AKHIR NYA JATUH CINTA

AKHIR NYA JATUH CINTA
eps 146


__ADS_3

Lili mengambil air yang di berikan jeni dan ia pun mencoba tenang,.


"oke ka Lili kau tenang kan dulu diri mu ya..!" ucap jeni menenang kan Lili..


"Jenn katakan kenapa kita bisa berada di tempat seperti ini,tempat ini terlihat sangat berbahaya kita harus segera pergi..atau mungkin jenn kau tida tersasar kan,ya tuhan bagai mana ini! ah ya benar sebaik nya aku menelfon dirga untuk menjemput kita jen..!?" ucap Lili kebingungan dan takut,ia mengambil ponsel dan ingin menghubungi dirga.


namun jeni merebut ponsel nya..


Lili terkejut saat jeni merebut ponsel yang ada di tangan nya..


"Jeni..apa yang kau lakukan? kembalikan ponsel nya jangan main'main kita sedang di tempat yang berbahaya saat ini,aku harus menghubungi kaka mu untuk menolong kita..!" bentak Lili dengan keras,membuat jeni takut.


Lili tersadar bahwa ia telah membentak adik ipar nya.


"Jenn maafkan aku..aku sangat takut karna kita berda di tempat seperti ini! kaka tidak bermaksud membentak mu tadi,!?" ucap Lili segera memeluk jeni yang terlihat ingin menangis..


"Sekarang kita harus pergi dari sini jen,sebentar lagi hari semakin sore jika kita tidak pergi dari sini secepat nya itu tidak akan bagus untuk kita..!" ucap Lili membujuk jeni agar segera meninggal kan tempat yang sepi itu..


jeni menrik nafas dalam'dalam dan membuang nya dengan cepat,


ia menjelas kan dengan tenang pada Lili,


"Ka Lihat lah ke sana..!" ucap jeni menunjuk sebuah gudang terbengkalai,


Lili mengikuti arah tangan jeni ia sangat terkejut melihat mobil milik dirga berda di depan sebuah gudang kosong,


"Je..jen bukankah itu mobil milik kaka mu.!?" ucap Lili terpaku menunjuk mobil milik dirga.,


jeni hanya menganggukan kepala nya,


"kenapa mobil milik dirga berada di tempat seperti ini?jen apakah terjadi sesuatu pada kaka mu.!" Lili panik dan bingung dengan apa yang terjadi..


"ka tenanglah dulu..ka dirga baik'baik saja!


tadi saat aku putar balik untuk kembali aku tidak sengaja melihat ka dira masuk kedalam gudang itu,karna itu aku mengamati nya terus..!" ucap Jeni mencoba tenang.

__ADS_1


"Tapi.kenapa dirga berda di tempat seperti ini..!?" ucap Lili semakin penasaran.


jeni menggeleng kan kepala nya,


"Ka apa sebaik nya kita diam'diam melihat ke sana agar bisa mengetahui apa yang terjadi di sana..!?" jeni meminta pendapat pada Lili,ia pun sedikit ragu dengan pendapat nya sendiri karna takut pada kaka nya jika sampai ketahuan,


Lili sejeank terdiam dan bingung harus berbuat apa,setelah berfikir keras ia pun mengambil keputusan untuk melihat dan mendekat ke gudang tua itu.


"baiklah jen kita pergi ke sana untuk melihat,tapi jangan sampai ketahuan oleh dirga,kita berjalan dari samping saja..!" ucap Lili dengan yakin pada keputusan nya..


"apa kau yakin ka kita akan ke sana..?" jeni kembali meyakin kan Lili yang masih terlihat ragu..


"haah..!aku tidak yakin jen,aku bahkan lebih takut dengan kenarahan kaka mu di bandingkan dengan berada di kebun ini sendirian..!" jawab Lili menciut saat mengingat dirga sudah marah,


"Haisss..aku juga begitu ka..lalu apa kita kembali kerumah dan seakan tidak melihat apapun hari ini..tapi aku sangat penasarn apa yang ada di sana.!?" dumal jeni membuat keyakinan Lili tumbuh lagi..


"baiklah jen kita harus melihat kesana,dan jangan sampai terlihat oleh dirga..ah tunggu sebelum ke sana kita harus mematikan ponsel dulu,jika tidak itu akan sangat gawat kalau samapai ada yang menelfon nanti..!" ucap Lili tanpa ragu ia sudah keluar dari mobil..


mereka berjalan dengan yakin menuju gudang tua di mana dirga berda,namun langkah nya semakin berat saat mereka sudah barada di belakang gudang itu. Lili mulai menyesali kepututusan nya


"ka..ka kau kenapa melamun? kita harus apa sekarang tidak ada celah di sini untuk melihat ke dalama..!" bisik jeni mengacau kan lamunan Lili..


"jenn firasat ku mengatakan akan terjadi sesuatau yang buruk,lebih baik kita kebali ke mobil dan pergi dari sini..!" ucap Lili terlihat panik dan pucat membayang kan jika dirga mengetahui nya..


"Ya ya kau benar ka aku juga merasakan itu..sebaik nya kita kembali saja seblum ka dirga mengetahui nya ayo ka..!" jawab jeni yang juga merasakan ketkutan yang sama dengan Lili..


mereka pun melangkah dengan hati'hati namun, merkea berdua sangat terkejut saat mendengar dentuman keras dari dalam gudang sampai membuat Lili hampir bertriak..


"Astaga jen suara apa itu,apakah terjadi sesuatatu pada dirga kita harus melihat nya jen aku kahwatir pada dirga..!" ucap Lili menghawatir kan dirga yang saat itu berada di dalam gudang,


Lili berjalan cepat menuju pintu masuk di ikuti jeni yang tertinggal jauh di belakang nya,


Lili mengintip ke dalam gudang melalui celah pintu,


ia sangat terkejut melihat dirga sedang menggila memukuli seorang pria yang tidak terlihat jelas oleh Lili..

__ADS_1


jeni yang saat itu sudah berada di belakang Lili ia langsung menrik Lili untuk pergi..


"ka ayo kita harus cepat pergi dari sini kalau tidak kaka akan melihat kita nanti..!" bisik jeni


Lili terasdar dari lamunan nya dan segera pergi menjauh dari gudang itu,


mereka pun berhasil pergi,jeni segera meninggal kan tempat itu dan keluar dari perkebunan..


mereka tidak sadar kalau bian sudah melihat mereka sejak tadi.tapi bian menutup rapat mulut nya untuk keamanan Lili dan jeni..


setelah mereka sudah jauh dari tempat di mana dirga berada Lili dan jeni menghela nafas lega..


"Haaah jen itu sangat mengerikan jika dirga melihat kita tadi..! sebaik nya kita harus cepat kembali dan terlihat tidak pernah terjadi apa'apa..!" ucap Lili bersandar dengan lega..


"ya ka kau benar kita harus segera sampai sebelum ka dirga tahu kita pergi..!" jawab jeni panik saat mengingat ketegangan yang ia alami ..


setelah beberapa menit mereka sampai dan mulai bersikap normal di hadapan para pelayan.


saat mereka masuk ke dalam bi tuti menghampiri mereka,


"Nyonya dan nona muda,kalian sudah pulang syukurlah bibi sangat kahwatir tadi saat nona jeni berlari tergesa'gesa mengmbil kunci mobil dan pergi bersama nyonya..bibi fikir terjadi sesuatu jadi bibi menelfon tuan untuk memberi tahu, tapi tuan tidak menjawab telfon nya..!" ucap bi tuti dengan raut wajah tenang saat melihat jeni dan Lili baik'baik saja..


Lili dan jeni terkejut dan pucat saat mendengar bi tuti menelfon dirga,namun mereka merasa lega karna dirga tidak menjawab nya..


"eh..ehem maaf bi kami membuat bibi kahwatir! tadi aku terburu'buru karna ingin mengajak ka Lili makan kue di toko teman ku..benar kan ka Lili..!" ucap jeni panik mencari alasan..


"ya ya..bi itu benar aku tadi lupa membawa kue untuk bibi..!" jawab Lili meyakin kan..


bi tuti tertawa lega melihat ke akraban Lili dan jeni..


"Hahaha tidak papa bibi merasa lega jika nyonya dan nona jeni baik'baik saja,kalau begitu bibi akan kembali bekerja,permisi nyonya,nona..!" ucap bi tuti tersenyum kecil dan pergi..


jeni dan Lili kembali menghela nafas lega..


mereka kembali ke kamar masing'masing untuk membersih kan diri agar saat dirga kembali tidak terliha mencurigakan..

__ADS_1


BERSAMBUNG..


__ADS_2