
sejak salsili tau tentang ruangan yang ada di dalam kamar lita salsili sedikit minder terhadap lita ,ya tentunya ia takut jika salah sedikit langkahnya maka lita langsung menerkam salsili karena kecerobohan nya
salsili terus menerus diam dan jarang sekali ia berbicara dengan lita hingga akhirnya lita lah yang membuat salsili mau berbicara lagi dengan nya karena lita tau alasan salsili tidak mau berbicara denganya
hingga 2 hari setelah kejadian itu lita pun harus pergi ke london bersama dengan billy
sepulang sekolah lita bertemu direktur di sekolah mengambil surat pindahnya dan surat D O nya
karena mereka akan berpisah andika membawa mereka ke cafe tempat lita dan tri bekerja
setelah sampai mereka pun duduk dipojokan supaya bisa lebih nyaman mengobrolnya
mereka memesan makanan dan minuman
"hei..lita apa kau senang meninggalkan kami bertiga di sini"ucap salsili memberanikan dirinya berbicara lagi dengan lita
"hei ada apa dengan mu sal kemarin kau sangat dingin dengan lita sekarang malah kau yang berani berbicara terlebih dahulu"sahut tri mengejek salsili
"hei terserah aku mau duluan ke mau terakhir ke itu bukan urusan mu"jawab salsili ketus
"hei aku hanya bertanya"sahut tri
"sudah lah jangan bertengkar"ucap andika
"nikmati saja waktu terakhir kalian dengan lita karena ini terakhir kali kalian bertemu dengan nya"sambung billy
"apa maksudmu terakhir kali hh.."ucap salsili
"sudahlah jangan di bahas lagi"jawab andika
"tidak aku hanya ingin tau apa maksud billy "ucap salsili
"apa kau tidak akan mengembalikan lita lagi kepada kami"tanya tri menatap billy
__ADS_1
"iya ...kurang lebih seperti itu"jawab billy
sedangkan lita hanya tersenyum dengan perdebatan teman temanya tentang dirinya dan berfikir sejenak apa yang harus ia lakukan
apakah aku harus senang karena sekolah ku bisa ku lanjutkan di london bersama billy dan meninggakan mereka dan keluarga ku lebih jauh lagi dari ini atau aku harus sedih karena harus meninggalkan mereka di sini atau aku harus membatalkan kepergianku bersama billy di london namun cita cita ku pasti tidak akan tercapai dan malah menyesia siakan harapan orang tua ku dan bibi yuni,ini semua akan ku lalui sesuai kaki ku mau berjalan ke arah mana" batin lita terus menerus menatap sahabat sahabatnya
"hei lita besok kami akan mengantarmu di bandara"ucap tri
"apa kalian hanya mengantar lita saja dan tidak mau mengantar ku "sahut billy
"ahh...kami sudah biasa berpisah dengan mu"jawab andika
"lagi pula untuk apa kami mengantarmu kau kan searah dengan lita"sambung salsili
"iya iya terserah kalian saja"jawab billy ketus
"ya kalian bisa mengantarku kebandara besok"jawab lita tanpa sadar kalau ia sudah meneteskan air matanya
"tidak aku tidak menangis"jawab lita mengusap air matanya
"kenyataanya kau tadi menangis"sahut tri
"iya kau tadi menangis ,ada apa dengan mu "tanya andika
"aahh...tidak tidak ku tidak apa apa"jawab lita
"aku akan merindukan kalian "sambung lita
"itu harus kau harus merindukan kami"oceh salsili
"baik lah aku akan merindukan kalian selalu"jawab lita
mereka pun berbincang bincang dan selalu tertawa bersama hingga pada akhirnya mereka pun sudah merasa lelah dengan canda tawa mereka hingga memutuskan untuk pulang
__ADS_1
semuanya pun pulang masing masing ke rumah mereka ,rumah mereka semua memang searah namun yang datang terlebih dahulu itu salsili dan setelah itu barulah andika billy lita dan juga tri karena mereka hanya berserbangan
sesampainya di rumah lita dan tri langsung pergi ke kamar dan beristirahat
pagi pun tiba
saat ini lita sudah bersiap siap untuk pergi ke bandara udara karena keberangkatan nya jam 08:30
setelah selesai bersiap siap lita dan tri pun sarapan dan setelah sarapan mereka pun pergi ke bandara karena jarak antara bandara dan rumah mereka bisa bisa mencapai 1 jam lebih di dalam perjalanan
satu jam lebih telah berlalu dan kini mereka sudah sampai di bandara dan lita pun menurunkan barang barang yang akan ia bawa dari bagasi mobil andika karena mereka sengaja memakai mobil andika supaya tidak terlalu banyak kendaraan
Keberangkatan menuju london tinggal 20 menit lagi dan kini lita dan yang yang lainya sedang berpelukan untuk berpisah
"aku akan selalu merindukan kalian "ucap lita yang terhanyut dalam pelukan antara lita salsili tri dan andika sementara billy hanya melihatkan mereka berpelukan
"hei..kalian apa kalian tidak mau berpelukan dengan ku"ucap billy karena ia tidak di bawa berpelukan
"kemarilah aku akan memelukmu sobat"ucap salsili
"baik lah kemari dan berpelukan juga bersama kami "sambung lita
mereka pun berpelukan sangat lama hingga mereka tidak sadar kalau begitu banyak orang yang melihat mereka
setelah melepas pelukan lita dan billy pun menaiki pesawat yang akan mereka tumpangi
"sering sering lah menelfon kami"teriak tri yang sudah melihat keberangkatan sahabatnya yang sudah terbang landas ke udara
"tepati lah janjimu bahwa kita akan menjadi tentara suatu saat nanti" gungum tri di dalam hatinya
-
-
__ADS_1