Aku Mencintaimu Karena Allah

Aku Mencintaimu Karena Allah
26.Kasih sayang untuk Zayn


__ADS_3

Setelah pulang dari rumah sakit sejahtera Zayn tinggal beberapa hari di pesantren.


Sudah sampai turun jalan kekamar istirahat.


Nayla duduk bersama mas Zidan di halaman belakang sedang mengerjakan tugas sekolah.


"Mas sedang ngapain? sendirian mas tadi inggat dengan seblak yaung di buat mba tari?rasanya persis seperti langganan kita jangan-jangan dia pemiliknya"Nayla asal bicara tentang seblak tadi buatan tari.


"Hem,mas sedang ngerjain tugas jangan berisik kau kedalam saja sama byla".


"Ih ngapain cuek banget engga seperti mas Zayn aku pergi bay"dengan rasa tak suka sama mas Zidan pergi kekamar mas Zayn.


Langsung masuk padahal tadi mas Zayn sedang ganti baju.


"Aaaaaaaa,nay ngapain kesini? ngagetin aja keluar sana cepa!"gerutu Zayn melilitkan handuk seperti kain Ikhram.


Karena teriakan Zayn semua datang kekamar


Zayn sudah ada disana.


"Ngapain teriak-teriak ngagetin aja"tagur Zidan yang tadinya sedang belajar jadi terganggu teriakannya.


"Maaf kalau kesini,nay tiba-tiba datang ngagetin aku oh iya nanti umma mau masak atau beli makanannya?".


"Masak aja di bantu byla tadi sudah berdiskusi masak untuk mu khusus kan byl".


Karena engga fokus dengan ucapan umma barusan"I~iya umma maaf tadi aku ngalam".


Membetulkan nikhob yang sebenarnya engga kenapa-kenapa ketahuan Nayla.


"Ada yang sedang salah tingkah nih"meledek mba byla supaya di belain mas Zayn.


Umma serta yang lain sudah keluar dari kamar Zayn.


"Apa ih engga,udah ah aku mau ke kamar"elak byla hendak pergi keluar.


Kerudung byla sudah di satukan dengan handuk Zayn tadi sebelum pergi.


"Byl tunggu!jangan mengharapkan ku dulu sebentar"melepaskan handuk dari kerudung byla hingga terlepas.


"Iya ada apa Zayn?"ucap byal penasaran.


"Bukan apa-apa sekarang bisa melanjutkan belajar lagi"titih Zayn menyakitkan byla.


"Baik lah nanti malam bisa bertemu?"ucap byla rngga yakin kalau Zayn masih membutuhkan istirahat.


"Bisa dong,nay kau mau apa? pergi sanah"menghentikan tangan Nayla hendak mengambil handuk dari Zayn.


Setelah byla pergi tangan Nayla di lepas kan.


Handuk itu sudah terlepas dari tubuh Zayn terlihat jelas di mata Nayla.


Sambil di halangi oleh tangan Zayn sesekali di pegang serta di usap Nayla.


"Nay mas Zayn mau nonton film serem mau ikut nonton? ayolah Jagan seperti itu kalau ada byla gimana sini kembalikan handuknya".


"Engga boleh nanti saja kalau aku sudah puas dengan ini"menunjukkan dada Zayn sejak dulu engga pernah melihatnya.


"Nay sudah lah mas malu jangan di peluk geli tau"berusaha melepaskan dari Nayla.


Byal datang membawa kan cemilan sehat untuk Zayn sudah di depan pintu kamarnya.


"Zayn ini aku byla boleh masuk?".


"Maaf byl?engga bisa kalau boleh tau mau ngapain kesini,bisa panggil kan Zi kesini minta tolong byl"ucap Zayn di balik pintu kamarnya berusaha melepaskan Nayla.

__ADS_1


"Tunggu sebentar"jalan menghampiri mas Zidan di halaman belakang.


Setelah bertemu dengannya serta menyampaikan pesan dari Zayn kepada mas Zidan jalan bersama kekanar Zayn.


Membuka pintu kamar sedikit melihat Nayla lalu menutup kembali pintu kamarnya.


"Nay lepaskan Zayn nay"membantu melepas-


kan tetap engga mau.Jalan mendekat pintu"Maaf byl kau engga bisa masuk kedalam nanti saja kesini lagi"menjelaskan kepada byla dengan baik.


"Iya mas engga masalah"byla merasa kecewa enggak di perbolehkan masuk.


Apa yang sebenarnya terjadi sampai aku engga bisa masuk kedalam?apa mungkin nay melakukan hal yang membuat Zayn sampai meminta ku memanggila zidan'batin byla merasa kecewa tapi Nayla adik kandung dari zayn belum jadi suaminya juga kan?.


...----------------...


Malam hari.


Zayn bertemu dengan byla di ndalem sudah di tunggu di halaman belakang.


Jalan kesana menggunakan jaket cuaca agak dingin byla masih di sana menanti kedatangan Zayn engga lama akhirnya datang juga Nayla menyusul dari belakang.


"Maaf nunggu lama ada apa byl?"tanya zayn kepada byla lalu nayla datang.


"Engga ada cuma mau tanya yang kemarin pas di cafe ziza,beneran engga ada hubungan dengan mba-mba itu?maaf Zayn aku bertanya seperti itu kepadamu"karena penasaran makanya tanya langsung kepada Zayn supaya engga terjadi kesalahpahaman.


"it's oke byl,aku juga tau kalau kau akan bertanya seperti tadi.Insyaallah engga akan di cafe Ziza aku di bantu mas Haikal kalau di cafe Bima mba Syafa yang mengendel semuanya seda9aku terima beres".


"Kenapa gitu?beda di cafe Ziza?"protes byla kepada ku mulai meninggikan nada bicara.


"Aku tau kalau kau engga suka kan jika menghendal dengan mba syfa, santriwati Abi dulu aku dengar akan menikah belum di publikasikan oleh mereka aku dapat informasi dari mas Haikal yang bercerita".


"What? beneran mba Syafa akan menikah dengan syapa mas?atau dengan mas Haikal sendiri coba liat nanti saja".


Benar perkataannya tadi sudah datang ke pesantren dengan Syafa.


"Assalamualaikum umma Nadya, Abi ada dimana mau bertemu dengan beliau".


"Wangalaikumusalam silahkan duduk dulu abi ada di kamar sebentar umma panggilkan".


Umma Nadya jalan masuk kekamar memanggil suami untuk menemui tamu.


Setelah itu jalan bersama terpisah,umma menyiapkan cemilan serta minuman untuk tamu tak lama akhirnya jadi.


Dibawah kesana Zayn mendekati mereka duduk bersama.


"Mas Haikal ada apa kesini?aku tau pasti yang itu kan.....kan.....kan"meledek mas Haikal sudah tau duluan kedatangan mereka kesini.


"Katakan ada perlu apa kesini cuma berdua yang lain engga ikut kesini?biasanya selalu rame-rame datang kemari".


"Jadi begini bi,kita salah satu santri serta santriwati Abi sudah lama engga main ke pesantren.Kami kesini mau minta restu kalian sekeluarga Abi serta umma sudah membantu kami dulu sebagai pembina pesantren makasih banyak sudah menerima kami dulu waktu bandel-bandelnya".


"Iya abi sudah melupakan kalau kedatangan kalian mau minta restu sekeluarga insyallah akan di restu sekeluarga juga,kapan nih tanggal jadinya nanti kabarin saja abi akan datang mendampingi kalian".


"BI kami engga akan publikasikan nanti kalau sudah ada buah cinta kita sudah seperti juga dengan keluarga Syafa,Abi mau jadi wali haikal nantinya karena susah tidak ada keluarga laki-laki lagi cuma ada adik pun perempuan.Abi susah aku anggap seperti orang tua ku sendiri pasti di izinkan kan juga oleh penghulunya"ucap Haikal sangat berharap kalau Abi Fatah mau menerimanya.


"Insyaallah mau kabarin saja Abi pasti datang,oh iya gimana karir mu setelah lulus dari pesantren engga mengambil tauziah?kalau engga ada bilang sajaabi akan membantu kalian oke".


"Siap bi makasih,alhamdulilah ada cuma beberapa Yanga ku ambil soalnya engga waktu.Kan setiap hari mbantu Zayn apa lagi hari Jumat sore pasti sangat sibuk iya kan Syafa?engga ada waktu untuk kita"protes Haikal kepada Abi serta umma.


"Kan mas Haikal baik makasih sudah membantu ku dan mba Syafa juga makasih tenang aku akan memberikan yang sepesial untuk kalai nanti,chaaaaaaaaa oh iya bi besok aku harus kembali ke pesantren engga bisa di sini terlalu lama"tutuh Zayn baru inggat lusa sudah ada kegiatan bersama teman-teman di pesantren.


"Tapi kan masih hari Jum'at ngapain pulang mas disini saja sama nay saja"pinta ku engga boleh pergi dari pesantren.


"Bi sudah jam segini kami pulang dulu assalamualaikum sampai besok Zayn masih ada berkas untuk mu"ucap Haikal pergi keluar pesantren masuk kemobil sudah tidak terlihat lagi dari pesantren Abi Fatah.

__ADS_1


...----------------...


Setelah sholat subuh berjamaah di rumah byla engga kelihatan sejak tadi.


Zayn mencari tau kenapa engga ikut sholat berjamaah,mengetok pintu kamar tak lama sudah di buka dan masuk kedalam pintu di biarkan terbuka supaya tidak ada fitnah.


"Kenapa engga ikut berjamaah tadi?".


"Kesiangan bangun tidurnya tadi,maaf aku sudah sholat tadi di kamar Zayn kau marah kepada ku?Zayn kalau kau benar engga ada hubungan dengan yang lain aku akan memberikan separo kasih sayang ku kepada mu apa kah kau mau? menerimanya Muhammad Zayn Alfatah!"mengungkapkan perasaan kepada Zayn dari hari paling dalam.


"Insyaallah akan aku terima sauqi salsabyla makasih sudah memberikan separo kasih sayang mu kepada ku,yang separonya sudah ada di Abi Usman kan?jangan menangis dong byl aku engga mau melihat menangis".


Sudah menghapus air mata lalu memeluk bantal guling melepas kangen ke Zayn.


"Mau teman untuk memeluk?aku akan belikan teddy baer mau kan anggap saja itu aku tapi nanti siang aku belikan, sekarang mau siap-siap kecafe susah jam segini nanti aku kesini lagi assalamualaikum".


"Wangalaikumusalam makasih Zayn akan aku tunggu sampai nanti siang".


Zayn sudah berjalan kekamar sedang siap-siap mau kecafe sudah selesai lalu keluar jalan keruang makan.


Sepertinya Nayla tadi mendengar sekilas Zayn serta mba byla di kamar sedang berbincang-bincang mau beli tedd baer.


"Mas aku juga mau dong"rengek Nayla minta yang sama seperti mba byla.


"Mau apa?mas engga tau apa yang kau bicarakan yang jelas supaya di mengerti".


"Makan dulu sudah matang di lanjutkan nanti lagi,byl makan juga yang banyak nanti apa kata Abi mu nanti Umam Nadya Yanga kan di salah kan engga memberikan makanan".


Sedang memakan bersama tak lama sudah selesai duduk di ruang keluarga.


Sambil berbincang-bincang satu sama lainnya saling melempar candaan juga.


"Mas mau dong!Abi masa mba byka di belikan nay engga"ucap Nayla mengadukan kepada Abi Fatah sekarang.


"Zayn kau memberikan apa kepada byla tanggung jawab sudah membuat nay seperti itu,Abi engga mau tau Zidan mana engga kelihatan setelah makan pagi tadi".


"Iya nanti aku beli kan,mau warna apa katakan? mungkin ada di kamar bi.byl mau warna apa supaya lebih mudah sesuai keinginan mu kau juga nay".


"Biru dongker warna kesukaan ku"jawab byla dengan penuh keyakinan.


"Crem aja mas belikan yang sama seperti mba byla"ucap Nayla sambil menatap tajam mas Zayn serta menginginkan boneka.


"Iya nanti siang ada paket untuk kalian,umma aku berangkat dulu sudah di tunggu mas Haikal assalamualaikum"mencium tangan umma serta abi lalu pergi keluar.


Sudah ada di atas motor lalu Zidan datang dan naik di belakang.


"Ayo katanya mau ke cafe aku ikut"menepuk bahu Zayn dan motor sudah tidak terlihat lagi.


Mampir dulu ke toko boneka lengkap semuanya ada dari yang imut hingga berukuran besar seperti manusia remaja.


Masuk kedalam mencari boneka teddy baer sesuai keinginan mereka.


Tak lama akhirnya ketemu tinggal membayar ke casir minta di anterin sekalian.


Setelah selesai batu ke cafe ziza sudah ada mas Haikal di casir.


"Khem........kenapa datangnya lama biasanya datang lebih awal?".


"Engga papa mas ada urusan tadi,mas kemarin laporan keuangan di mana sudah di hendal semua?mba es coklat satu makasih".


Keletulan ada karyawan jadi minta di bikin es coklat kesukaannya.


Tak lama akhirnya jadi dan di berikan kepada Zayn serta langsung di minum duduk di samping mas Haikal.


"Habis dari mana satu gelas sudah habis?"tanya mas Haikal penasaran.

__ADS_1


"Dari toko boneka nay minta boneka sudah lah ayo bekerja malah gini"tegur Zayn kepada mas Haikal lalu mulai bekerja.


__ADS_2