Always Him

Always Him
53


__ADS_3

"Arga, jawab yang serius!" Keluhku


"Aku selalu serius kalo nyangkut tentang kita" Jawab Arga


"Terserah!"


"Ngambekan sih"


"Sapa juga?"


"Aku sama Mia gaada hubungan apa apa. Dia aja yang suka nempel"


"Tapi kamu biarin aja kan?"


"Cemburu?"


"Ga sih, cuma beropini aja"


"Ngelesnya jagoan kamu dari bajaj"


"Kan kamu yang ngajarin"


"Kenapa yang begituan aku yang ngajarin?"


"Emang gitu adanya"


"Boleh aku tanya sesuatu?"


"Tanya aja, Ga"


"Kenapa kamu manggil aku Arga?"


"Emang mau dipanggil apa? Jubaedah?"


"Kamu tau maksudku"


"Kan nama kamu Arga"


"Ga sopan"


"Mau dipanggil kak Arga?"


"Aku bukan kakakmu"


"Kenapa harus ngeributin beginian coba? Kamu juga manggil aku nama depanku"


"Ngga tuh"

__ADS_1


"Kalo bukan manggil nama depan, kamu manggil apa?"


"Bambang!"


"Ck, itu bukan namaku"


"Arga juga bukan namaku"


"Sejak kapan namamu diganti?"


"Sejak kamu dan aku menjadi kita"


"Wah minta di tabok nih!"


"Tega bener mau nabok"


"Kamu kok bisa ambil kedokteran sih?"


"Kenapa emang?"


"Dulu bukannya mau gantiin posisi om Pramudya?"


"Ngga ada tuh niatan begitu"


"Terus kenapa?"


"Dokter apa?"


"Dokter apa aja boleh"


"Kamu sendiri, kenapa ngikutin aku?" Tanya Arga


"Ngikutin gimana?"


"Masuk kedokteran dan kuliah sini"


"Aku mana ada ngikut kamu"


"Jadi?"


"Aku mau ngelanjutin cita cita ka Bebe buat jadi dokter yang handal. Biar kak Bebe seneng disana"


"Yakin dia seneng?"


"Kenapa engga? Katanya dulu ka Bebe sama temennya punya ada janji buat jadi dokter yang hebat"


"Temennya siapa?"

__ADS_1


"Gatau, ka Bebe gaperna nyebut namanya sih"


"Emang kamu gaada keinginan sendiri gitu?"


"Ada sih, dulu aku pengen banget jadi dubes. Tapi semakin kesini, aku jadi ikutan tertarik sama dunia kedokteran. Kamu tau siapa temen ka Bebe itu? Kamu kan juga temen deketnya?"


"Ngga"


"Kok gitu?"


"Ya emang gatau. Setelah lulua, mau ambil spesialis?"


"Pengen sih, biar jadi dokter anak yang disayang pasiennya"


"Tujuan apa itu?"


"Biarin. Kalo kamu?"


"Samain aja sama kamu biar cepet"


"Nyebelin"


"Setelahnya mau ngapain lagi?"


"Kerja"


"Setelahnya?"


"Nabung yang banyak"


"Buat apa?"


"Nikah"


"Sama siapa?"


"Ya gatau kan belom ketemu"


"Kamu anggep aku apa?"


"Temen"


"Kamu suka sama Raga?"


"Dulu"


"Kalo sekarang?"

__ADS_1


"Masih"


__ADS_2