Aku Mencintaimu Karena Allah

Aku Mencintaimu Karena Allah
24.Hari-hari kebahagiaan part 2


__ADS_3

Zayn sudah pulang ke pesantren Abi Usman sedang istirahat besok baru mulai pelajaran.


Zayn juga sudah pulang ke pesantren Abi Fatah kesana naik motor,sedang istirahat di ndalam sendirian abi Fatah engga ikut pulang kepesantren besok baru mulai pelajaran.


Dirumah abi Fatah


Nayla sedang menonton dramkor sendirian di kamar,sedangkan byla sedang belajar mengulang materi yang sudah di ajarkan waktu itu setelah selesai belajar keluar dari kamar mencari keberadaan Nayla.


Nyamperin kekamar ternyata sedang nonton dramkor sendirian sambil makan coklat kesukaannya, mendekat serta mengambil coklatnya dan memakan cokelat itu duduk di samping Nayla menemani sampai filem selesai.Umma masuk kedalam kamar Nayla mau menyuruh bersiap-siap kembali ke pesantren bersama Abi Fatah.


Langsung masuk kedalam berdiri di hadapan Nayla serta byla juga.


"Byl bersiap pulang kepesantren,sudah di tunggu abi beliau sedang mengisi bensin dulu sebelum kesini sudah selesai mari umma bantu"jalan duluan kekamar byla,byla menyusul kesana mengikuti langkah umma Nadya masuk kekamarnya.


Membereskan pakaiannya di masukan kedalam tas ransel lumayan bisa memuat banyak tak lama kemudian sudah selesai begitu juga Abi Fatah juga baru nyampai.


Jalan kedepan menggendong tas ransel menaruh di bagasi mobil duduk di belakang bersama Nayla,Nayla juga pulang kepesaantren besok sudah berangkat sekolah lalu mobil sudah jalan ke pesantren engga lama akhirnya sampai.


Turun serta masuk ke ndalem dulu sebelum ke asrama,sudah kewajiban santri serta santriwati kalau sudah pulang kerumah serta kembali ke pesantren lagi.


Masuk kedalam duduk di sofa sambil makan cemilan Zidan baru keluar kamar.


"Umma juga di sini selamanya?"jalan kearah Nayla serta duduk di samping kanannya.


"Iya nanti rumah akan di tempat Haikal serta teman-temannya,Abi sudah bilang kepadanya kan bisa menghabiskan waktu bersama calon menantu umma"melihat kearah byla Sam il tersenyum di balik nikhobnya.


"Mba kekamar akuh nonton dramkor episode terakhir semuanya akan terungkap nanti".


"Bantar aku naruh tas keasrama dulu"hendak pergi keluar ndalem sudah beberapa langkah dari tempat yang tadi.


"Berhenti!sebagian baju mu di taruh kamar tamu yang nantinya akan di pakai kalau menginap di sini tiap hari sabtu dan Minggu".


Menoleh kearah Abi Fatah yang tadi bicara kepada byla,memutar balik kearah umma serta yang lain masih di ambang pintu.


"Tapi bib nanti engga ada yang membicarakan di belakang ku?aku tidur di asrama saja hari Minggu kesini"menolak tawaran Abi Fatah kepadanya,giliran umma Nadya yang akan membujuk seribu kata supaya mau tidur di sana setiap hari Sabtu sampai minggu.


"Byl nanti Abi serta umma yang mengurus mereka byla tidur di sini sekarang kan hari minggu besok pagi boleh kembali keasrama".


"Iya umma byla tidur di kamar mana?".


Setelah di tunjukan jalan kearah kamar ada di atas bersama kamar anak-anak yang lain.


Siang hari.


Bulan masih tidur nyenyak kecapean walaupun di kamar masih menggunakan nhikobnya,Zayn membuka ponsel membuka WhatsApp mencari nama byla setelah ketemu engga sengaja kepencet.


trut............trut...........trut.


Byla menyadari kalau ponselnya ada yang menelepon lalu di angkat masih dalam posisi setengah sedar dalam mimpinya.


"Assalamualaikum ini siapa?bisa nanti saja masih mengantuk"suara khas byla ketika sedang tidur nyenyak begitu membuat Zayn engga bisa menjawab salam dari byla.


"Wangalaikumusalam maaf mengganggu nantia ku telepon lagi,tadi kepencet tidur lagi supaya besok vit kembali.Ini aku Zayn tidur yang nyenyak assalamualaikum".


Membuat byla membuka mata sempurna melihat nomor tidak di kenal.


Flashback on.


Zayn meminjam ponsel tanpa sepengetahuan Nayla mencari nama byal engga ada'mba byla akuh'baru ketemu mengirimkan ke ponselnya.


Setelah selesai di kembalikan seta menghapus pesan yang tadi di kirimkan ke ponsel Zayn dan pergi dari sana.


Bertemu nayla di ruang makan baru mengambil cemilan.


"Ngapain menyelinap di kamar ku?ada apa yah,mas Zayn pasti nyari nomor mba byka kan?minta sendiri aja".


"Engga lah sudah dapat ngaku-ngaku serta ngarap banget kalau byla engga mau jadi Kaka ipar mu gimana?"ledek Zayn kepada Nayla serta mengambil cemilannya.


"Mau lah kan otomatis,kalau mba byla sama mas Zayn sudah sepakat dengan ku".


"Terserah bay"pergi meninggalkan Nayla sendirian di sana.


Flashback off.


"Engga koh aku sudah bangun ada apa?".


"Sudah lah takut mengganggu mu nanti saja,besok ada waktu sekitar jam setengah satu?ajak nay juga kecafe'bima".


"Ada nanti aku kesana sama Nayla sudah dulu mau mbantu umma membereskan ndalem aku tutup yah"seperti biasa pasangan kekasih tidak saling mengungkapkan perasaan satu sama lainnya tapi bicara langsung kepada orang tuanya.


"Buru-buru banget baru sebentar lima menit lagi,nay cerita takan tentang mu dari SMP hingga sekarang serya perubahan seperti mempunyai teman cowok".


Nayla datang dengan grasak-grusuk masuk kekamar byla,melihat byla sedang telepon dan mengganggu suasana Zayn secara langsung maupun lewat telepon.


"Dari mas Zayn kan?Iya kan engga usah bohong ketahuan banget tau"menyudutkan byla serta mau liat siapa yang menelepon nya engga di perlihatkan,tak lama ponsel byla di hadapan kan ke Nayla tau kalau nomor itu punya mas Zayn.


"Mas Zaynnnnnn,besok sudah atur jadwal kan!oke akan aku temani mba byla".


"Engga usah teriak-teriak aku dengar kenapa mau uang kan?sudah aku siapkan sesuai janji mas ada acara bersama Aldo,dia teman ku selama di sini sudah banyak membantu materi yang paham sama sekali nanti aku cerita kan semua tentang Aldo".


"Ye matikan saja mba, katanya mau mbantu umma eh nyasar sampai sini engga kelar-kelar lagi"ucap Nayla katus sambil memanyunkan mulutnya.

__ADS_1


Setelah keluar kamar mandi mengajak Nayla turun membantu umma memasak makan siang,karena mas Zidan belum bangun jadi harus di bangun kan oleh Nayla berusaha berbagi cara yang di lakukan engga bangun-bangun.


Ada satu cara yaitu dengan memakai parfum mba byla tanpa sepengetahuannya masuk dan tidur di sampingnya.


Nayla seperti umma selalu lengkap dengan nikhobnya,mas Zidan baru tersadar seperti ada byla di sampingnya membuka mata sempurna menengok kearahnya.


"Astaghfirullah halazim, maaf-maaf engga tau kalau ada kau di situ bisa keluar sebentar?".


Nayla membuka nikhobnya dan mas Zidan terkejut kalau itu bukan mba byla.


"Nay kirain tadi beneran itu byla,nanti kau yang akan kena masalah mau?aku si ogah cepetan turun sudah di tunggu umma maka siang kalau engga mau juga egga masalah".


"dasar adik tak punya adab sama mas Zidan lebih muda dari ku,engga papa si serta alhamdulilah engga memberikan uang jajan kepada mu kan bisa beli yang lain".


"Ye engga bisa dong,kalau aku engga punya adab berati kau apa?aku kan adik mu chaaa engga punya jawaban,buruan turun atau engga akan mendapatkan makanan.


...----------------...


Setelah selesai sekolah Zayn mengerjakan tugas di asrama tak lama akhirnya selesai juga jalan kerumah habib Usman mengambil ponselnya, barang-barang elektronik seperti ponsel dan laptop sengaja di taruh sana membuka WhatsApp banyak banget pesan dari byla.Bukan byla melainkan Nayla yang menginginkan pesan itu kepada Zayn.


✉️ Jadi kan nanti?aku berangkat sekolah dulu assalamualaikum.


✉️ Setelah selesai sekolah akan aku buka lagi pesan dari mu,aku tunggu Zayn kuh.


Setelah membaca lalu mengirim kan balasannya mengetik pesan.


✉️ Iya wangalaikumusalam,aku sudah pulang nanti nyusul ke cafe saja assalamualaiku.


Setelah meninggalkan pesan serta pergi kecafe'bima singkatan dari Abi Fatah serta umma Nadya tak lama sampai disana.


Masuk kedalam melihat bahan baju untuk stok takut kehabisan.


"Mas Setoknya masih ada untuk beberapa hari lagi?kalau habis bilang saja nanti aku berikan uang untuk membeli lagi bahan baku"sambil melihat pekerjaan mereka satu persatu karyawan di cafe ini.


"Mba es coklat satu bawakan keruangan makasih"setelah itu masuk keruangan melihat ponsel lagi siapa tau buka sudah aktif lagi.


✉️ Aku ada di cafe Bima kesini saja nanti aku yang bayar taksinya.


Setelah di kirimkan byla baru saja online WhatsApp.


✉️ Oke bentar lagi aku kesana,maaf baru mbuka ponsel oh iya wangalaikumusalam maaf Zayn.


sudah di kirim kan langsung di baca olehnya.


✉️ it's oke aku tunggu jangan lama-lama kesininya,kalau jam 2 aku ada di cafe ziza engga jauh dari pesantren Abi Fatah tunggu disana saja bisa istirahat juga disana.


tok ........tok.


"Masuk aja mba engga di kunci".


Zayn sedang menghitung uang yang kemarin dan tadi pagi hingga sekarang.


Setelah meminum sedikit demi sedikit sampai habis lalu melakukan pekerjaannya.


trut.........trut.


"Umma uangnya seperti biasa?di taruh bank".


"Iya karyawan di berikan bonus 5% untuk bulan ini kinerja mereka sangat memuaskan satuagi cafe ziza juga berikan bonus".


"Siap umma aku akan kesana bentar lagi".


Setelah menghitung 5%yang di minta umma menghampiri mereka semua di dapur.


"Maaf mba mas ada titipan dari umma Nadya ini di bagian keyang lain semuanya rata bonus kalian pertahankan kinerja kalain ada 500.000 ribu setiap amplopnya,jakau gitu besok aku kesini lagi seperti biasa atau sebelum pulang kesini lagi mas mba nya assalamualaikum"memberikan amplop itu ke karyawan lalu pergi ke cafe'ziza.


Cafe'bima 2 bulan sebelum libur kemarin sudah selesai di renovasi serta sudah di launching jadi Zayn menghendaki dua cafe sekaligus engga akan mengganggu pekerjaan juga,jarak dari cafe'bima lumayan jauh tak lama sudah sampai di sana masuk keruangan bajunya basah kehujanan tadi.


Kebetulan ada baju mas Haikal di sini bisa pinjam mengganti yang basah.


Setelah mengganti karena kehujanan tadi badan engga bisa bersahabat,mulai bersin-bersin sampai terdengar kekamar sebelum yang di tempati Nayla serta byla.


Nyamperin kesana mencari tahu kondisi Zayn tadi terdengar besin-bersin.


"Mau aku buatkan sup hangat untuk mu?".


"Mba byla mohon map nih ye ini care cake bukan cafe seperti Bima,engga ada bahan makanan seperti sayur-sayuran minta karyawan kesini pakai telepon ini aja".


"Baru inggat hehe maklum lah nomorbya berapa?"engga tau mau menghubungi engga tau caranya untuk menghubungi cafe'bima.


"3 saja sudah terhubung coba mba pasti bisa kata Abi cuma pencet angka 3".


Menekan angka 3 lalu terhubung engga lama sudah ada yang mengatakannya.


"Halo ini dengan siapa saya berbicara?bisa saya bantu"seorang wanita muda karyawan cafe bima yang mengangkat telponnya.


"Gini mba saya byla mau minta bahan-bahan untuk membuat sup daging sapi bisa? serta di anterkan ke cafe'ziza bisa?"dengan penuh harapan supaya bisa di kirim kan kesini.


"Bisa mba sebentar saya siapkan dulu,memang buat siapa?ada yang sakit mba?"menanyakan balik kepada byla bukannya menyiapkan untuk di kirimkan.


"Kirim saja mba,aku tunggu makasih assalamualaikum"menutup teleponnya.

__ADS_1


Tak lama sudah di kirim lewat jasa pengiriman sudah di bayar dari cafe bima.


Byla sedang memasak sop iga 30 menit sudah memasaknya akhirnya matang,membawa kesana serta minum air hangat di bantu Nayla yang menyuapin Zayn dengan tangannya.


"Mas kalau sedang hujan ngapain kesini?engga bawa jas huja?"hardik Nayla kepada Zayn yang sedang sakit seperti itu.


"Hem bisa diem ga?suaranya bergema tau di telinga ku,ada obat sakit kepala?atau paranormal kalau ada carikan dong".


Sambil memakan sop iga buatan byla tadi.


Byla sedang mencari obat yang tadi di minta Zayn akhirnya ketemu jalan kesana.


"Ini kan obat yang tadi kau katakan?nay ini sekalian nanti cepat sembuh".


"Oh iya tadia ku kehujanan setelah ke bank dari sana tak kira engga sebesar tadi jadi engga Makai jas hujan deh,nay sudah kenyang buat kau saja engga mau lagi enak tau perutnya"mencoba menceritakan kepada Nayla meletakan serta memberikan minum.


"Nay hendel dulu kemarin uangnya sudah di ambil sama umma,coba kau lihat di casih ada beberapa uang kakai ada 5 juta lebih di bagikan saja satu orang 500.000 ribu mengerti?nanti kalau sudah mendingan aku ke sana di bantu byla umma yang nyuruh minta laporan keuangan,eh nanti saja biar aku yang mengaturnya paham kan ucapan ku tadi apa kurang jelas?"mengklarifikasi kepada byla serta Nayla takut engga dengar ucapan ku.


"Paham,satu orang 500.000 ribu perintah umma Nadya tingkat kan kinerja kalian kan?".


"Good akua mu istirahat sejenak makasih byl maaf merepotkan kalian".


"It's oke ayo nay,kalau kurang gimana?Zayn aku engga bawa uang sebanyak itu".


"Ini transfer aja ada dua atm yang berbeda black cafe Bima, silver cafe ziza mengerti kan?bawa saja hp ku bentar"mengambil ponsel di dalam tas anti air memberikan kepada byla lalu rebahan lagi.


Jalan kedepan mengambil uang yang Zayn ucapkan tadi kepada mereka laku ternyata sudah di hitung ada 6 ikat sati jutaan,yang artinya enam jutaan jalan kebelakang nyamperin karyawan disana.


"Mas ada titipan dari umma Nadya bonus kalian tingkatkan kinerja kalian ini untuk kalian"memberikan kan satu persatu kepada karyawan setelah selesai masuk kekamar Zayn lagi obat6sudah di minum juga.


Setelah bangun dari tidurnya zaun masuk kamar mandi cuci muka biar lebih fresh lagi lalu keluar jalan mendekat kesana.


"Gimana cukupkan?kan disini ada reseller kan lancar semuanya?banyak yang cewek-cewek glowing kan ambil lah salah satu supaya aku bisa bilang sama Abi usaman".


"Ngawur ayo mau ikut kedepan bisanya sudah ada disana,ada mas Haikal juga yang membantu ku ayo nay"jalan duluan kefepan masih merasa agak pusing sedikit.


Jalan ke ruang resepsionis sudah berkumpul di sana ada mas Haikal juga yang menghendal reseller datang ke cafe menyetor kan setiap minggunya.


"Assalamualaikum maaf terlambat mas sudah di hendak kan?"duduk bersama mas Haikal melihat dokumen yang mereka sudah di buat tinggal di lihat dan menerima uang selama satu minggu, reseller bisa mengambil cake membayarnya nanti setiap seminggu sekali setelah di periksa mas Haikal tinggal di berikan kepada Zayn berkas-berkasnya.


"Nay yang tadi masih atau engga?kalau masih di bagikan sekalian,kalau kurang engga usah mba mas kalian sudah lama kurang lebih satu tahun enam bulan kalau engga salah koreksi lagi ucapan ku"sambil melihat kearah Nayla.


"Sudah habis mas"cuap Nayla ketus.


"Ya sudah kalian punya kartu kredit kan?kirim saja ke email nanti aku transfer umma yang meminta membagikan bonus kalian makasih sudah bergabung bersama mewujudkan semuanya,saya Muhamad Zayn Alfatah anak pemilik cafe ini mohon bantuannya serta kerjasamnya sebelah sana adik ku serta temanya sekian dari saya assalamualaikum".


"Mas Zayn engga ada yang ces saja?saya membutuhkan untuk adik saya,sekarang sedang membutuhkan obat tadi pagi engga meminum tepat waktu"salah satu reseller menangis meminta bantuan kepada Zayn.


"Tenang bu akan saya berikan nay tolong ambilkan dompet di kamar sekarang! sebentar Bu sedang di ambilkan uangnya".


Mengambilkan dompet mas Zayn di kamar lalu jalan kembali kesana memberikan kepada mas Zayn.


Mengambil uang satu juta memberikan kepadanya lalu hampir menyentuh kaki Zayn karena reflek melangkah mundur engga mau sampai menyentuh kaki Zayn.


"Berdiri bu insyaallah membantu pengobatan Naka ibu maaf cuma ada segitu,kalau ada masalah bilang saja insyaallah kalau bisa kami bantu akan di bantu semampu kami".


"Makasih nak,makasih ibu sangat bersyukur masih ada orang yang baik seperti nak Zayn semoga di beri kesehatan sekeluarga amin". Mendoakan Zayn serta kesembuhannya.


"Sama-sama yang lain lewat email saja,ibi bisa pulang kasihan anak ibu pasti membuat obat secepat mungkin".


"Iya mas kamu permisi assalamualaikum". Jawab kompak reseller lalu pergi dari cafe,Zayn dari tadi menahan pusing setelah selesai jalan kembali ke kamar istirahat di tempat jalan pingsan engga sadar kan diri.


Memanggil ambulans di bawah kerimah sakit engga jauh dari cafe.


Akhirnya sampai langsung di bawa ke IGD.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Di lanjutkan membaca rajin-rajin memberikan like serta komentar ke author.


Makasih yang selalu membaca semua cerita author.


__ADS_2