Aku Mencintaimu Karena Allah

Aku Mencintaimu Karena Allah
14


__ADS_3

ddrrrttt dddrrrttt


notifikasi adzan subuh berbunyi dari ponsel rayhan. membuat nada dan rayhan terbangun bersamaan.


"selamat pagi istriku" rayhan mengecup kening nada. nada tersenyum membelai lembut pipi rayhan. "aku mandi duluan ya." rayhan beranjak dari ranjang setelah memakai celana pendeknya. sementara nada masih betah berlama lama dibalik selimut. masih teringat dibenaknya pertempuran mereka semalam. nada begitu menyukai perlakuan manis rayhan terhadapnya. nada pernah mencintai laki laki itu 7 tahun lalu namun kini perasaan itu masih ada untuknya. rasa yang masih sama bahkan sekarang terasa lebih indah untuk dirasakan. nada bersyukur Allah mempersatukan mereka setelah badai datang dalam kehidupan.


dr

__ADS_1


nada dan rayhan menghabiskan waktu dengan mengelilingi pulau gili. tawa bahagia menghiasi hari hari pasangan baru itu.


"mas aku boleh minta sesuatu sama kamu??" tanya nada di sela makan siang mereka. "anythink honey" jawab rayhan. "sepulangnya kita dari sini aku mau kamu temenin aku ke makam ka melody dan ryan. boleh??" rayhan tertegun. "apapun itu yang bikin kamu seneng aku lakuin. sebelum kita nikah aku pergi ke makam melody sendiri. aku bilang kalo aku akan menikah dengan wanita yang selama ini aku cinta. aku menikahi wanita yang bisa menerima dan menyayangi chiara dengn tulus." rayhan mengusap lembut pipi nada. nada tersenyum senang mendengar jawaban dari rayhan. nada tersadar bahwa kini ia harus menjaga dan merawat suami dan anak dari kaka tersayangnya itu. sementara ryan pasti sudah bahagia melihat nada menemukan kebahagiaannya sendiri. nada masih menghormati ryan sebagai laki laki yang pernah singgah dalam hidupnya. laki laki yang mengajarkan arti kesabaran dan kedewasaan menjalani hidup. kesetiaan ryan padanya membuat nada beruntung bisa diizinkan menemani sisa hidupnya.


"sayaaaang kamu dimna??" rayhan berteriak mencari istrinya. "aku lagi mandi" sahut nada tak kalah teriak dari dalam kamar mandi. tanpa basa basi rayhan membuka kaosnya dan menyusul sang istri mandi.


"sayaaang" nada mendesah halus. rayhan masih terus menyusuri tengkuk wanita itu sambil memainkan dada istrinya. nada yang sudah merasa panas berbalik badan dan menciumi wajah suaminya. dibawah air shower mereka melakukan itu lagi sampai nada merasa kewalahan dengan stamina rayhan yang selalu kuat.

__ADS_1


hari terus berganti dan mereka melakukan persatuan itu hampir setiap waktu. rayhan sengaja tak sering sering mengajak nada jalan jalan untuk bisa terus bersama istrinya itu di dalam kamar. rayhan begitu menikmati pernikahannya dengan nada. berbeda dengan pernikahannya dengan melody yang dia lakukan hanya karena untuk membalas budi baik ayah mertuanya.


"udah semua mas? ga ada yang ketinggalan kan?" nada mengecek memastikan tak ada barang yang tertinggal di dalam kamar villa.


"aku kangen chiara mas" nada bergelayut manja di lengan suaminya. rayhan merespon dengan mengecup kepala istrinya yang dibalut hijab.


***

__ADS_1


"chiaraaaaaaa" nada berhambur memeluk gadis kecilnya ketika dia sedang menonton film kartun di ruang tv bersama bunda nada. "bundaaaa chiara kangen. bunda baik baik kan sama abi??" tanya chiara riang. "bunda sama abi baik sayang. chiara ga nakal kan nak??" nada memangku chiara sambil terus menciuminya. rasa rindu teramat sangat pada anaknya itu. "abi ga dipeluk nih ceritanya???" chiara berlari kearah rayhan dan memeluknya erat. mereka saling mencium sambil tertawa. rayhan nada dan chiara saling melepas rindu. bunda nada memilih membiarkan keluarga kecil itu menikmati momen intimnya dan memilih untuk pergi ke kamar.


__ADS_2