AKHIR NYA JATUH CINTA

AKHIR NYA JATUH CINTA
eps 50


__ADS_3

saat Lili sudah berada di restoran tempat ia membuat janji temu dengan direktur rey, ia menunggu hinggga jenuh karna orang yang di tunggu tak kunjung datang.


"huftt, kenapa direktur rey belum juga datang? ini sudah jam tujuh lewat. ah mungkin ada sedikit halangan di perjalanan nya, lebih baik aku menunggu lagi sebentar. jika ia tidak datang mungkin bisa membuat janji lagi besok," guman Lili yang terus melihat jam di tangan nya.


setengah jam berlalu. lili yang sudah menunggu lama, akhirnya memutuskan untuk meninggalkan restorant. saat ia ingin beranjak dari duduknya. ia mendengar seorang pelayan menyambut tamu yang ternyata direktur rey.


mendengar pelayan itu menyebut nama direktur rey. ia segera kembali duduk dan merapihkan rambutnya.


direktur rey berjalan menuju meja di mana Lili duduk.


"maaf nona jika sya telat! di perjalanan ada sedikit masalah." seru direktur rey. berdiri di samping Lili, ia belum jelas melihat siapa klien nya itu.


mendengar seruan direktur rey. ia segera berdiri dan menyambutnya dengan sopan.


"selamat malam direktur rey! tidak papa sya juga merasa sedikit nyaman dengan restoran ini," ucap Lili dengan sopan tersenyum manis pada Rey.


Rey terkejut terpaku diam melihat Lili, sampai membuatnya bingung.


"eh? ehem, ada apa direktur rey?" tanya Lili bingung melihat reaksi Rey.


"hahaha.. kita bertemu lagi nona! sepertinya kita berjodoh, silahkan duduk! aku sungguh tidak menyangka kita bertemu lagi dengan setatus rekan kerja." Rey. tertawa senang bisa bertemu kembali dengan lili.

__ADS_1


"Eh? a-apa kita pernah bertemu Direktur Rey? haha.. maaf jika aku tidak ingat,"


Lili merasa canggung


" hahaha maaf nona membuat mu bingung, perkenalkan aku reyhan! sebelumnya kita pernah bertemu di taman." Rey, memperkenal kan diri pada pada Lili.


"ah. benarkah, tapi aku tidak ingat pernah bertemu? emm.. ma-maaf direktur Rey. saya rasa anda salah orang. kita baru bertemu hari ini, haha. maaf membuatmu tersingung direktur Rey," Lili menegaskan dengan senyum cangung dan hati-hati.


"eh, tidak-tidak. nona, kau salah. kita pernah bertemu di taman dekat dengan perusahaan milik presdir Dirgantara!" tegas Rey meyakini lili.


"Ta-tapi direktur Rey.."


ya tuhan ceroboh sekali aku jika saat itu bukan direktur rey dan skertaris bian, yang *melihat*ku mungkin aku tidak tau apa yang akan terjadi. pikir Lili terus menggeleng kepala.


"ada apa, nona?" tanya rey bingung melihat lili menggeleng-geleng kepala.


"Ah, tidak-tidak, papa direktur, maaf jika saya tidak sopan! oh, ya. saya sebagi perwakilan perusahaan, A, ingin menyerahkan dokumen ini untuk di tanda tangani oleh, direktur rey!" Lili segera mengalihkan topik dan menyerahkam map besar di tangannya.


"oh, ehem.. baiklah nona cantik!" Rey segera menandatangani dokumen yang lili berikan tanpa mengecek atau membacanya dulu.


Lili sedikit tercengan, ternyata tidak sulit baginya meminta tanda tangan dari direktur Reyhan.

__ADS_1


"sudah nona! oh ya, aku belum tau siapa namamu? bolehkah aku tau nama nona!?" Rey, mengulurkan tangan utuk berkenalan.


"Tentu, nama saya, Lili wijaya. direktur rey salam kenal," dengan senang hati Lili menjabat tangan Rey.


untuk beberpa saat mereka berbincang sampai tiba waktunya berpisah.


di sisi lain. perusahaan.


Dirga, berjalan keluar kantor bersama skertarisnya, bian.


"Selamat jalan presdir, skertaris bian!" sapa para pegawai kantor.


"Bian, apa kau sudah memberikan dokumen kerja sama kita pada perusahaan han!?" tanya dirga yang sudah berada di dalam mobil.


"sudah tuan sya sudah menyerahkan tugas itu pada direktur ami. untuk menggantikanku sebagai perwakilan!" jawab Bian.


"Hmm.. apa kau tau Lili pulang jam berapa tadi?" tanya Dirga. datar.


"nyonya Lili. sudah kembali sejak dua jam yang lalu tuan, mungkin nyonya sudah berada di rumah!" jawab Bian datar.


BERSAMBUNG..

__ADS_1


__ADS_2