
setelah sampai kantor Lili di sambut dengan hangat oleh penjaga dan para pengawal di kantor,yang sudah lama tidak melihat Lili,
"SELAMAT PAGI NYONYA PRESDIR..!" ucap para pengawal dengan hormat,
Lili sedikit terkejut dan canggung dengan sebutan baru nya di kantor,ia tersenyum canggung pada para pengawal,
ia pun segera masuk kedalam kantor.
saat ia melangkah masuk para pegawai kantor menyambut nya dengan hati'hati.
termasuk pegawai bagian wanita yang tidak pernah menyukai nya selama ini..
" SELAMAT PAGI NYONYA PRESDIR,SELAMAT DATANG KEMBALI..!" ucap para pegawai dengan canggung.
Lili membalas ucapan para pegawai dirga dengan senyum canggung.ia terus berjalan tidak nyaman dengan sikap para pegawai kantor yang berubah,
saat Lili sudah masuk lift ia menghela nafas panjang.
"huftt..akhir nya aku bebas,aku merasa tidak biasa dengan sikap mereka.ternyata pengaruh dirga terhadap ku sangat besar..!" gumam Lili tersandar di dinding lift,
saat lili masih menunggu tujuan lift nya tiba'tiba pintu lift terbuka dan seorang yang ia kenal berdiri di hadapan nya,membuat Lili sangat terkejut dan terpaku.
kedua orang itu yang ternyata erlangga dan ayah nya,yang sudah membuat janji temu pada dirga di kantor dan kebetulan bertemu dengan Lili yang juga ingin pergi ke ruangan dirga,
erlangga yang juga sangat terkejut bisa melihat Lili kembali, ia berusaha untuk mengahmpiri Lili dan memeluk nya,namun ia di tahan oleh ayah nya, ia pun kembali bersiakap normal untuk menahan diri..
__ADS_1
"apa kabar nonya dirgantara,semoga hari mu baik..!" ucap ayah erlangga,tuan erlang dengan sopan,
"ah..ya apa kabar tuan erlang dan ka..ehem tuan elrlangga,semoga hari kalian juga baik..!" jawab Lili dengan gugup dan panik melihat dua orang yang sangat ia kenal.
beberapa saat suasana di antara mereka sangat canggung,sampai mereka sampai di ruangan dirga,
saat mereka keluar dari lift tanpa sengaja dirga dan bian bertemu dengan mereka,
Lili yang saat itu merasa diri nya sedang sial ia terlihat sangat pasrah,
dirga menatap tajam pada erlangga yang saat itu berdiri di samping Lili,
ia berjalan mengahmpiri Lili dan menarik nya untuk menjauh dari angga,
sesaat suasan sangat canggung dan mencekam,
"ehem..apa kabar presdir dirgantara,semoga hari mu baik..!" sapa tuan erlang dengan canggung,
dirga tidak menghirau kan spaan tuan erlang ia terus bersikap dingin dan berjalan pergi membawa Lili ke ruangan nya.
tuan erlang terlihat pucat,
bian yang melihat susana semakin tidak baik ia pun,segera membawa tuan erlang dan angga ke ruang pertemuan,
"ehemm.tuan erlang dan taun angga silah kan ikut sya ke ruang pertemuan,presdir ada sedikit urusan yang harus di selesai kan,tuan bisa tunggu di sini dulu,samapai presdir selsesai kan urusan nya,saya permisi tuan erlang dan tuan angga..!" ucap bian dengan sopan membawa merek ke ruang pertemuan dan meninggal kan nya,
__ADS_1
di sisi lain dirga yang berda di ruang istirahat,hanya terus menatap dingin Lili tanpa mengucap sepatah kata pun,
Lili yang tidak berani bergerak sedikit pun terus menundukan kepala nya dengan gemetar,sampai ia tersentak saat mendengar dirga membuka suara,
"Sayang kenapa kau hanya diam saja,tidakah kau memberi ku penjelasan..!" ucap dirga dingin.
Lili mencoba membrani kan diri mengangkat kepala nya untuk menatap dirga dan menjelas kan kesalah pahaman yang terjadi,
"d..dirga maaf kan aku,aku sungguh tidak sengaja bertemu ka..t..tuan angga dan tuan besar erlang,saat aku di lift aku tidak menyangka akan bertemu dengan mereka..dirga percaya pada ku aku bicara jujur..!" ucap Lili bicara tanpa henti untuk meyakin kan dirga,
dirga langsung memeluk Lili saat melihat expresi putus asa Lili,
"aku percaya pada mu,kenapa kau terlihat sangat takut pada ku Lili,aku tidak sedang memarahi mu aku hanya bertanya,sudah aku tahu kau tidak bersalah..lain kali kau tidak hanya boleh menggunakan lift pribadi apa kau mengerti,sekarang kau adalah nyonya dirgantara kau harus ingat itu..!" ucap dirga dengan cepat merubah expresi nya dengan lembut dan tegas,,
Lili menganggukan kepala nya dan tersenyum seraya memeluk dirga dengan erat..
"baiklah,hari ini pertama kau kembali bekerja kau bisa pergi ke ruangan mu dan mulai bekerja,ingat untuk jangan terlalu lelah,jika kau merasa tidak nyaman datang ke rungan ku untuk istirahat,mengerti..!" ucap dirga dengan lembut membelai kepala Lili,
Lili mengangukan kepala nya dan segera pergi ke ruangan nya,
tidak lama Lili keluar dari rungan dirga bian pun masuk kedalam rungan dirga,
seketika expresi dirga kembali berubah dingin,
"persdir tuan erlang dan tuan angga sudah menunggu,anda di ruang pertemuan,
__ADS_1
dirga tidak menjawab dan langsung berjalan ke luar di ikuti bian,
BERSAMBUNG.....