AKHIR NYA JATUH CINTA

AKHIR NYA JATUH CINTA
eps 132


__ADS_3

suasana di ruang pertemuan terasa mencekam,sesaat suasana terlihat hening,


sampai akhir nya dirga memecah keheningan,menjadi mencekam.


"kau pasti sudah tahu bukan tuan besar eralng,kenapa aku mengundang mu ke sini..!" ucap dirga menatap dingin tuan erlang dan angga,


"ehemm..ya presdir dirga saya ke sini untuk menyelesai kan masalah yang telah putra saya lakukan terhadap nyonya dirgantara..


saya sangat memohon pada presdir untuk tidak membawa permasalahan ini ke kantor polisi..!?" ucap tuan erlang dengan pucat melihat reaksi dirga..


dirga mengisyarat kan tangan nya pada bian untuk bicara..


"ehem..begini tuan besar erlang.presdir tidak akan membawa masalah yang di lakukan tuan erlangga ke kantor polisi,tapi tuan besar harus menandatangani kontrak, yang berisi kan untuk mengirim tuan erlangga ke inggris selama lima tahun dan tidak di izin kan untuk menampakan diri di hadapan nyonya dirgantar..!" ucap bian menjelas kan dengan tegas..


angga yang mendengar apa yang di ucap kan bian,ia tidak terima dan marah..


"Tidakkk..aku tidak setuju dengan semua ini.


dirgantara kau licik,aku yang sudah mengenal Lili sejak dulu aku dan Lili salilng mencintai,tapi kau yang merusak semua nya.kau yang meng..!?" ucap angga terhenti saat menerima tamparan dari ayah nya.


saat ayah nya melihat expresi dirga yang sudah sangat marah dengan,apa yang di ucap kan angga,


"CUKUP..! presdir saya akan menandatngani kontrak ini,dan dua hari lagi saya akan mengirim erlangga ke inggris..


saya akan memasti kan putra saya tidak akan pernah lagi muncul di hadapan nyonya dirgantara..


saya sangat ber'terimaksih atas kemurahan hati presdir dirgantara.kami pamit undur diri..!" ucap tuan erlang dengan sangat geram dengan ucapan angga ia menggengam tangan angga dengan kencang,dan menarik nya keluar..


dirgantara yang saat itu sudah memuncak kemarahan nya perlahan mereda saat mereka pergi dari hadapan nya.


"pastikan dua hari lagi ******** itu pergi dari negara ini..!" ucap dirga dingin.


"Baik presdir..!" jawab bian dengan patuh dan meninggal kan ruangan,


dirga sejenak menghela nafas panjang dan segra beranjak dari kursi nya untuk pergi melihat Lili,


saat sedang berjalan menuju ruangan Lili,dirga melihat seorang wanita yang di ketahui adalah asisten baru direktur amy masuk kedalam ruangan Lili sambil membawa berkas'berkas..

__ADS_1


dirga menghela nafas,dan mengurung kan niat nya untuk menemui Lili..


"seperti nya istri ku sangat sibuk hari ini.lebih baik aku tidak menggangu nya..!" gumam dirga sedikit kecewa tidak bisa menemui Lili..


ia pun berjalan melewati rungan Lili,namun ia sangat terkejut saat mendengar ke ributan di dalam, ia menghenti kan langkah nya dan masuk kedalam ruangan Lili,


dirga semakin terekjut melihat asisten baru direktur amy yang tersungkur di lantai sambil merintih ke sakitan,


saat dirga sudah berada di antara mereka,asisten dari direktur amy tiba'tiba berdiri mendekati dirga sambil menangis memegangi Pipi nya yang terlihat memar,


"p..presdir dirga tolong aku asisten Lili tiba'tiba menampar ku,padahal aku hanya tidak sengaja menumpah kan susu yang ada di meja dan mengenai baju nya,aku sudah meminta maaf tapi asisten Lili tetap tidak terima dan menampar ku,..!" ucap asisten baru direktur amy dengan wajah iba.


Lili yang mendengar ucapan asisten baru itu ia hanya mengerut kan dahi dengan bingung,


dan dirga mengubah expresi dingin dan sejenak menatap tajam pada asiten baru itu,hingga membuat nya gemetar,


ke mudian ia pun juga menatap Lili,


asiten baru itu terlihat tersenyum jahat pada Lili,


tidak sengaja Lili melihat senyuman wanita itu,ia pun menghela nafas panjang dan berdiri dari duduk nya, mendekati dirga dan asisten baru itu,


"apa yang di katakan asisten..?" ucap dirga berhenti dan menoleh pada asisten itu karna ia tidak mengetahui nama nya.


"eh..ah s..saya Risi wiranta presdir..!" ucap asisten itu dengan panik menyebut kan nama nya..


dirga kembali menatap Lili,


"ehem..apa benar yang di katakan oleh asisten risi.."ucap dirga datar..


Lili terus memain kan rambut nya seakan tidak mendengar kan apa yang di katakan dirga..


"Ehemm.." dirga kembali berdeham..


"asisten Lili apa kau tidak mendengar kan apa yang ku katakan barusan..!" ucap dirga berakting tegas pada Lili,


"oh maaf presdir aku melamun..! kau asiten risi apa kau yakin aku menampar mu hanya karna alsan konyol yang kau katakan tadi..!" ucap Lili menunjuk dan menatap tajam asisten itu.

__ADS_1


wnita itu terlihat panik dan berusaha menjatuh kan Lili di hadapan dirgatara,


asiten baru itu yang tidak mengetahui bahwa Lili adalah istri dari dirgantara,ia dengan brani mencari maslah pada Lili di hadapan dirga,


"a..apa yang kau katakan,asisten Lili apa kau ingin berbohong pada presdir..


presdir aku tau aku adalah pegawai baru di sini dan nona Lili pegawai lama tapi bukan kah sikap nona Lili sangat angkuh..!" ucap sang asisten sambil menyntuh tangan dirga,


Lili terkejut melihat kebranian wanita itu menyentuh tangan dirga.


"heyy nona risi saat bicara tolong kontrol tangan mu itu,apa kau ingin aku mematah kan tangan mu di sini..!" ucap Lili geram,


dirga yang berada di antara mereka bahkan tidak di beri kesmpatan untuk bicara dan hanya menjadi penonton..


dan wanita itu bahkan dengan tidak tahu malu nya tidak melepas kan tangan dirga, dan lebih erat menyentuh nya,


dirga yang mulai geram dengan sikap sang asisten,


ia ingin mendorong nya namun,dengan kecepatan,


kecemburuan Lili wanita itu terjengakang ke lantai akibat tamparan dari Lili,,


"bagai mana nona risi kau meremeh kan ucapan ku tadi.."ucap Lili dengan puas meniup tangan nya yang terasa kebas,


"wanita itu gemetar kesakitan..ia bangkit dari jatuh nya dan mengahmpiri Lili untuk membalas pukulan dari Lili,tapi kecepatan tangan nya tidak bisa di bandingan dengan Lili,wanita itu kembali menerima tamparan dari Lili.


hingga membuat nya geram dan tanpa fikir panjang ia melontar kan kata'kata yang menghina pada Lili,


"kau wanita murahan,kau fikir aku tidak tahu kau bisa berada di kantor ini karna kau terus menggoda presdir dengan tubuh dan kecantikan yang kau miliki,


heh aku tahu semua tentang keburukan mu yang suka menggoda pria di luar sana..bahkan kau tidak cukup setelah menggoda tuan rey dan tuan ardiaz, kau masih dengan tidak tahu malu nya menggoda tuan muda erlangga..!?"


"PLAKKK..!" suara tamparan dengan keras.


wanita itu kesakitan menahan tangis nya seraya memegangi pipi nya,ia terpaku diam dan pucat saat menrima tamparan dengan kencang dari diragntar,


aura kemarahan dirgantara meliputi ruangan itu suasan sangat mencekam melihat expresi dirga,Lili pun terkejut melihat kemarahan dirga yang sudah lama tidak melihat nya,

__ADS_1


sejak tadi dirga menahan amrah nya mendengar istri nya di hina di hadapan nya,namun kesabaran nya habis saat sang asisten menyebut kan nama erlangga..


"BERSAMBUNG...


__ADS_2