AKHIR NYA JATUH CINTA

AKHIR NYA JATUH CINTA
eps 21


__ADS_3

Lili melihat wajah Dirga memerah ia segera menyentuh kening Dirga.


"Kenapa, wajah mu memerah! apa kau demam?" tanya Lili, meletakan tangannya di kening Dirga.


seketika wajah pria dengan wajah sehari-harinya datar itu semakin memerah, ia pun memalingkan wajahnya dan mencoba untuk bersikap dingin.


"Kau wanita yang berani nona Lili! sejak dulu tidak ada yang berani menyentuh keningku!" ucap Dirga mengerutkan kening.


sepontan Lili menarik tangannya dari kening Dirga, ia takut dengan tatapan Dirga yang tajam.


"M-maaf, aku tidak tau! dulu saat wajahku memerah, ibu ku langsung mengeceknya dengan menyentuh keningku, untuk memaatikan demam atau tidak." dengan expresi polosnya, ia bicara gugup.


Mendengar ucapan wanita keras kepala yang selalu menntangnya itu, Dirga tersenyum miring dengan rencana godaan di pikiranya.


"Jika kau suka menyentuh keningku, aku tidak keberatan jika kau juga menyentuh yang lainnya!" Dirga meraih tangan Lili dan meletakanya di dada dengan senyum kecil.


wajah Lili merah padam, ia langsung menarik tanganya kembali lalu mengambil jarak dari Dirga, yang sudah terlihat berfikir mesum.


"T-terimaksih, tuan Dirga atasa tawaranmu! aku tidak tertarik untuk menyentuh yang lainnya! ehem, sebaiknya aku kembali ke kamarku," Lili perlahan berjalan mundur lalu mengambil langkah seribu, dengan cepat berlari ke kamarnya langsung menutup pintu rapat-rapat.


Dirga tercengang melihat Lili berlari cepat, untuk menghindarinya.


"Benar-benar wanita yang unik, aku mulai menyukainya, Lili Wijaya!" gumam dirga tersenyum kecil.


di sisi lain.

__ADS_1


lili yang semakin gila dengan sikap Dirga terhadapnya, ia semakin takut untuk bertemu lagi.


"Astaga, kenapa pria itu selalu berfikir mesum setiap bicara denganku, huwaaa. aku harus bagai mana jika melihat nya lagi saat makan malam nanti.!" gumam lili kesal,


"saat makan malam"


"TOK TOK TOK.!"suara ketukan pintu,


"Nyonya waktu nya makan malam..!" bi tuti mengetuk pintu memanggil lili..


lili yang saat itu tertidur pulas tak mendengar bi tuti memanggil nya,


bi tuti memanggik nya namun tidak ada jawaban,membuat bi tuti panik..


ucap bi tuti yang memanggil kembali namun tetap tidak ada jawaban,


bi tuti pun mulai curiga kalau terjadi apapa pada lili,,


ia pun bergegas berlari keruang makan di mana dirga berada,


bi tuti terengah engah berlari,


"T. tuan nyonya tuan..nyonya tidak menjawab saat saya memanggil nya dan pintu terkunci dari dalam.!?"


ucap bi tuti terengah engah,

__ADS_1


dirga yang mendengar ucapan bi tuti ia langsung bergegas pergi menuju kamar lili,


saat dirga sudah berada di depan pintu lili ia berusaha memanggil Lili dari luar kamar..


"Lili buka pintu nya jika tidak aku akan menghukum mu..!?" ucap dirga sengaja mengancam lili,


tapi tetap tidak ada jawaban dari Lili, dirga mulai hawatir pada lili ia langsung menendang pintu kamar lili dengan keras,


saat dirga melihat lili terbaring dengan wajah pucat..


ia segera menghampiri lili dan menyntuh kening nya yang ternyata suhu tubuh nya tinggi,


dirga segra memerintahkan paman han, untuk memanggil dokter,


pamah han pun segera bergegas menelfon dokter,


beberapa menit kemudian dokter datang dan bergegas ke kamar lili untuk memeriksa..


setelah lama memriksa ke adaan lili ia pun langsung membri penjelasan akan keadaan Lili pada dirga,


"tuan dirga nyonya mengalami demam tinghi yang di akibat kan oleh luka di tangan nya.


nyonya akan terus demam tinggi untuk beberapa hari ini karna luka nya terinfeksi..!" ucap sang dokter menjelas kan keadan lili yang buruk pada driga,


,,BERSAMBUNG.....

__ADS_1


__ADS_2