
"astagaa.. dirga selalu bisa mengeluarkan pesona nya hahhh...! ke tampanan nya membuat ku tak berkutik..!" gumam Lili seraya menyentuh kedua pipi nya sambil menatap dirga melangkah pergi..
setelah beberpa menit, Lili yang sudah selesai memasak ia segera menyiap kan makanan di meja makan..
dirga yang saat itu sedang duduk di teras depan rumah, sambil menikmati sebatang roko di tangan nya,tetap asik menatap
burung burung yang hingagp di pohon saat sore hari..
Lili yang sudah selesai menyiap kan makanan,
ia pun pergi ke ruang tamu untuk memanggil dirga, namun ia tidak menemukan dirga Lili memanggil manggil dirga tapi tak ada sahutan ia pun mencoba mencari ke kamar,
namun mata nya tertuju ke teras depan rumah dan melihat dirga yang sedang duduk santai..
Lili menghela nafas panjang saat meliahat suami nya berda di teras depan,
ia menghampiri dirga yang saat itu masih asik memandang burung burung kecil di pohon,
hingga tak menyadari kehadiran Lili.
"sayangg... kau sedang apa di sini melamu..!
ahhhh panas panas ini sangat sakit dirga..!" ucap Lili memeluk dirga dari belakan,
tapi tiba tiba ia bertriak merintih kesakitan karna tangan nya tak sengaja terkena api roko yang ada di tangan dirga...
dirga langsung membuang puntung roko nya, Lalu meraih tangan lili meniup niup tangan nya yang merah karna terbakar..
"sayang..maafkan aku..! ayo kita ke dalam aku akan ambil p3k kau duduk di sini..!" ucap dirga panik membawa Lili ke dalam dan mendudukan nya di sofa lalu ia pergi untuk mengambil obat..
__ADS_1
tidak lama dirga kembali ia segera mengobati tangan Lili dengan lembut..
"sayang..apa ini sakit..?
kenapa kau tidak bersuara tadi dan langsung memeluk ku dari belakang.. hingga aku tidak melihat kalau kau datang ..!?" ucap dirga memarahai Lili dengan sangat kahwatir.
"maaf dirga aku sudah memanggil mu sejak tadi tapi kau tidak mejawab..!
aku fikir tadi kau menyadari kalau aku menghampiri mu,aku juga tidak tahu kalau kau sedang meroko..maaf kan aku..!?" ucap Lili tertunduk takut melihat dirga marah..
dirga menghela nafas panjang melihat Lili tertunduk takut pada nya..
" lain kali kau tidak boleh ceroboh lagi, dengar aku tidak ingin melihat kau terluka meski sedikit pun..!
jadi lain kali kau harus berhati hati mengerti.." ucap dirga tegas tersenyum kecil melihat Lili masih tertunduk dan hanya menganggu kan kepala nya..
"sudah lah maaf kan aku jika aku membentak mu tadi..
aku sangat khawatir pada mu Lili karna itu aku sangat marah jika melihat kau
terluk..! oke kita lupakan ini..apa makanan nya sudah siap..!?" ucap dirga dengan lembut menghibur Lili..
"eh..sudah makanan nya sudah siap..!"ucap Lili gugup dan segera bergegas ke ruang makan bersama dirga..
mereka menikmati makan siang mereka yang telat karna perjalanan yang cukup jauh dari kota..
Lili sudah melupakan kemarahan dirga ia pun kembali ceria menikmati makan bersma dirga.
"dirga kau harus habis kan semua sayur ini supaya kau sehat dan kuat..!" ucap Lili seraya mengambil kan sayuran yang ia buat ke mangkuk dirga..
__ADS_1
dirga tersenyum kecil, menatap Lili yang saat itu sedang menuang kan sayur cukup banyak ke mangkuku nya..
Lili yang tidak sengaja bertatap mata dengan dirga,ia terlihat bingung karna dirga terus mentap nya dengan senyum mencurigakan..
"eh..? d..dirga ada apa kenapa menatap ku dan tersenyum sendiri apa ada sesuatu di wajah ku..!?" ucap Lili yang segera mengusap usap wajah nya sendiri..
"tidak sayang tidak ada apapun di wajah mu..kau sangat cantik percaya lah..!
aku hanya sedikit tergerak saat kau menyuruh ku makan sayur agar aku sehat dan kuat.. ehemm apa yang kau maksud kuat itu sayang aku ingin penjelasan mu..!" ucap dirga santai memandang wajah Lili yang tiba tiba memerah..
" dirgaaa...kenapa kau berfikir mesum kita sedang makan sekarang kau mesum sekali..!
lebih baik cepat habis kan makanan nya bukan kah malam ini kita akan mengahdiri pesta peresmian kita..!" ucap Lili malu dengan apa yang di katakan dirga..
"eh..sayang apa maksud mu..? kenapa kau mengatai ku mesum bukan kah yang kau maksud kuat itu..
kuat saat bekerja bukan..! ehemm atau kau punya fikiran lain sayang.!?"
ucap dirga terus menggoda Lili yang wajah nya semakin memerah..
dirga tertawa lepas melihat expresi Lili yang terlihat malu dan canggung..
"dirgaa..kau mengoda ku terus huh.. aku tidak ingin melihat mu..!" ucap Lili pergi meninggal kan dirga dengan wajah merah dan malu..
namun dirga segera menghampiri nya dan memeluk Lili dari belakang untuk menggoda dan menggelitik Lili yang sedang ngambek..
Lili yang saat itu kesal pada dirga rasa kesal nya menghilang dengan candaan dan bujukan dirga,
Bersambung....
__ADS_1