
rena sangt terkejut dan terpaku diam melihat kemarahan dirga yang belum pernah ia lihat..
bian yang baru saja tiba di depan pintu juga sangat terkejut melihat pintu kamar hotel rena di hantam oleh dirga hingga rusak parah..
"t..tuan dirga a..ada apa ini..?" ucap bian terbata dan takut melihat expresi dirga.
dirga menoleh ke arah bian yang sudah berda di depan pintu dengan tatapan dingin..
"pergi kemana kau bian.." ucap dirga marah..
"t..tuan m..maafkan aku..a..aku aku tadi pergi membeli obat karna di suruh oleh nona rena..!" ucap bian panik dan pucat..
dirga menatap rena dengan sini..
__ADS_1
"heh tidak aku sangaka kau begitu licik dan rendahan rena..!" ucap dirga tersenyum sinis
rena gemetar tergolek lemas jatuh ke lantai melihat tatapan dirga yang sangat benci pada nya.
"d..dirga a..aku..?"ucap rena terhenti.
"bian SERET WANITA INI KEDALAM KAMAR MANDI DAN KURUNG DIA..! jangan keluar kan dia sebelum aku perintah kan..!" bentak dirga dengan keras dan pergi dengan ke adaan terhuyung karena pengaruh obat masih bekerja..
rena terdiam kaku tidak bisa melawan amuka dirga ia meronta saat bian menarik nya ke dalam kamar mandi,namun usaha nya untuk lepas sia sia ia terkunci di dalam kamar mandi dengan pasrah menunggu dirga kembali, dan tidak bisa membayang kan apa yang akan dirga lakukan pada nya,
di sisi lain Lili dan jeni yang sedang berda di pusat perblanjaan di pinggir kota tidak jauh dari kediaman keluarga dirgantara dan hotel di mana rena tinggal..
"hacuhhh hacuhhh..astaga udara hari ini lumayan panas tapi kenapa aku flu ya..?" gumam Lili yang menggosok gosokan hindung nya dengan tangan..
__ADS_1
"ada apa ka..? apa ka Lili sakit..!?" ucap jeni menatap Lili dengan kahwatir..
"eh..tidak tidak jen aku baik baik saja entah kenapa tiba tiba aku bersin..!?" ucap nya dengan bingung..
"hmmm jika kaka tidak sedang flu atau sakit tapi tiba tiba bersin,itu tanda nya ada orang yang sedang memaki kaka,,kurang ajar sekali siapa yang berani memaki istri dari kaka ku,jika ka dirga tau orang itu pasti akan menjadi bisa dalam satu hari..!" ucap jeni dengan kesal..
"hahaha sudah sudah jeni,untuk apa kita mengurusi orang yang tidak jelas lebih baik kita selesai kan tugas dari ibu untuk membeli keperluan yang kurang untuk dekor pernikahan..kita harus mendapat kan nya hari ini..karena besok adalah hari pernikahan ku dan kaka mu jen ayo kita ke sana dulu..!" ucap jeni pergi ke toko bunga yang tidak jauh dari tempt merka..
mereka pun masuk kedalam toko saat mereka sudah berada di dalam toko,lili yang tiba tiba berdiam diri melihat sekeliling ruangngan toko..
"huffff..dekorasi dan susunan toko ini mirip sekali dengan toko ka angga..hah sudah lama tidak dengar kabar ka angga..dirga pasti mengudang nya ke acra pernikahan kami...aku sedikit merasa kahwatir jika ka angga hadir di pernikahan kami..ya tuhan aku sudah menerima takdir mu ini tolong jangan hancur kan lagi ke bahagian yang aku miliki ini.." ucap Lili dalam hati dengan sangat sedih mengingat masa lalu nya bersama angga..
"ka..ka Lili kenapa apa kaka baik baik saja..!?" ucap jeni melambai lambai kan tangan nya mengacu kan lamunan Lili..
__ADS_1
"ah..tidak jen aku tidak papa..!eh lihat jen bunga mawar biru itu cantik sekali ayo kita lihat..!" ucap Lili mengalih kan suasana..
,,BERSAMBUNG..