Amora

Amora
Amora part 15


__ADS_3

#Kediaman Erlangga


Cilla sudah siap setelah berdandan biasanya penampilannya sederhana saja meskipun itu acara besar perusahaan keluarga mamanya tapi karena ini undangan khusus yaitu undangan Keluarga Huygens dan ia akan mendampingi Erick. Keluarga Erlangga sudah siap semuanya.


Mereka berkumpul diruangan keluarga, Papa Erlangga, Mama Elisa, Bang Adit, Kak Erfan,Kak Titan juga disana ada Cendana dan Meygan tak kala cantik dari Cilla.


Cilla turun dari tangga dan semua keluarganya bahkan sahabatnya terpesona dengan tampilan sederhana namun sangat cantik dan elegan, atau pengaruh dirinya yang selama ini tidak pernah dandan jadi pas dandan dirinya sangat mempesona.


"Tuan Putri sudah ada jadi mari jalan" Titan memeca keheningan sesaat itu.


"Kamu cantik skali Non"Cendana langsung memeluknya


"Woa, anak gadisnya Mama cantik sekali" puji mama Elisa


"Issh biasa ajah"ucap Cilla malu-malu.


"Ma,Pa, Abang duluan mau jemput calon menantunya mama papa" Adit ijin untuk menjemput Meice itu semua atas kemauan Ardana.


"Iya, Hati-hati" Jawab mama Elis ketika Adit salim


"Hmm,pergilah jaga anak orang dengan baik" Pesan papa Adam.


"Hmm,non nggak di jemput Erick?". Cendana dengan ceplos menanyai Cilla.


"Ngapain harus dia yang jemput kita kan mau jalan sama-sama". Balasnya santai.


"ayo berangkat nanti kita terlambat!". Papa Adam menginterupsi


"Baik Ayo" ucap semuanya


"Pak, ada tamu di depan" Bi Sarah datang menyampaikan pesan


"Siapa?". Tanya Mama Elisa


"Tuan Muda Erick, kalau saya tidak salah mengenali Ibu"jawab Bi Sarah


"Saya sudah memperailahkan masuk tapi Tuan muda tidak mau, katanya menunggu Non saja". Jelas bi Sarah.


"Kak Erick.... Ngapain datang gak bilang-bilang?". Cilla bermonolog


Akhirnya mereka semua keluar menemui Erick bersama-sama, sekaligus untuk berangkat juga.

__ADS_1


"Nak, Erick kenapa tidak masuk " sapa ramah mama Elisa


"Ehh, Erick cuma mau jemput Cilla tante, om"Ucapnya salim.


"kakak tidak bilang-bilang". Cilla melirik Erick


"Dia sudah telfon papa, non" jelas Papa Adam.


"Oh, iya...".ucapnya singkat padahal niatnya malam ini mau bergabung dengan sahabat dan calon kakak iparnya itu.


"Om, tante, kak Titan Kak Erfan dan semuanya kami duluan ya" Erick pamit


"Pa,ma,kak, nana Cilla duluan ya" ucapnya pamit.


Erick memberi lengannya untuk digandeng oleh Cilla, awalnya Cilla bingung tapi setelah tahu maksud Erick ia pun menggandeng lengan kekar Erick.


Perasaan Aneh dirasakannya karena ini adalah pertama kalinya sedekat ini dengan seorang laki-laki kecuali Ke-3 saudaranya dan papanya.


"Kamu Cantik". bisik Erick ketika mereka sudah duduk di mobil.


Saat mendengar yang dikatakan Erick, Cilla merasa hatinya seperti berbunga-bunga dan detak jantungnya tiba-tiba seperti baru selesai melakukan olahraga (berdetak lebih cepat dari biasanya).


Erick akan mengecup pipinya tapi Cilla menghindar, meskipun ia tahu bahwa Erick adalah calon suaminya tapi ia memiliki pegangan tersendiri bahwa ia harus menjaga kesucian hidupnya ia tak ingin adanya hal lebih dari sekedar pegangan tangan saat pacaran.


Merasa diabaikan oleh Cilla, rasa arrogant nya Erick tiba-tiba muncul. Apa dia sangat tidak suka denganku?" Erick berusaha memendam rasa ingin marahnya itu.


"Kenapa, apa aku begitu tidak diinginkan?"sehalus mungkin Erick berbicara pada Cilla mengingat baru tadi siang Ia mendengar yang dikatakan Cilla tidak ingin dibentak atau di marah di depan orang lain, dan di mobil itu ada pengawal dan sopir meskipun tidak kelihatan tapi mereka pasti mendengarnya.


"Maaf, bukan seperti itu, ingatkan kalau batas kontak fisik hanya sebatas pegangan tangan" Cilla menatap mata Erick ia menyampaikan maksudnya dengan lemah lembut.


Melihat tatapan tulus dari Cilla dan ucapan lemah lembutnya itu membuat amarah yang hampir meledak tadi jadi meluap begitu saja.


"Aku akan mengingat itu". Ucapnya kemudian.


Cilla tahu semua tentang Erick, meskipun yang Daddy Ardana dan Mommy Eunike yang notabene nya adalah orangtuanya sendiri tidak tahu sama sekali.


#Flashback on


Siang setelah pulang gereja dan Papa Adam memberitahukan bahwa Om Ardana melamarnya untuk putranya Erick, ia segera menghubungi seseorang yang dikenalnya belum lama ini.


"Minta tolong kirimkan data seseorang yang bernama Erick Ardana dari Ardana Group" send to Mr.Xxx

__ADS_1


Setelah 2 hari pesan terkirim akhirnya Mr.xxx itu mengirim data lengkap Erick Ardana dan juga semua yang Cilla butuhkan. Untuk mendapat data itu membutuhkan dana yang cukup besar karena seorang Erick Ardana bukanlah orang sembarangan. Ia pewaris utama dari Ardana Group yang merupakan salah satu perusahaan terbesar di Asia dan mulai masuk di negara Eropa.


Data Diri


Nama: Erick Jonah Ardana


Tempat tgl lahir: Germany,28 Aguatus 1994


Umur : 26 Tahun


Putra ke-2


Ayah: Mark Alberth Ardana


Ibu: Eunike Cintya Ardana


Saudara : Eldrick Jeremiah Ardana


Saudari Angkat : Meice Keira Arbatam


Saudara Angkat : Regan Reinhard Arbatam sekaligus sekertaris dan assisten prinadi Erick.


Putra Sulung ardana Eldrik telah meninggal 28 Agustus 2018.


Semua hal baik maupun hal buruK Erick bahkan bukti foto - foto di club dan kehidupan malamnya dikirimkan juga ...yang paling kaget adalah ketika Cilla tahu Erick punya beberapa Club yang bahkan Tuan Ardana tak mengetahuinya.


Flashback off


"Kita sudah sampai, ayo turun" Erick sudah membukakan pintu mobil untuk Cilla.


"Oh, eeh sudah sampai" Cilla tak menyadari karena ia terbuai dengan pikirannya sendiri.


Erick sedang dalam mode Arrogannya menurut Penilaian Cilla, ia mengulurkan tangan yang disambut dengan senyum hangat Cilla.


#Cilla VOP


Ini pertama kalinya aku mengikuti acara besar seperti ini, tapi aku berfikir mulai sekarang aku akan menyiapkan diri untuk mengikuti acara-acara semacam ini. Tuhan punya rencana lain dikehidupan aku, dulunya saya sangat tidak ingin bersuamikan seorang pengusaha karena fikirku perhatiannya akan habis di seputar pekerjaan saja, dan niat hati mencari yang takut Tuhan tapi mengirim yang bertolak belakang.


"Aku turun dari mobil ketika mendengar suara dingin kak Erick, ya hal pertama yang tidak kusukai dari kak Erick karena orang ini sangat dingin dan sangat sombong, sikapnya yang menganggap bahwa semua masalah bisa diselesaikan dengan uang. Bahkan sikap keras nya pada para karyawan dan bawahannya.


"Rileks..."Bisiknya padaku

__ADS_1


__ADS_2