AKHIR NYA JATUH CINTA

AKHIR NYA JATUH CINTA
eps 145


__ADS_3

setelah selesai makan siang jeni membawa Lili untuk jalan'jalan ke taman..


"Ka Lili ibu dan Nenek sangat merindukan mu,Haaahh padahal baru saja tiga hari tidak bertemu tapi kami sudah sangat merindukan kaka huhuhu aku ingin tinggal lama di sini untuk menemani kaka..!" ucap jeni dengan wajah iba di tunjukan pada Lili agar ia membujuk dirga untuk mengijin kan jeni tinggal lebih lama..


Lili tersnyum kecil melihat sikap jeni yang seperti anak kecil.


"Jenn bukankah kau sebentar lagi akan lulus kuliah!" ucap Lili datar mengingatkan jeni..


"huhh kaka,itu masih sangat lama!" dumal jeni kesal..


saat mereka sedang asik berbincang Lili melihat dirga pergi dengan terburu'buru..


"eh..kenapa dirga terlihat buru'buru sekali mau kemana dia.?" gumam Lili menatap dirga dari kejauhan..


"Ka..kaka.? ka Lili kau sedang lihat apa..!" jeni mengacau pandang Lili..


"ah itu..! jen kenapa kaka mu telihat aneh ya?"ucap Lili berfikir keras dan kembali menatap dirga yang sudah berjalan pergi dengan mobil nya..


Jeni yang saat itu juga sudah melihat dirga,tiba'tiba di benak nya muncul ide untuk mengikuti kaka nya..


"humm,ka ayo kita ikuti kaka aku curiga dia akan menemui seseorang ..!" ucap jeni menrik Lili untuk ikut dengan nya..


"jen tunggu apa yang akan kau lakukan.jika dirga melihat kita mengikuti nya dia akan marah besar nanti.!" ucap lili panik..


"tenang ka kita tidak akan ketahuan! kaka tunggu di sini aku akan mengambil kunci mobil dulu..!" jeni berlari kedalam untuk mengambil kunci.


setelah itu ia dengan cepat membawa Lili masuk ke mobil dan ia dengan cepat mengikuti dirga yang sudah cukup jauh namun ia berhasil menemukan kaka nya,


jeni berjalan sedekit menjauh dari mobil dirga,

__ADS_1


Lili yang sejak tadi terpaku diam dan pucat saat jeni mengemudikan mobil nya dengan kencang..


"eh..ka..kaka kenapa kau terlihat pucat..!?" tanya jeni saat ia menoleh ke arah Lili yang sudah terpaku..


"jen kau seorang gadis..itu sangat berbahaya saat membawa mobil dengan kecepatan tinggi,kau hampir membuat ku mati jantungan jenn..!" jawab Lili yang masih terlihat pucat ketakutan..


"ah..Heheh maafkan aku ka aku lupa kalau aku mengajak mu juga,lain kali tidaka akan terjadi lagi..! yang terpenting sekarang kita harus tahu apa yang akan ka dirga lakukan..!? ucap jeni dengan sangat penasaran..


Lili hanya menghela nafas panjang melihat betapa semangat nya jeni membuntuti kaka nya sendiri..


"Haisss jen..kenapa kau curiga sekali tadi aku hanya bertanya saja,aku jadi menyesal memberitahu mu tadi..!" ucap Lili menghela dan bersandar ke kursi yang sedikit ia turun kan..


"Tidak..tidak ka..kaka seharus nya waspada dengan setiap expresi ka dirga yang sulit di tebak.! dan kaka harus siap bertempur karna kaka ku banyak sekali fans wanita'wanita murahan di mana'mana..!" ucap jeni semakin teguh pendirian nya untuk mengikuti kaka nya..


"Baiklah baiklah aku ikut dengan mu saja deh..tapi aku percaya dengan kaka mu ia tidak akan tergoda dengan wanita mana pun,karna hanya kaka ipar mu ini yang ada di hati dan di mata nya..!" Lili dengan senang membanggakan diri nya sendiri dan tertawa..


aaaa aku sangat gemas saat melihat kaka tertawa..!" ucap jeni dengan cepat ia melepas kemudi dan memeluk Lili dengan senang.


seketika Lili sangat panik saat kemudi di lepas oleh jeni..


"j..jen cepat pegang kemudi nya..astaga hampir saja kita mati..!" teriak lili panik.dan jeni sudah kembali memenggan kemudi dengan baik ia tertawa polos pada Lili..


Lili sangat geram dengan apa yang di lakukan adik ipar nya tadi.ia menarik kuping jeni dengan sangat puas untuk pelampiasan ketakutan nya yang di buat oleh jeni dua kali....


"Aduhhh Hehehe maaf ka Lili aku terbawa senang bisa memilii kak ipar secantik dan sebaik ka Lili, jangan marah lagi oke!" ucap jeni merayu Lili..


"humpp manis sekali mulut adik ipar ku ini..!" jawab Lili yang terbujuk dengan rayuan jeni


saat tersadar jeni yang hamipr satu jam mengikuti dirga namun belum juga sampai ke tujuan yang di tuju oleh dirga,ia berniat putar balik dan kembali kerumah karna sudah lelah mengikuti kaka nya..

__ADS_1


"Haaaah..aku cape pulang saja deh paling kaka ingin bertemu ka bian lagi pula ini arah jalan menuju rumah ka bian..!" ucap jeni dengan kesal karna ia sudah sangat lelah mengikuti..


"Ya ya..kita pulang saja jen..tadi kan sudah ku bilang kaka mu tidak akan berbuat macam'macam di belakang bersama wanita lain,prediksi mu salah jen hihihi..!" balas Lili meledek jeni yang terliahat kesal..


"Huhh menyebalkan menyebalkan...


Haah buat cape saja.! eh tunggu tapi kenapa ka dirga masuk ke dalam hutan.?" ucap jeni yang saat itu sudah memutar balik mobil nya namun ia kembali memutar untuk mengikuti dirga lagi,karna ia terkejut saat kaka nya berjaln memasuki sebuah kebun kelapa yang terlihat seperti jalan di desa'desa..


Lili yang saat itu tidak melihat dirga memasuki sebuah kebun kelapa, ia terlihat cuek dan santai dengan ponsel nya,.


"Jen kenapa kau memutar lagi,bukankah kau bilang kita akan pulang,hah pendirian mu goyang sekali jen..!" tanya Lili datar seraya memain kan game di ponsel nya..


namun Lili tidak mendapat jawaban dari jeni,ia menoleh ke arah jeni yang saat itu terpaku diam menatap ke arah luar mobil,


Lili pun terduduk tegak dan ia sangat terkejut saat tersadar ia sudah ada di sebuah kebun kelapa,


"Astaga jeni.kita ada di mana? jenn jenn jeni kenapa kau diam saja jangan buat aku takut..!?" ucap Lili semkin panik saat ia menggoyah tubuh jeni tapi tak ada respon dan tetap terpaku diam menatap sesuatu..


Lili semakin panik dan bingun harus berbuat apa,ia pun mencoba menekan kelakson mobil agar jeni tersadar dari lamunan nya,namun tangan nya di tahan oleh jeni,


"Jenii..!" teriak Lili terkejut.


"sutttt ka kecil kan suara mu kalau tidak kita akan habis jika ketahuan ka dirga..!?" bisik jeni yang juga panik saat Lili bertriak..


"Jeni ada apa dengan mu,dan kenapa kita bisa berada di sini cepat kita harus pergi dari sini tempat ini sangat sepi cepat jen kita harus pergi..!" Lili ketakutan dan panik saat ia sadar berada di sebuah kebun yang sepi..


namun jeni mencoba menenangkan Lili dan memberi nya air agar kaka ipar nya tenang,


BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2