Aku Mencintaimu Karena Allah

Aku Mencintaimu Karena Allah
48.Membujuk supaya engga marah lagi.


__ADS_3

Mereka sedang melihat Zayn membuat buket bunga dari uang 500 ribu satu jam kemudian sudah jadi hasilnya sangat mencengangkan.


Sampai-sampai Nayla mau memilih itu untuk dirinya sendiri.Tetap di halangi oleh mas Zayn engga boleh sampai jatuh kesnagn Nayla.


"Ini buat Una simpan jangan sampai jatuh Ketangan nay,nanti nay akan di buatkan khusus ini buat mu dulu ada yang mau ikut ke supermool?nanti umma juga ikut dan mba safy juga temenin belanja untuk pernikahan".


"Sedangkan Zayn dan Una nanti nyusul ke sana bawa mobil,kita akan pakai taxsi saja ke butik temanya umma Nadya"ucap Zayn.


"Baik lah,Zayn nanti kalau mau ke supermool mampir dulu ke salon kecantikan temanku ada promo khusus ini vouchernya untuk kalian saja"mba safy memberikan hadiah kecil untuk adik iparnya.


Menerima voucher tersebut sedang bersiap-siap untuk pergi ke butik langganan umma Nadya menggunakan taxsi tak lama sudah sampai di dapan butik.


Langsung masuk kedalam menemui pemilik butik ternama, memilih-milih mana yang cocok untuk mereka berdua dan menanyakan keluaran terbaru.


"Tan mau yang tadi dong,ini keluaran terbaru kan? mau nyoba boleh?"tanya Zayn.


"Tentu silahkan.Kalian mau menikah?Tante engga di undang untuk datang kesana?".


"Tentu Tante hadir saja.Engga masalah kan ka?Tante kan temanya umma Nadya kan?"Husna jalan keruang ganti mencoba baju pengantinnya.


Tak lama kemudian akhirnya keluar Zayn terhipnotis dengan penampilan Husna saat ini, terlihat cantik dan anggun menggunakan baju pengantinnya.


"Cantik"Zayn tak sengaja mengucapkan kata tersebut lalu jalan untuk mengganti pakaian.


Tak lama kemudian keluar sudah menggunakan baju pengantin keluaran terbaru.Merasa cocok serta nyaman saat di kenakan Zayn membayar pakaiannya mereka berdua.Setekah selesai baru melanjutkan ke klinik kecantikan tak jauh dari tempat tadi masuk kedalam, menyerahkan voucher serta di tunjukkan ke tempat khusus yang sudah di sediakan pihak klinik kecantikan.


Zayn juga melakukan perawatan wajah hampir satu jam berada di sana,tak lama kemudian akhirnya selesai juga mereka berdua merasa lebih segar serta ada yang berbeda di wajahnya.


"Dek kita harus menyusun mereka susah terlambat"Zayn sudah memesan taxsi.


Masuk menuju ke supermool menghampiri mereka semua.Tinggal pulangnya saja,Zayn dan Husna ada urusan lain jadi engga bisa ikut pulang bersama mereka.


"Ka uang yang ada di kartu kredit ini masih ada boleh untuk membeli daleman?"tanya Husna takut engga di izinkan.


"Tentu boleh beli sendiri aja yah,kaka tunggu di sini.Maaf Kaka engga bisa menemani mu untuk membeli yang adek butuhkan"Zayn menolak untuk tidak ikut bersamanya.


Husna menarik tangan calon suaminya masuk ke salah satu toko daleman,memilih mana yang mau di beli serta sedikit jahil kepada mas Zayn.


"Ayo lah,dek lebih cepat sedikit!Kaka capek mau pulang sekarang"Zayn merasa tidak nyaman serta tidak pernah ke toko yang sedang di kunjunginya.


Husna tersenyum melihat mas Zayn memalingkan wajahnya kearah lain saat bertanya kepadanya.


"Iya ini sudah selesai tinggal membayar saja".


jalan kekasir membayar semua belanjaan lalu pesan taxsi lagi.15 menit kemudian sudah sampai di pesantren langsung masuk kendalem,jalan keruang keluarga istirahat sejenak sebelum melaksanakan sholat dhuhur berjamaah.


"Gimana lumayan kan, wajah Una makin cantik tiap bulan sekali pergi kesana bareng sama mba safy.Zayn engga akan marah koh kalau engga di kasih uang adukan kepada Abi dan umma"ledek mba safy.


"Iya mba,pergi saja kalau uangnya kurang minta aja nanti aku transfer ke rekening mu".


"Oke,mba safy berapa bulan usia kandungan- nya?sudah dua bulan atau lebih?"tanya Husna penasaran dengan Kaka iparnya.


"Benar hampir dua bulan lima hari sebelum pernikahan kalian"ucap mba safy keiadanya.


Zayn pergi ke masjid pesantren untuk melaksanakan sholat dhuhur berjamaah.


Tak lama kemudian Zayn jalan masuk ke ruang keluarga menemui yang lain.


Lalu Nayla menarik tangan mas Zayn ke kekamar, sedangkan Husna berada di kamar mandi keluar menghampiri mereka berdua.


"Nay kenapa ada mas Zayn di kamar ini?".


"Oh ini cuma tadi dia mau berbicara serius bersama mba Una,mas kapan-kapan kemping yuh bersama Azalia juga tadi dia posting brosur kemping bersamanya cuma yang di undang saja boleh ikut.Kebetulan nay mendapatkan undangan dari Azalia"ucap Nayla melihat ke arahnya.


"Maaf nay,mas engga bisa datang kau saja lagian males datang sibuk banyak pekerjaan.By bidadari-bidadari ku assalamualaikum sampai nanti"Zayn kembali ke kamar hendak istirahat sejenak.


Bukannya untuk istirahat, keburu Husna serta adiknya datang ke kamar mengganggu istirahatnya sang kakanya.


"Katanya kerja engga jadi?"titih Nayla.


"Engga lah males besok saja,kalau engga kepentingan pribadi dengan ku silahkan boleh keluar"Zayn membalikkan posisi yang nyaman untuk melanjutkan tidur siang.


"Ka,Kaka engga mau bertemu dengan mba byla?engga mau tau dengan kondisinya?".


Mendengar yang di bilang husna,Zayn membuka mata dengan sempurna menatap kearahnya"engga ada unsur lagi jadi ku mohon tidak membahas dia lagi,ada orang lain yang hampir menjadi istri ku sekarang kalau waktu mempertemukan lagi dengan byla sebisa mungkin Zayn akan menghindar".


'Plak'satu tamparan mendarat mulus di wajah Zayn,Husna bari saja menamparnya dengan karas sampai membekas di sana.

__ADS_1


Umma Nadya datang ke kamar anak laki-lakinya langsung masuk kedalam kamar dia,kebetulan baru saja mengoleskan salep luka memar supaya engga kelihatan jelas luka memar tersebut.


"Zayn tadi Abi menutup pesan kalau nanti sebelum melaksanakan sholat tarawih kau yang akan mengisi tauziah malam nanti".


"Umma engga salah? bisanya mas Zidan yang mengisi tauziah bukannya Zayn menolak tapi males aja banyak santriwati yang sengaja bertanya tentang hal pribadi"Zayn menolak untuk menggantikan salah satu ustadz yang akan membawakan tauziahnya.


"Kau kan sudah menjadi dewan pesantren mau engga mau harus di laksanakan tanggung jawab sebagai dewan pesantren, tidak boleh melepaskan tanggung jawab semudah itu"tegur umma Nadya kepadanya.


"Baik lah materi untuk nanti di mana?biar Zayn pelajari dulu,jangan bilang harus mengambil di kantor dulu kenapa engga sekalian di berikan kan kepada Zayn?".


"Siapa suruh itu bergabung ke dewan pesantren chaaaa"Nayla mentertawakan dirinya yang sedang turun moodnya.


"Iya"Zayn pergi mengambil materi di kantor dewan pesantren.


Tak sengaja menabrak orang sebelum sampai di kantor dewan pesantren.


"Maaf-maaf engga sengaja"Zayn berdiri hendak pergi dari situ.


"Dasar laki-laki sama saja!engga tau apa ada orang yang sedang kesusahan?".


Langkah Zayn berarti setelah mendengarkan gadis tersebut berbicara sedikit meninggikan suara kepadanya.


"Bisa berdiri sendiri kan?ning tolong dia,kalau perlu nanti bilang saja ke dewan pesantren assalamualaikum"ucap Zayn beneran pergi dari sana,memanggi santriwati lain untuk membantunya masuk ke asrama.


Setelah menggambil materi tauziah lalu kembali ke ndalem,di tengah jalan Zayn bertemu dengan orang yang sama ketika tabrakan tadi di situ juga.


"Maaf ning,ada apa menghentikan langkah saya?soal tadi saya minta maaf engga sengaja.Maaf saya ada urusan lain assalamualaikum"Zayn menghindari untuk berdua-duaan di area pesantren.


"Tinggu sebentar!saya punya nama bukan ning,Adzahra Putri Purwanti santriwati pindahan kau siapa?"Putri mengulurkan tangan kepadanya.


Zayn menolak untuk menjabat tangan kepada dia,melekatkan kedua tangan di dada sebagai pengganti jabat tangannya.


"Zayn,maaf bukan berarti saya tidak mau menjabat tangan mu tapi itu ada alasannya.Sudah menemukan kamar mu kan?sudah lama saya berada di sini kalau gitu saya permisi assalamualaikum"Zayn melanjutkan perjalanan masuk kendalem.


Jalan ke ruang keluarga sambil menghafalkan materi yang akan di sampaikan nanti tiba-tiba ponselnya bergetar.


Mengangkat telepon dari mas Zidan tak lama-lama[Assalamualaikum iya ada apa?].


[Wangalaikumusalam kau bisa datang ke pusat bisnis cemilan? sekarang ada masalah serius engga usah bilang ke umma]ucap Zidan dengan sedikit cemas.


Hampir jalan ke sana motor tidak mendukung Zayn untuk pergi, akhirnya pergi naik texsi tak lama sudah sampai di dalam banyak orang yang menunggunya.


"Ini ke napa? ceritakan kepadaku!"Zayn tidak tau sumber masalah ada di mana.


"Beberapa hari yang lalu ada orang sengaja membuat video kalau kita membuat ini dengan bahan yang tidak higienis"ucap Zidan.


"Mana videonya masih ada?putar ulang,mas kalau kita engga membuat klarifikasi pasti masalah makin meluas dan bisa mengancam bisnis ini tutup"Zayn sedang melihat video kejadian menimpah bisnisnya.


Sudah di putar hampir lima kali tetap saja engga ada orang di dalam video ini cuma ada suaa serta seperti editan yang sudah di rancang sedemikian mungkin.


"Kita akan menemukan orang tersebut di mana pun dan kapan pun pasti akan ketangkap.Sekarang kita membuat video klarifikasi semua berita uang engga benar serta membuat semua cemilan ini dari awal hingga akhir"Zayn sedang mempersiapkan semua untuk mengklarifikasi masalahnya.


Setelah susah selesai Zayn dan Zidan sedang live secara langsung serta memperlihatkan bahan-bahan yang di gunakan sangat higienis bahkan menggandakan diskon 50% untuk memberikan informasi melalui cemilan tersebut.Setekah selesai live Zayn dan zidab sedang menunggu hasil yang akan di peroleh kedepannya akan seperti apa.


Tak lama kemudian sosial media berdatangan ke toko tersebut menanyakan berita yang sedang viral beberapa hari yang lalu.


Dan Zayn menjelaskan itu semuanya bohong tidak benar sama sekali.Zidan juga membantah tuduhan tersebut serta mengancam serta memberikan waktu satu bulan untuk orang tersebut untuk minta maaf yang sudah mencemari nama baik bisnis dan pemiliknya toko tersebut.


"Akhirnya selesai juga, alhamdulilah masih ada orang yang mempercayai cemilan kita.Mas aku harus kembali ke pesantren ada tauziah dan aku belum sempat menguasai materi yang akan aku sampaikan"titih Zayn.


"Kakau gitu pulang saja,biar mas Zidan yang mengurus ini semua semangat kau akan terkuras pikiran serta emosional kalau sudah menjadi dewan pesantren"Zidan memberikan sedikit ancaman kepada adiknya.


Zayn pergi kembali ke pesantren bertemu dengan putri lagi,bersama teman sekamarnya jalan mendekat kearahnya serta menyapanya.


"Assalamualaikum darimana Gus"sapa putri.


"Wangalaikumusalam pergi sebentar ada urusan sebentar,kalau gitu saya duluan ning assalamualaikum"ucap Zayn jalan duluan.


Sedangkan putri dan teman kamar sedang membicarakan tentang Gus Zayn,selain itu Zayn sudah menjadi Gus (ustadz) membantu Abi Fatah kalau ada kegiatan di pesantren.


"Dia siapa masuk ke rumah pak yai"tanya putri penasaran kepadanya.


"Yang tadi Gus muda,dia juga sering membaringkan hukum kepada kita kalau melanggar aturan pesantren seperti masuk ke kawasan santri,begitu pula dengan santri masuk ke kawasan santriwati kau menyukai dia?jangan berharap keluarga pak yai sering membawa anak temanya untuk menginap di ndalem atau rumah pak yai"salah satu temanya menjelaskan tentang semuanya.


...----------------...


Setelah berbuka puasa Zayn sedang sedikit mengulang materi tadi,Fariz datang menghampiri om Zayn yang sibuk dengan materi tauziahnya.

__ADS_1


"Om,Fariz mau jalan-jalan malam bersama om Zayn"pinta Fariz sangat mau pergi keluar.


"Maaf untuk hari ini om engga bisa bentar lagi mau ada acara di masjid pesantren kalau Zayn mau ikut silahkan"Zayn berlutut serta menjelaskan kepadanya.


"Oke Fariz ikut om saja"Fariz engga mau berpisah dari om Zayn.


Setelah melaksanakan sholat isya di mushola ndalem,om Zayn menggendong Fariz sampai masuk ke area santri menurutkan di tengah-tengah santri lain.Sedangkan om Zayn jalan kedepan menyampaikan materi tauziah malam ini lalu Fariz menghampiri serta duduk di sampingnya.


Zayn melihat Daro depan ada yang sedang asik berbincang sendiri"santriwati yang di tengah,belakang sendiri silahkan jelaskan ulang materi yang saya sampaikan.Sebentar riz kau sini dulu nanti om kesitu lagi tolong salah satu santri temenin dia sebentar"Zayn jalan meninggalkan tempat yang sekarang.


Putri terkejut dengan ucapan Zayn barusan sedang jalan ke depan batas antara santri dan santriwati sarta menunggu putri dan teman-teman membuka suaranya.


"Sudah?di lanjutkan nanti saya masih ada urusan dengan kalian,tadi yang menjadi imam siapa? silahkan di lanjutkan sholat tarawih berjamaah keburu kemaleman"ucap Zayn.


Jalan kembali ke depan menami Fariz hendak melanjutkan sholat tarawih berjamaah.


"Maaf Gus silahkan anda saja"salah satu dewan pesantren menyerang kepada Zayn.


"Silahkan Gus saja,saya jadi makmum saja belum pantas memimpin sholat sekarang".


Jadi yang menjadi imam dewan pesantren yang tadi menawarkan zayn untuk mengganti menjadi imam 15 kemudian akhirnya selesai juga,Fariz sangat kelelahan jadi tertiduran di gendong om Zayn sambil membawa materi tadi di tengah jalan bertemu ka Tama.


Ka Tama menggambil Fariz untuk pulang bersamanya dan juga Husna sedang jalan menghampirinya ke sana.


"Gus,Una mau pamit pulang duluan sudah di tunggu abi Gibran assalamualaikum"Husna masuk ke dalam mobil tidak melihatnya lagi.


"Iya hati-hati,wangalaikumusalam hati-hati".


Putri dan teman kamar menghampiri Gus Zayn melihat kejadian tadi seperti ada hubungan dengan ning tadi.


"Gus maaf tadi engga menyimak penyampaian materi yang Gus Zayn bawakan"ucap putri menyesali perbuatannya.


Zayn menarik napas panjang lalu membuang nafas panjang tersebut"lain kali di perhatikan orang yang sedang berbicara di depan kalian,sudah malam tidur saja kembali ke asrama sekarang!atau mau di hukum? pilih yang mana pergi atau di hukum"Zayn meninggikan nada bicaranya kepada mereka.


Zayn engga bisa kembali ke kamar jadi malem ini akan tidur di asrama khusus untuk dewan pesantren, sedangkan putri dan teman kamar juga sedang jalan ke kamar untuk istirahat malam bersama-sama.


Pagi harinya...............................


Hendak ke membali ke kamar sebelum sampai Fariz sudah lebih dulu berlari menghampirinya lalu Zayn berhenti berjalan.


"Fariz kesini sama siapa?tante mu engga ikut kesini,eh ka Tama.Pagi ka engga ada pasien yang sedang menunggu Kaka?".


"Kaka nitip Fariz di sini,ada urusan mendadak kalau urusan itu sudah selesai nanti akan aku jemput lagi makasih assalamualaikum"ucap ka Tama,Fariz mencium tangan ayahnya lalu pergi meninggalkan di pesantren.


Setelah mobil ka Tama sudah jauh Abi Fatah menghampiriwteka berdua.Merangkul masuk serta membawa pakaian Fariz di dalam koper kendalam jalan keruang keluarga.


"Sini sama ummah biarkan om Zayn ada pekerjaan yang di berikan kepadanya"umma menasehati Fariz supaya mau bersamanya.


"Engga mau,sama ummah engga menyenangkan Fariz mau sama om Zayn aja".


"Sudah lah biar kan saja,Zayn sudah menyalin tugas dari dewan pesantren yang kemarin memberikan tugas di kelas,Fariz dengerin om Zayn sekarang mau yah bersama ummah terlebih dahulu sebentar kalau tugas om Fariz sudah selesai baru main bersama yah"Zayn membujuknya dengan cara seperti biasa.


Sampai Fariz engga bisa menolaknya sama sekali,setelah menunggu beberapa menit Fariz mau di bujuk untuk bersama ummah sebentar selagi om Zayn mengerjakan tugas.


"Akhirnya mau juga gimana caranya Fariz mau mendengarkan ucapan mu di bandingkan ucapan umma Nadya?"tanya Zidan kepada sang adik laki-laki.


"Bisa dong Fariz kan keponakan om Zayn yang paling ganteng dan penurut kepada om".


Masuk kedalam kamar mengerjakan tugas yang belum di kerjakan sama sekali, serta membuat sesunan acara selama puasa tahun ini serta menambah pengalaman baru untuk santri dan santriwati.


Setelah selesai semua tugas yang di berikan kepadanya Zayn keluar menemui Abi ternyata sudah ada di kantor dewan pesantren.


Zayn sering ikut rapat dadakan seperti ini,serta tugas Zayn di dewan pesantren ialah mengatur jadwal acara yang akan di adakan untuk menghibur para santri dan santriwati.


Setelah mempresentasikan yang Zayn bikin serta di terima oleh dewan pesantren lainnya.Sekarang akan di umumkan acara tersebut santri dan santriwati harus ikut berpartisipasi dalam setiap kegiatan.


Zayn kembali ke asrama khusus dewan pesantren membuat persiapan bersama teman-teman yang lain,sedangkan Abi Fatah bersantai di ruang keluarga bersama yang lain.Sudah melewati waktu istirahat siang tepatnya tidur siang Zayn dan teman-teman yang di amankan untuk mensukseskan kegiatan itu baru saja selesai menyiapkan semua yang di butuhkan untuk hadiahnya.


"Ka Zayn ada urusan lain atau engga?"Samar berniat untuk mengajaknya pergi ke kawasan santriwati sekarang.


"Kenapa mar?engga ada cuma aku harus kembali ke rumah sebentar sudah jam segi nanti kesini lagi assalamualaikum"ucap Zayn.


Zayn pergi menemui Fariz sudah lama meninggal bersama umma Nadya, setelah sampai di ruang keluarga Fariz engga mau jauh-jauh dari ummah Nadya.


"Assalamualaikum maaf om baru pulang, menunggu lama kan?"Zayn merasa bersalah kepada Fariz.


"Wangalaikumusalam iya om engga masalah sudah ada ummah Nadya yang menjaga ku,om mandi saja nanti kan ada acara di pesantren Fariz mau disanping bersama om Zayn"ucap Fariz masih asik bermain.

__ADS_1


"Kalau gitu om ke kamar dulu setelah itu pergi bersama Fariz,Fariz mau kan jalan-jalan sekitar pesantren saja sebagai pengganti om Zayn selama pergi tadi"Zayn mencium kening Fariz hingga pergi ke kamarnya.


__ADS_2