Amora

Amora
lahirnya sopi


__ADS_3

amora


jam menunjukan pukul 3 sore, sesuai persetujuan kami akan pulang setelah solat asyar, aku sudah membereskan semua yang mau dibawa pulang kedalam tas, hanya beberapa setel baju ku dan afnan, kalo a Danu ga perlu bawa baju ganti karna masi ada baju di lemarinya.


"mah jadi pulang Ga, ko ayah belum pulang? "tanya Afnan sambil cemberut karna ayah bibi dan sepupunya belum pulang juga, padahal sudah sejak pagi mereka pergi dan sekarang udah sore masih belum pulang juga.


"sabar ya, mungkin sebentar lagi."kata ku sambil memeluk afnan.


Danu


saat berkunjung kerumah ibu entah kenapa yang paling kurindukan adalah sopi putri dari adikku Doni, dia baru berusia 2 tahun, padahal keponakan ku bukan hanya sopi ada juga putri dari kakak sela dan seli, tapi yang ingin aku bahagiakan hanya sopi, malah hari ini aku sampai mengabaikan Afnan putra ku sendiri, aku pergi diam diam dengan santi dan sopi biar afnan Ga ikut, entahlah kalo sudah bertemu sopi rasanya dia yang anak kandungku, rasa sayangku seperti hanya ada untuk sopi keponKan cantik kesayanganku.


bahkan 2 tahun yang lalu saat santi melahirkan,aku yang menemaninya dan membayar semua biaya persalinan santi.


flasback on


"hari ini aku pulang kerumah ibu ya, ada proyek disekitaran sana"


"berapa hari yah? "


"seminggu paling lama"


"hati-hati ya! "


"iya sayang, hati hati dirumah ya"

__ADS_1


ara mencium tanganku, dan aku mengecup lama keningnya berpindah pada 2 pipi nya kemudian sekilas ku tautkan bibir kami beberapa detik,maklum ya kan aku mau pergi seminggu.


setelahnya aku kekamar membangunkan afnan yang masih terlelap, ku cium dia sampai terbangun, aku Ga bisa pergi tanpa melihat dulu senyum mereka.


sesampainya dirumah ibu, aku dengar suara tangisan si kamar doni, aku mendekati kamar itu.


tok tok tok "santi, santi kamu didalam"


tok tok tok


tidak ada jawaban hanya ada suara tangisan.


kuberanikan membuka pintu kamar, ku lihat santi terduduk dilantai sambil bersandar ke ranjang,memegangi perutnya, dan baju bawahnya basah.


aku panik, langsung ku gendong santi.


di pintu luar aku berpapasan dengan teh ai yang baru pulang mengajar, ibu sepertinya sedang pergi kepasar, karna rencananya besok akan ada syukuran 7 bulanan santi.


"Danu,kenapa santi?"tanya teh ai panik


"jatuh teh, harus segera kerumah sakit, "


"aku cari angkot kosong dulu biar bisa diborong sampai rumah sakit"


kami langsung mendapat angkot,karna jam seguni lagi banyak angkot kosong, maklum kami tinggal di kampung, jadi yg ada hanya anggot dan ojeg.

__ADS_1


sesampainya dirumah sakit, ternyata santi harus melahirkan hari ini juga, karna jatuh dan air ketuban pecah, beruntung terjadi kontraksi dan pembukaan jalan lahir jadi santi bisa melahirkan,dengan normal walau harus banyak prosedur yang dilakukan.


kami masuk rumah sakit sekitar jam 10.00 pagi dan akhirnya santi melahirkan jam 01.00 siang.ibu sudah datang dari 1jam yang lalu bersama Doni.


setelah Santi dipindahkan keruang perawatan ibu dan teh ai menemui santi. Doni dan aku pergi keruang perawatan bayi karna bayinya harus di inkubator, beruntung lahirnya sudah 7 bulan walau premature tapi organ dalamnya sudah sempurna.


saat melihat bayi perempuan Doni, ada perasaan aneh di hatiku, sepertinya aku.... jatuh cinta pada bayi cantik ini.


"a" panggilan doni mengaliri lamunanku


"iya, ada apa? "


"Aa aja yang kasih nama"


"ya? "


"aa yang kasih nama anak ku"


aku tersenyum mendengar ucapan Doni


"Sopi ya Sopi Sanjaya"ucap ku


bersambung...


sampai jumpa di capter selanjutnya ya

__ADS_1


__ADS_2