
Malam hari.
Tadi sekaran sedang BBQ an mengganti yang tadi malam,umma sengaja engga memasak apa pun cuma mbantu-mbantu mereka saja.Setekah matang ada yang langsung memakan sosis dumbonya Abi Fatah baru datang nyamperin kita memakan sosis di tangan Zayn.
"Abi itu kan punya Zayn ke aoa di makan?".
"Ambil lagi ini untuk Abi,Abi laper maag naik umma ada obat? ini pedas atau engga Zayn?".
"Sedang bi bentar aku ambil obat dulu"jalan mencari obat maag untuk Abi engga lama akhirnya ketemu,jalan kembali kesana memberikan obat kepada Abi Fatah serta memberikan minum air putih.
Setelah meminum air putih serta obat mag sudah lumayan serta menunggu sampai 10 menit kemudian baru makan.
"Sudah matang tinggal makan silahkan makan makasih umma sudah membantu kita"Zidan merasa bahagia telah membantu BBQ an bersama serta makan malam bersama sekeluarga.
"Abi sudah 10 menit makan aja nanti sakit umma yang repot"goda umma kepada Abi didepan anak-anaknya.
"Iya umma ambilkan dong,jangan pedas belum sembuh total jadi kita bisa menyalakan musik nay nyalakan".
Musik seperti murotaal sholawat nabi serta beberapa lagi lain.
Memberikan sepiring sosis dumbo mayones pedas biasa sedikit pedas exstra kepada Zayn menerima piring dari tangan byla.
"Makasih engga usah tadi sudah makan,oke aku makan tapi kalau engga habis nay kau mau kan habiskan punya ku?".
"Engga sudah cukup kalau ini habis juga alhamdulilah,di potong saja makan separo di berikan kepada mas Zidan".
Mengambil potongan dari piring Zayn belum di makan baru di potong saja jadi bisa di makan byla,Zayn sedang menikmati lama ini dengan nyaman bersama keluarga serta byla. Engga kerasa sudah larut malam pukul 9 malam sedang membersihkan semuanya tinggal tidur sudah jam segini.
"Mas Zayn gendong?aku mengantuk"membujuk Zayn supaya mau menggendong Nyla kekamar.
Zayn menggendong Nayla masuk kedalam kamar bersama byla, menidurkan di kasur serta membetulkan posisi tidur Nayla setelah selesai menarik selimutnya keatas tak lupa mencium keningnya.
"Sudah malam istirahat lah aku juga mau tidur, selamat malam nanti terlambat bangunanya" hampir pergi keluar tapi tangannya di pegang Nayla engga mau di lepaskan, saat Nayla pindah posisi Zayn ikut terseret serta terjatuh di sampingnya persis jadi engga bisa pergi dari kamar Nayla.
Nayla sudah tertidur nyenyak serta mau melepaskan tangan Zayn lalu pergi menutup kembali pintu kamar Nayla.
Masuk kekamar istirahat juga sudah jam setengah sepuluh baru bisa tidur nyenyak.
Cuaca malam hari yang dingin membuat mereka tidur sangat nyenyak kedalam mimpi.
...----------------...
Byla sudah terbiasa bangun pagi sebelum subuh sudah bangun sedang persiapan ke dapur mau masak untuk sarapan pagi.
Jalan keluar menuju dapur menggunakan atasan mukena yang kemarin di pakai byla serta nikhobnya,persis seperti umma kalau bangun kesiangan sedang merebus telur sambil menunggu air mendidih byla mengambi bumbu untuk di haluskan.
Zayn baru bangun masih memakai pakaian semalam nyamperin kedapur jalan kekulkas mengambil air minum,dengan setelah sadar lalu memeluk umma tapi itu bukan umma Nadya melainkan byla.
Dengan aromanya sudah berbeda lalu melepaskan pelukan itu melihat kearah byla.
"Maaf byl engga sengaja kirain umma,maaf byl masak apa?sini aku bantuin biar lebih cepat tinggal di kupas kan kulit telurnya?".
Sesudah dingin telurnya Zayn mengupas satu persatu hingga selesai.
"Byl ini sudah ada lagi?masak sambel balado?jadi dua yah,untuk Abi serta Nayla dan untuk yang lain seperti kita zidan dan umma bisa kan?"jalan mencuci tangan bau amis setelah selesai mendekat kearah byla lagi.
"Bisa nanti aku buatkan bentar lagi azan siap-siap aja tinggal masak nasi serta orek tempat"melanjutkan memotong tempat kecil-kecil hingga memotong bumbu untuk memasak orek tempe.
"beneran enga papa?bentar lagi umma kesini mungkin kesiangan kalau diri aku kekamar".
Jalan kekamar bersiap-siap melaksanakan sholat berjamaah di rumah,tak lama kemudian sudah berkumpul di mushola lalu yang jadi imam abu Fatah.Sholat subuh sudah di laksanakan umma membantu byla melanjutkan memasak orek tempat.
"Umma nasinya belum di masak engga tau menyimpannya di mana hehehe".
"Biar umma saja kau mandi saja nanti kesini sambil menunggu makanan agak dingin".
"Byla kekamar dulu nanti kesini lagi". Meninggalkann umma Nadya sendirian lalu masuk kedalam kamar, untuk mandi lalu zaun sudah selesai mandi setelan hari ini seperti biasa memakai sarung serta baju oblong warna hitam jalan menuju umma membawa makanan keruang makan serta beberapa piring serta gelas dan yang lain.
Zidan baru keluar serta byla dan Nayla jalan kesana Abi Fatah pun baru keluar duduk dan mengambil nasi putih satu persatu.
"Umma punya ku telornya yang mana?ada dua telor ya g sedikit atau yang banyak?".
"Yang sedikit nay,yang banyak telor.Sedang sih cuma di tambah cape bubuk sedikit jadi agak pedas"menjelaskan kepada Nayla supaya engga salah pilih mengambil lauk makanannya serta Abi pun di ambilkan oleh umma Nadya.
__ADS_1
Sedang menikmati makan yang byla masak tadi tanyanya sama seperti umma Nadya berbeda Sidiki saja dengan masakan umma.
"Siapa yang mengajari byla memasak?ini masakan byla kan bukan umma Nadya?".
"Benar bi ini byla yang memasak telornya,liat google awalnya iseng-iseng nyoba sambil belajar eh kata Abi enak jadi ketagihan an masak yang simpel,umma Nadya engga buat kripik kentang?byla mau nyoba bikin boleh?masih ada stok kenyang ayau engga?".
"Masih tinggal sedikit nanti yah setelah makan umma ajarin sekarang habis kan makan kalian oke!".
"Oke umma"jawab bersama serta sangat kompak sudah beberapa hari engga bikin.
Setelah selesai makan serta beberes peralatan dapur yang kotor lalu tinggal mengupas kentang satu persatu hingga selesai,Nayla nyamperin kesana mendekat kearah byla bersama umma Nadya mau memasak kripik kentang.
"Asik ada calon Kaka ipar yang mau belajar membuat cemilan mas Zayn,cie cie iya kan umma mas Zayn makin cintah kepada mba byla"menggoda mba byla sambil menyenggol tubuhnya berkali-kali.
Kebetulan Zayn lewat mau membersihkan kolam ikan serta memberikan makan kepada ikan-ikan yang kelaparan.
"Tadi bilang apa?nay engga usah ganggu urusan orang,mau ikut memberi makan ikan hias atau engga?umma aku mau beli pakan ikan kasihan tinggal sedikit nanti kesini lagi".
"Ada uangnya kan?Sanah katanya mau beli serta memberikan makanan untuk ikan kasihan sudah menangis lama menunggu mu datang,byl sudah selesai semuanya?lihat cara umma memasak simpel cuma ada di tangan serta kebahagiaan pasti akan enak".
"Ah masa engga bohong?umma aku pergi yah jangan rindu aku"jalan kekoalm ikan memberi makan karena tinggal sedikit nanti siang sudah engga ada lagi makan untuk ikan.
Masuk kedalam menemui mereka lagi ternyata sudah jadi,mencuci tangan setelah itu baru mencoba kripik kentang yang tadi di buat umma serta byla.
"Gaje banget,mas masih panas nanti dulu engga sabaran kan kenapa engga di percepat aja kan aku lebih mudah untuk menggoda mereka chaaaaaaaa"Nayla sangat senang menggoda byla serta Zayn semakin engga bisa satu detik tidak terlewatkan menggoda mereka berdua.
"Nay!engga boleh gitu itu samanya!itu Kaka kandung mu loh setiap kemauan mu pasti di berikan kan?"dengan meninggikan suara kapada Nayla engga seharusnya bicara seperti tadi kepada Zayn.
"Maaf nay,maaf semuanya aku kekamar duluan.Umma makasih tadi sudah mau mengajari cara membuat kripik kentang"jalan kekamar menutup pintu merenung masalah yang tadi serta menangis memeluk bantal guling cara terbaik untuk byla.
Zayn menghampiri byla serta membawa kan es coklat, mengukurkan tangan berserta es coklat kehadapan byla engga menyadari kalau ada Zayn di kamarnya.
"Minumlah untuk mengurangi mood serta menambah kekuatan,aku taruh sini maafkan ucapan nay tadi masukan telinga kanan keluar kan telinga kiri aku mau keluar sebentar kalau ada apa-apa telepon saja atau minta kepada umma"setelah menaruh di meja serta keluar kamar byla.
Jalan keluar membeli pakan ikan engga jauh dari rumah cukup dengan jalan kaki,3 rumah dari rumah Abi Fatah sudah sampai disana sangat lengkap Zayn sedang memilih makanan untuk ikan-ikannya seperti biasa.
Setelah selesai baru pulang,Nayla masuk kekamar byla meminta maaf kepadanya karena masalah tadi.
"Mba byla sedang nonton dramkor?mba kalau nay ada salah,nay minta maaf mba byka masih marah sama nay?nanti nay kesini lagi".
Hendak pergi dari kamar byla"Tunggu duduk! sekarang"cegah byla menekan perkataannya.
Duduk di samping mba byla nonton dramkor bersama,Zayn baru saja sampai di rumah masuk jalan melamar byla melihat mereka sedang bersama merasa seperti sudah baikan satu sama lainnya.
"Khem........sudah?nay inggat engga selamanya candaan yang kau buat akan di terima orang lain mengerti!"mengingatkan kepada Nayla sang adik untuk lebih bisa memberikan candaannya.
"Iya mas maaf,tapi aneh deh masa tadi aku sudah minta maaf ke mba byla lalu menyuruh ku untuk nonton ini jangan-jangan mba byka sudah memaafkan nay kan?"cuma menebak perkiraan serta tidak tau yang terjadi pada mna byla sekarang.
"Sudah dong ngapain marah kepada mu,aku cuma menguji kesabaran nay,kalau nay di posisi mba byla seperti apa reaksi mu!".
"Oh jadi gitu,sini kemari aku ada sesuatu untuk mba byla"menglitik pinggang mba byla sambil menghindari dari Nayla, mencoba lari serta bersembunyi di belakang Zayn lalu Nayla juga ikut mendekat kearah mas Zayn.
"Nay henti kan!!nanti salah satu di antara kalian ada yang menangis,sudah lah nay ayo ikut mas Zayn.Nayla ikut mas Zayn!!"menarik tangan Nayla jalan kekamarnya menyalakan televisi mau liat dramkor di kamarnya.
Setelah selesai baru jalan kemeja belajar mainan leptoo serta mengerjakan beberapa laporan keuangan Minggu ini.
"Mas tadi kan aku sama mba byka sedang asik bercanda kenapa di pisahkan?".
"Nanti kalau di biarkan alah satu dari kalian akan menangis,bukan bercanda lagi melainkan sudah di kuasai oleh setan mengerti!!kau mau seperti itu?sini sama mas saja bercandanya jangan kaget kalau lama-kelamaan pasti seperti itu".
"Tapi ka kan engga seru sama mas Zayn,sudah lah aku liat ini saja.Mas Zayn lihat deh sini sebentar"memanggilnya untuk melihat adegan sangat romantis ada cewe yang menggunakan pakaian kekurangan bahan kesempatan untuk Nayla mengerjain.
"Engga kau saja nanggung dikit lagi selesai".
Kembali fokus pada laptopnya tak lama sudah selesai tinggal di cetak.
Keluar kamar mau menyetak lapangan keuangan serta di berikan kepada umma.
Setelah selesai baru di berikan dengan maap mereah,kebetulan umma datang kearah ku lalu memberikan inu kepada umma Nadya.
"Umma mau kemana?umma tau tak nay mau bercanda dangan ku,lalu engga mau sampai kelewatan bercandanya"umma siang ini aneh engga berbicara apa pun kepada zayn.
"umma kurang sehat?kekamar saja ayo Zayn bantu"megang tangan imma terasa panas tinggi mengantet kekamar untuk istirahat Zayn mengambil kompres di dapur engga lama kemudian jalan kekamar umma Nadya.
__ADS_1
...----------------...
Sore hari.
Masih ada matahari bisa melihat samset dari balkon sebentar lagi betsama byla serta Nayla membawa cemilan juga serta beberapa minuman,Zidan nyusul kesana ikut serta melihat samset Nayla meminta Zayn untuk foto seperti biasanya.
"Mba byla ikut?sini sebelah aku tangan kalian membentuk huruf C boleh kan?"Nayla request kepada byla serta mas Zayn supaya mau.
Ilustrasi kura lebih seperti itu.
Setelah selesai serta sudah azan magrib masuk kedalam bersiap-siap sholat berjamaah di rumah kondisi untuk belum sembuh sepenuhnya.
Setelah selesai melaksanakan sholat Maghrib berjamaah jalan sofa keluarga saya mbil berbincang-bincang.
"Umma sudah mendingan?mau jamu aku buatkan,sebentar umma engga lama".
Jalan kedapur bahan-bahan dari jahe serta di tambahkan gula sedikit tak lama akhirnya jadi jalan kesana lagi memberikan kepada umma.
Setelah minum jamu dari byla sudah sembuh ada rasa hangat di badan dan mulai ada tenaga nanti bisa memasak makan malam.
"Pesan aja makan malamnya,sudah aku pesan bentar lagi sampai"ucap byla kepada umma serta yang lain.
Memesan pecal lele tak lama sudah sampai tinggal membayar serta menerima pesanannya,ada 6 boks pecal lele sambelnya di pisah tadi juga sudah request sebelum di antar ke rumah membagikan satu persatu.
"Byl tau dari mana kita mau pecal lele langganan keluarga?,niatnya ku yang mau pesan eh sudah di pesanan kan".
"Engga tau cuma nebak saja ternyata benar mas Zidan memang ini langganan keluarga?".
"Betul kenapa byl,byla juga sering beli di sana?atau temen habib usaman?".
"Sering si engga cuma acara tertentu doang".
"Makasih byl umma juga mau ini sudah di beliin kan,engga salah iya kan bi?"melihat kearah Abi Fatah membarikan kode kepadanya lalu mengerti kode dari umma Nadya,serta mau langsung di jadikan menantu secepatnya oleh umma serta Abi.
"Iya kapan yah ada kita menambah anak perempuan lagi dari Zidan!iya kan umma".
"Masih lama Zayn duluan bi kan dia yang sudah ada byla cuma menunggu beberapa bulan lagi"mengatakan itu kalau Zidan belum dapat cinta mungkin nanti jodoh engga akan kemana Zidan percaya suatu hari pasti bertemu lagi dengannya.
"Engga bareng sekalian zi?kan mengirit pengeluaran"giliran ku yang ikut menggoda Zidan serta penuh harapan kalau dia sudah ada cewe tapi engga bilang seperti ku.
"Engga makasih kau duluan saja aku nantiasih banyak waktu,Zayn bentar lagi berangkat sekolah terus engga salih bertemu dong?engga ada waktu juga untuk sekedar berbicara saru sana yang lain".
"Di ada-adain kan tiap hari aku di resto kalau engga di cafe, pintar-pintar yang cari jalan untuk bisa bertemu dong chaaaaaaaaaaa".
Pinggang Zayn di cubit byla lalu di lepaskan tangan dari pinggan, Zayn merintis kesakitan cubit byla mungkin terlalu keras atau kelamaan tak lama Zayn tertawa.
Membuat byla merasa bersalah tapi sudah lah,sekarang sedang bersantai kembali byla kendak kekamar bersama Nayla masuk kekamar Nayla duduk di tempat tidur.
Tangan Nayla selalu usil(jahil)ke teman dekat serta keluarga yang lain,menarik ikat rambut mba byla lalu membawa pergi keluar dengan pasrah byla masih asik nonton dramkor.
Zayn masuk bersama Nayla menghampiri byla,Nayla bersembunyi di belakang mas Zayn lalu byka menyadari kalau ada Nayla juga bersama Zayn.
"Nay kembalikan ikat rambut ku entah kemana yang lain aku lupa menyimpannya cuma ada itu doang yang tersisa".
"Nay mana ikat rambutnya?!engga usah bercanda engga lucu"mencari engga ada di tangan ataupun di sekitar tubuh Nayla.
Memberikan ikat rambut mba byla lalu pergi kekamar mandi membetulkan disana.
Tak lama akhirnya keluar sudah selesai.
"Lain kali engga boleh nay oke!".
"Iya kan bercanda,maaf mba byla engga sengaja"ucap Nayla dengan tulus lalu pasti akan di ulang lagi kesalahan itu.
"Engga masalah aku sudah maafkan Jagan di ulang lagi,Zayn nanti kalau sudah berangkat sekolah gimana?bisa ketemu dengan mu?".
"Tadi sudaha ku katakan datang saja keresto ataupun ke cafe akua dan disana, hubungi aku dulu engga tiap hari juga kesana kan waktu terbatas untuk menyelesaikan tugas sekolah"menjelaskan panjang kepada byla supaya tau kondisinya kalau engga bisa bertemu setiap saat.
"Baik lah nantia ku ajak nay juga kalau mau datang,iya kan nay?nay iya kan!".
"Engga mau itu urusan kalian bukan urusan ku oke kalau ada cemilan aku mau".
"Tenang aku akan kasih uang untuk beli cemilan apa sih yang engga buat nay,temenin byla menemui ku nanti aku kasih 50 ribu kau mau menemani"membuat perjanjian antara Kaka sama adiknya.
__ADS_1
"50 ribu sekali pertemuan iya atau engga sama sekali!"mengulurkan tangan kepada Zayn minta persetujuan darinya.
"Oke 50 ribu sekali bertemu kan engga tiap hari jadi kantong akan aman dari mu".