Aku Mencintaimu Karena Allah

Aku Mencintaimu Karena Allah
39.50% Setelah menikah part 1


__ADS_3

Lama kelamaan tertidur sedangkan Zidan sedang nonton dramkor sendirian.


Waktu terus berputar sebentar lagi azan magrib safy sedang di bangunkan.


"Ay bangun hampir magrib engga boleh tidur".


Membuka matanya masih agak pusing me memeluk sang suami.


"Ay tadi tidur? engga kerasa kalau tadi tidur kan cuma rebahan"tanya safy engga merasa tidur tadi.


"Tadi tidur sangat nyenyak jadi engga merasa tidur sudah ayo bangun sholat dulu".


"Gendong engga mau jalan!"safy merengek seperti anak kecil yang minta di gendong.


Sang suami menggendong sampai depan pintu kamar mandi lalu kembali ke tempat tidur sambil menunggu safy keluar.


Tak lama safy keluar lalu Zidan masuk untuk mengambil air wudhu setelah selesai lalu keluar bersiap-siap melaksanakan sholat berjamaah di musholla rumah.


Jalan kesana berdampingan tak lama sholat pun sudah selesai sedang berzikir serta berdoa dan mencium tangan.


Setelah selesai berbincang-bincang di ruang keluarga saling melempar candaan.


Nayla mendekat kearah Hana mengkrisikan sesuatu"Hana mau teman kan?minta sama ka Zidan serta ka safy"lalu duduk kembali ketempatnya sambil memakan cemilan.


"Ka Hana mau teman untuk bermain".


"Ada ka nay pasti mau main sama Hana"ucao Zidan mendekat kearah Nayla.


Mengkrisikan sesuatu"nay kau tadi bilang apa ke Hana?engga usah mulai deh doain saja"ucao Zidan kembali ketempat duduk"mau main sama ka Zidan?sini main apa dokter-dokteran?"melihat kearah sang istri cuma tersenyum manis.


"Engga ka Zidan tidak bisa merawat pasien"tolak Hana main sendirian.


"Ya sudah kalau memang engga mau"ucap Zidan dengan senang hati.


"Zi kau sudah lulus mau mengurus bisnis di luar kota?Abi engga bisa tiap hari kesana".


"Iya bi,memang safy yang minta"ucap Zidan.


Safy menyubitnya dengan keras lalu melepaskan karena salahnya sendiri.


"Sakit ay"merintis kesakitan serta mengusap rasa sakitnya supaya berkurang.


"Maaf ay"ucap Zidan kepada sang istri tercinta masih kesakitan.


"Hentikan engga malu sana mereka?jaga sikap kasihan mereka kalau melihat kalian seperti ini"ucap umma menasehati kita.


"Maaf umma"saling menyadari kalau ini salah.


...----------------...


Malam hari hujan deras di pesantren jadi tidur akan lebih nyenyak malam ini.


Dua ingsan manusia sedang rebahan safy sengaja ke kamar mandi masuk kedalam.


Melepaskan b*a yang biasanya melekat sekarang sudah tidak memakai lagi.


Keluar jalan menghampiri suami lalu menghibaskan kerudung serseleting baju masih tertutup.


"Ay sudah jam berapa engga tidur?".


"Engga bisa sebelum ay meminum ini"ucap safy menunjukkan p*y*d*a.


Zidan mengerti yang di tunjukkan sang istri sengaja engga melihatnya serta berpura-pura tertidur sangat nyenyak.


Safy naik di atas perutnya sambil rebahan di atas perut sang suami.


"Ay engga bisa ayo lah tidur"pinta Zidan mencium keningnya.


"Tidak mau sebelum mengabulkan permintaan ay barusan"tolak safy turun dari atas perutnya.


"Kalau mengabaikan kan permintaan langsung tidur!!"Zidan menyetujui permintaan sang istri tercinta.


Zidan membuka resleting baju gamis sang istri lalu melihat dua benda kenyal sudah tidak ada penghalang lagi.


Berusaha seperti bayi yang sedang minum asi langsung safy merasa kegelian.


"Ay geli jangan di gigit"pinta safy kepadanya.


Disela-sela aktivitas Zidan berhenti sejenak"Engga janji salah sendiri sudah membangunkan seluruh wahan".


Safy mengeluarkan kan suara merdunya serta cuaca saling mendukung.


"Arghhhhh,ay enak tingak naik wahana yang satu dong masa itu terus"tegur safy menikmati sentuhan yang di berikan Zidan.


"Sudah malam tidurah"hendak menutup resleting baju sang istri.


"Engga mau!tidurnya kalau kau seperti tadi".


"Ayo lah sudah jam setengah sembilan tidur yah,iya sambil seperti tadi tapi ay juga tidur"membuka resleting baju gamisnya.


Menggempit kaki istri serta melanjutkan menaiki wahana yang sama.


Tangan Zidan meremas sedangkan yang lain membuka wahana untuk bisa masuk kedalam permainan goa, melempar kesembarang arah sudah mempersiapkan lalu orang yang mau masuk sudah siap.


Baju gamis sang istri sengaja di atasksn Sadikit lalu membuka celananya juga 'jleb' sudah masuk setelahnya.


"arghhhhhh ay engga ada di permintaan ku"sadar kalau Zidan berbuat ulah di wahana.


"Maaf ay kan aku sudah katakan untuk tidur engga mau lalu ay menyuruh ku untuk bermain wahana kalau sudah seperti itu engga bisa mengontrol diri ay,maaf sudah terlanjur tahan sebentar ada orang yang mau masuk lagi"ucap Zidan memasukan lagi.


'Jleb'sudah semuanya lalu memaju mundurkan waktu permainan di wahana.


"Iya jangan di celetin masih agak sakit sedikit"menikmati setiap Zidan melanjarkan aktivitas memainkan wahananya.


"Argh ay makasih banyak sudah memberikan bentar mau keluar tahan yah"pinta Zidan.


Cairan hangat sudah melengkat di bawah sana lalu mereka sama-sama mengeluarkan.

__ADS_1


Lalu Zidan banyak cairan hangat lalu mengusap kening serta menciumnya ternyata sudah tidur duluan.


"Maaf ay masih sakit aku paksakan"merasa bersalah lalu mengeluarkan orang-orang di dalam wahana itu.


membetulkan pakaian sang istri lalu menaikan selimut serta tidur di bersama.


Pagi harinya.................


Zidan sudah bangun serta mandi duluan lalu membangun kan istrinya.


"Ay bangun sudah pagi kau engga sholat?maaf aku sudah sholat duluan".


"Emmmmmm,iya gendong jam berapa sekarang?ay engga membangun kan tadi!"tanya safy sambil masih setengah sadar dari alam mimpinya.


"Sudah berkali-kali engga ada jawaban lalu di bangun kan lagi sekarang, setelah mandi sholat engga masalah kalau bangunnya tidak dengar azan masih bisa"menggendong sang istri kedalam kamar mandi mendudukkan di wastafel mengambil baju gantinya.


Serta mempersiapkan air untuk sang istri setelah selesai baru keluar.


"Ay kapan-kapan mandi bersama mau kan?".


"Engga sudah cukup,mandi saja sebelum Nayla atau Zayn datang kesini"ucap Zidan.


Pergi keluar kamar mandi melihat leptopnya serta kiriman foto dari Abi tentang bisnis di luar kota,tak lama safy sudah selesai mandi serta mengeringkan rambut dengan hair dryerdi bantu sang suami.


"Maaf ay kalau masih sakit engga usah memaksa ay untuk memainkan wahananya".


"Sudah tidak sakit lagi ay tadi malam lebih baik dari kemarin siang"ucap safy tersenyum lebar kelihatan di cermin.


"Tentu saja kalau kemarin siang masih baru permainan goanya sedangkan tadi malam sudah ada yang persiapan"Zidan menjelaskan yang di di ingat waktu hubungan suami-isteri.


"Ay kalau kita di percaya memiliki anak lebih cepat gimana?"safy masih takut untuk mempunyai seorang anak.


"Alhamdulillah kalau memang Allah mempercayai kita,takun kan melahirkan ay akan mendukung dari awal perjalanan sampai selesai serta mengurus bersama-sama".


"Beneran?engga bohong kan?ay tadi malam kau terlalu banyak mengeluarkan cairan hangat gimana ini?"safy mulai panik ketakutan sampai memeluk sang suami.


"Ayo ikut aku tanya ke umma pakai jilbab mu serta nikhobnya"pinta Zidan membantunya.


Jalan menghampiri umma Nadya sedang mencuci peralatan dapur yang kotor.


"Umma mau tanya boleh?kalau susah hubungan suami-istri serta banyak cairan dari sang suami apa yang terjadi umma?".


"Maaf ay baru ingat tiga hari sebelum itu baru saja selesai datang bulan,umma tau kan?apa yang terjadi.Safy takut kalau benar gimana?".


"Bentar dulu kalian sudah melakukannya?kapan siang atau malam hari?kalau masa subur masih ada lalu kalian melakukannya itu bisa terjadi kehamilan"ucap umma Nadya.


"Tapi kemarin siang hari safy sangat suka makan es krim lalu di bagian bawah sakit banget serta tadi malam melakukannya lagi sudah engga sakit"safy memeluk umma Nadya dari samping masih sedih.


"Sayang engga masalah bentar lagi kalian kan lulus pernikahan kalian juga sudah satu bulan kan?nanti malam coba nanti kita periksa pakai tepek dulu umma akan bekukan untuk kalian sekarang tenang saja"mengusap jilbab safy serta tersenyum.


"Kalian lapar kan?makan dulu umma sudah makan serta yang lain"meninggalkan mereka di ruang makan.


"Ay engga bilang kalau masih masa subur".


"Awalnya iseng lalu menemukan baju yang terbuka aku pakai sekalian ngerjain ay eh jadi seperti ini,engga masalah tinggal beberapa hari kita lulus engga sabar menanti kelulusan oh iya mas Haikal kapan mengadakan resepsi mau datang dong"pinta safy dengan sangat bersemangat mau datang ke acaranya.


Sedangkan safy menambah makan paginya lalu menunggu sampai habis.


Mas Haikal sama mba Syafa datang kesana memberikan undangan resepsi pernikahan.


Setelah Zidan serta safy sudah selesai makan jalan menghampiri mba Syafa.


"Mas Haikal apa kabar?mba Syafa juga aoa kabar?tumben datang kesini?"ledek Zidan.


Safy melihat kearah perut mba Syafa dari tadi mengusao perutnya.


"Mba Syafa sedang hamil berapa bulan?"tanya safy penasaran.


"Jalan dua bulan ini kenapa?tanya seperti itu?"ucao Syafa penasaran juga.


"Mau sering-sering bisa?ikut aku mba kehalaman belakang,boleh kan ay?ay boleh kan!"sambil melihat kerahanya memberikan senyuman yang tidak bisa melarangnya.


"Iya boleh"Zidan melihat kearah mas Haikal.


"Boleh"jawab singkat mas Haikal.


Mereka jalan berdampingan lalu safy mengambil es krim di dalam kulkas.


"Banyak sekali itu buat di makan semuanya?".


"Iya dong dua engg akerasa,mba mau?akan aku ambilkan"mengambilkan dua es krim.


Memberikan kepadanya cuma menggambil satu es krim.


Duduk di pinggir kolam serta makan es krim bersama-sama menikmati suasana yang hangat di pagi hari.


"Mba pas pertama kali tau ada buah cinta rasanya seperti apa?"tanya safy penasaran.


"Tergantung setiap orang berbeda-beda kalau mba sendiri sangat manja semua permintaan harus di turuti kakai engga mba akan ngambek lalu mas Haikal mengabulkan permintaan mba seperti makan coklat".


"Gitu yah mba?aku tiga hari setelah datang bulan baru seperti mba tau kan?lalu makan es krim banyak engga mau kurang dari 2".


"Iya,safy beneran sudah melakukan hubungan suami-istri?kalau gitu mba masih ada test pack mau di coba dulu ada di tas.Tasnya ada di Haikal bentar tunggu sini nanti mba kesini lagi"ucap Syafa pergi jalan mendekat kearah suami mengambil tasnya.


Lalu meminta makanan yang ada di tangan Haikal lalu pergi dari ruang keluarga.


Menghampiri Safy memberikan test pack untuk mencobanua di kamar mandi.


Setelah menerima test pack serta mencoba tak lama akhirnya keluar menunjukkan kepada mba Syafa.


"Mba kalau tandanya dua artinya aku hamil?".


Menerima test pack melihat hasilnya ternyata ada garis dua merah.


"Safy kau hamil jaga kesehatan mu serta buah cinta kalian, pernikahan ini sudah berapa bulan? umur kalian masih sangat muda jadi harus ekstra hati-hati"ucap Syafa.


"Satu bulan kurang ini mba, alhamdulillah aku masih engga menyangka di beri kepercayaan secepat ini.Pas mba syafa tau sedang hamil cara memberitahu kepada suami mba gimana?"safy mau memberikan kejutan.

__ADS_1


"Kau beli kalung lalu di dalamnya tempat kalung di ganti dengan test pack saja mba Syafa akan membantu melancarkan kejutannya boleh kan?"tanya syafa takut engga boleh.


"Tentu tapi engga ada motor pakai taksi saja gimana?"safy membuka ponsel memesan taksi untuk mereka pergi ketoko perhiasan.


"Sudah kan ayo keburu taksinya datang".


Jalan keruang keluarga berpamitan kepada suami masing-masing.


"Ay boleh kan pergi bersama mba Syafa?".


"Tentu saja boleh,mba Syafa aku nitip safy kalau kenapa-kenapa mba engga akan mendapatkan bonus dari cafe Bima"mengancamnya lalu menata tajam.


"Tenang saja engga masalah juga buat ku,akan aku adukan balik ke umma Nadya".


"Sudah engga usah di perpanjang kayaknya mau pergi?engga jadi hati-hati jaga lupa berangkat dengan selamat pulang juga".


"Iya assalamualaikum,bay kulkas tujuh pintu jaga kondisi safy awas saja kalau dia kenapa-kenapa"ucap Syafa.


Pergi keluar taksi susah datang masuk kedalam lalu langsung menuju ke tempat perhiasan tak lama akhirnya sampai.


Setelah sampai lalu turun serta masuk kedalam memilih kalung yang capel.


"Mba mau yang itu berapaan?"tanya safyra.


"2,5 jt mba mau di ambil?"ucap karyawan perhiasan dengan ramah.


"Iya saya ambil yang itu pakai kartu kredit bisa kan mba?"memberikan kartu kredit.


"Sangat bisa"menerima kartu kredit lalu mengembalikan kepadanya.


Sudah melunasi pembayaran perhiasan lalu pergi kembali ke pesantren.


Tak lama akhirnya sampai masuk kedalam jalan meruang keluarga memperlihatkan tempat kalung isinya sudah di ambil di gantikan dengan test pack.


"Ay coba liat berikan pendapat"memberikan tempat perhiasan kepadanya.


Menerima tempat perhiasan lalu membuka isinya ternyata test pack Zidan sangat terharu serta memeluknya yang lain cuma ngeliatin.


"Khem........Hargai dong orang di sekitarnya".


Syafa memberikan kode kepada Zayn lalu menunggunya sampai tenang.


"Ay ini beneran kan?umma tadi ke apotik untuk beli ginian?kau dapat dari mana jangan-jangan ini bukan punya ay".


"Engga percaya ya sudah tunggu umma saja nanti coba dengan yang di beli umma".


Tak lama umma datang membawa kan sers memberikankan kepada safy.


Setelah menerima big bang lalu kekamar mandi tak lama akhirnya keluar hasilnya tetap sama seperti tadi.


"Ini sudah mau es krim!"ucao safy bosan engga makan es krim.


Menerima test pack di tangan safy lalu mengambilkan es krim tinggal dua.


Memberikan kepadanya sedang makan es krim dengan hitungan menit sudah habis.


"Alhamdulillah makasih nak sudah ada calon untuk umma"ucap umma merasa senang.


"Sama-sama,mau es krim lagi beli yang banyak kalau engga coklat saja yang banyak".


"Akhirnya dapat keponakan juga,iya calon om aja yang akan membelikan untuk calon keponakan bentar tunggu akan di belikan yang banyak"ucap Zayn pergi ke Alfamart.


Tak lama akhirnya datang juga membelikan banyak es krim serta coklat.


"Makasih calon om yang baik tidak seperti ay beli sedikit"celetuk safy makan es krim.


"Sama seperti umma dulu selalu makan es krim kalau engga di belikan pasti ngambek serta engga mau makan nasi sebelum makan es krim,atau mungkin kecilnya Zidan sebelum lahir terlalu banyak makan es krim jadi seperti itu?coba besok ke temannya Abi masih ingat kan om Gibran kita atur jadwal dengan beliau"ucap umma kepada Zidan.


"Zi jaga kondisi istri mu harus kuat kita berjuang bersama bisa sering-sering kalau ada waktu bisa atur waktu supaya bisa bertemu dengan ku"ucap Haikal.


"Kaya engga ada waktu saja untuk ku biaanya juga dayang menemui mba Syafa terkadang meminta ku untuk mengawasinya"Zidan mengungkapkan rahasia mas Haikal.


"Mas yang di katakan Zi benar?umma jangan lupa besok datang safy juga nanti mba akan berikan es krim"titih mba Syafa.


"Beneran es krim boleh deh yang banyak nanti safy datang iya kan ay?"melanjutkan makan es krim yang berada di tangannya.


"Iya tenang saja".


"Yah sudah engga bisa berbagi uang dong".


"Masih bisa lah"celetuk Zayn.


"Benar kalau uang mungkin masih bisa tapi kalau waktu akan jarang mendapatnya".


"Umma kami pamit pulang dulu sudah jam segini assalamualaikum".


"Wangalaikumusalam hati-hati".


Pergi meninggalkan pesantren lalu kembali kerumahnya.


.


.


.


.


.


.


.


Makasih sudah memantau cerita dari author.


Aku mencintaimu karena Allah Kana makin seru safy sedang mengandung buah cinta dengan suaminya.

__ADS_1


__ADS_2