
Allah itu kasih dan tidak ingin menghukum manusia berdosa. Tetapi Dia juga adil, harus menghukum kita. Bagaimana kasih dan keadilan Allah dapat bertemu?
Ada sebuah cerita : Shamila adalah seorang Jendral yang adil dan bijaksana.
Suatu malam seorang prajurit melaporkan bahwa ada yang mencuri makanan. Jenderal menjadi marah karena itu dia menghukum "Siapapun yang tertangkap mencuri makanan akan di hukum 50 kali cambukan".
Tidak lama setelah itu pengawalnya melaporkan bahwa pencuri itu sudah tertangkap, tetapi tidak lain yang mencuri ibu Shamila sendiri. Shamila mengalami masalah, jika menghukum ibunya berarti tidak kasih. Terapi jika tidak menghukum ibunya berarti dia tidak adil.
Sebagai pimpinan yang bijaksana dia mengambil tindakan yang mengejutkan semua orang.
Dia melepaskan jubah kebesarannya dan memerintahkan pengawal untuk mencambuk dia sebagai ganti ibunya.
Hanya dengan cara mengorbankan diri inilah keadilan Shamila dapat ditegakkan sekaligus kasih kepada ibunya dibuktikan.
Demikian juga cara Allah untuk menunjukkan kasih dan keadilan-Nya melalui pengorbanan diri-Nya dalam Yesus Kristus.
Yesus adalah Allah yang menjadi manusia. Yesus datang ke dalam dunia yang kita rayakan pada Natal dan hidup tanpa dosa, Dia sempurna.
Yesus mati di kayu salib untuk menjalani hukuman atas dosa kita, sebelum mati Yesus berkata "Sudah selesai", artinya seluruh hukuman dosa kita sudah ditanggung-Nya sekali dan untuk selamanya.
Yesus mati dan di kuburkan, tetapi karena Dia Allah, Dia bangkit dan naik ke surga.
Yesus menawarkan Anugerah hidup kekal atau Surga dengan cuma - cuma dan ini hanya dapat di terima dengan Iman.
Iman ibarat kunci untuk membuka pintu surga. Ada banyak kunci, tetapi hanya satu kunci yang benar untuk membuka pintu surga yaitu iman yang menyelamatkan.
__ADS_1
Kunci yang lain, tidak bisa membuka pintu Surga adalah Iman yang tidak menyelamatkan,
seperti; Iman yang melompat dalam Gelap. Artinya: kita percaya tapi tidak tahu apa atau siapa yang kita percaya. Hanya ikut - ikutan saja, misalnya: ikut beribadah, berdoa, dan melakukan kegiatan rohani lainnya tetapi tidak mengerti maksudnya.
Iman yang tidak menyelamatkan berikutnya adalah iman yang berdasarkan akal saja artinya : tahu tentang Yesus dan setuju bahwa Yesus adalah Juruselamat tetapi hanya di pikiran, tidak mengandalkan Yesus untuk keselamatan.
Iman yang tidak menyelamatkan yang ketiga adalah iman sementara. Artinya: sudah mengandalkan Yesus tapi hanya untuk hal - hal sementara, seperti keuangan, kesehatan dan kebutuhan duniawi lainnya. Ini memang baik tetapi tidak menyelamatkan, karena untuk mendapatkan hidup kekal masih mengandalkan usaha dan kebaikan sendiri.
Tatapi iman yang menyelamatkan adalah mengenal dan mengandalkan Yesus saja sebagai Tuhan dan juruselamat untuk memperoleh hidup kekal.
untuk lebih paham simak cerita ini:
Ada seorang Akrobat yang bernama Blondin yang akan menyeberangi air terjun Niagara dengan berjalan di atas tali baja. Ia berhasil tanpa membawa beban, ia bahkan berhasil menyeberang dengan mendorong kereta bermuatan pasir. Kemudian MC mengajukan pertayaan pada penonton, apakah penonton percaya Blondin bisa menyeberangkan seseorang di dalam kereta dorongnya?, semua penonton berkata percaya!
Seperti anak itu yang mempercayakan dirinya kepada Blondin demikian juga Iman yang menyelamatkan berarti bukan hanya mengaku percaya di mulut atau persetujuan secara akal seperti penonton, tetapi mempercayakan seluruh hidup kita kepada Yesus saja sebagai Tuhan dan juruselamat untuk memperoleh hidup kekal seperti tidak anak kecil tadi. Apa anda mengerti bagaimana bisa masuk sorga? " ujar Joe mengakhiri penjelasannya
Satu persatu anggota Sel menjawab "ya, percaya dengan Iman yang menyelamatkan! "
"Apakah Anda mau menerima hadiah hidup kekal/surga?" lanjut Joe
Kembali anggota Sel menjawab "Mau"
"ini berarti bahwa yang pertama :Anda menerima Yesus Kristus sang pemberi hidup kekal, kedua : tidak lagi mengandalkan kebaikan dan usaha sendiri untuk masuk surga tapi hanya mengandalkan Yesus saja sebagai juruselamat, ketiga: menjadikan Yesus sebagai Tuhan secara pribadi dalam hati, keempat: bertobat; meninggalkan hidup lama(semua perbuatan dosa) dan hanya mengikut Yesus saja. Apa semua ini yang anda ingin?" tanya Joe lagi
"Ya" lagi - lagi mereka kompak menjawab
__ADS_1
Regan pun akhirnya paham bahwa apa yang dia tahu dan pegang selama ini salah total dan dia berkomitmen mau serius bertobat tidak mau lagi menyia - yiakan hidupnya.
"Jika ini yang anda inginkan, anda bisa berdoa seperti ini :
"Tuhan Yesus Kristus, saya mengaku orang berdosa dan tidak layak menerima hidup kekal. Hari ini saya mau menerima Yesus yang memberi hidup kekal, tidak mengandalkan diri sendiri dan hanya mengandalkan Yesus saja sebagai juruselamat untuk selama - lamanya. Masuklah dalam hati saya Menjadi Tuhan yang berkuasa atas hidup saya. Saya percaya Tuhan Yesus mati di kayu salib untuk dosa saya. Sebagai buktinya saya mau bertobat meninggalkan hidup lama saya dan hanya mengikut Yesus saja. Sesuai dengan janji -Mu, saya sudah menerima hidup kekal. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus saya berdoa, Amin."
Semua anggota pun mengikuti doa Joe dengan linangan air mata termasuk Regan tak kuasa menahan tangis haru karena dirinya yang begitu berdosa mendapat pengampunan bahkan bonus kehidupan kekal.
"Ingat saudara - saudaraku, inilah janji Yesus kepada kita yang percaya : "Aku berkata kepadamu : Sesungguhnya barangsiapa percaya, ia mempunyai hidup yang kekal. " Janji Yesus pasti ditepati, Dia tidak pernah bohong.
Jaminan keselamatan kita bukanlah mengandalkan kesetiaan atau kekuatan kita yang rapuh dan mudah lelah untuk dapat terus menerus berpegangan pada tangan Allah... tetapi mengandalkan tangan Allah yang teguh, tak pernah lelah, setia memegang tangan kita.
Seperti janji Yesus "Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama - selamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-ku".
Jadi sekarang kita tahu kapanpun meninggal kita pasti masuk surga karena percaya kepada Yesus dengan Iman yang menyelamatkan, bukan karena perbuatan baik yang kita lakukan.
Ibarat tali yang cukup panjang dan cukup kuat, tidak perlu ditambah benang untuk menyelamatkan seseorang yang terperosok ke dalam jurang.
Demikian juga karya keselamatan Kristus sudah sempurna, sesekali untuk selamanya dan tidak perluh ditambah dengan perbuatan baik kita.
Tetapi kita tetap harus berbuat baik, sebagai tanda syukur kita kepada Tuhan dan sebagai buah dari Iman kita.
Sekarang kita adalah anak - anak Allah dan Allah ingin kita bertumbuh dengan: Membaca Alkitab setiap hari, Berdoa senantiasa, beribadah dengan tulus bersekutu dengan teman - teman seiman dan Bersaksi" Joe mengakhiri materinya
Flasback off
__ADS_1