Always Him

Always Him
33


__ADS_3

Berhari hari ku lalui dengan santuy di sekolah.


Semua berjalan terasa normal saat ini.


Tidak ada lagi drama yang terjadi kepadaku.


Kak Arga juga mendengarkan perkataanku tempo hari.


Dia benar-benar menjauh, saat berpapasanpun dia tidak menengok sedikitpun.


Kita sudah menjadi orang asing setelahnya.


Harusnya aku senang, tapi kenapa aku gelisah seperti ini?


Sampai di sekolah, aku melihat banyak orang berkumpul di lapangan.


Di sana sangat ribut dan entah apa yang di ributkan.


"Menjauh darinya!" Teriak seseorang


"Memangnya lo bisa apa selain mukul gue?" Jawab lawannya


"Lo!"


"Berhenti jadi pengecut. Cewe lo aja yang gatel"


"Sialan!"


Baku hantampum tidak terhindarkan di sana. Jadi pagi-pagi mereka sudah meributkan seseorang?


"Lihatlah, kak Arga semakin menjadi sekarang!"


"Iya benar. Gue ga ngerti lagi deh kenapa kak Arga berubah menjadi rebel gitu?"


"Sekarang nakutin. Dulu aja dengan muka dinginnya udah nakutin, sekarang di tambah begitu. Mending jauh-jauh deh kita"


Aku tidak sengaja mendengar percakapan gadis-gadis tadi.

__ADS_1


Jadi yang membuat keributan di sana kak Arga?


Kenapa dia berubah begitu?


Apa dia ada masalah dengan Angie?


Aku terus melangkah kaki ku menuju kelas.


Di sana aku melihat Angie sedang bertengkar dengan seseorang.


Ya Tuhan, apakah hari ini hari bertengkar bagi banyak orang?


Tidak bisakah dunia damai saja?!


"Berhenti mengganggu kak Arga, sialan!" Teriak Angie


"Cih, lo cuma jadi pacar status doang buat kak Arga. Apa kak Arga pernah nganggep lo? Jadi lo yang menjauh!" Balas seorang perempuan itu


"Lo yang kegatelan, udah tau kak Arga punya gue, masih aja lo pepet!"


"Gue sama kak Arga sama-sama mau, jadi gaada alasan"


"Angie?" Teriak kak Arga


"Apa yang lo lakuin hah?" Tanya kak Arga lagi


"Dia yang mulai duluan kak!"


"Mulai sekarang kuta putus. Dan lo jangan gangguin dia, karna dia sekarang cewe gue"


What? Apa benar itu kak Arga?


Kenapa dia menjadi cowok yang tidak berperasaan begitu?


Angie hanya bisa menangis setelah ucapan kak Arga tadi.


"Apa yang kalian liat? Bubar!" Teriak kak Arga

__ADS_1


Semua orang langsung bubar tanpa membantah kak Arga.


Setelah itu tatapanku dan kak Arga bertemu, dia hanya menatapku dingin.


Sungguh, aku tidak suka kak Arga yang seperti ini.


Apa benar kata kak Dias dulu?


Apa kak Arga seperti ini karna ku?


Apa ucapanku dulu berlebihan?


Setelah keributan tadi, aktivitas berjalan seperti biasa.


Setelah jam pelajaran selesai semua, aku bergegas menuju ke perpustakaan untuk membaca sambil menunggu jemputan.


Saat aku menuju ke sisi perpustakaan yang sepi, aku melihat pasangan yang sedang melakukan hal yang tidak pantas.


Jantungku bekerja lebih cepat dari biasanya.


Sial, berani sekali mereka seperti itu? Sungguh menjijikkan.


Aku tidak sengaja menjatuhkan buku yang ku pegang, dan mengejutkan pasangan tadi.


Setelah aku memungut buku ku, aku menoleh ke arah mereka.


Sial!


"Kak Arga!" Seru ku


"Pengganggu!" Sarkas kak Arga


"Apa yang kalian lakukan?" Tanyaku tidak percaya


"Seperti yang lo liat! Dan lo ganggu gue" Jawab kak Arga lalu pergi dari sana.


Kak Arga benar-benar berubah menjadi cowok yang mengerikan sekarang.

__ADS_1


Aku tidak mengenalinya lagi, walau dulu juga tidak begitu mengenalnya.


__ADS_2