Aku Mencintaimu Karena Allah

Aku Mencintaimu Karena Allah
10


__ADS_3

nada masih setia mendampingi ryan di rumah sakit. sudah 2 bulan tak ada perubahan seginifikan yang terjadi pada kondisi ryan. orang tua ryan ikut bersama dengan nada menjaga ryan yang masih tergeletak tak berdaya di ranjang perawatan rumh sakit.


"nada makan dulu nak. mamah belikan kamu roti dan kopi" mamah ryan menyodorkan roti dan kopi hangat untuk dimakan oleh menantunya itu. mamah ryan begitu sedih melihat kondisi nada yang selalu murung pasca kecelakaan yang merenggut nyawa kakanya dan menyebabkan suaminya tak sadar selama 2 bulan itu. badan nada semakin kurus banyak tenaga yang sudah tercurah demi kesembuhan lelaki tercintanya. "iya mah makasih." nada mempersilahkan mamah ryan duduk dan nada mengambil tempat di sofa sambil menyesap kopi hangat di tangannya. "nada ga pulang ke apartemen aja? biar mamah yang jaga ryan. kamu pasti capek nak." nada menggeleng lemah. mertuanya paham betul bagaimana nada tak ingin sekejap saja meninggalkan ryan. nada selalu bilang dia ingin melihat ryan membuka matanya dan brbahagia atas kesembuhan lelakinya.

__ADS_1


sshhh... aaa ssshhh...


nada terkejut mendengar rintihan yang keluar dari mulut ryan. "yaaaa sayang aku disini. ada mamah juga disini" nada berdiri disamping ryan mengusap lembut wajah suaminya. "na-da... maaf merepotkanmu sayang" kata ryan terbata bata. "it's okay honey. aku baik baik saja. dan kamu harus sehat kembali" nada menyeka air mata ryan. "mamah maaf selalu menyusahkan papah dan mamah." mamah ryan mengangguk tersedu menahan tangis. papah ryan yang baru masuk kamar perawatan langsun memeluk tubuh ryan. dia begitu terharu melihat anak laki lakinya sudah kembali sadar. "papah ryan bangga sama papah. ryan sayang kalian" papah mengangguk mengusap dada ryan. "kuat nak kuat. papah panggilkan dokter yaaa" ryan mengangguk lemah. pandangannya sudah buyar. sementara nada masih terus mengusap lembut wajah ryan dan sesekali mencium kening suaminya. "laa illahaa illallahu allahu akbar" dengan terbata bata ryan mengucap nama Allah. nada terkesiap saat tahu suaminya menghela napa panjang dan menutup matanya. mamah dan nada bergantian memanggil nama ryan agar ryan terjaga kembali. papah ryan dan dokter tiba dan segera memeriksa kondisi ryan. "sorry madam. his died" dokter mengucapkan kata kata yang tak pernah ingin nada dengar. hatinya hancur. nada terus memeluk tubuh ryan mengguncang guncangkan berharap suaminya tak benar benar pergi meninggalkannya. mengapa rasanya kemalangan ini harus terjadi dihidupnya. nada merutuki diri sendiri dia merasa tak mampu untuk menjalani hari hari tanpa suaminya. ryan begitu berarti dalam hidupnya. mamah papah ryan berusaha tegar dan membawa nada dalam pelukannya. "nada ini yang terbaik untuk ryan nak. dia ga ngerasain sakit lagi. kamu harus kuat yaaa sayang" mamah ryan memeluk nada memberikan kekuatan untuk menantunya. walaupun memang terasa berat kehilangan orang terkasih namun mereka harus ikhlas.

__ADS_1


"aunty aunty aunty" chiara masuk ke kamar nada dan langsung memeluk erat tubuh tantenya itu. "aunty chiara laper. chiara mau makan sama aunty." chiara menarik tangan nada yang masih lemah. "iya sayang. aunty pake jilbab dulu ya" nada selalu luluh dengan tingkah lucu chiara. mereka senasib karena kehilangan orang tercinta.


dengan telaten nada menyuapi chiara. semenjak melody meninggal chiara tinggal bersama ayah dan bunda nada. karena rayhan harus bekerja dan tidak ingin meninggalkan chiara hanya berdua dengan pengasuh.

__ADS_1


"aunty malem ini kita doain umi sama uncle yaaa. semoga umi dan uncle bahagia di syurga sama Allah" tangis nada pecah. dia malu pada chiara gadis kecil yang sudah mengikhlaskan kepergian ibunya untuk selama lamanya. kenapa rasanya berat sekali untuk nada bisa mencoba tegar melepas ryan. dia tak bisa seperti chiara. "iya sayang" nada memimpin doa sambil terisak. dia memeluk keponakannya dan tidur terlelap bersama setelah memanjatkan doa untuk orang tercinta mereka.


__ADS_2