Aku Mencintaimu Karena Allah

Aku Mencintaimu Karena Allah
20.Perasaan yang sama


__ADS_3

Sudah 2 bulan yang lalu cabang cafe baru di resmikan saat itu byla serta habib Usman datang menghadiri undangan dari Abi Fatah.


Kini sudah setengah semester sudah di lewati tinggal beberapa bulan lagi Zidan akan lulus sekolah, untuk beberapa bulan kedepan Zayn yang menghendel dua cabang sekaligus cuma menerima laporan keuangan tiap hari serta mengontrol pemasukan dan pengeluaran bahan baku yang akan di olah menjadi cake, makanan serta yang lain.


Zayn sedang bersiap-siap mau ke cafe'ziza dengan motornya yang kemarin sempat di bawa ke pesantren habib Usman.


"nak Zayn mau pergi ke cafe? boleh nitip uang untuk byla siapa tau kesana bersama nak Nayla,Abi akan pergi beberapa hari ada acara di luar kota uang ini cukup untuk dua bulan Abi disana"memberikan uang kepada ku serta sudah menyiapkan koper menunggu mobil datang kesini.


Zayn sudah jalan kecafe'ziza memantau karyawan serta meminta laporan hari lalu,sambil menunggu di ruang atau tempatnya kamar kedua yang sekarang di pakai untuk ruangan Zidan serta Zayn.


Setelah sampai masuk keruangan sambil memainkan ponsel Nayla baru datang bersama byla, melihat ada motor Zayn masuk kedalam jalan menuju ruangannya langsung masuk menemui Mama's.


"Byla ada titipan dari habib Usman belum ada di luar kota selama dua bulan"mengambil amplop berisi uang memberikan kepada bulan setelah menerima uang dari Abinya.


Seperti kehilangan engga ada Abi Usman selama dua bulan serta meneteskan air mata.


"Kenapa mba,mba byla engga papa?katakan mba jangan diam saja"berusaha menyadar kan byla sedang melamun lalu terjatuh kelantai,Zayn memanggil karyawan perempuan untuk membantu Nayla menaruh di tempat tidur ruangan Zayn.


Setelah di pindahkan kesana Zayn keluar serta membawa leptop serta ponselnya.


Nayla menutup pintu ruangan zayn kembali kesana membuka nikhob mba byla supaya bisa menghirup oksigen secara langsung.


Serta berusaha menyadarkan mba byla dengan minyak telon di dekat kan kehidupan tak lama setelah itu sudah siuman.


"Mba mbya are your oke?"menanyakan kabar mba byla sekarang setelah pingsan tadi.


"it's oke nay,minta minum dong haus nih serta beli Seblak di ujung pertigaan sana tempat biasa mau kan?"tiba-tiba menginginkan beli makanan kesukaan bersama Nayla.


"Boleh benar aku ambil minum dulu katanya haus,tuh ada tapi sudah di minum aku tanya dulu sama mas Zayn sebentar mba byla".


Jalan mendekat kearah Zayn serta minta uang jajan kepadanya.


"Mas di ruangan mas ada lemineral punya siapa?bagi uang dong beli seblak"mengulur kan tangan ke mas Zayn meminta uang jajan selama satu Minggu.


"Punya ku,buat siapa?memang kau suka beli seblak?"memberikan uang 20 ribu kepada Nayla uang jajan selama satu Minggu.


"Oh tadinya mau di minum mba byla tapi engga jadi sudah tinggal setengah,mau beli sekalian seblaknya atau minta saja? kalau engga habis untuk ku" menawarkan kepada mas Zayn lalu menggeleng kan kepalanya engga suka makan seblak jadi kebenaran untuk Nayla bisa nambah toping yang banyak.


Setelah mengambil kan air minum untuk mba byla masuk kamar Zayn memberikan air yang tadi di minta, setelah meminum air lalu pergi keluar izin ke mas Zayn ada di tempat casir serta melayani pembayaran castemer.

__ADS_1


"Mas mau beli seblak yah nanti kesini lagi".


"Iya jangan lama-lama, ingat kau punya maag jangan kebanyakan sambal.Sanah katanya mau beli engga jadi?".


Setelah pergi jalan kepertigaan ujung jalan tak jauh dari cafe,setelah sampai serta memesan seblak sambil menunggu jadi Nayla serta byla memainkan ponsel.


Tak lama setelah menunggu sudah jadi serta membayar pakai uang byla.


Pulang ke cafe lagi sambil membawa seblak.


"Mba ini uangnya aku ganti"memberikan uang yang tadi minta sama mas Zayn,tadinya engga mau mba byla engga pernah menghitung pengeluaran uang untuk teman dekatnya serta keluarga kalau punya uang.


"Simpan saja sudah sampai ayo masuk nay kita makan seblaknya punya mu banget banget toping, walaupun begitu tetap harganya sangat ramah di kantong pelajar seperti kita"mambil membuka pintu samping cafe lewat sama lalu masuk kedalam duduk di luar pojok sendiri jalan menuju belakang.


Zayn nyamperin mereka yang baru datang aromanya sangat menggoda tapi sayang Zayn engga suka sama makan satu ini.


"Nay minta dong, level berapa kau beli?awas aja kalau level 3 keatas engga akan mas bagi uang lagi untuk beli seblak"mengancam Nayla dengan menekan ucapannya barusan sambil membuka seblak Nayla.


Menyoba satu suapan setelah itu engga mau nyobain lagi rasanya aneh seperti kenyal-kenyal gimana gitu,Zayn engga suka makan seblak kalau Zidan sama Nayla suka sekali setiap minggu pasti beli di tempat yang sama pertigaan ujung jalan.


...----------------...


Ketika Zayn hendak kembali ke pesantren Abi datang bersama umma ke cafe'ziza.


Menemui Zayn di ruangannya karena masih jam 14.30 sedang membersihkan berkas di meja,abi serta umma langsung masuk kedalam duduk di sofa setelah selesai Zayn pergi menemui Abi serta umma.


"Ada apa bi,umma sampai kesini?aku mau pulang ke pesantren sudah jam segini bentar lagi azan ashar"Zayn merasa ada yang di sembunyikan umma Nasya serta Abi Fatah.


"Mau kah kau mengabulkan permintaan Abi serta umma?biasanya kan Zayn yang meminta,sekarang giliran kita yang meminta apakah Zayn mau ta'aruf dulu dengan pilihan Abi serta umma?"menjelaskan kepada ku dengan penuh harapan supaya mau mengabulkan permintaan Abi Fatah serta umma Nadya, walaupun Zayn lebih muda dari Zidan pikirannya sudah melebihi kalanya jadi Abi Fatah serta umma menginginkannya.


Flashback on


Sebelum keberangkatan habib Usman sudah bertemu terlebih dahulu dengan Abi Fatah serta umma Nadya.


Kalai bertanya-tanya kan umma byla kemana engga pernah muncul kan?,sudah meninggal saat usia byla masih 5 tahun karena sakit parah sudah berobat kedana kesini engga kunjung sembuh.Saat itu juga habib berusaha membesarkan byla sendirian serta berteman dengan Abi Fatah sudah lama hampir 15 tahun yang lalu sebelum byla lahir sampai byla lahir hingga remaja.


Habib sudah mempertimbangkan semuanya yang terbaik untuk byla,serta Zayn juga selalu membantu menjaga byla tanpa sepengetahu- annya dan sudah lama sejak Zayn membantu byla membelikan pembalut serta semacam.


Sudah datang habib juga sudah menyiapkan makanan untuk sahabatnya.

__ADS_1


"Tah kita sudah temenan lama serta aku rasa Zayn juga ada perasaan kepada byla coba perhatikan lebih dekat pasti mau tau maksud ku,aku ada acara di luar kota selama dua bulan maukah kau membantuku membujuk Zayn menjadi menantu ku?"habib berbicara langsung ke poin tersebut kepada sahabatnya serta makanan pun datang agak banyak yang di pesan oleh habib Usman.


"Nanti aku bicarakan sama Zayn,benar kah umma pernah melihat mereka ada rasa tapi engga mau di utarakan?nanti dulu kan kita pernah mbahas kalau tahun depan akan kembali ke pesantren masing-masing lalu mereka seperti ada yamg kehilangan".


"Benar bi,umma rasa seperti itu kalau ta'aruf nya 4-5 bulan gimana kan merekah masih sekolah Abi setuju dengan pendapat umma?".


"Setuju kalau 4-5 bulan baru pulang dari luar kota iya kan man?kau engga ada masalah kan ta'aruf nya selama itu,tapi kan besok sudah dngga ada di sini kan sudah pergi?".


Memikirkan kembali ucapan habib usman tadinya mau pergi keluar kota.


"Tenang saja besok pagi sudah pulang berangkatnya lusa, kejutan untuk byla iya kan besok kebetulan miladnya sudah aku siapkan semuanya tinggal kau atur saja di rumah ku bukan di pesantren".


"Baik lah nanti aku akan menyelesaikan urusan mu tinggal sedikit lagi bulan akan bahagia, boleh kan di kerjain sedikit supaya pncaknya akan sepesial bulan serta Zayn umma akan menangani byla aku menangani Zayn oke umma?umma setuju dengan pendapat Abi untuk mereka?".


"Setuju mari makan bib, makasih makanannya sangat banyak.Oh iya cara bilang ke byla gimana bi minta tolong nay aja kali yah kan dia banyak ide cemerlang".


"Boleh tuh nad,coba kau bujuk Nayla besok setelah sholat magrib kalian datang saja kesana masih ingat kan rumah ku?".


"masih sangat jelas kalau lupa kirim aja lokasinya kan jarang kesana sudah lama juga satu lagi byla sama Zayn masih sekolah nih ye memang engga terganggu dengan sekolah mereka masing-masing?".


Masalah itu akan di pikirkan nanti setelah ta'aruf aja kan lebih mudah!.


"Kau kan sudah mengalami sendiri gimana susah, senangnya kalau sudah mempunyai pasangan?byla sudah aku jaga selama ini insyaallah pasti bisa nanti saja mbahasnya makan dulu"sedang makan siang bersama setelah menghabiskan semua makanan yang tadi di pesan tinggal membayar.


Setelah selesai baru pulang dengan urusan mereka masing-masing.


Flashback off.


"Mengabulkan apa bi?kalau Zayn bisa insyaallah akan terjadi"merasa sedikit cemas dengan permintaan Abi karena baru kali ini meminta kepada Zayn dengan penuh harapan yang membuat pertemanan habib usaman dengan Zidan semakin erat.


"Abi sudah berjanji dengan teman Abi dia apan pergi keluar kota, anaknya perempuan beliau meminta Abi untuk menjadikan mu menantunya kalau kau mau pulang sekarang bersama Abi bawa motor mu sekalian".


"Tapi bi Zayn engga bisa maaf bi,umma Zayn sudah mempunyai perempuan yang nantinya akan menjadi menantu umma serta abi mau tau namanya perempuan itu?Dia selalu bersama kita,engga pernah lepas dari nay sampai sekarang tapi maaf engga pernah cerita soal ini kepada kalian"menyesali perbuatannya selama ini memeluk umma serta Abi bergantian.


"Syukur lah tebakan kita benar bi engga perlu membuang energi lagi"Umam merasa senang kalau Zayn ternyata juga menyukai byla engga tau awalnya serta gimana caranya.


"Bentar bentar tadi umma bilang apa energi? berarti aku mau ta'aruf dengan byla?kan habib Usman engga ada beliau sudah pergi tadi sebelum aku kesini"mengingat waktu keluar dari pesantren serta membawa koper.


"Oh itu mungkin pindah kerumahnya seperti Abi,habib ada di sana sama besok miladnya byla kau minta nay untuk membantu mu nanti umma yang mengurus sisanya".

__ADS_1


__ADS_2