
saat nenek dan ibu sedang berjalan masuk ke dalam rumah mereka melihat rena yang sedang menyeret koper keluar dari kamar dengan wajah sedih..
"rena ada apa kenapa kau membawa koper..!?" tanya ibu dirga..
"ah b..bibi a..aku lebih baik tinggal di hotel saja..aku mersa jika aku tinggal di sini menjadi orang ke tiga dalam hubungan dirga dan Lili dan juga seperti nya Lili tidak menyukai ku..ah tapi tidak ppa bi aku bisa mengerti itu..!" ucap rena menunjukan expresi tertindas..
ibu dari dirga menyerngit kan kening nya mendengar ucapan rena yang bermaksud menjatuh kan Lili..
dirga yang saat itu sudah kembali ia melihat keributan di dalam rumah dan mengahmpiri ibu nya..
"ada apa bu..!? rena kau sudah berkemas jika sudah supir sudah menunggu di luar kau bisa pergi sekarang..!" ucap dirga datar..
"d..dirga aku..baiklah aku akan pergi terimaksih sudah memberi ku tempat tinggal untuk beberpa hari ini..!" ucap rena melangkah pergi dengan geram..
jeni yang saat itu juga berada di antara mereka ia hanya diam dan tidak mengeluarkan suara ia hanya tersenyum melihat kaka nya mengusir wanita yang sangat ia benci..
"nenek ibu..aku tidak perlu menjelas ka ini..kalian pasti paham dengan apa yang aku lakukan..! aku akan ke kamar memebrikan susu yang ibu beli tadi pada Lili..! ucap dirga datar dan segera meninggal kan ibu dan nenek nya..
rena yang saat itu masih berada di luar rumah ia merasa diri nya di perlakuakan dengan bururk oleh keluarga dirgantara ia merasa semakin membenci dan dendam pada Lili..
"sial kau Lili aku akan membuat mu benar benar menyesal telah merebut dirga dari ku..!" gumam rena tersenyum penuh arti..
__ADS_1
di sisi lain dirga yang sudah memberikan susu pada Lili ia terus memanjakan Lili..
"sayang apa kau ingin jalan jalan bagai mana jika besok kita ke pantai..!" ucap dirga mengusap usap rambut Lili..
"huh tidak mau..kau berjanji setelah ibu pulang akan mengajak ku jalan jalan tapi kau bohong..?" ucap Lili dengan kesal..
"eh i..itu..ehem maafkan aku sayang aku juga tidak tahu jika hari ini banyak sekali yang harus aku urus..kau jangan marah syang besok aku janji kita akan pergi pagi pagi bagai mana..!" ucap dirga merayu Lili yang sedang ngambek..
"hmmm..baiklah aku tidak akan marah tapi kau tidak boleh berbohong lagi.." ucap Lili sambil barsandar di dada dirga..
saat mereka asik berbincang ponsel milik dirga berbunyi dan menunjukan sebuah pesan..
,,TING..suara pesan masuk..
expresi nya berubah dingin saat ia membaca pesan di ponsel nya..Lili yang meliaht perubahan expresi dirga,ia menegur nya..
"ada apa sayang..apa terjadi sesuatu..!?" ucap Lili ingin tahu..
"tidak papa syang..hanya sedikit masalah kantor aku akan menemui bian untuk membicarakan ini..kau turun lah untuk mencari udara segar..jangan terus terusan membaca buku sambil berbaring nanti mata mu akan sakit...aku keluar dulu syang..!" ucap dirga dengan lembut mencium kening Lili..
dirga pergi meninggalakn kamar nya..
__ADS_1
dan berjalan menuju kamar bian yang terlihat sedikit terbuka..
dirga masuk kedalam kamar bian dan ia tidak melihat bian di kamar nya,dirga pun terduduk di sofa dan membaca sebuah majalah sambil menunggu bian..
bian yang saat itu tidak menyadari bahwa dirga ada di kamar nya ia sangat terkejut saat ingin meletakan sebuah gelas jus yang ada di tangan nya hingga terjatuh..
,PRANG..suara gelas jatu.
"astaga..tuan sejak kapan kau ada di kamar ku..kau sangat mengejut kan ku..!?" ucap bian mengusap usap dada nya dan segera membersih kan pecahan gelas yang terjatuh..
"infor masi apa yang ingin kau sampaikan..?" ucap dirga dingin..
"eh emem...aku sudah mendapat kan semua tentang kasus kematian kake dan kasus penculikan nona Lili..!?" ucap bian dengan serius sambil memain kan komputer nya untuk menunjukan rekaman cctv di kantor kake nya..
dirga sangat terkejut mepihat rena yang berada di ruang kerja kake saat kake terkena serangan jantung..dirga terlihat marah namun tidak berdaya karena kejadian saat itu sudah berlalu sangat marah..
"tuan awal nya aku tidak percaya jika nona rena penyebab kematian kake anda..sampai aku terus menyelidiki nya hingga dalam hasil nya tetap sama bahwa penyebab kake anda meninggal adalah nona rena..!!" ucap bian yang juga merasa tidak percaya bahwa rena yang menyebab kan kake dari bos nya itu meninggal..
dirga mengluarkan aura kemurungan dari wajah nya ia terus mengulang ulang video cctv yang ada di komputer bian..
dirga yang sudah sangat lama mengenal rena dan tahu sifat rena yang penakut ia tidak menyangka bahwa rena bisa berbuat hal kriminal seperti itu..
__ADS_1
,,BERSAMBUNG..