Adik Ku Seorang Mafia

Adik Ku Seorang Mafia
Berpisah...


__ADS_3

Saat lita sampai di kamarnya dan berbaring di ranjangnya , billy menelfon lita


:" iya billy ada apa"tanya lita saat lita sudah mengangkat telfonya


📞:"besok pagi gue udah mau berangkat lagi ke london , lo bisa kan ngantar gue ke bandara , soalnya sore ni andika udah berangkat ke luar kota"ucap billy dari seberang


:"bisa kok , tapi kenapa harus besok pagi kan bisa sorenya"ucap lita


📞:"hmm maaf ya lita gue gak bisa bilang ke lo , tapi percaya aja kok gue pasti bisa"ucap billy yang menahan tangisnya


:"lo kenapa billy kok suara lo serak , lo nangis ya"tanya lita


📞:"iya lita gue nangis , gue nangisin lo , kenapa ya lit dunia tu gak adil"ucap billy dengan suara seorang sedang menangis


:"kok gue , lo nangisin gue kenapa , lo ada masalah"ucap lita


📞:"lo sempat gak , kita jalan yuk "ucap billy mengatur nafasnya karena habis menangis


:" ya gue gak ngapa ngapain kok , emang nya mau jalan ke mana , dan tumben lo ngajakin gue jalan biasanya ketemuan tu sama mereka juga kecuali waktu kita di london itu pun kita meting "ucap lita


📞:"udah lah , pokonya kita ketemuan sekarang kita jalan jalan "ucap billy


:"iya iya , lo keluar nyusul gue ke rumah , terus kita jalan pake mobil gue"ucap lita


📞:"iya tunggu gue di mobil"ucap billy memutuskan panggilanya


Lita pun turun ke bawah dan melihat lia dan kak dio masih duduk di ruang tamu


"lo mau ke mana lita "tanya kak dio


"gue mau keluar bentar"jawab lita sambil menuju ruang bagasi


"terus lo ke bagasi ngapain kan mobil belum di masukin di bagasi"ucap lia


"gue mau pake mobil sport gue"ucap lita


"owh..ya sudah hati hati di jalan"ucap lia


"lo keluar pake pakaian kaya gitu lita"tanya kak dio


"memangnya kenapa , lita juga udah biasa pake pakaian kaya gini"ucap lita memperhatikan pakaian yang ia gunakan


"dak , lo gitu kaya pereman"ucap kak dio menahan tawanya


"ceehh , terserah aku dong"ucap lita berlalu pergi


"udah , dia memang gitu , susah mau pake pakaian model cewek"ucap lia pada dio


"owh ..dia udah berubah ya , dulu lita yang gue kenal dak pernah mau yang namanya jalan jalan dan sangan pendiam bahkan ngomong aja gak mau"ucap dio


"begitu lah dia semenjak dia mulai melanjutkan pendidikanya di london"ucap lia


"dia pernah sekolah di london"tanya dio


"ya pernah bahkan dia kuliah dan bekerja di sana dan dia juga menjadi ceo terkenal di london"ucap lia


"dia sangat hebat , apa mobil rumah dan cafe tu punya dia juga"tanya dio


"ya semuanya termasuk lahan tanah yang keluarga gue punya "ucap lia


"apa dia udah tau kalau dia bukan adik kandung lo dan bukan anak kandung bokap sama nyokap lo"tanya dio lagi


kenapa Dio bisa tau kalau lita bukan anak kandung dari ayah dan ibu nya lita , karena saat itu saat dio tidak sengaja mendengar pembicaraan lia ayah dan ibu yang membahas kalau lita bukan anak kandung mereka dan bukan adik kandung lia.


"entahlah kami masih menyembunyikan identitas nya kalau dia bukan adik kandung ku"ucap lia

__ADS_1


"owh , kapan dia akan di beritau"tanya dio lagi


"kurasa dia tidak akan di beritau"


"kenapa"


"entahlah , ya sudah jangan di bahas lagi , gue mau istirahat dan kalau lo mau istirahat di sana ada kamar kosong , beristirahatlah di sana"ucap lia dan berlalu pergi


Sedangkan kini di luar rumah billy dan lita sedang ada di dalam mobil


"bil lo kenapa sih , coba cerita "ucap lita


"udah jalan aja , gue mau nenangin gue dulu "ucap billy menyuruh lita menjalankan mobil karena lita yang menyetir


"iya iya , kita jalan ni dan tumben lo gak mau nyetir"ucap lita menjalankan mobilnya


"pikiran gue lagi kacau , jadi gue malas mau nyetir"ucap billy


"iya , sekarang kita mau kemana dulu"tanya lita


"sungai han"jawab billy singkat


"baik lah kita kesana sekarang"ucap lita melaju mobilnya


"hmm"


"ni anak kenapa kok tumben dia ngajakin jalan , apa jangan jangan ia lagi ada masalah besar tapi biasanya dia tidak semurung ini "batin lita


beberapa menit kemudian lita dan billy pun sampai di sungai han


"billy kita udah sampai turun yuk "ucap lita


"iya "


"lita lo janji kan gak bakalan marah sama gue"ucap billy melihat ke arah lita


"iya gue gak akan marah sama lo , lo tenang aja sebesar apa pun kesalahan lo pasti gue gak akan marah sama lo "ucap lita


"lo janji kan gak akan marah sama gue apa lagi bunuh gue"ucap billy mengengam tangan lita


"iya , kan udah gue bilang kalau gue gak akan marah sama lo , palingan jak gue marah cuman sebentar setelah itu gue gak marah lagi"ucap lita


"janji ya gak bakalan marah sama gue"ucap billy mengulurkan jari kelingkingnya


"iya gue janji"balas lita


"hmm , ya sudah kita makan gue udah laper ni"ucap billy


"yok , kita makan di lestoran terbaik di seoul"ucap lita menarik tangan billy karena terlalu semangat


"makasih lit"gungum billy


"apa tadi , lo bilang apa "tanya lita yang mendengar gunguman billy


"ahh dak , ya sudah kita langsung ke mobil lo aja lagi pula gue udah laper banget ni"ucap billy mengelak


"tidak , kau tadi bilang terimakasih kepadaku , kau berbicara seperti itu untuk apa hhaa"ucap lita menatap billy


"tidak aku cuman bilang makasih aja untuk kehadiran lo yang selalu buat gue nyaman meskipun kau menyebalkan"ucap billy mengacak acak rambut lita dan berlari


"hei... tunggu aku kenapa kau meninggalkan ku hha."teriak lita dan berlari mengejar billy


"kau payah , sangat payah di tinggalkan sebentar saja kau marah huu dasar payah"teriak billy sambil berlari


"awah saja kau jika dapat"teriak lita lagi

__ADS_1


"ya aku akan menyerah jika kau mendapatkan ku "teriak billy


"tunggu saja kau pasti dapat"teriak lita lagi


mereka berdua pun berlari sambil tertawa menikmati keindahan sungai han , yang awalnya lapar menjadi hilang seketika karena canda tawa yang mengiringi setiap langkah lita dan billy di sore hari di Sungai Hna.


Sedangkan kini salsili dan tri sedang di bandara mengantar salsili untuk terbang menuju luar kota


"bay. selamat ketemu kembali "ucap tri memeluk salsili


"iya bay , owh iya bilang sama mereka kalau gue udah pergi dan bilang maaf karena gue gak bisa bilang langsung sama mereka"ucap salsili melepaskan pelukannya


"iya itu pasti , bay.."ucap tri melambaikan tanganya kepada salsili


"gue pergi dulu"ucap salsili yang berjalan menyeret koperny dan meninggalkan tri


dan kini billy dan lita sudah di dalam mobil untuk menjemput salsili dan tri supaya bisa mengantar andika di bandara


tut tut tut ....lita menghubungi tri


📞:"iya lit ada apa"tanya tri


:" lo sama salsili sekarang menuju bandara kita ngantar andika "ucap lita


📞:"iya kalian nyusul aja gue udah di bandara ni , tapi salsili gak bisa karena dia udah naik pesawat duluan tadi"ucap tri


:"owh , ya sudah kalau gitu lo nunggu di situ kita nyusul lo"


📞:"iya gue tunggu"ucap tri memutuskan panggilanya


"apa kata tri"tanya billy


"dia udah di bandara habis ngantar salsili"


"mereka ngapain di bandara"


"ngantar salsili kata tri salsili udah naik pesawat "


"owh.. ya sudah lebih cepat lagi nanti kita ketinggalan pesawat"ucap billy dan lita pun melaju mobilnya menuju bandara


beberapa menit kemudian billy dan lita pun sampai di bandara di sana mereka sudah bertemu dengan andika dan tri


"tri.."ucap lita menghampiri andika dan tri


"owh iya kok salsili gak bilang kalau dia terbang sore ni juga"ucap billy


"entahlah dia cuman bilang dia harus buru buru jadi penerbanganya di percepat"ucap tri


"owh ya sudah kalau gitu , owh iya dika hati hati ya di sana "ucap billy


"iya lo juga hati hati jaga kesehatan kalian"ucap andika berpelukan dengan billy lita dan tri namun sayang salsili tidak ada


"iya itu pasti bay. Hati hati di sana"ucap tri


"bay dika , kalau kau ketemu dengan salsili kabari kami dan jangan lupa selalu menghubungi kami di sana"ucap lita


"iya , kalau gue ketemu dengan salsili di busan gue pasti ngabarin kalian"ucap andika


mereka pun melepas pelukanya


"gue pergi dulu bay , bay"ucap andika dan berlalu pergi


sementara tri lita dan billy pulang ke rumah mereka masing masing


lita sama billy satu mobil sedangkan tri sendiri karena dia tadi mengunakan mobilnya untuk mengantar salsili

__ADS_1


__ADS_2