
" sayang apa kau baik'baik saja..!? " ucap dirga panik memeluk Lili.
dirga menatap pelayan wanita itu dengan tajam.
pelayan wanita yang usia nya lebih muda dari lili itu gemetar ketakutan dan tegolek lemas di lantai,meminta pengampunan pada dirga.
"tuan saya mohon ampuni saya,
saya sungguh tidak sengaja menabrak nyonya..!? " ucap pelayan itu memohon dengan iba.
dirga yang saat itu sangat marah ia tidak memperdulikan playan wanita itu dan langsung mengutus pengawal untuk membawa nya pergi dari kediaman keluarga besar dirgantara.
namun saat sang pengawal ingin membawa pelayan itu pergi Lili menghentikan nya.
" tunggu lepas kan gadis itu..! " ucap Lili memberi perintah pada pengawal itu.namun pengawal itu bimbang karna ia melakukan tugas dari bos nya.
saat pengawal itu menoleh ke arah dirga ia segera melepas kan gadis pelayan itu saat dirga memberi isyarat tangan.
"sayang kenapa kau melepas kan gadis ini dia hampir mencelakai mu dan bayi kita..! aku sudah memberi hukuman ringan membiar kan dia pergi seharus nya itu cukup kan..! " ucap dirga seraya mengerut kan kening nya melihat apa yang ingin di lakukan Lili.
" dirga tidak kah tadi gadis ini meminta maaf dan dia juga tidak sengaja melakukan nya.! " ucap Lili datar,lalu ia berjalan mendekatkan diri pada pelayan itu.
"siapa nama mu..!? seperti nya kau playan baru di sini.! kau tidak perlu takut aku tidak marah tapi lain kali saat bekerja kau harus hati'hati..!" ucap Lili lembut menenang kan pelayan itu karna wajah nya yang terlihat pucat dan tubuh nya gemetar takut pada dirga.
"s..saya saya eni nyonya saya anak dari pelayan wina ibu ku bekrja di sini.! saya menggantikan ibu karna hari ini ibu sedang sakit dan tidak bisa bekerja,jadi saya yang menggantikan nya.! nyo..nyonya.! nyonya aku sungguh tidak sengaja,aku sungguh tersandung sesuatu dan aku..aku..!? " ucap nya terhenti tak mampu bicara lagi karna ketakutan nya.
__ADS_1
"bukan kah tadi aku sudah mengatakan.aku sudah memaaf kan mu..!" ucap Lili datar.
" sayang benar kan kau juga sudah memaaf kan gadis pelayan ini.!" ucap Lili menoleh pada dirga agar ia membantu menenang kan pelayan itu.
awal nya dirga tidak menghirau kan ucapan Lili dan terus mantap tajam pada pelayan itu dan membuat nya semakin pucat.
namun Lili tiba'tiba berjalan mendekati dirga meraih tangan nya dan memohon.
"sayang kali ini saja kau bisa kan memaaf kan gadis itu.aku melakukan ini karna aku pernah di posisi nya dulu dan tidak ada yang membela ku satu pun..! aku hanya kasiahan pada nya,dirga kau mau kan memaaf kan nya dan menyerah kan masalah ini pada ku..!? " ucap Lili menatap dirga dengan wajah iba dan memohon,
dirga yang Luluh hati nya melihat tatapan mata Lili ia pun menuruti permintaan Lili..
Lili yang sudah mendapat persetujuan dari dirga.ia pun membawa pelayan wanita itu ke ruang ganti bersama nya,
dirga pun memberi isyarat pada tiga pengawal nya untuk mengikuti Lili.
ia yang sejak awal sudah merasa curiga dengan pelayan itu,
sengaja membawa nya pergi namun karna ia tidak bisa menolak permohonan Lili ia pun melepas kan pelayan itu,namun ia sudah siap memberi pengawalan pada Lili yang saat itu tidak mengetahui rencana dirga.
di sisi lain Lili dan pelayan itu sudah berada di ruang ganti.
Lili duduk di kursi dan pelayan itu tetap berdiri menunggu Lili membuka suara,namun saat Lili membuka suara palayan itu tiba'tiba sangat terkejut dengan wajah pucat mendengar apa yang di ucap kan Lili.
" kenapa kau melakuakn itu pada ku.kau sengaja menabrak kan diri mu pada ku agar aku terjatuh dan ke guguran..! kenapa kau lakukan itu..!? " ucap Lili datar menatap pelayan itu dengan sinis.
__ADS_1
"nyo..nyonya apa yang kau katakan..!? "
b..buakankah tadi anda bilang..? t..tapi kenapa sekarang nyonya..!? " ucap nya mencoba menutupi.
" ya aku sengaja mengatakan itu tadi.! karna aku tidak ingin mengahncur kan acara pesta ini..! sekarang jawab aku kenapa kau ingin mencelakai ku..!? " ucap Lili datar menatap tajam pelayan itu yang terlihat gugup
" tadi kau mengatakan bahwa kau putri dari pelayan wina yang saat ini sedang cuti karna sakit..! tidak kah kau kasihan dengan ibu mu yang sudah bertahun'tahun mengapdi di kediaman keluarga besar dirgantara,tapi kau menghancur kan kepercayaan ibu mu dengan waktu satu malam..! aku tidak percaya ini jika pelayan wina yang sangat baik bisa memiliki putri yang kejam seperti mu..! " ucap Lili mencoba memancing agar pelayan itu mau berkata jujur.karan Lili sangat yakin bahwa pelayan itu tidak benar'benar jahat..
" nyo..nyonya saya..? saya tidak tahu harus bagai mana saya terpaksa melakukan ini tolong ampuni saya nyonya tolong jangan katakan ini pada tuan dirgantara,saya sungguh terpaksa karna di ancam oleh seseorang..!? " ucap nya yang tanpa sengaja bicara jujur dan tersadar membuat nya gemetar ketakutan.
Lili menghela nafas panjang dan mengahmpiri pelayan itu yang saat itu berlutut memohon pengampunan.Lili memapah nya untuk berdiri dan menduduk nya di kursi.
pelayan itu merasa sangat bersalah melihat perlakuan lili yang masih bersikap baik pada diri nya yang hampir mencelakai Lili dan bayi nya.
" nyonya aku sungguh, maaf kan aku.aku sangat bodoh aku menuruti perintah orang itu untuk mencelakai anda yang sangat baik ini,! aku merasa sangat bersalah ampuni aku nyonya.!? " ucap pelayan itu histeris mengakui kesalahan nya..
"sudah lah.aku tau yang kau lakuakan itu sangat lah kejam,tapi aku juga tau kau tidak sejahat yang aku fikir kan,dan kau juga terpaksa melakuakn ini bukan.! karna itu aku membawa mu ke sini,sekarang kata kan dengan jujur siapa yang menyuruh mu melakaukan ini..!? " ucap Lili menatap dengan serius menunggu jawaban dari pelayan itu..
" o..orang itu aku tidak bisa melihat dengan jelas wajah nya tapi aku bisa menebak postur tubuh nya mereka..!? " ucap nya terhenti oleh Lili.
"tunggu apa kah orang yang menyuruh mu lebih dari satu orang.!? " ucap Lili semakin penasaran.
" iya nyonya orang yang menyuruh ku mereka ada dua orang..tapi saat itu yang mengahmpiri dan mengancam ku hanya satu orang, satu di antara nya menunggu di ujung jalan tidak jauh dari kediaman tuan dirgantara.! " ucap pelayan itu menjelas kan semua dengan detail.
Lili semakin penasaran dengan orang yang ingin mencelakai diri nya dan bayi yang ada di perut nya ia semakin penasaran dengan orang di belakang gadis pelayan itu.
__ADS_1
bersambung..