
Gadis POV
Pernahkah kalian ingat akan cinta pertama yang menakjubkan?
Aahh, membayangkannya saja terasa menyenangkan bukan?!
Cerita tentang cinta seorang Gadis. Ya, perkenalkan namaku Gadis. Seorang gadis yang sedang merasakan manisnya jatuh cinta. Yang tidak tau dampak jatuh cinta seperti apa.
Indahnya cinta membuat langkah kaki ke sekolah menjadi sangat menyenangkan bukan?
Seorang gadis berseragam putih biru tua memulai harinya dengan sangat menyenangkan. Ya mungkin saja.
Hari pertama memasuki lingkungan baru dengan status baru sebagai murid smp, sungguh menyenangkan. Bertemu dengan orang-orang baru dan memulai kenangan.
Pagi ini terasa sangat mendebarkan, seorang Gadis yang sedikit pendiam bertemu dengan seorang gadis cantik bernama Ajeng. Dia sangat menarik dan ramah.
"Hi, aku Gadis. Senang berkenalan denganmu!"
"Hi, aku Ajeng. Senang berkenalan denganmu juga. Apa laki-laki yang ada di sampingmu ayahmu Dis?"
Ah ya aku lupa kalau ayahku masih berada di sampingku.
__ADS_1
"Ya perkenalkan ini ayahku, Adi"
"Selamat pagi om" Jawab Ajeng.
"Pagi! Cepatlah masuk sebelum guru kalian datang. Semoga hari kalian menyenangkan!" Seru Pak Adi.
Akhirnya aku dan Ajeng memasuki kelas kita dan duduk berdampingan. Hanya dia yang aku kenal mengingat aku sekolah di tempat baru dan lingkungan yang jauh dari sekolah dasarku dulu.
Setelah duduk dibangku ku, aku memperhatikan seluruh isi kelasku dengan seksama. Teman-temanku sangat menakjubkan. Mereka dengan cepat sudah saling bersenda gurau satu sama lain. berbeda denganku yang sangat pendiam tetapi tidak berlaku dengan Ajeng. Aku nyaman bersamanya. Mungkin dia akan menjadi sahabatku.
Tak lama mataku menatap seorang anak laki-laki yang tak jauh dari tempatku. Dia sangat menarik dan manis. Aku tertarik.
Ya kata menarik adalah kata yang aku pilih saat itu. Karna aku belum mengerti apa itu cinta. Dengan poni dan mata yang bulat sekaligus sikap malu-malunya, dia sangat menarik menurutku. Dia berbeda dengan teman yang lain yang sangat berisik dan rusuh. Dia selalu menunduk dan diam di tempatnya. Sungguh sangat imut bukan? Membayangkannya saja sungguh indah.
Apa yang dia pikirkan saat ini? Kenapa dia mengerutkan dahinya kepadaku?
Double sial! Aku baru sadar kalau aku belum mengalihkan pandanganku!
Akupun tersenyum kikuk kepadanya. Berharap itu bisa melupakan semuanya!
Akhirnya gurupun masuk ke dalam kelas kita dan memanggil nama kita semua sebagai perkenalan.
__ADS_1
Dan ya, perkenalkan sekali lagi namaku Gadis Pradipta. Kalian bisa memanggilku Gadis. Seorang remaja yang kucel dan biasa saja.
Lalu guru memanggil Raga Pramudya. Siapakah dia? Akupun menengok ke arah seorang laki-laki yang ternyata sudah mencuri perhatianku.
Aku juga baru mengetahui bahwa dia juga peraih nilai tertinggi di tes masuk ke sekolah ini. Sungguh pribadi yang luar biasa. Tidak salah bukan aku tertarik kepada seorang pria pendiam dan sangat pintar itu!
Akupun tersenyum padanya dan dia juga tersenyum kepadaku dengan malu-malu.
Oh nama dia Raga. Sangat cocok dengan kepribadiannya. Semoga aku bisa menjadi teman baiknya sampai kapanpun.
Ya, itu adalah harapanku saat itu kepada Tuhan!
Dan cerita pengalaman cinta pertamaku yang sangat menyenangkan akan segera dimulai sebentar lagi.
Hi, there!
Selamat datang dicerita ini!
Semoga kalian suka!
See you next, teman Gadis!
__ADS_1
Sincerely,
Didi