
Keenam
"Oh...... Itu foto kamu sama rio masih kecil seumuran 2 tahun" kata ayah ela sambil mengajak anak sam menantu nya duduk.
"Pantesan mirip banget sam mas rio" gumanan ela yang dikit terdengar oleh orang yang ada di ruang keluarga itu.
"Dulu kamu gak mau kalo di tinggal sama rio, pengen nya sama rio aja, dan kamu gak ketemu rio saat umur kamu 4 tahun, karna rio pindah rumah u
Mengikuti orang tua nya luar kota" jelas pak ahmad ayah ela.
"Berarti kita sudah takdir ya pa" tanya rio sambil terseyum melihat ela.
"Mungkin begitu" langsung menjawab pertanyaan menantu nya.
Setelah selesai mengobrol hingga siang, rio dan ela perpamitan karna mereka harus kuliah, setelah berpamitan kepada orang tua ela mereka segera berangkat.
Mereka berangkat bersama karna mereka se kampus, ia memasuki kampus bersamaan sampai - sampai banyak orang yang melihat dan berbicara sendiri - sendiri.
__ADS_1
Ada yang bicara. "Itu kan rio yang tampan itu".
Ada lagi seorang laki - laki yang berbicara "kenapa ela bersama rio, padahal mau aku tembak tu ela" gumam laki laki yang memiliki tubuh tinggi dan kekar.
Ela dan rio memasuki ruangan karna mereka 1 ruangan yang sama. Setelah mereka pulang di tengah perjalanan rio melihat ela yang terlihat lapar.
"Apa kamu mau makan sayang" tanya ela yang menunggu jawaban dari ela.
Ela hanya mengangguk. Akhir nya mereka berhenti di sebuah lestoran A dan waktu sudah menunjuk kan jam 7 malan hari.
Ela sibuk sendiri dengan buku yang ada di restoran melihat menu- menu yang tertera di buku itu sedang kan rio sedang memain kan ponsel, dan tak lama kemudian makanan yang mereka pesan tiba dan mulai menikmati makanan mereka. Ketika makanan mereka tinggal setengah tiba - tiba datang seorang yang menghampiri ela dan rio dan sambil menyapa rio.
"Hai rio" kata wanita itu sambil melirik ke arah ela terlihat tidak suka kepada ela.
Ela dan rio hanya diam saja, dan tiba - tiba wanita itu duduk di samping rio dan memperkenalkan diri kepada ela karena pada saat di pernikahan dia tidak memberi tahu dia atau pun nama nya.
"Perkanalkan nama saya elsa pacar rio" kata elsa terhadap ela.
__ADS_1
Ela hanya diam dan hanya memandang rio.
"Kenapa kamu kesini dan kenapa kamu berkata itu kepada istri saya. Jawaban rio terhadap elsa sambil beranjak pergi dan mengandeng istri nya.
"Aku masih sangat mencintai kamu rio karna kamu dulu telah meninggal kan aku demi wanita itu" kata elsa yang masih duduk di tenpat rio dan ela.
sepasang suami istri yang telah keluar dari lestoran kemudian masuk ke dalam mobil menuju untuk pulang. Ela hanya tetap diam hanya membayang kan perkataan wanita itu.
"Dia itu hanya mantan pacar aku dulu jadi jangan lah cemburu la" kata rio dengan PD nya.
"Siapa juga yang cemburu". Lanjut ela sambil manyun.
Sebenar nya dalam hati ela sangat sakit, ntah kenapa tiba - tiba ada perasaan yang ganjal.
Setelah menempuh jarak 1 jam untuk pulang, ela sangat penasaran kepada wanita itu dan ingin memberanikan diri untuk bertanya kepada suaminya.
Setelah masuk kedalam rumah dan langsung menuju kamar mereka, dan langsung membersih kan badan mereka sangat lengket.
__ADS_1