
Ujian akhir telah selesai.
Tak terasa masa putih abu-abu ku sudah ku lalui dengan cepat.
Benar kata orang, masa putih abu-abu adalah masa di mana kita mencari diri kita yang sebenarnya.
Aku belajar banyak dari semua yang terjadi selama 3 tahun terakhir.
Aku duduk di taman belakang sambil menunggu Caca da Raga datang.
Mereka mendadak menjadi pasangan yang selalu di bicarakan dan sering muncul di akun sosmed sekolah.
Mereka berdua pasangan yang sangat pas, perpaduan yang sempurna.
Aku seakan menjadi jadi setan di antara mereka berdua.
Kalau ada perempuan dan laki-laki berduaan maka orang ketiganya adalah setan bukan?
Nah aku persis seperti itu.
Aku jadi ingin punya pacar π
Eh ini yang curhat Gadis apa suara hati yang nulis wkwk
"Gadis, ayo! Jangan melamun saja, nanti di culik Gaga!" Teriak Raga
"Sialan! Awas kamu ya, aku aduin ke Caca baru tau rasa" Kesalku
"Dih, gitu aja ngambek! Ga malu apa sama kuda yang ada di kuncirmu?" Tawa Raga
"Berhenti menggodaku, Ga"
"Mau banget di goda neng!" Jawab Raga sambil menampilkan wajah yang menjijikkan
"Sungguh kamu sangat menjijikkan Ga. Enyah dari pandanganku!"
"Katanya mau di goda?" Kekeh Raga
"Diamlah. Cepat, Caca uda nunggu itu!"
"Biarin aja, dia akan ngerti. Aku kan lagi menikmati waktu ku dengan pacar kedua ku"
"Untung aku ga baperan ya orangnya"
"Baperan juga gapapa kok. Kan kamu bisa jadi yang kedua π"
__ADS_1
"Bacot lagi gue tabok nih"
"Jadi uda lu gue nih? Ga kaku lagi nih? Yakin nih? Ntar kalo Gaga makin suka gimana, Dis?"
"Berhenti menyebutnya!"
"Kenapa? Gamon?"
"Apa itu gamon?"
"Gini nih susahnya temenan ama makhluk prasejarah. Serasa jadi guru sejarah gue, nerangin mulu"
"Tabok nih!"
"Takuuuttttttt hahahaha"
"Jawab dulu!"
"Apa sich? Abang siap memadu Gadis Pradipta ama bebeb Caca koq"
"Sial, lo salah makan ya? Alay deh"
"Iya, aku salah makan. Aku tadi makan Caca soalnya"
"Lu tuh ya pikirannya kotor. Lu gatau permen caca ya? Makanya gaul ma gue!"
Aku hanya memutar bola mataku mendengar ocehan Raga hari ini.
Sejak dia dekat dengan Caca jadi ketularan gesreknya.
"Jadi gamon apa?"
"Sini dekatan! Aku bisikin biar setan pada ga bisa denger apa yang kita ghibahin!"
Aku percaya aja dengan omongan anak setan satu itu.
"Jadi, gamon itu gagal move on!" Bisik Raga
"Emang aku gamon sama sapa?"
"Sapa lagi atuh neng, kalo ga sama Gaga terkasih yang sekarang entah di mana wujudnya"
"Sialan lo! Aku ga gamon ya"
"Terus apa? Kalo ga kok marah-marah? Ngarep banget ya di deketin Gaga lagi?"
__ADS_1
"Please deh, lo ga pantes banget dah ngomong begituan. Kek admin akun lambe-lambe"
"Baru tau neng kalo gue pencetus akun-akun itu? Lu ga bisa liat apa sekaya apa gue sekarang karna semua akun itu?"
"Nah lo, kelamaan gaul ma Caca nih jadi ketularan halu nya"
"Asal lu tau aja nih ya, gue lebih sering gaul ma lu to ga?"
"Ga tau tuh"
"Makanya di beritau tadi itu"
"Jadi maksud lo, gue halu gitu?"
"Nah tuh tau. Tumben banget pinter"
"Dasar Raga sialan Pramudya"
"Wah beraninya ganti nama gue? Emang lu udah akikahin gue lagi?"
"Serah lo Bambang"
Aku terus berjalan menuju ke tempat Caca duduk tanpa menghiraukan tawa Raga.
Emang dasar Raga sialan yang punya kakak brengsek!
"Dis" Panggil Raga setelah berjalan di sisi ku
"Tetep jadi Gadis kaya tadi ya, yang ga kaku. Aku suka" Ucap Raga dengan senyuman terbaiknya
Sial gue deg-degan ***!
---------
Hey guys! Jangan bosan ketemu Gadis ya!
Selamat liburan yang uda libur, semangat kerja yang liburnya cuma di angka merah kalender βΊοΈπ€
Let's be friends @dsrikandini on Instagram π
Gutte nattccchhh everybadeeeehhhh
Sincerely,
Didi
__ADS_1