
Satu hari setelah menemukan istrinya.
Dirga membawa barang'barang yang ia butuhkan untuk tinggal beberapa hari di rumah Lili.
ia menyetujui permintaan Lili yang ingin mengenang lebih lama di rumah mendiang ayah dan ibu nya.
"Sayang,aku sudah membawa beberapa peralatan dapur untuk kita masak selama tinggal di sini,dan aku juga sudah mengganti kasur sofa meja dan yang lainnya.barang'barang lama sudah aku taruh di gudang semua! kau tidak perlu kajwatir lagi dengan debu," ucap Dirga sibuk merapihkan kamar dan memasang spry baru di kamar Lili.
Lili tepuk jidat meliha kelakuan suami nya yang sibuk sejak barang'barang tiba pagi itu.
"Oh iya,nanti selama satu minggu kita akan tinggal di sini,jadi aku akan berpakaian tidak mencolok agar para tetangga di sini tidak terlalu heboh.aku juga sudah membeli mobil baru yang biasa," seru dirga tangannya terus sibuk.
"Sayang,kau tidak perlu lakukan itu,para tetangga di sini punya ingatan yang kuat.
mereka pasti masih mengingat bos besar kejam dan dingin yang telah menyita rumah dan menculik ku saat itu," balas Lili bicara sambil menaikan pundak meledek Dirga.
Dirga tercengang medengar apa yang di ucapkan Lili,ia jadi merasa canggung dan malu saat mengingat ia datang ke rumah Lili dengan cara yang tidak mengenakan,dan saat itu juga ada beberapa tetangga yang berkumpul melihat nya karena ia datang dengan mobil mewah dan beberpa anak buah untuk menyita dan membawa Lili.
"Eh,Ehem,sayang benarkah begitu! tetanggamu punya ingatan yang kuat,itu berarti mereka sudah menganalku sejak aku datang kemarin.
pantas mereka saling berbisik," ucap Dirga mendekati Lili yang sedang duduk di kursi samping ranjang.
Lili haya menganggukan kepala dengan santai.
"Haisss,percumah sekali aku beli mobil baru,jika aku tau ini.tidak akan aku beli," keluh dirga ia duduk di lantai dan meletakan kepala nya di kedua paha Lili yang sedang duduk bersandar.
"Sudah tidak papa,kita pakai saja mobilnya jadi kalau nanti kau ke kantor tidak akan terlihat mencolok bukan saat keluar dari kampung ini!" jawab Lili memberi semangat pada suami nya.
"Terima kasih sayang,kau memang yang terbaik," dirga mendekatakan Lili agar ia bisa mengecup bibir nya.
mereka menikmati hari'hari dengan bahagia beberapa hari di rumah masa kecil Lili.
waktu berlalu dengan cepat dirga dan Lili siap kembali ke rumah besar mereka.Lili sesaat menatap bahagia rumah kenangannya.
__ADS_1
setelah Rena masuk kedalam penjara dan Erlangga di kirim ke luar negri oleh ayah nya.
kehidupan Lili dan Dirga berjalan lurus tanpa ada lagi yang menggangu.
reyhan dan ardiaz mereka masih menyimpan cinta merek pada Lili namun mereka tidak pernah menggangu Lili lagi, begitu pun ardiaz yang sempat tidak ingin menyerah pada Lili pada akhirnya ia menyerah dan mengubur perasaan nya dalam'dalam.
dengan cara pergi ke cina ardiaz mengubur cinta nya yang sudah terlanjur dalam pada Lili.ia pergi saat Lili masih tinggal di rumah orang tuanya.
berbeda dengan Reyhan ia mengubur cinta nya dengan cara mencari pengganti untuk mengobati luka hati yang tak tersampaikan dengan cara menerima pertunangan yang di rencanakan kedua orang tuanya.
awalnya pertunangan bisnis itu di tunjuk untuk Ardiaz karena sifat keras ardiaz akhirnya Reyhan mengajukan diri untunk menggantikan sang kaka.
pertinangan Reyhan dan silvi sunjaya di adakan dua hari setelah skepulangan Lili ke kediaman Dirgantara.
"Syang besok kita akan mengahadiri pesta pertunangan Tuan muda Reyhan.
aku sudah membelikan mu gaun yang tertutup dan sedikit besar agar kau tidak sesak." seru Dirga yang baru keluar dari kamar mandi.
"Silvia sunjaya putri dari tuan Sunjaya pemilik perusahaan jaya perusahaan terbesar no 5 di kota ini," seru Dirga berbaring di sebalah Lili sambil memainkan rambut istrinya.
"Hmm,kau menganal nya sayang." Lili memutar tubuh nya mengahadap dirga yang bersanggah satu tangan.
"Tidak,aku hanya mengenal Tuan sunjaya,aku tidak kenal putri nya,aku beru mengenalnya saat perjamuan dua hari yang lalu,di hotel bintang 7," Jawab dirga datar ia masih terus memainkan rambut Lili yang wangi dan lembut.
"Apa dia cantik?"
"Tidak,dia tidak cantik,hanya istri ku yang tercantik di mata ku," dengan senyum lebar dirga menyudahi obrolannya yang menurutnya tidak penting,membicarakan wanita yang tidak ia kenal.
Lili mencubit kecil perut dirga ia menyembunyikan wajahnya yang malu ke dada suami nya.
Kesokan harinya.
"Sayang, apa kau sudah siap kita harus berangkat sekarang!" seru dirga dari Luar kamar memanggil Lili yang masih belum selesai berdandan.
__ADS_1
"Ya Sayang aku datang,"Lili segera mengahmpiri Dirga.
Dirga mentaap kagum dengan istrinya yang tetap cantik meski sedang hamil dan tidak memakai gaun sexsi.
"Dirga,Ayo kenapa melamun," seru Lili mengacau pandangan Dirga.
"Sayang,kau benar'benar Cantik," dirga merangkul pinggang Lili dan mengcup bibirnya.
"Astaga,Dirga,Lihat ini lipstik ku menempel di bibirmu,tunggu sebentar aku akan membersihkan nya dengan tisyu," Lili merogoh tas nya untuk mengambil tisyu dan mengalp bibir dirga yang terkena lipstik.
Lili menggandeng Dirga dan membawa nya turun dari tangga.
sepanjang jalan Dirga berbunga'bungan tidak lepas menatap istrinya yang sangat cantik.
Lili merasa sangat canggung,saat setalah sampai di pesta Lili menepuk kedua pipi dirga agar ia sadar dalam hayalannya.
"Dirga,jika kau terus menatap ku seperti itu maka aku akan mencubit pipi mu ini sampai bengakak," ucap Lili mencubit gemas pipi Dirga.
"Sayang,jika kau mencubit nya dengan bibir sexi mu ini aku pasrah,haiss aku jadi ingin mencium mu! ayo kita pulang saja,kita bermain di ranjang lebih seru,dari pada mengahdiri pesta yang membosankan ini," balas Dirga malas untuk keluar dari mobil dan bermanja'manja di dada Lili.
"Dirgaaaa," Lili mengambil botol parfum dari tas nya untuk menggetok Dirga.
dengan cepat dirga menyingkir dan membukaan Lili pintu.
mereka kembai ke bersikap elgan.
pesta pertunangan Reyhan dan Silvi sunjaya berlangsuk meriah dan lancar.
sepanjang pesta Rey terus berbaur dengan Dirga dan Lili.
dirga yang bisa melihat kalau Reyhan masih belum melupakan Istri nya,ia terus menjadi pembatas antara Rey dan Lili agar tidak terlalu dekat saat berbincang.
BERSAMBUNG..
__ADS_1