Aku Mencintaimu Karena Allah

Aku Mencintaimu Karena Allah
16.Dipercepat


__ADS_3

Setelah berdiskusi tentang masa depan anak-anak lalu pulang kerumah masing-masing,Zayn pulang duluan naik motor setelah sampai lalu masuk kedalam sedang menikmati es krim yang sempat di ambil olehnya tadi.


Tak lama Abi serta yang lain sampai di rumah lalu masuk kedalam duduk di sofa ruang tengah bersama yang lain.


"Zayn lusa kau sudah pergi kepesantren siapkan barang bawaan mu serta pakaiannya"ucap Abi melihat kearah Zayn.


"Kan masih satu Minggu lagi bi bisa nanti aja setelah hampir masuk aja bi,selama di sana aku ngapain?kan engga ada orang santri dan santriwati sedang berlibur bersama keluarga"ucap ku asli bicara kepada Abi.


"Memang pulang lua kan sudah ada di sana lagi mau kan?nanti kan banyak teman di sana juga Abi bebaskan dari bisnis keluarga selama 2 tahun"tegas Abi kepada Zayn.


"Tapi bi Zidan yang akan melanjutkan bisnisnya say sudah lah ome aku berangkat besok aja,nanti malam akan aku siapkan semua duluan mau istirahat aku engga lapar".


Entah kenapa dengan ku selalu engga bisa tenang kalau di pesantren kayanya akan lebih tenang dibanding kan di rumah.


Setelah masuk serta membereskan semua pakai Yanga kan di bawah ke pesantren serta buku,kitab dan sebagainya sudah di masukkan kedalam koper lalu setelah selesai menonton film serem terlucu supaya kembali lagi moodnya.


tok......tok.....tok.


"Masuk engga di kunci".


Setelah masuk kedalam serta duduk di samping ku lalu mengusap rambut ku dengan penuh kasih sayang.


"Umma kenapa kenisi?aku engga papa bentar lagi juga tidur, sholat dulu baru tidur kan?".


"Katakan sesuatu kenapa ada masalah kah akhir-akhir ini sikap mu tidak seperti biasanya katakan pada umma semuanya,apa masih soal nysa katakan Zayn!!"tegas umma Nadya pada ku serta menatap tajam kearah ku.


"Engga ada umma sudah aku lupakan,umma aku mau sendiri tinggalkan aku kalau memang Zayn selalu menyakiti perasaan umma serta yang lain Zayn minta maaf nanti kalau sudah tidak ada aku lagi kalian akan bebas tidak lagi terbebani oleh ku".


"Zayn kau sadar kata-kata mu barusan?umma engga pernah di reporti mu,umma mau Zayn seperti dulu yang umma kenal bukan Zayn ini kalau kau mau umma akan bicara sama Abi sekarang juga"


"Engga usah umma Zayn besok tetap berangkat kepesertaan kalau umma Nadya serta Abi Fatah engga mengantarkan Zayn juga engga papa,Zayn bisa berangkat sendiri naik motor lagian kan umma selalu memberikan yang terbaik untuk ku makasih umma izinkan Zayn pergi"ucap ku sambil nangis di pelukan umma Nadya.


"Zayn!!tatap umma,umma tau kau engga bisa melupakan kejadian waktu itu tapi umma yakin seiringnya waktu pasti akan hilang".


...----------------...


Pagi yang cerah.


Zayn sedang sarapan bersama serta tak lama akhirnya selesai juga mengharapkan sarannya,lalu memasukan koper kedalam bagasi mobil di anter ummat serta Abi dan adiknya setelah hampir 15 menit perjalanan akhirnya sampai.


Sudah ada habib Usman yang menunggu kedatangan keluarga ku di halaman pesantren,lalu masuk kedalam ndalam habib Usman duduk di sofa ruang tengah byla membawa kan cemilan serta jus mangga.


Memberikan cemilan serta jus ke semua orang lalu duduk di samping Abi Usman.


"Om kenapa datang lebih cepat kan masih 6 hari lagi berangkat sekolahnya?"tanya byla kepada Abi Fatah.


"Engga papa kenapa engga boleh,kan Abi Usman sudah memperbolehkan kesini lebih cepat iya kan bi?"melihat kearah habib Usman sambil mengambil jus mangga.


"Nak Abi yang mengizinkan Zayn kesini sekarang besok juga sudah ada yang kepesantren,Tah berkas persyaratan sudah di lengkapi?besok kesini lagi pengurus pendaftaran sudah berangkat kesini".


"Baik lah kalau gitu nitip Zayn di sini ayo bi,nay pulang sudah jam segini ummi ada janji untuk membuat cake di resto".

__ADS_1


"Kita pulang dulu bib assalamualaikum,Zayn jaga diri mu Abi engga bisa selalu mengawasi mu tiap hari".


"Iya bi Zayn janji hati-hati di jalan"mencium tangan umma serta Abi.


Setelah itu kembali kemobil serta pulang kerumah sebelum saya sampai rumah mampir ke resto dulu.


Zayn masih berbincang-bincang dengan habib Usman setelah 15 menit baru mau kekamarnya.


"Bi kamar ku dimana?"tanya ku santai kepada habib Usman.


"Sementara kau tinggal disini,kamar mu ada sana mari Abi anterkan kesana".


"Tidak bi Zayn aja,disana kan?duluan bi oh iya kamar Abi ada di sebelah mana?nanti kalau ada sesuatu yang Zayn engga mengerti bisa tanya kepada abi"mengkonfirmasi kepada Abi Usman serta menanyakan kamarnya.


"di dekat kamar byla, kamarnya ada tulisan byla sebelah kanan persis kenapa nak oh iya nanti kan engga punya simpan beras bisa kah Abi minta tolong belikan di Alfamart?".


"Bisa bi tapi aku engga membawa motor kesini"alasan bicara kepada abi Usman.


"Tenang Abi ada motor nanti pakai saja kuncinya ada di byla".


...----------------...


Setelah istirahat hampir 2 jam akhirnya lebih fresh lagi masuk kamar mandi mencuci muka serta pergi ke ruang tengah,melihat byla sedang membuat baju dari benang wol lalu mendekat kearah byla tak sengaja mengagetkan serta tangannya ketusuk jarum.


"Maaf bentar alu ambil obat p3k,ada dimana obatnya?".


Tak lama akhirnya ketemu memberikan kepada byla, mengobati lukanya sendiri lalu selesai meletakkan p3k pada tempat semula serta duduk di sofa kosong.


"Sekali lagi maaf tadi Abi menyuruh ku mengambil kunci motor,bisa ambilkan kuncinya mau beli beras sekarang aja mau nitip sesuatu?".


Jalan kearah kamar kunci motor ada di sana,abi Usman datang menghampiri Zayn sedang duduk sendirian di sana lalu duduk di samping Zayn persis.


Byla memberikan kunci motor kepada ku serta memberikan uang untuk membeli bensin karena tinggal sedikit takut engga bisa pulang kepesantren.


"Engga usah kan aku yang makai jadi tenang saja bi uang untuk membeli beras?"ucap ku sebelum pergi keluar rumah.


"Ini uangnya,nak kau ikut saja kan sudah waktunya abi lihat kau belum menyeto lagi kan"melihat kearah bulan lalu melihat kearah Zayn supaya mau mengajaknya pergi.


"Bi kan ada dia kenapa bilang gitu"protes byla kepada Abi Usman.


'Ih abi kan aku malu kalau ada Zayn disini kenapa bilang seperti tadi'batin byla engga suka ucapan Abi Usman tadi.


"Oh Zayn mengerti engga mau nitip?atau aku belikan sekalian bi?kalau dirumah tiap bulan sama nay pergi cuma beli itu serta cemilan kesukaannya".


"Zayn kau pergi saja engga usah dengerin ucapan Abi serta engga usah di belikan bentar bi aku kekamar mandi se----sepertinya sedang datang bulan deh"ucap byla sambil lari kelamarnya.


Sedangkan mereka menggaruk kepalanya akhirnya Zayn menunggu Abi Usman mengizinkan pergi keluar.


"Bi sudah habis tolong belikan engga ada stok lagi segera aku tunggu"byla teriak dari dalam kamarnya malu kalau keluar.


"Tuh kan kalau di bilang engga mau menurut sama Abi,Zayn tolong sekalian mau kan?".

__ADS_1


"Iya bi bentar aku beli dulu assalamualaikum".


Setelah sampai di Alfamart mengambil beras serta pembalut malam isinya lumayan agak banyak,tinggal membayar kecasir disana ada mas-mas yang melayani ku di sambil senyum-senyum kearah ku.


"Jadi berapa mas semuanya?"memberikan uang 100 ribu kepadanya.


"100 ribu, untuk kekasihnya mas"goda mas casir kepada ku sambil memberikan struknya.


"Bukan mas"jawab ku singkat.


Karena tadi sebelum sampai ke Alfamart sudah mengisi bensin full tinggal pulang ke pesantren,asuk membawa beras kedalam serta memberikan kantor Pastik kepada Abi Usman biar beliau aja yang memberikan kepada byla.


Setelah membersihkan kantong plastik kepadanya lali kembali ke Zayn.


"Bi jangan bilang kalau bukan Abi yang membelinya serta jangan menyuruh ku lagi".


"Kenapa malu?atau engga mau menjalankan perintah Abi Usman lagi?".


"Bukan itu bi,kalau menemani Zayn mau tapi kalau membelinya lagi Zayn engga bisa maaf bi kan aku bukan siapa-siapanya Abi Usman".


"Kalau kau mau nanti Abi Usman serta Abi Fatah akan membahasnya nanti kalau mau menjadi putra Abi selamanya"goda Abi Usman kepada ku serta senyum penuh makna seperti menginginkan ku menjadi bagian keluarga beliau.


Setelah selesai byla keluar dari kamarnya duduk kembali keraung tengah bersama Abi Usman serta Zayn.


"Bi tumben beli yang isiny agak banyak biasanya beli dua isinya sedikit"byka mulai heran kepada sikap Abi Usman.


"Kan sama saja nak masakan makanan untuk makan malam masih ada kan persediaan makanan di kulkas?".


"Habis bi tinggal telor doang mau nasi goreng?nanti aku buatkan tunggu aku mau periksa dulu".


Jalan kearah dapur memeriksa persediaan makanan Yanga da di kulkas ternyata sudah habis semua engga ada apa pun.


"Bi sudah habis aku lupa kan sudah di makan tadi pagi serta siang, kunci motornya mana aku mau beli dulu bi izin sebentar ke Alfamart beli telur dulu".


Zayn Ingga sesuatu kalau umma pernah membawakan telur beli di Alfamart sebelum kepesertaan tadi.


"Tunggu sebentar aku ada sesuatu kalau engga salah ada telur di koper umma yang menyimpannya"cegah ku sebelum pergi ke Alfamart.


Masuk kedalam mengambil telur di dalam koper ternyata benar ada disana masih utuh engga pecah sama sekali,jalan ke ruang tengah memberikan telur kepada byla serta tidak menerima uang darinya.


"Aku ikhlas uangnya di simpan aja,aku kan juga numpang makan jadi anggap aja aku membayarnya dengan telur".


flashback on


Mampir ke Alfamart membeli sesuatu untuk Zayn siapa tau membutuhkan kalau ada keada darurat bisa di masak untuk bahan makanan,sudah membeli banyak cemilan serta ada mie goreng serta telur tinggal membayar semuanya.


Setelah selesai membayar lalu masuk kedalam mobil menuju pesantren akhirnya sampai.


"Zayn umma menyimpan ini di dalam koper atau kau pegang saja".


"Pegang aja nanti pecah lagi telornya".

__ADS_1


"Ini isinya cemilan Sera ada beberapa mie goreng serta telor kalau engga ada makanan bisa di masak aja".


Flashback off.


__ADS_2