AKHIR NYA JATUH CINTA

AKHIR NYA JATUH CINTA
epa 160


__ADS_3

"Sudah'suadah lihatlah ka bian ketakutan sampai pucat, Ka Lili jangan beri tau ka Dirga jika tidak ka bian besok tidak akan ada lagi jejak nya di kota B,Hihihi," jeni cekikikan melihat bian ketakutan namun ia juga membantu nya.


"Hahah,kau tenang saja Bian aku tidak akan mengatakan pada Dirga tentang ini,Tapi aku tidak berjanji ya," Lili menggoda bian Lagi.


mereka tertawa bersamaan di ruangan itu terlihat penuh canda tawa.


sampai semua terhenti dengan dering ponsel milik Bian.


"Maaf seperti nya ledekan kalian berhenti di sini aku akan menjawab telfon ku Dulu," ucap bian merogoh kantong mengmbil ponsel nya.


"Panjang umur sekali presdir baru saja di bicarakan sudah menelfon," gumam dirga seraya berjalan pergi.


"Ett, Ka Bian kau mau pergi kemana?" tanya jeni datar


"Aku ingin ke kamar ku saja menjawab telfon,di sini brisik dengan suara mu," balas bian mengejek jeni,ia langsung keluar tanpa menunggu jawaban dari jeni.


"Huh dasar main pergi begitu saja," dumal jeni memonyongkan bibir nya.


"Mungkin yang menelfon orang penting maka nya dia tidak ingin di ganggu jen," ucap Lili datar.


"Ya mungkin, oh iya ka,aku ingin makan mie telur bisakah kaka belikan untuk ku," ucap jeni menatap Lili dengan mata berbinar.


"Haiss expresi apa itu, yasudah kaka akan belikan dulu di kantin rumah sakit," Lili mencubit kedua pipi jeni dan melangkah pergi.


sebelum ia pergi ke kantin untuk membelikan jeni makan ia kembali Lagi ke ruang rawat dirga untuk menanyakan apakah suami nya juga ingin di belikan sesuatu.


Ceklek, suara pintu terbuka Lili masuj kedalam ia sangat terkejut melihat Ane sudah berada di rungan dirga.


"Untuk Apa Nona Ane datang ke sini?" tanya Lili mengubah raut wajah nya dengan cepat,ia berjalan mendekati ane yang sedang berdiri di samping ranjang dirga.


"Sayang,Ada urusan apa membuat Nona besar Ane datang menemui mu," seru Lili menggeser Ane agar menjauh dari suami nya.

__ADS_1


sebelum dirga menjawab Ane menyelak dengan jawaban yang angkuh.


"Ini Bukan urusan mu Nona Lili,Aku datang untuk menemui dirga karena aku mempunyai urusan penting dengan nya,jadi tolong Nona Lili Hargai privasi orang Lain," cetus Ane sinis.


"Oh begitu ya Baiklah aku akan keluar, Tapi Sebagai penghormatan bisakah Nona Ane mengantar ku sampai pintu," jawab Lili tersenyum kecut.


"Sayang apa yang kau katakan," ucap Dirga menghentikan Lili


"Tidak papa Dirga aku akan Menunggu di Luar," balas Lili tersenyum licik melirik Ane,Dirga menghela nafas melihat apa yang akan di rencanakan oleh istri nya Lagi.


"Ayo Nona Ane, bisakah kau mengantar istri presdir ini sebagai penghormatan telah di usiar oleh seorang tamu tidak penting suami ku," ucap Lili dengan senyum kecut.


Ane sangat kesal akan apa yang dikatakan Lili.


"Silahkan Aku akan mengantar," cetus Ane sinis.


ia berjalan mendahului


dan Lili mengikuti nya dari belakang,Lili menoleh ke arah dirga dan mengedipkan mata nya.


Saat Lili dan ane sudah berada di depan pintu Lili tersenyum sinis dengan rencana nya.


Ia melangkah cepat mendekati Ane dan mendorong kuat Ane keluar.


"Kau, apa ynag kau lakukan?"


"Tentu saja mendorong mu! Aku tau kau menemui suami ku untuk memohon pada suami ku agar tidak melaporkan keluaraga mu karena telah menyembunyikan seorang pembunuh di rumah mu, Sayang nya aku tidak ingin seorang penjahat yang menymbunyikan seorang pembunuh memhon pada suami ku! bye bye bye jangan pernah kembali lagi ke sini," Cetus Lili mentap dingin ane dan langsung menutup pintu.


"Hey, Wanita sialan buka pintu nya, kau menipu ku," teriak Ane menggedor gedor pintu ruang rawat dirga,ia terus menggedor sampai keamanan rumah sakit datang mnyeret nya keluar dari rumah sakit.


"Haah, benar'benar merepotkan!" ucap Lili menepuk'nepuk tangan nya.

__ADS_1


"Sayang, Apa itu tidak terlalu kejam mengusir Ane dengan cara seperti itu," dirga tersenyum puas dengan apa yang di lakukan istri nya.


"Tidak, menurut ku itu sudah cara yang sangat Halus untuk mengusir wanita yang tidak mau menyerah mengejar suami orang" balas Lili santai.


saat ia kembali duduk ia teringat akan makanan yang di minta jeni.


"Astaga Aku sampai lupa membelikan mietelur untuk jeni,Sayang aku akan ke kantin dulu, apa kau ingin makan sesuatu juga!?" seru Lili menepuk kening sendiri.


"Ya, Aku ingin minum jus Alpukat dengan kentang,Kau hati'hati sayang," jawab dirga datar,ia mengambil ponsel nya dan menekan nomer bian.


Lili berlalu pergi meninggal kan dirga.


"Bian bagai mana apa semua sudah di urus! Aku ingin Mereka tetap di sana Jangan serahkan pada polisi, Aku masih banyak pertanyaan pada wanita itu,setelah pemulihan ku selama satu minggu Aku akan ke sana," Ucap Dirga dingin bicara dengan bian melalui tlefon.


Di sisi Lain bian yang saat itu berada di gudang tua tempat rena dan anak buah nya di kurung.


"Baik Yang mulia dirgantara, Lalu bagai mana dengan ku,pemulihan ku bahkan lebih lama dari mu dan jeni, Aku Haru berjalan menggunakan tongkat selama sebulan itu membuat ku tidak cape,sekarang kau menyuruh ku mengurus seorang penjahat sedangkan aku tidak ada yang mengurus,Kau Bos yang kejam Presdir hiks hiks." Balas bian terisak meminta belaskasiahan pada Bos nya.


"Haisss, Sejak kapan kau menjadi cengeng Bian! tenang saja Dari awal Aku sudah meminta dua perawat untuk mengurus mu selama sebulan,ingat Jangan macam'Macam dengan dua perawat itu,aku sengaja memilih perwat cantik agar kau tidak jenuh saat dekat dengan mereka aku melakukan itu agar kaki mu cepat pulih!" Jawab dirga datar.


Bian berbinar'binar mendengar dirga sudah menyewa perwat cantik untuk mengurus nya.


"Bos kau memang terbaik terimaksih, Tunggu tapi bos?"


"Apa Lagi Apa itu masih belum cukup!? apa kau mau aku menyewa Seluruh perawat cantik di rumah sakit ini untuk merawat Mu,Lalu bagai mana dengan ku jika semua perwat cantik kau ambil maka Aku akan bosan tanpa cuci mata,Ehem maksud ku?"


"Tidak,Tidak Bos Aku Sudah mendengar semua yang kau bicarakan,ternyata kau Betah di rumah sakit Karena banyak perwat cantik di sana Hmmm, Bos ku tidak berubah meski memiliki istri yang sangat cantik ia tetap mencari gadis cantik lain nya untuk cuci mata? Bagai mana kalau Istri nya tau,Ckckck Aku tidak bisa membayang kan apa yang akan terjadi dengan Bos malang ku ini,mengingat kemampuan Nona Lili saat menghajar pelayan itu, seperti nya pukulam nya sangat menyakitkan,Oke sudah ku putuskan, aku akan mengatakan ini Pada Istri bos ku yang Malang," bian langsung mematikan ponsel nya dengan wajah berbunga'bunga.


dirga yang sejak tadi mendengarkan ocehan bian wajah nya memerah menahan emosi.


"BIAN SIALAN..Jika kau mengatakan Pada Lili Aku akan menggantung mu di Atas Rumahsakit ini," maki dirga meneriaki ponsel nya yang sudah terputus oleh bian.

__ADS_1


"kurang ajar kepala ku sakit! Apa'apan ini aku bisa di ancam oleh sekertaris ku sendiri,Jika aku melihat nya nanti akan ku tendang Kaki nya," dirga sangat geram pada bian ia memegangi kepala nya yang sakit dan kembali berbaring.


BERSAMBUNG...


__ADS_2