
"huff..sudah hampir sore aku menunggu dirga tapi ia tidak bangun" apa pengaruh obat nya sangat tinggi..?
sebaik nya aku hubungi dokter dulu aku takut terjadi sesuatu pada nya..!" gumam Lili yang segera beranjak dari duduk nya,
namun saat ia ingin melangkah pergi tangan nya tertahan oleh dirga yang sudah tersadar dari pengaruh obat tidur..
Lili menoleh menatap dirga yang masih terlihat lemah menatap Lili..
"sayang..! sayang kau sudah sadar..!" ucap Lili memeluk dirga dan mengecup bibir dirga yang masih tergeletak di ranjang..
dirga dengan bingung melihat reaksi Lili yang sangat kahwatir pada nya...
sejenak ia lupa apa yang terjadi pada nya,namun ia dengan cepat mengingat nya kembali kejadian di hotel pagi itu..
"dirga..! sebenar nya apa yang terjadi pada mu..? saat aku kembali ke rumah aku sudah melihat mu terbaring dengan tangan yang terluka..
dan doketr juga mengatakan kau berada dalam pengaruh obat tidur..!?" ucap Lili yang sangat mengahwatir kan suami nya dan mencoba meminta penjelasan pada dirga.
tentang apa yang terjadi pada nya..
"sayang..
tenang lah aku tidak papa ini hanya kecelaka'an kecil kau tidak perlu kahwatir..! syang aku ingin minum air hangat bisa kah ambil kan untuk ku..!"ucap dirga sambil menyentuh Pipi Lili yang masih menunggu jawaban dari dirga..
"baiklah sayang aku akan ambil kan air untuk mu.!"Lili pun pergi mengambil kan air untuk dirga.
dirga yang melihat tubuh nya tidak mengenakan sehelai pakaian dan hanya di tutupi oleh selimut ia tertawa kecil membayang kan saat istri nya melepas pakaian nya saat ia tertidur..
"istri ku ini selalu membuat ku jatuh cinta setiap hari nya..!
bagai mana mungkin aku bisa kehilangan mu sayang..!
hufff tidak aku sangaka pengaruh obat yang di berikan rena dosis nya sangat tinggi aku belum memberi nya pelajaran..!?" gumam dirga yang tersenyum senyum sendiri dan dengat cepat merubah expresi nya saat mengingat apa yang di lakukan oleh rena pada nya..
"sayang..! ini minum nya kau pasti sangat haus,
__ADS_1
ah sayang maafkn aku, aku lupa memakai kan pakaian mu kembali tdi..
ehemm aku akan mengambil kan pakakaian untuk mu dulu.!" ucap Lili yang tersdar saat melihat dirga tersandar di ranjang tanpa pakaian,ia lupa memakai kan pakaian untuk dirga karena tergangu oleh telfon dari ponsel dirga tadi..
dirga menarik tangan Lili dan membuat nya jatuh di atas tubuh nya..
"ahhh..
dirga apa yang kau lakukan aku ingin mengambil kan pakaian mu dulu..!?" ucap Lili yang segera bangkit namun dirga menarik nya kembali dan mendekap nya lili di dada nya yang kekar...
"diam sayang aku ingin memeluk mu sebentar..!" ucap dirga dengan lembut memeluk Lili..
"hufff..baiklah sayang..
oh ya dirga tadi ada yang menlfon di ponsel mu..? emm orang itu menyinggung tentang rena dan..?" ucap nya terputus oleh dirga yang mengecup bibir Lili..
" apa orang itu juga mengatakan tentang hotel..!?" ucap dirga mengerut kan kening nya..
"emm ya..! dirga apa pagi ini kau pergi ke hotel di mana rena tinggal..!?" ucap Lili dengan ragu..
"huffff...
.namun tidak aku sangak rena membri ku obat tidur dan ingin menjebak ku agar kau meninggal kan aku..
Lili sayang dengar kan aku apa pun yang terjadi di kemudaian hari kau harus tetap percaya pada ku karena aku hanya mencintai mu dan selama nya akan terus mencintai mu,apa kau mengerti..!" ucap dirga menjelas kan semua apa yang terjadi.dan meyakin kan Lili agar percaya pada nya..
"dirga aku percaya pada mu dan akan terus percaya pada mu..
apa pun yang aku dengar tentang mu di luar dan berniat menjatauh kan mu aku tidak akan percaya..
aku mencintai mu sayang selama nya..!" ucap Lili mendongakan kepala nya dan mencium bibir dirga dengan lembut..
dirga tersenyum bahagia dengan ucapan Lili,ia memeluk nya lagi dengan erta..
"oh ya sayang tadi orang itu juga mengatakan bahwa rena ada di rumah sakit karena melukai kepala nya sendiri..!?" ucap Lili datar..
__ADS_1
dirga sangat terkejut mendengar rena keluar dari kamar mandi..
"siall..
pengawal bodoh itu membiar kan rena keluar..sitttt..!" ucap dirga dengan kesal dan segera terbangun dari ranjang tanpa sengaja ia membuat Lili terpelanting ke samping namun dengan cepat dirga menahan nya agar tidak terjatuh..
"d..dirga k..kau.. kau ..?" ucap Lili yang sangat terkejut saat ia hampir terjatuh..
"sayang maaf kan aku..
sayang apa ada yang terluka..
sayang tolong maafkan aku aku tadi reflek saat mendengar apa yang kau katakan tadi..syang aku sangat bodoh aku hampir saja melukai mu..!" ucap dirga dengan panik mendekap Lili..
Lili yang berada di dekapan dirga ia bisa mendengar detak jantung dirga yang sangat cepat..
"tidak papa sayang..
tapi lain kali jangan seprti ini lagi kau harus tenang saat mendengar kabar apa pun sayang jika tidak kau juga bisa melukai diri mu sendriri..!" ucap Lili dengan lembut menenang kan kepanikan dirga..
"terimaksih sayang aku mencintai mu..!
aku akan pergi dengan bian untuk mengurus perbuatan rena ..
aku akan segera kembali sayang..!" ucap dirga mengecup kening Lili dan pergi mengambil pakaian dan mengenakan nya di hadapan Lili..
wajah Lili memerah saat melihat bentuk tubuh dirga yang sempurna..
pandangan Lili terus tertuju pada dirga sampai selesai mengankan pakain nya..
dirga tersenyum dan mendekati nya..
"sayang apa kau mengingin kan tubuh ku..kalau begitu tunggu aku kembali dan kau bisa puas menikmati tubuh suami mu ini sayang..!
aku pergi dulu jaga diri mu baik baik..!" ucap dirga yang menempel kan kening nya ke kening Lili dan ******* bibir Lili dan pergi meninggal kan Lili yang masih terpaku dengan wajah merah melihat ke tampanan dan ke seksian suami nya..
__ADS_1
di sisi lain rena yang berada di dalam ruang rawat di rumah sakit ia mencari cara untuk kabur dari dua pengawal dirga yang berjaga di depan pintu tempat nya di rawat..
BERSAMBUNG..