita dan duduk disofa


"aaa..jangan panggil aku bibi pangil saja aku momi lagi pula tidak lama lagi kau dan jana akan menjadi saudara, jadi panggil aku momi ya"ucap ibu jana pada lita


"iya momi..."ucap lita sedikit canggung


"hhhaa...begitu lebih enak mendengarnya"ucap ibu jana


"lita yang mana yang bagus"tanya jana memperlihatkan dua gaun pada lita

__ADS_1


"yang ini yang bagus, memangnya untuk apa bukannya aku sudah mempersiapkan gaun untukmu"ucap lita menunjuk salah satu gaun yang dipegan jana


"ini untuk kita foto keluarga nantinya, dimana yang pria menggunakan jas hitam dan kemeja putih sedangkan yang wanita menggunakan gaun ini"ucap jana yang tak lupa senyum manisnya yang selalu ia tampilkan setiap hari


sementara ibu jana tadi memanggil ayah jana


"untuk kita, maksudnya"tanya lita


"ya kita, nantikan kita akan menjadi keluarga jadi aku meminta pada ayah untuk berfoto dengan keluarga besar kita nantinya dimana kau juga ikut berfoto dengan kami karena kau sudah jadi bagian dari kami"ucap jana dengan lantang


"Ooo iya ya aku lupa"ucap lita yang semangkin canggung


"ayah ini dia lita yang jana ceritakan pada kita tadi"ucap ibu jana pada ayah jana


lita pun melihat kearah ayahnya jana


"hallo o'om"sapa lita membungkuk setengah badan


"iya jangan pangil saya o'om, panggil saja saya ayah Ok"ucap ayah jana


"Aa.. iya Ayah.."ucap lita yang semangkin tegang + canggung


"hmm, owh iya bukannya kita sudah saling kenal ya"ucap ayah jana pada lita


"kenapa ayah dan momi kenal dengan lita"tanya jana yang duduk disamping lita


"tentu saja kami saling kenal karena Lita adalah Ceo Wanita yang terkenal diLondon, bagaimana ayah tidak tau dengan dia, ya meskipun dia jarang sekali masuk berita tapi dia sudah sangat terkenal"ucap Ayah jana


"tidak kok yah..Lita tidak terlalu terkenal"ucap lita dengan sopan+ canggung


"bagaimana bisa kau menyebut dirimu tidak terlalu terkenal padahalkan kau sangat terkenal karena keahlianmu didalam komputer, sampai sampai jana yang anak orang kaya ketiga diLondon saja tidak terkenal didunia"ucap ibu jana dengan nada sedikit meninggikan dirinya


"mungkin jana terlalu sibuk dengan urusannya sampai sampai dia tidak pernah masuk berita"ucap lita


"iya lita benar, ayah terlalu sibuk mencarikan aku jodoh sehingga dia melupakan aku"ucap jana


"ayah melakukan itu kan karena mu juga demi masa depanmu.."ucap ayah jana


"ya sudah, lanjutkan saja kerjaan kalian berdua momi dan ayah harus pergi dulu karena ada pekerjaan yang harus kami kerjakan"ucap ibu jana berpamitan pada lita dan jana


"iya.. hati hati dijalan mom..yah.."ucap lita membungkuk setengah badan sedangkan jana hanya melambaikan tangannya saja


"ya sudah apa lagi yang akan kita kerjakan"tanya lita


"kau hanya perlu membantuku mencari hadiah untuk billy nantinya sebagai hadiah pernikahan kami"ucap jana pada lita


"baiklah, sekarang kita pergi kemana dulu untuk mencari hadiahnya"tanya lita


"mall"ucap jana


lita dan jana pun pergi keliling mall dan tempat umum lainnya


Sedangkan kini billy salsili tri dan andika


dimana billy santai saja seperti tidak ada masalah hidup sedangkn andika mencari hotel atau tempat bulan madu yang tepat namun tidak menemukannya karena billy selalu menolak seluruh tempat yang ditunjukan andika padanya


sedangkan salsili dan tri mengias rumah billy karena pestanya akan diadakan dirumah dan dihotel dimana dirumah untuk billy dan teman temannya sedangkan dihotel untuk semuannya


Sedangkan kini ditaman bagian tengah kota London devan harus mempersiapkan seribu jawaban karena tina selalu saja bertanya pada devan tentang kehidupan lita dan tingkah laku lita terhadap devan, sedangkan yang lainnya hanya membantu devan mencari jawabannya


Sedangkan kini dua orang perempuan yang sedang asik mengobrol, dan mencari celah supaya billy dan jana tidak jadi menikah dan merencanakan sesuatu supaya jana, lita dan billy terpisah dan tidak akan pernah ketemu lagi selamanya

__ADS_1


__ADS_2