Aku Mencintaimu Karena Allah

Aku Mencintaimu Karena Allah
28.Paket datang part 2


__ADS_3

Sore harinya.


Nayla membuat drama di kamar mengikuti peran kesayangannya sedang beradu akting dengan aktor lain yang lebih tampan.


Engga di duga-duga kedatangan tamu masuk keruangan keluarga.


Byla menemui Abi usman melepas kangen satu bulan engga bertemu.


"Abi engga ngabarin kalau sudah pulang".


"Maaf nak Abo capek butuh istirahat jadi baru sempet kesini,kau baik-baik saja kah?Abi kangen sama putri Abi satu-satunya"duduk di pangkuan Abi Usman terasa seperti anak kecil lagi vari bertemu dengan abinya.


"Kedatangan aku kesini mau membicarakan masalah ta'aruf Zayn dan byla,aku tau mereka masih sangat muda terkadang ego sama emosi nya masih labil apa sebaiknya di tunda dulu dua tahun?Abi sudah memikirkan ini sudah mempertimbangkan semuanya juga kakain amsih bisa berteman,bermain bersama dan byla akan bersama ku selama dua tahun juga"ucap Abi Usman kepada sahabatnya mereka juga sudah mengambil keputusan yang tepat untuk anak-anak.


"Benar juga apa kalian keberatan?bilang saja Zayn kau sudah mengikhlaskan byla kalau dia akan bersama Abi Usman?"menengok kearah Zayn merasa sangat bersedih melihat ini semua jika di lanjutkan juga akan sedih lagi.


"Insyaallah bi siap Zayn yakin kalau jodoh engga akan kemana"celetuk Zayn memeluk umma Nadya merasa berat liba bulan akan bertemu dengan byla.


"Insyaallah kalau itu yang terbaik aku siap"giliran byla membuka suara yakin pasti ada jalan keluarnya untuk masalah ini.


"Makasih sudah mengerti kondisi Abi,umma lusa harus datang ke pernikahan Haikal nay byla bisa ikut umma membeli baju kebutik".


"Iya bi besok saja Zayn kau mau di sini atau ikut pulang pulang bersama habib?".


"Untuk beberapa hari aku akan di sini,maaf aku harus pergi ke kamar mau istirahat permisi"jalan kekamar sambil meneteskan air mata membasahi pipinya setelah sampai pergi ke kamar mandi.


Hampir 30 menit engga keluar, Zidan ada di sana menemui adik takut kenapa-kenapa.


"Zayn are your oke?"teriak di balik pintu kamar mandi serta mencemaskan kondisinya.


"It's oke mas tenang saja, ngapain kesini tinggalkan aku sendirian!!"jawab Zayn di kamar mandi supaya kakanya engga cemas.


"Keluar lah sini aku ada kejutan untuk mu mau atau engga?"mengeluarkan jurus andalannya supaya mau keluar.


Tak lama akhirnya keluar juga dengan mata yang sebam dan banyak air di mukanya.


"Cengeng lah ini bukan adik ku,adik ku engga selemah itu kau ingat walaupun aku selalu cuek sama selain keluarga bukan berarti aku membencinya kau sudah tau kan yang terjadi waktu itu?"melempar handuk kecil mearah Zayn untuk mengusap air yang ada di wajah.


Sambil mengusap mukanya supaya keren.


"Iya tau kenapa?sudah lah aku engga mau membahas itu keluar lah, Muhammad Zidan Alfatah adik mu minta kau keluar kalau engga mau tidak masalah aku mau nonton film setan pling lucu mau liat?"menawarkan hal paling menambah moodnya naik keketika.


Film sudah di mulai banyak yang keluar hantunya Zidan engga takut cuma kaget saja.


"Katakan tadi mau bilang apa? sebelum aku lupa kalau ada kau disini juga".


"Zayn kau kan menghendal cafe Bima".


"Lalu ngapain tanya-tanya soal itu?kau mau bisa di atur,diam dan nonton saja engga seru kalau berbicara terus-menerus".


Setelah film selesai Zidan masih di sana duduk di sebelah Zayn.


"Beneran?lima bulan aku mau menghendal cafe Bima boleh kan? jangan bilang ke Abi!".


"Siap datang saja ada mba syafa yang akan menghendak semuanya kau tinggal mengawasi saja kalau ada perintah dari umma aku akan bilang sama mu,aku tau pasti ada yang kau cari kan bilang saja aku akan membantu mu soal safyra kan lebih muda dari mu satu tahun sudah aku cek biodata".


Terlihat jelas Zidan merasa ada perasaan serta pemasangan dengan kondisinya.


"Terserah lu lah bukan urusan mu".


......................


Siang hari.


Zidan sudah ada di cafe Bima sedang menunggu safyra datang kesana mengambil cake yang mau di ambil.


Kebetulan sekali pakaian Nayla sudah di bawa serta mau di kembalikan.


"Khem......mau apa kesini?masuk sudah di tunggu mba Syafa di dalam"setelah itu pergi kedapur mengambil es coklat pas dengan cuaca hari ini sangat panas.


Keluar membawakan ke representasi memberikan kepada safyra.


"Minum cuaca hari ini sangat panas"ucap Zidan cetus sudah bawaan lahir seperti itu.


"Buat mba mana?akan aku adukan pada umma nanti"syfa mengancam serta menggoda Zidan dengan safyra terlihat jelas kalau ada rasa malu di dirinya.


"Safy mba bercanda minum saja engga masalah kau pasti harus kan"timpal Syafa lagi serta sedikit merasa nyaman dengan safyra.


"Mba!kan engga jadi minum cuaca hari ini sangat panas kalau dehidrasi giman?bentar aku ambil minum untuk mu".


Tak lama akhirnya datang membawa kan dua lemineral 60 ml kepadanya.


"Engga usah mas aku masih ada di motor"tolak ada safyra dengan lembut.


"Ambil saja masih banyak di sini,mba aku mau jalan-jalan sekitar sini kalau ada Abi atau umma bilang aku makasih"pergi keluar naik motor kepanti asuhan kasih bunda menghabiskan waktu luang bersama mereka.

__ADS_1


Sebelum sampai kesana Zidan mampir ke Alfamart memberikan cemilan untuk adik-adik panti setelah itu baru kesana.


Di sambut dengan tawaan anak kecil kurang lebih ada 20 anak kecil Zidan selalu menyempatkan datang ke sini.


"Kaka lama engga kelihatan kemana saja?".


"Maaf Kaka sibuk kalau ada waktu Kaka akan bermain dan bersenang-senang bersama kalian,ini ada cemilan untuk kalian ambil jangan berebut satu-satu semuanya akan kebagian.Kau kenapa engga ikut bermain dengan mereka?katakan Kaka engga mengerti bahasa isyarat bisa menulis?"Zidan memberikan kertas serta pulpen kepadanya.


(Aku engga bisa berbicara seperti Kaka,nama ku Hana nama Kaka siapa?).


"Oh itu,nama Kaka Zidan mau bermain apa?Kaka temenin kebetulan hari ini Kaka bisa bermain sepuasnya Hana sudah makan?".


(Belum ka tad pagi cuma Kaman pakai telor engga ada bahan makanan lagi).


"Astaghfirullah halazim kasihan kalian belum makan,bentar Kaka hubungi orang untuk membawakan makanan kesini".


Trut.......Trut........Trut.


[Iya mas ada apa?]tanya Zayn singkat.


"Bisa kah kau mengirimkan cake yang ada untuk anak panti kasihan belum makan".


[Tunggu mas aku akan kesana,kirim saja lokasinya ajan sagera kesana cakenya].


"Makasih aku tunggu cepat yah".


Tut sudah di matikan ponselnya.


"Bentar sayang makan akan kesini sedang di perjalanan"mengusap kerudung Hana serta memangku seperti mendapatkan adik lagi.


Safyra datang membawa kan makanan untuk mereka semua anak-anak panti sangat suka dengan makanannya.


"Kau ngapain di sini?tiap hari kesini membawa kan makanan untuk mereka?".


"Engga tiap hari kalau ada rezeki saja kesini,mas sendiri ngapain kesini?Hana sini sama Kaka safyra sudah besar sekarang cantik,pintar lagi gimana kondisi mu?".


(Alhamdulillah baik ka)memperlihatkan catetan kepada safyra.


Zayn baru nyampe keana dengan membawa mobil mas Haikal.


"Terlambat sudah makan semuanya,kenapa baru nyampe kan sudah 30 menit yang lalu aku minta?!"memarahi Zayn di depan Hana.


"Maaf Hana jadi kelepasan deh bagikan ke anak-anak,umma ada disana?jangan bilang sama Abi atau umma rahasia kita janji!".


"Iya janji"ucap Zayn singkat membagikan cake yang terkenal kelezatannya.


"Ngapain nyuruh mas Zayn engga kau saja"membala Zayn kalau safyra di posisinya akan sedih dan kecewa kepada ma Zidan.


(Makasih cakenya sangat lezatnya).


Zayn membaca catat Hana tadi"sama-sama cantik mas kau engga pulang?Hana maaf yah kalau boleh tau orang tua mu dimana?".


"Zayn!maaf Hana engga usah di jawab pertanyaan Kaka ini kalau memang menyakiti mu"ucap Zidan pada Hana memeluk dengan erat supaya engga sedih dengan pertanyaan tadi yang Zayn tanyakan.


(Ibu dan ayah sudah menikah waktu aku masih kecil lalu aku disini sampai sekarang).


"Tatap ka safy!Hana engga boleh sedih lagi inggat kan disini ada ibu sama ayah Hana".


Menunjukkan di dalam hati Hana pasti ada mereka yang akan mendampingi Hana.


(Iya ka safy Hana inggat makasih sudah mau berteman dengan Hana,Hana rindu sama ibu dan ayah)sambil menulis kalimat dan menangis merindukan orang tuanya.


"Zayn kita bawa pulang saja 2 hari gimana nanti aku yang bilang sama umma pasti boleh dan minta izin ke ibu pantinya juga bentar".


Setelah berbicara dengan ibu panti serta memberikan sedikit rezeki kepada panti ini.


Kembali kesana menemui Zayn dan Hana.


"Ayo pulang sudah sangat terlambat nanti umma nyariin"naik motor xaun dan Hana naik mobil pulang ke pesantren abo Fatah.


Sebelum sampai kedana mampir dulu beli pakaian Hana untuk dua hari kedepan.


Hana sudah di tinggal orang tuanya pada usia 2 tahun sekarang sudah 5 tahun.Hana di panti asuhan sudah 3 tahun engga punya keluarga lagi selain ibu panti seta teman-teman yang ada di sana, walaupun Hana engga bisa bicara tetapi bisa menulis dulu pada usia 2 tahun Hana selaku berbicara tanpa hentinya Semarang engga bisa lagi.


Setelah sampai di pesantren dan memveli baju untuk Hana masuk kedalam.


"Hana sini ini umma Nadya,umma nya ka Zayn dan ka Zidan"memanggil Hana untuk mendekat ke umma Nadya.


"Sini de umma mau kenalan siapa nama mu? umur mu berapa cantik?".


Hana menulis sesuatu untuk umma Nadya(nam aku Hana tan)merasa malu belum terbiasa dengan umma Nadya.


Nayla datang melihat Hana teringat dulu waktu kecil sering di gendong seperti itu.


"Dia siapa umma?masa mau sama mas kutub Hana nama mu?aku Nayla kau kesini sana mas Zidan dan mas Zayn?".

__ADS_1


(Iya ka nay kaya mereka aku di sini selama 2 hari,karena karena kangen ibu dan ayah).


"Boleh sini sama umma,Hana boleh panggil umma Nadya juga seperti mereka Abi mu mana yah umma berbicara dengannya".


Tak lama akhirnya keluar menghampiri kesana ada anak kecil sangat lucu dan cantik.


"Abi-abi umma mau mengadopsi Hana boleh kan? anak umma semuanya sudah remaja engga ada yang mau untuk mainan umma lagi boleh lah, boleh lah bi kan Abi baik seta tampan lagi iya bi boleh?"mengeluarkan andalannya memuji-muji suaminya.


"Berapa hari ada disini?liat nanti saja Abi cape mau istirahat sejenak".


(Umma tadi suaminya?kenapa engga supa sama Hana,Hana mau pulang ada saja ke pantai besok)merasa sedih kembali melihat sikap Abi Fatah barusan.


"Hana suami umma sedan cape butuh istirahat Hana tidur di kamar ka nay saja yah".


Mau di gendong Nayla baru pertama kali menggendong anak kecil rasanya senang sekali ada yang aneh gitu.


"Hana mau mandi?ka nay bantuin mandi ayo".


Setelah mandi seta mengganti pakaian lalu turun kebawah makan es krim kesukaannya Nayla mengambil kan untuk Hana juga.


"Dimakan Hana engga ada yang marah,takut sama Abi bentar lagi juga akan kembali cerita lagi makan yah es krimnya"meminta Hana supaya engga memikirkan lagi soal Abi Fatah.


Kemudian datang menghampiri Hana sambil berlutut di hadapannya.


"Maafin Abi,Abi tadi sangat lelah jadi bersikap seperti tadi maaf Hana kalau umma akan mengadopsi Hana.Hana mau?disini Hana akan bahagia ada umma dan Abi".


(Tapi memang umma dan Abi mau menerima Hana?Hana kan engga seperti kalian dulu waktu usia Hana 2 tahun masih bisa tapi sekarang udah engga bisa).


"Engga masalah yang penting Hana mau bersama kami,Hana akan mempunyai Kaka tampan serta cantik mau kan?setelah dua hari Abi akan ke kesana menyelesaikan dokumen untuk Hana mendai adik kalian".


"Hore dari pada menunggu mereka punya anak,engga papa yang penting nay mempunyai teman bermain Hana mau kan?".


(Iya mau ka,Kaka nay sangat lucu seperti aku saja kalau sedang bergembira)ledek Hana kepada Nayla memang benar yang di katakan hana barusan membuat nayla tersipu malu.


"Ngarang!mas engga akan berbuat seperti dugaan mu kalau belum menikah"ucap Zidan pada Nayla seta akan tetap sama.


"Nay pikiran mu seperti ini?dari kapan pasti pengaruh dramkor kan,bi nay sudah kelewatan batas nonton dramanya engga nyangka adik kecil sudah tau itu"menggelengkan kepala engga menyangka Nayla bilang seperti itu.


"Engga lah drama yang aku tonton sudah di batasi abi,Abi selalu memantau drama yang aku tonton sampai ya f boleh di tonton oleh ku mas Zayn yang pikirannya sampai kesana kan ngaku aja"tutuhan itu kena pada dirinya sendiri sampai engga bisa berbicara apapun.


"Sudah-sudah kalau gitu engga akan kelar,Hana mau di masakin apa?nasi goreng spesial kambing mau?atau seafood aja?".


"Seafood aja umma"jawab kompak serempak anak-anaknya serta suaminya.


"Kalau Hana mau juga?atau nasi goreng biasa saja?"menanyakan hal yang sama kepada hana supaya memilih mau salah satu.


(Nasi goreng seafood ada umma,Hana engga suka pedas umma bisa membuatkan untuk ku engga pedas?).


"Bisa sayang tunggu saja umma masak dulu sebentar nay ikut umma,bantuin membersihkan seafoodnya nanti cepat selesai.Hana tunggu sebentar main sama ka Zayn sama ka Zidan dulu".


Tak lama kemudian nasi goreng seafood sudah jadi sedang memakan dengan sangat lahab engga mau berhenti.


"Hana suka nasi gorengnya?nanti tidur di kamar ka nay saja yah, Hana juga bisa tidur di kamar kaka laki-laki secara bergantian saja".


(Suka umma makasih) selesai makan engga lama sudah menguap.


"Baik lah terserah Hana saja mau tidur di mana,kamar kita ada di atas ada nama kita di atas pintu Hana mengerti kan?".


(Iya ka hana mengerti,Hana sudah mengantuk umma bisa gendong kekamar atau engga?).


"Biar ka Zidan saja kau tidur bersama Kaka"menggendong ala-ala dramkor seperti yang selalu Nayla lihat di televisi.


"Mas Zayn nay mau seperti Hana"rengek Nayla kepadanya seperti anak kecil saja.


"Hem cepat kayanya mau!aku sudah mengantuk butuh istirahat juga engga ada hari saja tidak mengganggu ku?".


Menggendong kekamarnya setelah sampai menurunkan serta pergi keluar.


Di kamar Zidan.


Hana sudah tertidur nyenyak melepas kan jilbabnya lalu memeluk Zidan sangat erat.


"Sangat lucu kenapa aku teringat dengan safyra, enggak-enggak tidak mungkin sudah lah mending tidur biar vit kembali besok".


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Dukung author terus yah, makasih yang selalu menantikan cerita selanjutnya maaf cerita ini sangat banyak konflik dalam setiap ceritanya.


__ADS_2