AKHIR NYA JATUH CINTA

AKHIR NYA JATUH CINTA
eps 109


__ADS_3

"Sayang lepaskan dulu pelukan mu biar kan aku melihat tubuh mu yang tersiram tadi, dirga kau membuat ku kahwatir ada apa sebenar nya..!?" ucap Lili bingung dengan sikap dirga dan mencoba membujuk nya agar ia melepas kan pelukan nya itu..


dirga pun melepas kan pelukan nya dan meyentuh kedua pipi Lili dengan lembut..


"sayang aku menghakwatir kan mu aku sungguh takut kau terluka Lili aku mohon jangan tinggal kan aku..!" ucap dirga dengan expresi gelisah menatap Lili..


Lili yang sejak tadi tidak mengerti dengan apa yang terjadi pada dirga ia pun membawa dirga masuk kedalam kamar dan mengajak nya duduk di ranjang..


"sayang ada apa ceritakan apa yang terjadi pada mu..! kau lihat kan aku baik'baik saja.!?"ucap Lili menanang kan dirga seraya membuka baju dirga untuk memeriksa tubuh nya yang terkena air panas saat dirga tiba'tiba memeluk nya tadi,


"Lili aku sangat kahwatir tentang pernikahan kita besok aku sangat takut kalau rena melakukan sesuatu yang nekat terhadap mu.!?" ucap dirga yang semakin menghakwatir kan Lili..


"kenapa harus kahwatir dirga..? bukan kah rena ada dalam pengawasan mu ..! jadi kenapa kau harus kahwatir dan juga di rumah ini banyak sekali pengawal dia juga tidak akan berani melakukan sesuatu yang membahayakan diri nya sendiri..!" ucap Lili mencoba menenangkan kekahwatiran dirga..


"tidak sayang rena melarikan diri..! dan juga mungkin aku akan berfikir sama seperti mu jika ia sendiri.! dengan banyak nya pengawal yang aku punya rena tidak akan berani mendekati mu..! tapi itu jika ia sendiri berbeda jika ia bekerja sama dengan orang lain..!?" ucap dirga menjelas kan dengan pasti pada Lili..


"m..maksud mu apa dirga..? apakah rena bekerja sama dengan orang lain untuk menyakiti ku ya tuhan kenapa bisa seperti ini..!?" ucap Lili terkejut dan mulai kahwatir..


"Lili kau tenang saja apa pun yang terjadi aku tidak akan membiar kan kau terluka..aku akan segera menangkap rena dan memenjara kan nya..!? ucap dirga segera memluk Lili yang mulai menghakwtir kan bayi nya..


"terimaksih sayang..! tapi dirga apa kau mengenal orang yang bekerja sama dengan rena itu..!?" tanya Lili merasa ingin tahu tentang maslah yang menyangkut diri nya itu..


"tidak aku tidak mengenal nya orang itu adalah seorang pria seperti nya pria itu bukan orang biasa..? karna dia selalu bisa mengatur pergerakan nya agar tidak terlihat oleh kamera cctv..!? tapi aku akan terus mencari tahu siapa pria yang membantu rena melarikan diri..!" ucap dirga yang sangat yakin ia bisa menangkap pria misterius itu..


"aku percaya pada mu dirga..! kau ganti baju mu dulu aku akan buat kan kopi untuk mu..!" ucap Lili seraya pergi meninggalkan dirga yang sudah menghempas kan tubuh nya ke ranjang dan tidak memakai baju yang di berikan pada Lili..

__ADS_1


~~


beberapa menit kemudian


Lili yang sudah kembali dari dapur ia membawa dua gelas kopi dan susu, ia juga membuat susu untuk diri nya sendiri, mengganti susu yang di tumpah kan oleh dirga tadi yang belum sempat ia minum..


"dirga kenapa kau tidak memakai baju mu.? jika kau bertelanjang dada seperti ini nanti kau bisa demam hufff.." ucap Lili yang segera meletakan minuman di meja dan mengahmpiri dirga lalu memakai kan baju untuk dirga yang saat itu sedang memain kan laptop nya..


"kau sedang apa sayang..! ah ya aku akan ambil kopi dulu..!" ucap Lili yang sudah selesai mengancing kan baju dirga,


dan ia melangkah pergi ke meja tidak jauh dari meja kerja dirga untuk mengambil kopi yang tadi ia taruh..


"sayang mana kopi nya..!" ucap dirga sambil mengulur kan tangan, dan mata nya tetap tertuju pada laptop dengan serius.


Lili segera mendekat membawa kopi untuk dirga..


"ah..aku lupa tadi aku juga membuka buah untuk mu sayang aku akan ambilkan dulu..!" ucap Lili yang hendak berdiri dari duduk nya namun di tahan oleh dirga..


"tunggu sayang aku ingin menunjukan sebuah video saat rena kabur dari rumah sakit..!" ucap dirga yang menahan tangan Lili dan kembali fokus pada laptop nya..


Lili yang menunggu video yang akan di tunjukan pada dirga ia merasa acuh tak acuh untuk melihat nya,


karna ia tidak ingin ikut campur dalam masalah peangkapan rena yang akan membahaya kan diri nya,


namun karna dirga yang ingin menunjukan ia pun harus melihat nya..

__ADS_1


"sayang Lihat lah video ini pria ini yang membantu rena melarikan diri..!" ucap dirga yang sudah memutar sebuah video dan menunjuk kan pada Lili yang saat itu..


sedang asik menikmati segelas susu yang ia buat sendiri..


Lili melirik ke arah laptop dengan posisi ia masih meminum susu nya..


namun tiba tiba Lili tersedak saat melihat punggung pria yang ada dalam video itu yang sangat ia kenali..


"uhuk uhuk uhuk..dirga tolong ambil kan air uhuk uhk..!" Lili tersedak dan memukul mukul dada nya untuk agar bisa bernafas..


dirga dengan cepat mengambil air dan memberikan nya pada Lili..


"sayang kenapa kau tidak minum dengan hati hati apa masih terasa sakit..!?" ucap dirga khawatir mengusap usap leher lili dengan lembut..


Lili yang saat itu mash terdiam pucat menatap laptop milik dirga..


"t..tidak tidak mungkin itu ka angga,tapi aku sangat mengenal punggung itu milik ka angga ya tuhan kenapa ka angga..!?" gumam Lili yang masih tidak percaya bahwa orang yang bekerja sama dengan rena untuk menyakiti diri nya adalah angga..


"sayang..Lili..Lili..! kenapa kau melamun apa ada yang sakit..!?" tanya dirga mengacau kan lamunan Lili.


"ah..t..tidak dirga aku..


oh ya aku akan ambil kan buah untuk mu kau lanjut kan saja dengan laptop mu..!" ucap Lili gugup saat dirga menatap nya..


Lili yang saat itu sangat terkejut dengan apa yang ia lihat ia segera keluar dari kamar meninggal ka dirga..

__ADS_1


sesaat dirga menatap aneh dengan tingkah Lili setelah melihat video yang ia tunjukan,namun ia tidak terlalu menghirau kan itu dan melanjut kan penyelidikan nya..


"BERSAMBUNG..


__ADS_2