AKHIR NYA JATUH CINTA

AKHIR NYA JATUH CINTA
eps 24


__ADS_3

Lili masib termenung dalam lamunannya. menatap ke tempat saat itu ia kabur, ia mulai berfikir ingin melarikan diri lagi, tapi keraguannya lebih besar saat memikirkan resiko yang akan ia dapat dari Dirga.


"hmm.. kenapa aku berniat kabur lagi? aku sudah lama tidak ke makam ayah dan ibu, aku ingin melihatnya. tidak masalahkan jika aku pergi diam-diam lalu kembali lagi ke sini? ... oke sudah di putuskan aku akan keluar sebentar," tekat Lili sangat kuat untuk keluar diam-diam dari rumah suaminya itu.


ia berjalan mengendap untuk memastikan tidak ada seorang pelayan di teras belakang.


sesampainya di teras belakang tempat di mana ia memanjat tembok untuk melarikan diri saat itu.


"Astaga.. apa aku bodoh, kenapa ada perasaan menyesal sekarang. tanggung sekali aku sudah berada di atas tembok. ah sudahlah.." gumam Lili. ia langsung loncat dari tembok keluar.


Lili bergegas pergi agar tidak terlihat oleh pengawal yang berjaga di luar.


tidak perlu waktu lama ia sampai di makam kedua orang tuanya.


waktu berlalu sangat cepat. tanpa ia sadari, ia sudah terlalu lama di luar dan kemungkinan terbesarnya. pelayan rumah sudah mengetahui kalau ia tidak ada di sana.


Lili bergegas pergi dari pemakaman.

__ADS_1


cukup lama ia menunggu taxi yang tak kunjung datang. ia pun memutuskan berjalan pelan sambil menunggu taxi yang lewat.


saat ia sedang berjalan, tiba-tiba sebuah mobil mewah membunyikan kelakson dan berhenti di depannya. hingga Lili terkejut marah.


"Hey.. tidakkah kau lihat, ada orang sedang berjalan? bagaimana jika aku sampai tertabrak, apa kau tidak memiliki mata untuk menyetir dengan benar!" bentak Lili, mengoceh kesal menunjuk-nunjuk mobil yang ada di depannya.


Lili terus mengocehi pemilik mobil yang hampir menabraknya itu, yang tidak juga keluar dari mobilnya.


Saat pemilik mobil itu keluar.


Lili terkejut saat melihat seorang pria yang cukup tampan itu, tidak lain adalah Erlangga.


melihat lili, terpaku diam, angga berjalan menghampirinya dan menhusap lembut kepala Lili, agar ia tersadar.


"Kenapa kau sangat terkejut melihtaku, Lili." dengan senyum lembutnya, angga bertanya kecil.


"Eh.., kenapa kak angga, bisa ada di sini? ehem, maafkan aku tadi aku memakimu, aku fikir itu bukan kau" merasa canggung dan bersalah, tanpa ragu ia mengucap maaf pada Angga. yang tadi ia maki.

__ADS_1


"Tidak papa, itu salahku! kebetulan aku hari ini sedang kosong, jadi aku berniat menengok makam paman dan bibi.


saat aku di sana, aku melihat bunga yang baru saja di letakan di atas makam mereka, jadi aku fikir itu pasti kau. aku langsung mencarimu dan ternyata aku melihatmu di sini!"


"Aku sangat senang bisa bertemu denganmu lagi Lili! aku sangat merindukan di mana masa-masa kita bersama!" Angga langsung memeluk Lili, sampai ia terkejut saat tiba-tiba angga memeluknya.


Lili, dengan cepat mendorong Angga menjauhinya. tapi angga menariknya kembali kedalam pelukannya.


melihat penolakan dari Lili membuat Angga tidak terima dan bersikap egois.


"Kak Angga! jangan begini, aku sudah menikah, jika ada yang mengenaliku. ini akan menjadi sesuatu yang buruk. tolong lepaskan aku!" dengan suara tertahan, Lili meminta Angga melepaskan pelukan eratnya itu.


egonya semakin tinggi, saat memdengar pengakuan Lili yang menyebut dirinya sebagai istri orang lain.


"kak Angga, aku mohon jangan.."


"Tidak, Lili. biarkan sebantar saja aku begini, untuk yang terakhir kalinya!" mendengar permintaan menyedihakan. angga, Lili terdiam dan tidak lagi menolak pelukan dari Angga.

__ADS_1


BERSAMBUNG..


__ADS_2