
Wisuda!
Hari ini kita semua sudah memakai toga dan duduk manis mendengarkan kepala sekolah menyampaikan wejangan untuk kita semua yang akan memasuki tahap yang lebih tinggi. Lalu dilanjut dengan susunan acara yang ada.
Hari ini sangat menyenangkan!
Setelah acara wisuda selesai, kita semua berfoto bersama dengan teman kelas masing-masing.
Setelah puas berfoto, aku menghampiri Okta dan berfoto dengannya.
Tidak lama Raga dan Zaki ikut bergabung.
Kita berempat berfoto ria sampai ku rasakan naga di perutku mulai memberontak dan siap mengeluarkan apinya, akhirnya ku sudahi sesi foto itu.
"Gadis, mau berfoto denganku?" Tanya Raga
"Boleh"
Raga sekali lagi menampilkan senyuman indahnya itu.
Senyuman itu, membuat Raga semakin menawan dengan toganya.
Apakah aku akan rindu dengan senyuman itu?
Atau di sekolah baru ku nanti aku akan menemukan senyuman yang lebih indah dari milik Raga?
Setelah berfoto bersama Raga, bu Sarah dan kak Arga datang. Mau tidak mau aku menyanggupi permintaan bu Sarah untuk berfoto bersama.
__ADS_1
Aku dan Raga berada di antara kak Arga dan bu Sarah. Kak Arga berdiri tepat di sampingku, sedangkan bu Sarah ada di samping Raga.
Aku baru sadar kalau kak Arga sangat tinggi, kulitnya putih dan wangi. Tidak kalah cakep dengan Raga.
Kalau diminta pendapat lebih cakep Raga atau kak Arga, aku akan menjawab lebih cakep ka Arga meskipun dia tidak menghiasi wajahnya dengan senyuman hangat seperti Raga.
Setelah selesai berfoto, akupun melanjutkan niatku untuk mengisi perutku yang sudah memberontak dari tadi.
Karna keasikan makan bakso di depan sekolah, aku tidak sadar kalau kak Arga duduk di hadapanku.
"Siapa namamu?" Tanya kak Arga
Aku yang tidak siap menerima pertanyaannya akhirnya tersesak kuah bakso yang sedang ku nikmati.
Kenapa dia tanya namaku? Apa dia sedang melakukan sensus? Dasar aneh.
"Jadi kamu Gadis?"
"Apa kita pernah saling mengenal sebelumnya?" Tanyaku heran
"Tidak" Jawab kak Arga
Setelah itu dia beranjak dari tempat duduknya dan pergi begitu saja.
Sungguh Arga sialan! Masa bodoh dengan panggilan sopan untuknya!
Dia yang tidak sopan kepada orang asing. Sudah membuatku tersedak hanya karna pertanyaan tidak pentingnya yang aku rasa dia sudah tau jawabannya, tapi sialnya tetap ku jawab juga akhirnya.
__ADS_1
Dan lihatlah tadi itu, setelah mendapatkan apa yang dia mau langsung pergi begitu saja.
Dasar pria menyebalkan!
Tipikal pria sekali, pergi setelah mendapat apa yang mereka mau.
Penyataan itu aku dapat dari omongan Okta. Jadi kalau ada yang mau bertanya atau tidak setuju dengan kalimat itu, bisa di bicarakan secara baik-baik dengannya.
Aku akan membagi kontak dia nanti.
Akhirnya, masa putih biru tua ku yang sangat menyenangkan sudah berakhir hari ini. Aku sangat berterima kasih karna sudah dipertemukan dengan teman-teman yang hebat.
Aku akan menyambut masa abu-abu ku dengan semua warna yang ku punya dari masa putih biru tua ku. I cant wait! 😁
Hellow sobat ambyarnya Gadis!
Happeee weekend semuanya!
Semoga kalian suka dengan cerita Gadis ya!
Tentu saja cerita Gadis tidak berhenti sampai sini dan masih akan berlanjut, so jangan bosen buat ketemu cerita Gadis setiap harinya ya! 😁
Sampai ketemu di masa putih abu-abu Gadis 👋
Matur tengkyu!
Sincerely,
__ADS_1
Didi