AKHIR NYA JATUH CINTA

AKHIR NYA JATUH CINTA
eps 108


__ADS_3

saat dirga bian dan sang dokter ingin melangkah masuk ke ruang rawat tiba tiba salah satu pengawal yang berjaga di depan pintu menghentikan langkah sang dokter dengan tatapan bingung..


"tunggu dok..? bukan kah tadi anda berjalan ke arah sana kenapa anda tiba tiba berjalan. dari arah yang sama dengan tuan kami..!?" ucap sang pengawal bertanya bingung dan menunjuk arah jalan yang di tuju oleh angga dan rena..


"eh hahaha apa yang kau katakan tuan pengawal aku baru saja ke sini dan aku juga dari ruang rawat yang tidak jauh dari ruang rawat nona rena..!" ucap sang dokter yang juga bingung dengan apa yang di katakan oleh pengawal itu..


dirga yang langsung paham dengan ucapan sang pengawal ia langsung memerintahkan pengawal nya untuk menangkap dua orang yang sudah ia curigai sejak tadi..


"tangkap dua orang dokter dan suster yang berjalan ke arah tangga darurat ,CEPATT..!" bentak dirga hingga membuat dua pengawal itu lari dengan cepat mengikuti perintah dirga..


bian dan sang dokter masih belum paham dengan apa yang terjadi mereka terdiam bingung ingin tahu namun tidak berani bertanya melihat expresi dirga yang sangat marah..


dirga yang melihat kekonekan bian lambat ia menatap dingin bian hingga membuat nya pucat..


"t..tuan dirga k..kenapa kau menatap ku seperti itu..? d..dan apa yang terjadi kenapa.. " ucap bian terputus oleh dirga..


"buka pintu dan lihat ke dalaml jika kau masih tidak paham juga aku akan mengurung mu di ruangan ini..!" ucap dirga dingin memarhi bian..


bian yang mengikuti apa kata dirga ia pun membuka pintu ruang rawat rena dan ia terkejut melihat seorang perwat terikat kaki tangan dan mulut nya di sumapal kain,bian langsung bergegas masuk untuk melepas kan ikatan seorang perawat yang sudah sadar sejak tadi..

__ADS_1


"nona apa yang terjadi..! kemana pasien yang ada di ruang rawat ini dan kenapa kau bisa terikat di sini..!?" ucap bian bertanya tanpa henti membuat sang perawat ketakutan..


"bian ikut aku ke ruang cctv kita bisa melihat apa yang terjadi sebenar nya di sana..!" ucap dirga menarik kerah baju bian dan menyert nya dengan kesal..


"aaa...baik tuan baik maafkan aku..aku bisa jalan sendiri sekarang kau bisa lepas kan aku..!" ucap bian panik..


setelah beberapa menit mereka di ruang cctv dan tidak bisa melihat sosok pria yang membawa rena keluar karena pria itu terus membalakangi kamera..


"Sialll...! bian perintahkan seluruh pengawal agar perketat keamanan di kediaman nenek dan beri pengawalan kusus untuk Lili sampai acara pernikahan besok selesai..! dan kau juga ikut ambil alih mengawasi kemana pun Lili pergi karna besok aku tidak bisa sepenuh nya menjaga nya kau mengerti bian..!" ucap dirga dengan kesal memberi perintah penuh pada bian dengan tegas..


"siapp tuan aku mengerti..!" jawab bian dengan patuh..


di sisi lain dua pengawal yang masih mengejar angga dan rena masih belum menemukan mereka dan akhir nya dua pengawal itu menyerah dan menelfon bian untuk memberi kabar yang tidak memuas kan untuk tuan nya..


saat dirga mendengar kabar tidak tertangkap nya rena dan pria yang membawa rena pergi membuat dirga semakin marah..


" Berengsek..! siapa yang berani ikut campur dengan urusan ku..!? bian percepat mengemudi nya aku sangat menghawatir kan istri ku..!?" oceh dirga memaki orang yang membantu rena melarikan diri dan merasa tidak tenang dengan Lili yang berada di rumah..


bian pun mempercepat laju mobil dan fokus melihat jalan namun sesekali ia melihat dari kaca expresi kekahwatiran dirga pada Lili,ia pun menambahkan kecepatan agar cepat sampai di rumah...

__ADS_1


setelah beberapa menit mereka pun sampai di kediaman keluarga dirgantara..


dirga yang bergegas keluar ia berlari masuk kedalam rumah dengan panik menuju kamar nya untuk melihat ke adaan Lili,


dirga yang hanya fokus pada keselamatan Lili ia tidak menyadari saat ia berlari ia melewati nenek dan ibu nya begitu saja dan ia juga tidak sadar bahwa ia juga melewati Lili yang baru saja dari dapur membawa segelas susu untuk kembali ke kamar nya,


dirga yang terus berlari menuju kamar dan segera masuk untuk melihat Lili..


namun kepanikan nya semakin menjadi saat ia tidak melihat Lili di kamar nya,


ia pun kembali berjalan cepat mencari Lili namun saat ia baru keluar dari kamar ia melihat Lili yang sedang berjalan menuju ke kamar.


dirga merasa lega saat melihat Lili baik baik saja ia berjalan cepat mengahmpiri Lili dan memluk nya dengan erat sampai membuat susu yang ada di tangan Lili tumpah mengenai tubuh dirga..


"ahhh...dirga ada apa sayang..? tubuh mu tersiram air panas itu pasti sakit lepaskan aku dulu aku akan lihat apa ada luka bakar atau tidak..!" ucap Lili yang terkejut saat dirga tiba tiba memluk nya..


"tidak sayang biar kan aku seperti ini..Lili aku sangat mencintai mu..!" ucap dirga dengan suara berat terus memluk Lili..


"aku juga mencintai mu..! tapi sayang lepas kan dulu pelukan mu tubuh mu baru saja tersiram air panas, aku harus memeriksa nya..! " ucap Lili panik dan bingung melihat tingkah dirga..

__ADS_1


,,BERSAMBUNG..


__ADS_2