
"Apa yang kamu tau tentang kak Arga?" Tanya ku
"Siapa yang tidak tau tentang kalian" Jawab Caca
"Maksudnya?"
"Kak Arga sangat menyayangimu, Dis. Percayalah" Cicit Caca
"Lalu?" Tanya ku
"Apa kamu selalu menjadi manusia cuek yang menyebalkan?"
"Kenapa kamu jadi kesal padaku?"
"Karna kamu itu tidak peka dan menyebalkan"
"Lalu hubungannya dengan kak Arga apa?"
"Apa kamu tidak menyukainya?" Tanya Caca
"Kenapa harus?" Tanya ku balik
"Kamu benar-benar tidak ingat masa lalu apa tidak mau ingat?"
"Mungkin keduanya. Entahlah"
"Tidak bisakah kamu memaafkannya? Kamu juga tau kan, kalau itu bukan kesalahan kak Arga?!"
"Ya"
"Jadi?"
"Apa?"
"Kau benar-benar menyebalkan ya! Kenapa juga kak Arga bisa menyukaimu dan tidak bisa move on darimu?!" Cibir Caca
"Memangnya apa salahnya menyukaiku? Aku kan baik hati dan tidak sombong" Canda ku
"Ya ya, terserah kau saja. Tapi kamu harus tau, kalau kak Arga sangat menyayangimu sejak dulu dan mungkin sampai saat ini"
"Masih mungkin bukan? Jadi tidak perlu di bicarakan lagi"
"Boleh aku tanya sesuatu, Dis?"
"Tanya saja"
"Apa perubahan kak Arga dulu itu karnamu?"
"Berubah seperti apa?"
"Ck. Apa benar kamu lupa? Apa tidak peduli sih? Pantas saja sampai sekarang jomblo!"
"Hey, aku tidak jomblo!" Kesalku
"Lalu kau apa?" Tanya Caca
__ADS_1
"Aku milik Gaga" Lirihku
"Dasar perempuan! Waktu orangnya ada kamu mengabaikannya, tapi sekarang? Apa maksudmu?"
"Entah, jujur saja aku sudah ingat Gaga ku sekarang. Dulu aku mengabaikannya karna aku masih marah dengan masa lalu"
"Jadi sekarang menyesal?"
"Sepertinya begitu"
"Mau mengejar kak Arga?"
"Entahlah"
"Jadi sudah menyerah nih?"
"Bukan begitu. Aku tidak yakin kalau kak Arga masih menyukaiku"
"Kenapa?"
"Seperti yang kamu bilang tadi, dia sudah berubah"
"Aku yakin kak Arga begitu juga karna dirimu"
"Kenapa aku?"
"Karna hanya kamu yang bisa mempengaruhi kak Arga sebegitunya"
"Benarkah?"
"Apa kak Arga tidak pernah pacaran sebelumnya?"
"Tidak. Setiap gadis yang menyatakan cintanya ke kak Arga pasti langsung di patahkan dengan cibiran pedasnya itu"
"Cibiran seperti apa?"
"Aku juga tidak tau, karna aku tidak pernah mendapatkan cibirannya. Tapi yang pasti, setiap gadis yang sukses mendapat cibirannya akan menangis selanjutnya. Lalu tidak ada satu gadispun yang berani mendekat. Sampai pernah ada gosip kalau kak Arga itu tidak normal"
"Tidak normal bagaimana?" Tanya ku penasaran
"Ya seperti tidak menyukai perempuan"
"Gila! Itu tidak mungkin!" Jawab ku
"Tentu, dia sudah tergila-gila padamu" Canda Caca
"Itu dulu, Ca"
"Mau bertaruh denganku?"
"Cih tidak akan!"
"Hahaha iya iya. Jadi mau mengejar kak Arga?"
"Kalau bisa"
__ADS_1
"Baiklah, aku yakin kamu pasti beruntung"
"Jangan seyakin itu!"
"Aku tidak pernah seyakin ini sebelumnya, apalagi tentang kemampuanmu"
"Aku akan merindukanmu, Ca!"
"Aku juga. Jangan lupa selalu balas chat dariku ya!"
"Haha iya. Jadi kita LDR nih?!" Tanya ku
"Hanya sebentar" Jawab Caca
"Cepat lulus!"
"Kamu juga. Semoga menjadi dokter cantik yang dicintai semua pasiennya dan dicintai kak Arga 😉"
"Hahaha. Kamu juga harus menjadi designer yang hebat"
"Tentu! Mau tau satu rahasia lagi?" Tawar Caca
"Apa?" Tanya ku
"Sini mendekat, ini rahasia" Ujar Caca
"Kak Arga akan menjadi seniormu di Surabaya nanti. Jadi, selamat berjuang!" Bisik Caca
Apa katanya tadi!
Apa Caca serius?
Dia pasti becanda kan?
Kenapa jantungku bermasalah lagi ini, Tuhan?
Kenapa debarannya sangat berbeda saat aku dulu menyukai Raga?
Sial! Belum juga bertemu orangnya sudah begini. Bagaimana nanti?
Tapi dia hanya akan menjadi senior bukan? Kemungkinan bertemu akan sangat sedikit.
"Kamu tidak becanda kan?" Tanya ku
"Aku tidak akan becanda kalau tentang kak Arga" Jawab Caca
"Jadi itu alasanmu dan Raga menghalangiku ke Surabaya?"
"Ya. Aku hanya tidak ingin hubunganmu dengan kak Arga semakin buruk nantinya"
"Aku akan meluruskan semuanya"
"Semoga kamu belum terlambat" Seru Caca
Ya, semoga saja!
__ADS_1