Amora

Amora
Amora part 36


__ADS_3

Sejak pagi Cilla bangun dan mempersiapkan barang yang akan dibawah ke Bali untuk Honey moon.


Setelah sarapan keluarga mengantar Cilla dan Erick ke bandara, sebelum mereka ke kantor masing - masing.


Tepat pukul 09.00 pesawat Cilla dan Erick lepas landas dan kurang lebih satu jam sudah landing dibandara Ngurarai Bali , Cilla dan Erick telah di jemput oleh penjaga Villa pribadi yang memang di tugaskan khusus oleh Pak Ardana.


Kelelahan Cilla langsung terbayar lunas dengan menikmati pemandangan indah di sekitar Villa yang memang di bangun didekat pantai dengan desain yang unik dan mewah.


Inilah mengapa Eric dan Cilla memilih honey moon di Bali ketimbang luar negeri karena pesona alam Indonesia tidak kalah cantik dengan wisata di negara lain.


Sepanjang di Bali mereka berdua betul - betul menggunakan waktu menjelajahi semua objek wisata yang luar biasa di pulau dewata itu. Dan tentunya tak lepas dari pantauan kamera untuk mengabadikan moment dan keindahan setiap tempat yang mereka kunjungi.


Erick bahkan protes karena Cilla lebih asyik mengabadikan momen liburanya sendiri ketimbang menghabiskan waktu bersama Erick .


"Foto - fotonya, cukup sayang, kita kesini honey moon bukan pemotretan" protes Erick


Cilla menanggapi Erick dengan senyum cantik yang membuat Erick langsung menciumnya.


"Ais kak, ini tempat umum, malu" tegur Cilla


Erick tertawa "Omg Cil kita kan suami istri yang larang siapa, tu liat pasangan yang lain, bahkan pasti di antara mereka ada yang masih pacaran" jelas Erick menunjuk sekeliling mereka yang lagi mesra - mesraan.


"Ia itukan mereka bukan aku" timpal Cilla


"Ok kalau Gitu pulang ke Villa" pinta Erick

__ADS_1


"Nggak" potong Cilla


"Ya sudah, ikuti peraturan aku" tegas Erick


"Baiklah" akhirnya Cilla mengalah juga


"Daripada disiksa di kamar Oleh bossy resek ini" batin Cilla


Erick sedikit kecewa dengan keputusan Cilla mengalah untuk tetap di pantai dari pada kembali ke Villa


Setelah satu minggu perjalanan Honey moon akhirnya mereka balik.


Di bandara keluarga sudah menunggu mereka dan menyambutnya dengan sangat bahagia.


Waktu terus berlalu Cilla dan Erick tinggal di rumah pemberian dad Ardana tapi tiap akhir pekan bergantian mengunjungi orang tua mereka.


Tak teresa pernikahan mereka memasuki bulan ketiga dan Cilla pun sudah menyelesaikan studinya.


Tepatnya hari ini acara wisudah diselenggarahkan. Sejak pagi semua kaum perempuan sudah sibuk nyalon . Cilla sangat senang bisa menyelesaikan study dengan tepat waktu dan keluar sebagai lulusan terbaik bersama Cendana sahabatnya sekaligus calon kakak ipar.


Erick bahkan ketiga kakak Cilla sengaja mengosongkan jadwal untuk menghadiri acara Wisuda Cilla.


Mereka kelihatan begitu cakepnya dengan stelan kemeja batik yang senada dengan pakaian Cilla.


Ratusan pasangan mata yang menatap mereka banyak yang pengen di pisisi Cilla dikelilingi oleh pria - pria tampan yang sangat mengasihinya.

__ADS_1


Dan pasti semua orang punya impian hidup seperti Cilla bak tuan putri, orang tua mapan, Suami cakep dan tajir mengelintir, kakak yang sangat memanjahkan. Mertua yang sangat baik, kompleks sudah.


Setelah acara wisuda berakhir di kampus Dad Ardana merayakan bersama beberapa panti Asuhan da Panti Sosial di hotel miliknya. Walaupun hanya wisuda tapi Pak Ardana sengaja melakukan syukuran dengan orang - orang yang bumbutukhan uluran tangan.


Setelah rangkaian acara berakhir keluarga pulang demikian pula Erick dan Cilla kembali kerumahnya yang masih satu komples dengan kediaman dad Ardana.


Perjalanan rumah tangga mereka berjalan normal, meski Erick diam - diam tetap menjalin hubungan dengan wanita lain meskipun sudah tak sampai tidur bareng.


Cilla bukannya tidak tahu tapi Cilla hanya memberikan waktu buat Erick untuk bertobat dan tidak mungkin dengan kekerasan. Cilla terus mendoakan Erick agar berubah, bahkan berdoa supaya Tuhan yang menghajar Erick.


Cilla sudah tahu konsekuensi ketika memutuskan untuk menikah karena menikah bukanlah soal masalah umur, ataupun hanya Cinta, tapi menikah adalah kesiapan. siap menderita, siap bahagia, siap terluka, siap kecewa, siap berjuang, dan siap menerima kekurangan masing - masing.


Berkali - kali Cilla dilabrak oleh selingkuhan Erick tapi Cilla sangat santai dan tenang menghadapi mereka bahkan kadang selingkuhan Erick tertampar sendiri dengan ucapan Cilla


"Jangan gunakan kecantikanmu untuk mencintai suami orang, karena itu bukan kelebihan tapi kegatelan".


"Jangan bangga kalau suami orang melirikmu, karena itu berarti tidak ada pria yang single melirikmu, alias kamu tidak laku, selalu mendapatkan sisah orang lain, itu bukan hal membanggakan tapi memaluhkan"


"Jangan bangga kalau lelaki meninggalkan istrinya untuk kamu, karena suatu saat kamu pun akan ada diposisi yang sama"


kalimat - kalimat itulah yang sering dilontarkan Cilla buat para Cewek yang mengejar - ngejagar Erick suaminya.


Persoalan rumah tangga Cilla tak pernah terekspos sedikitpun. Cilla tetap menghargai dan menghormati Erick di depan semua orang meskipun Cilla berkali - kali di kecewahkan bahkan keluarganya sekalipun.


Cilla bukan tipe yang suka mengumbar aib suami. Cilla betul - betul di ujih untuk menyatahkan cinta yang sesunggunya melalui kehidupannya bersama Erick.

__ADS_1


Erick memang tidak pernah membentak sedikitpun isterinya apalagi mau melampiaskan emosinya di depan umum saat bersama Cilla.


__ADS_2