Aku Mencintaimu Karena Allah

Aku Mencintaimu Karena Allah
52.Sudah 2 month


__ADS_3

Usia kehamilan mba safy sudah memasuki 2 bulan.Semua orang sedang buka puasa bersama di luar sebuah restoran terkenal yang tak jauh dari rumah.


Setelah sampai serta sudah memesan makanan untuk buka puasa bersama.


Tak lama makan sedang di sajikan, azan magrib berkumandang semua orang membaca doa buka puasa bersama.


Sesudah membatalkan puasa dan sedang menyantap makanan yang tadi di pesan masing-masing orang.


"Zayn kapan nih menyusul menjadi calon orang tua"ledek Zidan kepadanya.


"Doa kan yang terbaik aja mas".


"Mba Una kenapa?diam mulu,sakit?"Nayla memperhatikan kearah Kaka iparnya.


"Engga kenapa-kenapa lanjut makan aja, Una baik nanti setelah ini mau kemana bi?".


"Kalau Una mau jalan-jalan bersama zayn engga masalah"giliran Abi Fatah mengatakan sesuatu kepadanya.


"Iya nanti jalan-jalan, nay mau ikut?".


Nayla tidak menjawab pertanyaan tersebut.Setelah selesai Zayn bersama sang istri sudah berada di mobil dan ternyata sudah ada Nayla sedang main ponsel.


"Kenapa terkejut?"melihat ke arah mereka berdua dan melihat mereka sedang pegang tangan satu sama lainnya.


Mobil sudah melaju ke taman yang sering digunakan untuk olahraga juga.Banyak penjual keliling mengitari tempat tersebut,Zayn memalkirkan mobil setelah itu membeli somay terlaris di tempat tersebut karena cita rasa khas dari duduh somaynya.


Setelah memesan akhirnya bisa makan juga sendirian sedangkan yang lain memiliki memakan sate ayam Madura.


"Mas Zayn mau?"Nayla menawarkan sate ayam Madura kepadanya.


"Engga usah buat nay aja".


Husna menyuapi sate ayam kepada suami tercinta, lagi-lagi Husna menyukai sisa sate yang belum habis beberapa saat setelah itu melanjutkan makan somay sampai habis.


Zayn mengambil uang untuk membayar makanan yang sempat di pesan tadi.


"Pulangnya nanti saja perut mas kram kalau jalan kekenyangan,karena sudah malam ke rumah Abi Gibran aja yah engga masalah kan?"titih Zayn kepada mereka berdua.


"Engga ka.Kalau Nayla gimana?mau ikut bersama kita tau di anter ke pesantren terlebih dahulu?"melihat ke arah Nayla.


"Ikut saja mba sudah malam juga,mas masih kram perutnya?".


Jalan ke arah mobil"Sudah lumayan lega habis ini kalian tidur di dalam mobil nanti kalau sudah sampai mas bangunkan".


Masuk ke dalam,Husna bersama Nayla tertidur ketika perjalan pulang tak lama sudah sampai.Di ruah Abi Gibran setelah membangunkan mereka lalu jalan kekamar masing-masing untuk istirahat.


Zayn masih belum mengantuk membaca buku yang ada di kamar tersebut hingga tertidur.Saat hendak sahur bari menyadari kalau tadi malam Zayn membaca buku dan tertidur,Husna mengajak adik ipar untuk menyantap sahur bersama di kamarnya dan sesekali bercanda bersama.


"Mas Zayn engga mau menambah cabang lagi?"tanya Nayla.


"Engga untuk sekarang,dua aja sudah cukup untuk dan bisnis keluarga juga ada nay mau megang salah satu.Kerjanya mudah cuma menerima laporan ke harian dan membuat laporan setiap bulannya"melihat ke arah nayal yang kini sedang menikmati makanan.


"Tapi memakan waktu dong mas".


Zayn tersenyum ke arah Nayla"tidak dong,nay mau atau engga?di cafe Ziza aja ada mas Zayn.Untuk sekarang masih belum seperti biasa cuma laporan selalu di ambil kalau ada waktu"Zayn hendak pergi ke kamar mandi.


Setelah selesai baru keluar, Nayla masing memikirkan yang di tawarkan makanya tadi.


"Iya nay mau di cafe ziza bersama mas Zayn".


"Mau dong mas"ucap Nayla kepadanya.


Setelah selesai menyantap sahur Nayla kembali ke kamarnya.Pasangan tersebut sedang bersantai sambil manja-manjaan satu sama lainnya, setelah selesai melaksanakan shalat subuh berjamaah Husna menggoda suami dengan aksi-aksinya.


"Astaghfirullah halazim kuatkan iman ku supaya tidak tergoda amin"Zayn berdoa dan mengusahakan ke wajahnya.


"Ka,Una sudah siap kalau boleh jujur.Una mau melakukan sebagai istri seutuhnya untuk Kaka"ucap Husna mendekat ke arah sumi.


Zayn menghela nafas panjang"Baik lah kalau Una sudah siap,engga masalah kalau kaja harus mengganti pasa di lain waktu".


"Beneran ka?Una minta pelan-pelan aja yah!".


Zayn menggangguk pelan"Bismillah Kaka janji akan pelan-pelan"sedang kiss bersama Husna dan di bales kiss tersebut.


Permainan sudah panas,Zayn sudah melepas pakaian istrinya begitu pula dengannya tidak ada sehelai benang pun yang menutupi seluruh tubuh kedua pasangan tersebut.


"Arghhhhhhh ka pelan-pelan"Husna meremas seprai engga tahan dengan kelakuannya.


"Iya dek"Zayn menurunkan tempo permainan.


Dengan lihai Zayn mampu membuat istrinya mendesah berkali-kali memanggi namanya.


"Tahan benter,belum sepenuhnya masuk dek"Zayn memasukan lagi miliknya.


'Jleb' masuk dengan sempurna, milik Husna merasa penuh serta seperti ada yang rasa aneh di dalam sana.Nayla sudah ada di depan pintu kamar kakanya berusaha masuk tetap engga bisa di buka sama sekali.


"Mas buka pintunya!"Nayla teriak supaya terdengar sampai telinga lamanya.


Zayn mendengar teriakannya adiknya barusan datang di waktu tidak tepat"Iya kenapa?pulang nanti kembali saja ke kamar mu".


"Tapi mas,nay mau masuk kedalam bertemu dengan mba Una"ucap Nayla kepadanya.

__ADS_1


Menghiraukan ucapan adiknya sengaja engga mendengar suaranya.


Husna merintih kenikmatan yang diberikan oleh suaminya"nanti mba Una nyusul".


"Baik lah"Nayla kembali ke kamarnya.


Zayn makin menambah ukuran miliknya di leher hingga dadanya Husna.


"Cape?kalau cape istirahat dan mandi".


"Engga capek, tambahkan lagi ka.arghhhhh Una makin cinta kepada Kaka"melihat ke arah suami yang masih memainkan benda kenyal miliknya dan *******-***** Husna kegelian karena Zayn terlalu sering melakukan di sana.


"Kenapa?sakit?"tanya Zayn melihat kearah istri dari tadi tersenyum kearahnya.


"Engga sakit tapi geli,ka lanjut di kamar mandi aja tuh"Husna mengajak pindah tempat.


"Sudah cukup Kaka takut adek kesakitan sudah 2 jam,sudah yah Kaka lepas kan makasih untuk Una yang masih fresh dan Una harus mengingat kalau engga boleh pergi jauh-jauh dari Kaka"Zayn hendak melepaskan miliknya dari penyatuan tadi.


Husna mendorong untuk melakukan lagi dan lagi, Terpaksa mengikuti kemauan istri setelah beberapa saat penyatuan tersebut sudah terlepas.Husna tertidur nyenyak sang suami menarik selimut untuk istri tercinta lalu Zayn mandi duluan 15 menit kemudian keluar sudah menggunakan pakaian.


Rebahan memainkan ponsel kiss keningnya mengusap rambut istrinya.Lama kelamaan Zayn tertidur di samping istrinya sambil melihat kearah wajah sang istri tercinta.


1 jam kemudian Husna terbangun berusaha bangun sendiri dan masih terasa sangat sakit karena ulah suami tadi.


"Mau mandi?biar Kaka gendong aja masih sakit?mau makan sesuatu nanti Kaka belikan"Zayn mengambil baju handuk untuk istri tercinta dan menggendong ke kamar mandi menunggu di dalam kamar mandi.


Di kamar mandi ada tirai untuk tempat basah dan kering,tak lama Husna sudah selesai mandi melihat ke arah suami yang masih setia menemaninya.


"Ka ngapain ikut juga,Una malu kalau ada Kaka di sini seharusnya di tempat tidur aja".


"Kaka sudah melakukannya karena itu menemani adek sampai selesai,engga usah malu sudah liat semua juga ngapain harus malu"Zayn menggoda menarik tirai yang sedang di pertahankan oleh istrinya.


"Jangan gitu masih sakit!"Husna tersenyum manis kepada suaminya.


Zayn keluar mengambilkan pakaian dan memberikan kepada istri tercinta sekalian membereskan semua tanpa jejak sama sekali.Mengganri seprai dan memberikan tempat tidur kebetulan Husna melihat suami memeluk dari belakang.


"Dek mau makan apa?Kaka persen kan untuk mu benter lagi makannya"Zayn melihat ponsel untuk keluar mengambil pesanannya.


Setelah itu kembali ke kamar.Langsung masuk kedalam makan bersama saling suap-suapan sampai habis.


"Sudah kenyang?mau ke rumah Abi Fatah atau tempat di sini?"titih Zayn membuang bungkus makanan ketempat sampah.


"Kalau Kaka engga sibuk di sini aja biar samar yang menghendal semuanya"mengeluarkan jurus andalannya.


Zayn tidak bisa menolak kalau sudah mengeluarkan jurus andalannya.


"Baik lah tunggu sini Kaka mau ngabari samar kalau nanti kita tidak pulang sore ini"mencari nama samar, setelah ketemu kemudian mengetik pesan untuknya.


[Assalamualaikum samar,aku tidak pulang kau urus semua dan laporan kan kepada ku makasih]Zayn mengirimkan kepadanya.


[Oke tenang aja ka,nitip buatkan keponakan untuk ku makasih] mengirimkan pesan ke ka Zayn setelah itu menyimpan ponselnya kembali melanjutkan tugasnya.


Zayn tersenyum ke etika membaca pesan dari samar menyimpan ponselnya di atas laci.


Adiknya datang di tengah-tengah mereka berdua dan merasa ada yang aneh dengan Kaka serta Kaka iparnya.


"Kalian ngapain?tadi aku kesini pintu kamar di kunci sekarang tidak, ada apa mas?".


"Engga ada masalah tadi kamar ini sedang di bersihkan ada kecoa,kalau kecoa satu tidak masalah tadi ada banyak jadi supaya tidak pergi-pergi jadi mas Zayn kunci pintunya"


Zayn membohongi adiknya serta berharap supaya Nayla percaya dengan cerita tersebut.


"Baik lah kita engga jadi pulang?mau sampai kapan mas,berada di sini?"tanya Nayla melihat ke arah kakanya.


"Kakau mau pulang pakai taxsi aja nih uang untuk ongkos pulang"Zayn memberikan uang 100 ribu untuk Naya.


Menerima uang tersebut dari tangan mas Zayn"uang ini nay ambil tapi pulang bareng mas aja yah"mengeluarkan jurus andalannya.


"Baik lah,dek keponakan mu di mana?engga kelihatan dari tadi"titih Zayn kangen kepadanya, tiba-tiba datang memeluknya dan mencium pipi om Zayn.


"Kepana aja engga kelihatan"Zayne ciuman wajah Fariz berkali-kali.


"Dari ruangan Abah kenapa om?".


"Engga kenapa-kenapa tanya aja,Fariz ada waktu main bareng yuh hari ini om banyak waktu untuk Fariz"mengeluarkan mainan di dalam boks mainannya.


Kebanyakan mainan Dinosaurus, harimau dan yang lainnya.Hewan bohong-bohongan tapi sangat menyenangkan hampai Husna tertawa melihat mereka bermain bersama.


Husna hendak pergi ke kamar mandi jalan ke sana sangat pelan zay melihat ke arahnya.


"Mau kemana?Fariz main sama tante nay dulu yah"Zayn membantu istri tercinta ke kamar mandi, menunggu sampai selesai tak lama keluar pegang ke bahu suaminya.


"Istirahat lah jangan banyak bergerak, masih sakit atau sudah mendingan?"membisikkan ke telinga istrinya.


"Sudah mendingan engga usah lebay ka,nanti Nayla tau bisa panjang engga selesai-selesai nanti makan di luar oke"melihat ke arah suami tercinta kiss di bibirnya.


"Oke,Kaka main sama mereka lagi.Ponsel Kaka engga ada nomor nyasar lagi kan?sudah banyak nomor gitua engga bosan mengirimkan pesan tidak jelas kepada ku".


"Utu....... Utu cerita ngambek?mau lagi boleh tapi engga sekarang masih sakit"husna menggoda suaminya.


"Kaka engga bisa sudah lah adek istirahat saja nanti malam jalan-jalan"ucap Zayn.

__ADS_1


...----------------...


Zayn menepati janji ke adik dan keponakannya,sedang menunggu makanan datang tak tersebut datang bersamaan dengan azan magrib berkumandang.Zayn dan Husna menyantap makanan lama kelamaan sudah selesai dan sudah membayar tinggal melaksanakan sholat berjamaah.


Di masjid dekat situ tak lama kemudian sholat pun selesai tinggal jalan-jalan menikmati suasana malam hari.


"Mas Zayn engga biasanya seperti ini"Nayla penasaran dengan kondisi Kakanya.


"Nay mau beli apa lagi?"tanya Husna sekalian mengalihkan topik pembicaraan adik iparnya.


"Sebenarnya nay sudah kenyang pulang aja gimana mas?"melihat ke arah mas Zayn.


Zayn menengok kearahnya"Nay mau pulang ayo mas antara,mas engga pulang bersama nay malam ini dan mau tidur di rumah Abi Gibran lagi"jalan berdampingan dengan adiknya dan istri tercint.


"Kenapa mas,engga ikut nay aja?".


"Mas mau menginap lagi di sana katanya mau pulang engga jadi?"jalan menuju mobil masuk kedalam yang lain pun masuk ke mobil.


Tak lama kemudian sudah sampai di depan gerbang masuk pesantren, Nayla turun dan melambai kan tangan sampai mobil mas Zayn sudah tidak kelihatan lag.


Setelah mengantar Nayla pulang,Zayn kembali ke rumah Abi Gibran setelah sampai turun serta masuk ke dalam menuju ke kamar sedangkan Husna mengantarkan keponakan ke ayahnya baru masuk ke kamar.


Zayn baru saja selesai mandi masih menggunakan baju handuk yang melekat di tubuhny.Istri tercinta mendekat kearahnya sambil tersenyum penuh arti kepadnya beberapa kali melakukan kejahilannya.


"Masyaallah dek engga capek membuat Kaka marah?sekali aja jangan seperti ini dong mandi saja Sanah"Zayn membalikkan badannya kearah lain.


Husna mengikuti gerakan dari suami sampai tapi tersebut lepas serta menarik baju handuk yang sedang di gunung oleh suaminya.


"Dek plis jangan di tarik,Kaka belum memakai baju sama sekali dan engga usah melakukan hal aneh-aneh"tegur Zayn mempertahankan posisi membelakangi istri tercinta.


"Kenapa takut?"Husna makin lihai mencari celah dan menggerak-gerakkan tangan di perut suami tercinta.


Zayn masih bertahan dari kejahilan dari istri lama kelamaan baju handuk tersebut tinggal setengah yang belum Husna lepaskan.


"Oke kalau adek tersayang mau melakukannya lagi"Zayn membaringkan istri di sebelah tempat tidur.


Husna merasa takut sudah memancing kepemilikan suami bangun karenanya.


"Maaf ka,jangan melakukannya Una tak sengaja maaf"sesal Husna.


"Engga ada kata maaf lagi.Bismila kali ini Kaka akan melakukannya dengan lembut".


Zayn memulai dari mulut lama kelamaan permainan semakin panas,hingga sudah siap untuk masuk ke dalam goa istrinya tak lama Zayn memasukkan miliknya.


"Arghhhhhh, gimana dek sudah masuk semua loh engga seperti yang pertama"zayn mencium kening istrinya.


"Lumayan tidak sakit ka.Agak kenceng yah tapi harus lembur oke"Husna meras seprai tidak kuat menahan kenikmatan yang di berikan kepadanya.


Husma mendesis memanggil nama suami dan Zayn memainkan benda kenyal milik istri tercinta, beberapa kali mereka melepaskan cairan bersama-sama Husna minta tambah ronde kepadanya.


"Dek istirahat aja yah,adek engga capek?mau di atas"Zayn menawarkan kepada istrinya.


"Boleh"jawab singkat dari Husna.


Zayn kembali posisi di bawah istrinya.Husna memimpin permainan di bantu oleh suami serta menggoyang pinggulnya berkali-kali.


"Ginama ka?kurang puas atau mendingan".


"Agrhhhhhhh,adek jangan kecepatan temponya Kaka merasa butuh istirahat.Sudah yah kalau mainnya seperti ini akan lebih banyak yang keluar dek"melihat ke arah istrinya yang masih melakukan yang sama seperti dirinya waktu di atas istri tercinta.


"Emgga masalah dong kan akan lama juga proses kehamilan,kata Abi Gibran kalau baru selesai datang bulan dan melakukan seperti ini akan lebih cepat hamilnya."


Husna tidak tahan lagi mau mengeluarkan cairan hangat"Agrhhhh,Kaka mandi bareng yuh kalau engga Husna mau menambah permainan sampai tertidur".


"Emmmmm,dek.....egrhhh jangan gitu punya Kaka mau keluar lagi.Iya mandi bersama tapi jangan gitu".


"Bersama"Husna pun mengeluarkan cairan tersebut setelah itu suami menggendong ke kamar mandi dan mandi bersama.


Di sela-sela mandi bersama Husna mau melakukan penyatuan kembali.


"Ka cepat ini benar kan?"melihat ke arah sumu yang tak percaya kalau Husna melakukan di kamar mandi.


"Iya ini sudah benar"Zayn melakukan hubungan suami-istri di kamar mandi sambil mandi bersama.


Lama kelamaan Husna sudah lelah meminta Zayn melepas penyatuannya.


Setelah di lepas dan mandi bersama 2 jam sudah mereka di kamar mandi.Setelah selesai baru keluar bersama-sama Husna memakai pakaian sedang Zayn tidak cuma memakai baju handuk tebal.


Tidur seperti biasa saling berpelukan.Di tengah tidur malam bersama Husna memainkan miliknya dengan tangan.Sampai pagi Beru di lepas dari tangan Husna, suami pun tersadar kalau tadi malam Husna melakukan kejahilan lagi kepadanya.


"Dek,Kaka engga akan melarang kalau di kamar kau memakai pakaian seksi atau pun kekurangan bahan tapi inggat cuma di kamar Kaka izinkan"mencium kening istrinya.


"Tak mau sudah terbiasa makai gamis waktu kecil pernah tapi cuma sampai usia 5 tahun,saat usia 6 tahun umma saat masih menemani ku.Membimbing ku untuk memakai gamis hingga sekarang ka".


"Untuk sekarang boleh dan Sunnah untuk melayani suami dan menghibur kalau moddnya turun"Zayn memeluk istrinya sampai merasa lebih baik lagi.


"Oke adek coba memakai lagi tapi jangan salahkan kalau sampai adek memakai baju dinas saat menginginkan oke".


"Oke Kaka mauandi sudah jam 3,nanti giliran adek mandi serta pulang ke rumah Abi Fatah yah"Zayn jalan kekamar mandi.


Tak lama kemudian selesai dan memakai pakaian, giliran Husna mandi 20 meit sudah berada di kamar mandi setelah itu keluar serta memakai pakaian.

__ADS_1


Setelah selesai membereskan serta mengganti seprei dan beberapa pakaian ke kranjang kotor.


Jakan keluar kamar menuju mobil dan kembali ke pesantren tak lama kemudian akhirnya sampai,mereka berpisah Zayn bertemu dengan Samar sedangkan Husna jalan keruang keluarga.


__ADS_2