
Cilla menemui mertuanya di ruang keluarga.
"Erick mana sayang?" tanya mom Eunike setelah mempersilahkan Cilla duduk
"Di kamar mom" jawab Cilla singkat
"Dady dan mom mau ngasi ini buat kalian sebagai hadiah pernikahan" ujar Dad Ardana menyerahkan satu kotak kecil yang berisih kunci rumah dan mobil dan juga mom Eunike menyodorkan satu kotak set perhiasan dari berlian pada Cilla
"Terima kasih, dad and mom tapi ini nggak berlebihan?" ujar Cilla
"Nggak kok sayang, bahkan semua milik kami akan jadi milik kalian" jelas mom Eunike memeluk Cilla
Erick pun tiba dan bergabung "Apaan sih?, dad and mom ngagguin ajah" sungut Erick duduk di samping Cilla
Cilla mencubit lengannya "Kak sopan dikit kalau ngomong ke ortu" nasehat Cilla
"Awuu...sakit sayang" protes Erick mengenggam tangan Cilla
"Ya...makanya kalau ngomong sopan dikit" balas Cilla
"Ini kakak yang simpan" lanjutanya menyodorkan kotak ke Erick
"Istrilah yang harus simpan, bahkan gaji Erick pun, kamu yang harus atur sayang" potong mom and dad bersamaan
__ADS_1
"Apaan sih mom and dad, jangan khawatir Erick pasti ngasih uang bulanan untuk menantu kesayangan kalian" protes Erick tak terima
"Erick kamu sudah menikah dan bendahara itu adalah istri, jadi istrimu sekarang yang mengatur keuanganmu jadi belanja apapun harus istri tahu, tidak boleh ada rahasia" tegas dad Ardana
"Baiklah dad" ujar Erick tak semangat
"berdebat dengan dady tidak ada gunanya, ujung - ujungnya pasti kalah, lagian nggak mungkin bocil itu ngaduh ke dady nanti, menikah ternyata ribet juga banyak aturan andai aku tahu nggak mau buru - buru" batin Erick
"Ya...udah, yuck makan siang duluh!" ajak mom
Mereka akhirnya makan siang bersama dengan semua penghuni rumah termasuk para maid dan sopir, kecuali Regan dan Meice karena masih di kantor.
Keluarga Ardana memang sangat menghargai para pekerjanya baik yang kerja di rumah maupun di kantor karena Pak Ardana pernah merasakan posisi mereka ketika keluarganya sempat bangkrut, sehingga pak Ardana sangat tahu rasa diperlakukan tidak adil meski sudah berusaha keras, dan hal itu tidak mau kalau hal itu terjadi pada pekerjanya.
Keberhasilan sebuah perusahaan, Karena kerja keras semua karyawan demikian juga pekerjaan dirumah semuanya beres karena kerja karas para maid tanpa mereka semuanya pasti berantakan. Dan atas semuanya itu mereka pantas dihargai.
Cilla juga nyaman karena dirumahnya pun demikian. Hanya Erick yang tidak banyak bicara. Sebenarnya Erick duluh sangat ramah pada semua orang tapi sejak kematian sang kakak dia berubah jadi tertutup dan bersifat dingin.
Setelah makan Cilla membantu membereskan meja meski dilarang para maid tapi tetap saja Cilla lakuin dan diam -diam hal itu di perhatikan oleh mertuanya.
"Dad, aku nggak nyangka Cilla bisa melakuin hal itu padahal dia itu tuan putri dirumahnya, memang kita nggak salah pilih untuk Erick" Ujar mom Eunike
"Aku tahu sayang, pak Erlangga dan ibu Elisa membesarkan anak -anaknya dengan baik, bahkan tidak pernah memanjahkan walaupun sangat bisa mereka lakukan, karakter anak - anak mereka luar biasa, makanya aku sangat setujuh mereka menikah dengan anak -anak kita" timpal Dad Ardana
__ADS_1
"Ia pa , aku berdoa semoga Cilla membuat Erick berubah, kita sudah salah terlalu memanjahkan Erick" ujar mom Eunike dengan wajah penuh penyesalan
"Amin... tapi nggak udah menyesal, sayang mulai sekarang kita pelan - pelan kembalikan Erick seperti yang duluh lagi, saya percaya Tuhan sanggup mengubahkan dia, kita hanya harus semakin tekun berdoa dan juga mengasihi Erick tanpa menghakiminya." ujar Dady menenangkan sang istri
"Pa bukan hanya Erick pa tapi Regan juga, Regan sudah terlalu jauh" timpal mom Eunike
"Ia betul sayang, aku merasa gagal jadi ayah, aku hanya fokus membiayai study mereka tanpa mengetahui gimana pergaulan mereka selama ini, aku hanya terlalu percaya sama mereka, sampai membebaskan mereka" ujar Dady menghelah nafas
"Tapi kita bersyukur karena Tuhan, membukakan semua ini untuk kita, walaupun sangat memaluhkan untuk keluarga besar tapi Tuhan sayang pada kita mengunggkap semuanya sebelum terlambat, masih ada waktu pa memperbaiki semuanya" ujar mom Eunike
Flas back on
Di acara pernikahan Joe dan Viera tidak sengajah mom Eunike dan Dad Ardana menabrak seorang anak kecil dan betapa kagetnya karena anak itu sangat mirip dengan Regan.
Mereka mencari tahu tentang siapa Al sebenarnya dan dari Pak Hendry mendapat bocoran kalau Al memang anaknya Regan. Karena pak Hendrylah yang menyelamatkan dan membiayai Ziona selama beberapa tahun di Amerika saat di usir keluarganya.
Keesokan harinya mereka menemui Ziona momnya Al dan bertanya tentang Al, Ziona akhirnya jujur dan menceritakan semuanya.
Ziona memang sempat membenci Regan bahkan kedua orang tuanya sendiri yang tidak pernah memperhatikannya bahkan berkali - kali mencoba bunuh diri tapi diselamatkan oleh Joe dan Jenny, sejak menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru slamatya secara pribadi, kehidupan Ziona di ubahkan hingga memutuskan untuk pindah ke luar negeri melanjutkan study sekaligus melahirkan anaknya dan merewatnya karena Regan and orang tuanya sendiri memaksa untuk menggugurkan kandungannya.
Sejak lahir Al tidak pernah sedikitpun di tanamkan rasa benci pada grenpa, grenma dan juga dadinya. Ziona tidak mau anaknya hidup dalam kepahitan seperti yang pernah dia alami.
Ziona selalu menceritakan yang baik - baik pada Al, kalau semuanya sangat sayang Al tapi mereka sibuk bekerja untuk Al jadi belum bisa menemui Al, itulah yang selalu Al ingat.
__ADS_1
Ziona berjanji akan mempertemukan Al dengan Regan kalau Regan sendiri yang menemuinya.
Flas back off