Aku Mencintaimu Karena Allah

Aku Mencintaimu Karena Allah
19.Cemburu


__ADS_3

Sudah 3 hari Zayn di kamar serta engga bisa ikut berjamaah di masjid bersama yang lain. Nayla membawakan makan siang kekamar menyuapi ku seperti anak kecil,Zayn merasa kalau dirinya engga sendirian menghadapi semua masalah ini.


"Sudah lah nay rasanya pahit sudah aku racunin kan"meledek Nayla karena makin hari rasanya engga seperti biasa memang tubuhku masih sakit belum sepenuhnya sembuh serta masih banyak nyeri di seluruh tubuh ku yang sakit.


"Satu suap lagi mas nanti sudah"dengan paksaan dari Nayla aku mau membuka mulut ku untuk Nayla doang.


Tok......tok........tok.


Byla mengetok pintu kamar ku lalu Nayla yang membukakan untuk byla masuk.


"Sini mba engga papa mba byla membawa apa ditangan"karena Nayla melihat seperti keranjang buah di tangan byla.


"Nay!engga boleh gitu"tegur ku.


Memberikan keranjang buah kepada Nayla lalu menerima keranjang buah pembelian dari mba byla setelah itu buah pir dipotong kecil-kecil memberikan kepada mas Zayn.


"Jangan kebanyakan pirnya buat nanti aja".


Berdiri menuju kamar mandi tak lama setelah itu keluar lalu duduk di tempat tidurnya lagi.


trut...........trut...........trut.


Mengangkat telepon dari abi Fatah.


"Halo assalamualaikum bi ada apa?"tanya ku kepada abi Fatah.


"Wangalaikumusalam bisa kesini sekarang,2 bulan kedepan sudah memiliki cabang 25 menit dari cabang pertama".


"Maaf bi engga bisa sekarang Zayn kurang enak badan kapan-kapan saja kalau mau di resmikan tempat itu"terpaksa membohongi Abi batah serta keluarga ku.


"Baik lah engga masalah cepat sembuh nanti Abi kabari lagi, istirahat yang cukup kalau mau kesini bisa kapan saja.Suryg nay pulang kalau kau sudah sembuh total ya sudah assalamualaikum nitip salam untuk keluarga Habib Usman"titih abi sebelum menutup telepon dari ku tadi.


Setelah menjawab telepon dari Abi Fatah mau menyampaikan pesan dari kepada keluarga habib Usman.


"Byl ada salam dari Abi Fatah tadi beliau telepon meminta ku kesana tapi engga mungkin menemui Abi sekarang".


"Wangalaikimualam,sampaikan sudah ku terima nanti malam mau makan apa? nanti aku siapkan untuk mu"byla mengatakan hal masih cemas kondisi ku sekarang.


"Engga usah makasih aku engga lapar mau nyemil aja nay cemilan mu masih ada kan?"menanyakan kepada Nayla,dia selalu menyimpan cemilan.Napsu makan ku sedang turun emhga mau makan nasi ataupun semacamnya agak enak di perut.


"Abis kenapa mau beli ayo aku temenin boleh-boleh sekarang aja mas".


Hendak pergi dari kamar byla jalan kearah pintu menghilang supaya engga pergi kemana-mana serta istirahat saja.


"Byl bisa minggir sebentar?aku mau lewat tenang aja ada nay,dia akan menjaga ku boleh kan aku lewat?"tanpa mengurangi rasa sopan kepada byla supaya bergerak sedikit.


"Engga boleh tetap di kamar saja!nayla jangan di kabulkan permintaan Zayn!".


"Ayah lah mba aku kan engga ada stok cemilan serta coklat engga boleh sampai kehabisan"membujuk mba byla supaya mau mengizinkan keluar ke Alfamart.


Zayn merasa pusing tak lama setelah itu terjatuh dilantai.


Nayla panik dengan kondisi mas Zayn serta mengangkat ketempat tidur.

__ADS_1


"Tuh kan kalau engga di cegah pasti sudah pingsan di jalan tadi".


"Iya maaf mba, mungkin mba byla tau dengan kondisi mas Zayn kedepannya atau mungkin doa ku terkabul kan"goda ku keiada mba byla.


Tersipu malu mendengar ucapan Nayla barusan saya mpai salah tingkah.


"Aku sudah beli vitamin penambah nafsu makan campur kan di setiap makanan ataupun minuman".


...----------------...


Hampir satu minggu Zayn sakit sekali sudah membaik Nayla sudah membereskan pakaian di dalam tas kembali ke pesantren Abi Fatah.


Keluar dari kamar menemui Nayla sebelum pergi dari pesantren habib Usman.


"Nay makasih sudah merawat mas sampai sembuh,makasih byl jadi merepotkan mu tiap hari jada diri kalian sampai nanti oh iya nay ponsel ku yang lama kemana?".


"Sudah rusak 2 bulan yang lalu masih ada yang di selamatkan datanya mau di ambil lagi?tapi sekarang lupa nyimpan memori serta kartunya".


"Ya sudah lah kalian pulang di antara siapa?"tanya Zayn penasaran mereka dianter siapa serta naik apa.


"kenapa tanya seperti itu?kalau habib kenapa?kalau mas Aldo kenapa?"ucap Nayla "Engga bisa biar mas aja yang ngantar kalian".


"Abi yang mengantar mereka bukan Aldo lau ikut ayo sudah jam segini"mendekat kearah Zayn lalu jalan kearah mobil.


Setelah masuk kedalam mobil habib Usman di temenin mas Zayn, sedangkan Nayla duduk di belakang bersama byla mobil pun sedah meninggal kan pesantren habib Usman.


Nayla sangat bosan mau ngapain lalu meminta tangan kanan mas Zayn mau disatukan dengan tangan mba byla.


Mereka berdua belum menyadari kalau sedang saling bersentuhanan tak lama baru ada yang salah Zayn melepas tangan byla.


"Zayn maaf aku juga engga tau soal tadi".


Sudah sampai dipesantren Abi Fatah lalu masuk kendalem.


Duduk di sofa ruang tamu umma juga ada di sana sedang menyiapkan cemilan untuk ku serta yang lain,membawa ke ruang tamu menaruh di meja serta duduk di sofa bersama Abi serta Zayn.


Zidan baru keluar dari kamar duduk bersama disamping Zayn.


"Gimana rasanya ada dua bidadari yang menjaga mu selama beberapa hari?"memulai pembicaraannya serta menggoda Zayn.


"Kenapa tanya gituan,mau juga kau kan lebih tua dari ku cari pendamping dong nantia lu nyusul insyaallah"membalas godaan Zidan yang tdi di lontarkan kepada mi tadi.


Byla tersenyum mendengar kan ucapan Zayn barusan yang terlontar kepada makanya.


Habib Usman tau kalau byla sedang tersenyum engga mengatakan sesuatu kepada Abi Usman perasaannya kepada Zayn.


"Beneran nih Abi izin kan iya kan umma,Abi akan siapkan semuanua untuk kalian berdua"menengok kearah umma meminta persetujuan kalau mau mengabulkan permintaan Zayn dan juga Zidan.


"Abi Zayn masih sekolah nanti saja kalau Zidan kan mau lulus jadi boleh di bawa serta kenaikan kepada umma serta Abi".


"Kapan-kapan kalau sudah ada bidadari turun untuk ku,byl diam-diam wae malu engga ada topik pembicaraan?ikutan aja nanti terbiasa". Memberikan kode kepada kepada byla kalau sudah di izinkan untuk mendekati adiknya bersama di pelabuhan terakhir yaitu pernikahan, sebelum kesana Zayn masih sekolah jadi 1-2 tahun lagi serta menunggu Zidan menikah duluan.


"Bi kamar ku yang mana?mau istirahat".

__ADS_1


"Ada dua kamar lagi engga di pakai,yang satu belum di bersihkan tempatnya.Istirahat di sana saja lurus saja itu kamarnya kau engga bawa pakaianan kesini?kan acara akan disini 2 hari lusa baru pulang ke asrama".


"Abi sudah izinkan nanti di antara habib Fatah,Abi ada urusan 2 hari serta menginap di tempat tempat acara nak Abi pulang sudah di tunggu assalamualaikum"setelah berpamitan lalu jalan kearah mobil serta pergi ketempat acara Abi Usman.


"Wangalaikumusalam"jawab bersamaan.


...----------------...


Pagi hari.


Zayn baru selesai mandi keluar dari kamar mandi mau memakai pakaian.


Zidan masuk tanpa mengetok pintu melihat kearah Zayn ada luka memar di tangan kanan.


"Tuh tangan kenapa?bisa memar bentar aku ambil salep dulu"pergi untuk menggambil kan salep di perlengkapan obat(p3k) setelah di ambil masuk lagi ke kamar Zayn.


Zayn sudah selesai memakai pakaian.


"Nih salepnya oles selepas nanti keluar sarapan bentar lagi nau keluar".


"Iya makasih,kai bawa motor kesini?pinjam dong mau jalan-jalan sekitar sini manyi ku kembalikan"titih Zayn sebelum mengobati luka di tangan kanan yang sempat kebentur di kamar mandi tadi.


Memberikan kunci motor lalu pergi keluar kamar Zayn bergabung dengan yang lain.


Zayn pergi kekamar mandi mengobati lukanya setelah selesai keluar serta jalan kemeja makan,duduk serta menikmati makan yang sudah di bikin umma Nadya bersama byla ada telor balado serta keripik kentang kesukaan semua orang.


"Masyaallah umma telor balado sangat lezat". Memuji masakan umma sebenarnya bukan umma yang memasak melainkan bulan.


"Bukan umma mas Zayn tapi mba byla yang masak telurnya,umma bikin kripik kentang memang mas Zayn belum pernah nyobain kan masakan mba byla"menjelaskan kepada mas Zayn kalau yang memasak tadi buman umma,Nayla sampai menambah porsi makanan engga tau seperti ada yang berbeda dari masakan byla.


"Mberatu salah dong akan aku ulang lagi,masyaallah byl sambel telor balado sangat lezat sampai nay menambah biasanya engga pernah".


Dengan rasa tidak percaya dengan ucapan mas Zayn sambil tersenyum"Bener itu Nayla, memang umma jarang memasak telur balado tiap hari?nanti akan aku masakan lagi".


"Khem.......aku engga di anggap?"berdehem tidak suka kalau Zidan di kacangin begini.


"Cemburu yah?bilang aja kali!kapan nih aku dapat Kaka ipar dari mas Zidan,dari mas Zayn sudah tapiasih lama mending maz Zidan duluan mencari pasangan".


"Nay masih kecil,sekolah dulu nanti kalau sudah lulus terserah mau langsung menikah atau pun engga.Jangan pikiran masalah mas-mas mu oke!kalau jodoh engga akan kemana iya kan umma"setelah menjelaskan kepada Nayla sekarang menengok kearah umma Nadya meminta persetujuan.


"Benar tuh kata Zayn,ngapain mbahas soal menikah memang siapayang mau menikah?Zidan mana calon mu katanyaau ngenalin ke umma serta Abi"menagih janji yang sudah Zidan katakan waktu itu.


Setelah selesai membersihkan peralatan dapur sekarang duduk di sofa ruang keluarga.


Baru melihat Zayn berpakaian rapi serta mau pergi keluar sebentar.


"Kenapa mau ikut?ato kalau mau ikut,cuma jalan-jalan sebentar lalu ke alfamart ada yang mau nitip?"menawarkan jasa kurir sekarang tau kalau byla mau datang bulan tapi anehnya tanpa sepengetahuan byla sendir.


"Umma nitip biasa nanti uangnya minta Sam abi,iya kan bi kasihan kalau engga di ganti"menengok kearah abi Fatah lalu ke byla sama-sama beda beberapa hari dengan umma,umma duluan baru byla.


"Siap umma bentar ayo nay".


Setelah naik motor Kawasaki KLX menuju ke Alfamart dulu setelah sampai masuk kedalam mengambil belanjaan yang akan di beli,tujuan Zayn hanya ke pembalut mengambil beberapa dan di masukan ketroli lalu nyusul Nayla ketempat cemilan.

__ADS_1


"Lama banget sampai tangan ku sakit,tuh banyak sekali buat umma semuanya? jangan-jangan untuk mba byla juga kan?dah lah aku tau tiap bulan mas Zayn mengajak ku cuma beli itu sama, coklat bubuk serta kebutuhan mas Zayn kan!mas suka byla jujur saja mas akan aku bantu"Nayla memojokkan ku sampai engga bisa mengucapkan perkataan lagi.


__ADS_2