AKHIR NYA JATUH CINTA

AKHIR NYA JATUH CINTA
eps 151


__ADS_3

ke esokan hari nya Lili yang masih memakai balutan perban di kening nya,ia duduk di ruang makan bersama dirga dan jeni,


"Sayang makan yang banyak agar kau dan calon anak kita sehat,ini aku ambil kan brokoli untuk mu!" ucap dirga menungkan sup berokloli ke mangkuk Lili,


"Dirga apa nanti kau setelah pulang kantor langsung pergi ke pesta keluarga Ane!?" tanya Lili sambil menyantap sup yang di berikan dirga,


"Hmmm ya aku tidak langsung pulang,aku akan bersiap,siap dari kantor,kau jangan menunggu ku sayang kemungkinan aku akan pulang malam,jika kau sudah mengantuk langsung saja tidur maka pagi hari nya saat kau membuka mata raja mu ini ada di samping mu untuk memberi kecupan," ucap dirga memandang genit Lili,


"huh.manis sekali mulut mu itu sayang! tapi apa tuan dirgantara tidak akan marah jika aku tertidur lebih dulu tanpa menunggu mu dan menyambut mu saat pulang nanti,!" balas Lili meledek dirga dengan kejadian di mana saat pertama ia datang ke rumah itu dengan peraturan yang,tidak di perboleh kan tidur sebelum tuan pemarah datang,


"Uhk uhk, sayang kenapa kau masih ingat tentang itu,"dirga tersedak mendengar ucapan Lili,


ia mengelap mulut nya dengan tisyu, dan menatap lurus ke arah Lili dengan senyum manis nya,


Jeni yang berda di antara mereka ia menggelng kan kepala nya,


"ckckck..pagi,pagi saja kalian sudah bermesraan di depan meja makan,hey hey kaka singkir kan senyum genit mu itu lihat ka Lili sudah hampir terperdaya dengan tatapan dan senyuman itu!" seru jeni menjntikan tangan mengacau kan sepasang suami istri yang saling pandang,


"Jen..kau menggangu saja,bukan kaka ipar mu yang terperdaya tapi kaka mu ini yang hmpir hilang kendali dengan kecantikan yang di miliki kaka ipar mu," jawab dirga tanpa memaling kan pandangan nya dari Lili,


"Sayang kenapa sejak tadi mulut mu manis sekali lihat perut ku terasa bergerak,gerak seperti nya anak kita pun terpesona dengan mulut manis ayah nya,"ucap Lili sambil mengusap usap perut nya dengan lembut,


"Benar kah aku ingin melihat nya!" dirga bangkit dari duduk nya dan berlutut di hadapan Lili sambil memempel kan telinga nya pada perut Lili yang sudah terlihat memebesar,


"Haah,aku telat,


semoga anak kita sehat selalu sampai ia tiba di dunia ini sayang," ucap dirga mengusap,usap perut dan mencium perut buncit Lili,


Jeni merasa sangat senang melihat dirga dan Lili saling mencintai,terutama kaka nya yang sejak dulu terkenal dingin dan kejam bahkan hampir tidak pernah ia melihat kaka nya bersikap baik pada orang lain kecuali pada rena tapi sikap dirga pada rena jauh berbeda dengan sikap nya pada Lili yang penuh cinta,


jeni tersenyum dan menghela nafas lega mentap dirga dan Lili,


"Haah,ya ini memeng berbeda karena itu aku yakin dulu kaka tidak benar,benar mencintai siluman itu," ucap jeni dalam hati.

__ADS_1


"Oke.oke kaka,kaka ku sayang kalian lanjutkan bermesaraan kalian nanti malam! ka dirga kaka tidak lihat skarang sudah jam berpa,sebagai bos itu sangat lucu jika kaka telat ke kantor,memberi contoh yang buturuk bagi pegawai,pegwai kaka di kantor," ucap jeni kembali mengacau dan mengingat kan dirga kalau ia harus ke kantor,


"Haisss..sayang aku akan pergi ke kantor ingat untuk tidak menunggu ku dan jen nanti tepat pukul 7 malam kau bisa pergi ke kantor kita akan jalan dari sana,oke sayang aku pergi dulu!" ucap dirga memberi arahan pada jeni,


ia mencium kening Lili dan melangkah perg,


"ka aku juga akan keluar sebentar, aku ada janji dengan teman ku,aku akan pulang siang dahhh ka," jeni pun ikut pergi dan tinggal Lili sendiri di ruang makan,


"Haah semua sudah pergi dan tinggal aku sendiri,kening oh kening jika bukan karena mu mungkin aku hari ini akan pergi ke kantor bersama suami tampan ku itu aku jadi merindukan dirga,rasa nya ingin bernostalgia bersama nya Heheh." gumam Lili dengan wajah memerah ia tertawa,tawa sendiri mengingat kebersamaan nya dengan dirga,


***


Di sisi lain kediaman Ane,


"Nona silahkan ini jus lemon nya!" ucap pelayan di rumah ane meletakan jus lemon di meja,


ane mengibas kan tangan nya untuk menyuruh pelayan itu pergi,


"Hey rena aku peringat kan kau agar tidak muncul di pesta ku nanti,jika kau muncul dan sampai dirga tahu kau berada di sini maka yang hancur bukan hanya kau tapi keluarga ku juga, ingat lah untuk tau diri dan balas budi! jika bukan karna ayah ku kau mungkin sudah membusuk di penjara," ucap Ane sinis memberi peringatan pada Rena yang saat itu sedang berjalan ke dapur melwati


Rena menghentikan langkah nya dan meletakan gelas yang ia bawa dari kamar nya dengan keras di depan Ane,


Ane maerasa keasal dengan suikap rena,ia menggebark meja dengan kencang dan terjadi lah perdebatan antara mereka,


BRAKK.. suara meja keras,


"Lancang..berani sekali kau bersikap angkuh di rumah ku!" bentak Ane dengan keras ia bagkit dari duduk nya,


"kau yang menyinggung ku terlebih dulu," jawab Rena sinis,


"Heh, ******* tidak tau diri Kau,"


PLAKK.. suara tamparan di pipi Ane

__ADS_1


Rena menampar Ane dengan keras saat ia di sebut ******* oleh ane,


"Ingat ******* teriak *******,kau fikir aku tidak tau sejak aku masih bersama dirga kau sudah menjadi ******* di antara kami dan sekarang kau menjadi ******* di antara Lili dan dirga Heh mengaca lah dulu seblum menyebut orang lain sebagai *******!" ucap Rena sinis dan pergi meninggal kan ane yang terpaku diam tidak bisa membalas kata,kata rena,


"Berengsek...kalian semua brengsek..


kenapa aku selalu kalah saat bicara dengan dua ******* itu,kalian yang pelacurr..kalian yang telah merebut dirga dari ku,aku yang lebih dulu mengenal dirga tapi kalian selalu mengambil nya dari ku Arghhhh sialan sialan..." ane mengamuk dan memaki ia menghancur kan semua barang yang ada di ruangan itu,


Rena yang melihat ane menggila ia hanya tersenyum sinis,


"Dasar gila.. dia fikir dia siapa kalau dulu bukan ayah ku yang menolong perusahaan keluarga nya yang hampir bangkrut,mungkin dia sudah jadi pengemis di jalan sekrang,


dasar Bodoh mau melawan ku dari dulu sampai sekarang bahkan di masa depan pun kau tidak akan pernah bisa mengalah kan ku, cuihh menjijikan," gumam Rena memaki Ane dengan sangat benci..


dulu rena dan ane adalah sahabat dekat tapi persahabatan mereka retak saat rena berpacaran dengan dirga,Ane mulai memusuhi rena,namun rena masih terus bersikap baik pada Ane tapi di suatu hari rena menjadi sangat membenci Ane karena ia memergoki ane berusaha memisah kan diri nya dengan dirga,dari saat itu dua wanita yang dulu nya bersahabat menjadi musuh sampai saat ini hanya karena seorang pria,


***


Buat para pria/wanita ingat untuk tidak kehilangan akal hanya karna seseorang yang kita sukai tidak membalas perasaan kita,


tetap menjadi orang yang memiliki hati baik dan tulus,


jangan merusak hubungan orang lain hanya karena rasa ingin memiliki,


cobalah untuk menerima kegagalan tetap menjadi kuat dan pribadi yang baik,


jangan hilangkan hati nurani hanya karna tidak bisa memiliki cinta yang memang tidak bisa kita miliki,


BERSAMBUNG..



__ADS_1



__ADS_2