
Kebetulan Al memang lagi main bareng Mbaknya di taman depan.
"Yuck!" ajak Regan dan terus menggendong Al.
Obrolan berjalan lancar meski Arkan baru pertama kali bertemu dengan keluarga Ziona tapi karena mereka sangat welcome sehingga tidak sedikit pun kecanggungan.
#Rumah sakit
Cilla masih setia mendampingi Erick, meski tidak ada tanda - tanda Erick akan sadar tapi Cilla tatap setia mendoakannya. Cilla percaya mujizat masih ada sampai detik ini. Tuhan yang mengadakan mujizat 2000 thn yang lampau Tuhan yang sama pula yang disembah saat ini.
Meski berita yang diberitakan sangat memojokkan posisi Erick tapi Cilla tidak peduli. Bahkan jika benar yang diberitakan media Cilla bisa menerima dan memaafkan Erick. Walau pun Daddy Ardana dan mom Eunike, ingin melayangkan tuntutan hukum, tapi Cilla menghalanginya. Dengan alasan bahwa yang terpenting saat ini adalah kesembuhan Erick. Tidak usah sibuk dengan hal - hal yang menguras tenaga dan pikiran, berujung sia - sia.
Hidup kita bukan ditentukan kata orang, tapi apa kata Tuhan, seluruh dunia bisa mencaci dan mengutuk tapi Tuhan bisa mengubah jadi berkat. Jadi fokus dengan hal yang menjadi bagian kita.
Dengan diamnya keluarga Ardana membuat pihak Claudia semakin melancarkan serangan. Dengan melemparkan opini publik melalui media.
Claudia memang sudah sadar, meski masih tetap dalam perawatan. Luka yang paling parah hanya patah tangan, selebihnya semua normal.
Sedangkan Erick sangat mustahil untuk bisa pulih kembali bahkan jika bisa sadar dari koma itu mujizat.
Satu bulan berlalu sejak kecelakaan yang menimpah Erick damun belum ada tanda - tanda akan sadar.
Sejak kecelakaan Cilla tidak pernah absen merawat Erick, walau sedikit kesulitan karena kehamilannya tapi tidak menghalangi dia tetap merawat sang suami, ini juga yang menguatkan Daddy Ardana dan mom Eunike.
Apa yang Cilla lakukan mendapatkan dukungan penuh dari keluarganya. Bahkan dari semua rekan - rekan pelayanan dari Perkantas, tiap hari minggu Joe dan rekan - rekannya berkunjung dan mendoakan Erick. Bahkan tiap doa syafaat mereka pun Kesembuhan Erick selalu di doakan.
Pagi ini sejak Cilla bangun merasakan sakit pada perutnya dengan sangat dan bahkan setelah keluar dari kamar mandi ada bercak darah yang menandahkan bahwa dia segera melahirkan. Mom Eunike dan mama Elis langsung memanggil dokter. Pagi - pagi mereka sudah ke RS karena tidak mau meninggalkan Cilla dan Erick terlalu lama.
Dan benar dugaan mereka, di saat Cilla mau melahirkan mereka ada disana. Cilla langsung di antar ke ruang bersalin dan di tangani oleh dokter Meygan, kakak ipar Cilla sendiri.
__ADS_1
Mom Eunike menelpon maid untuk mengantar perlengkapan bayi yang telah dipersiapkan jauh - jauh hari. Cilla akan melahirkan dengan normal dan meminta mama dan mommynya yang mendampingi juga hanya docter Meygan yang dia isinkan untuk membantunya.
Sementara keluarga yang lain menunggu di ruangan Erick dengan perasaan gugup. Ketiga kakak Cilla pun sudah berkumpul, pastinya hanya Adit yang datang karena Erfan dan Titan memang kerja di RS ini.
Setelah satu jam akhirnya Cilla melahirkan, putrinya sangat sehat dan cantik pastinya. Dari bibir, mata dan hidup persis Erick hanya bentuk wajah yang oval yang diwarisi dari Cilla sang mommy.
Semua keluarga sangat bersyukur dan bahagia meski disisi lain sedih karena Erick tidak bisa menyaksikan momen itu.
Setelah Cilla berganti pakaian, suster mengantarkan Putri cantik Cilla untuk diberikan Asih.
Cilla menyambut hangat sang putri dan tak lupa dia berdoa syukur dengan mendekap bayinya di dada. Setelah berdoa Cilla segera menyusui putrinya, putri mungil itu menyusu dengan tenangnya.
Cilla sangat bersyukur melahirkan secara normal dan bayinya pun sehat, meski Erick tidak bisa mendampinginya. Akan semakin lengkap kebahagiaan keluarga mereka seandainya Erick bisa mendampingi mereka.
"Sayang, siapa nama babyny?" tanya Mom Eunike
"Nama yang bagus" Puji mom Eunike
"Tapi masih ada yang kurang sayang, Ardana belum dibelakangnya" timpal daddy Ardana
"Wa kepanjangan dong namanya dad" timpal Cilla
"Nggak papa sayang, karena semua cucu daddy harus makai Ardana" mommy yang menimpali
"Baiklah mom, terserah manggilnya apa, tapi aku suka manggilnya Nuela" ujar Cilla
"Amore ajah, Non!" timpal Titan
"Ia sayang Amore saja!" usul papa Adam, mama Elisa dan lainnya
__ADS_1
"Baiklah berarti manggilnya baby Amore" Ujar Cilla kemudian.
Setelah satu malam pasca melahirkan akhirnya Cilla di pindah ke ruang rawat yang sama dengan Erick yang telah di desain tambahan khusus untuk Cilla dan beby Amore untuk memudahkan Cilla dan keluarga.
Waktu terus berjalan dan kini putri Cilla sudah usia 2 bulan. Cilla masih sama, setia merawat Erick dan juga babynya. Bahkan semakin sering mengajak Erick ngobrol bersama putrinya.
Anggota keluarga yang lain terus bergantian membantu Cilla menjaga baby Amore dan Erick saat Cilla lagi istirahat. Cilla sama sekali tidak mau menggunakan jasa baby siter. Cilla terinspirasi dari Viera yang merawat sendiri triplets tanpa jasa baby Siter. Cilla ingin mengabadikan tumbuh kembang anaknya dan kelak menceritakan pada Erick jika sudah sadar.
Seperti yang saat ini dia lakukan setelah memandihkan baby Amore dan sarapan, Cilla kembali ke tempat tidur Erick yang telah di pindahkan ke rumah dengan desain khusus, demi mempermudah Cilla merawat Erick dan juga babynya, tidak mungkin baby Amore terus - terusan di RS.
"Selamat pagi papi, aku udah harum , abis mandi, papi bangun ya nemanin aku main, bosan ama mami teyus" ujar Cilla menirukan suara anak kecil.
Sementara Erick berada di sebuah taman yang sangat indah, dipenuhi berbagi macam bunga dengan warna - warni. Erick terus berjalan menyusuri tanan itu dan ditegah - tegah taman ada kolam dan dihiasi dengan air mancur yang sangat cantik.
Erick terpaku menatap keindahan didepannya dan semakin terbelalak melihat siapa yang berjalan ke arahnya.
"Kak Eldrick, aku kangen kakak, jahat loh tidak pernah menemui aku" ujar Erick memeluk erat Eldrick
"Hey bocah nakal, kenapa masih bandel sih, kamu nggak kasian dengan daddy dan mommy, masih ajah keluyuran" ujar Eldrick menjitak kelapa Erick
"Aku nggak bandel lagi, asal kakak tahu aku dah menikah dengan pilihan daddy and mommy, jadi anak penurut kan aku" ujar Erick bangga
"Anak penurut dari hongk*ng?, mana ada penurut sampai saat ini belum balik, apa kamu lupa daddy dan mommy, ah isteri kamu tu bukannya lagi hamil?, tapi ngapain kamu santai disini? " tutur Eldrick
"Emang salah?, kakak pelit bangat, baru ketemu langsung ngusir" sungut Erick
"Cukup bocah nakal cepat balik, dan nikmati hidup bersama keluarga kecilmu, kakak banyak urusan, by" ujar Eldrick tiba - tiba berbalik meninggalkan Erick
"Kak tunggu!, kak Eldrick tunggu!" teriak Erick terus mengejar kakaknya
__ADS_1