
#Kantor
Erick tidak semangat sama sekali bahkan tidak konsen kerja hanya bolak balik berkas tanpa sedikitpun di baca. Konsentrasinya terganggu dengan kondisi Cilla, hal itu jadi perhatian Regan.
"Hai ...bro, kenapa nggak konsen gitu, jangan - jangan nggak dapat jatah dari istri ya?" ujar Regan bercanda
Erick melemparnya dengan berkas yang dipegang "Sialan loh, kalau jatah ma tidak pernah absen, tapi.. ." ujar Erick terhenti
"Tapi apa?" tanya Regan penasaran
"Cilla lagi nggak enak badan tadi pagi sempat munt*h dan anehnya karena mual mencium parfum aku" curhat Erick
"Jangan - jangan Cilla ada isi?" tebak Regan
"Maksudnya Cilla hamil?" tanya Erick balik
"Ya bisa jadi, masa tiga bulan belum ada hasil" ledek Regan
"Sial....kenapa aku nggak sadar?" gumam Erick
"Ya nggak sadarlah, sudah keasyikan main terus" lagi -lagi Regan meledek
"Iri bilang bos, cepat tu jemput Ziona biar bisa main lagi, nggak usah sirik sama orang lain" balas Erick mengusir Regan dari ruangannya.
Dengan kesal Regan keluar.
Erick segera menghubungi Erfan dokter pribadi sekaligus kakak iparnya.
"Selamat siang kak Erfan, carikan dokter kandungan terbaik terus kirim ke rumahku sekarang!" pintanya
__ADS_1
"Ok gampang ada Meygan kok dia dokter kandungan terbaik di RS ini, Cilla emang lagi hamil?" ujar Erfan
"Belum pasti makanya aku butuh dokter sekarang untuk memastikan" jewab Erick
Ok baiklah" timpal Erfan
Erick langsung menutup telepon dan menelpon sekretarisnya untuk memanggil Regan .
Regan masuk ke ruangan Erick tak lama kemudian sambil mengomel, "dasar loh, tadi diusir kenapa di panggilan lagi"
"Protes terus, sudah bosan kerja disini?" ancam Erick
"Hahahahahaha, maaf Tuan" ledek Regan tak takut ancaman Erick
"Hari ini ambil alih semua tugas ku aku mau pulang,mastiin keadaan Cilla" ucapnya segera mengambil hp dan tas dan berjalan keluar meninggalkan Regan
Beberapa menit kemudian Erick sudah tibah ke rumah dan segera ke kamar menemui istrinya, dikamar sudah ada dokter Meygan yang kebetulan sudah menuntaskan pemeriksaannya.
"Tuan sapanya" setelah Erick memasuki kamar
"Gimana dokter hasil pemeriksaan istri saya?'' tanya Erick tak sabar sambil berjalan mendekati istrinya
"Selamat Pak, ibu Cilla sedang hamil dan umur kehamilannya empat minggu, jadi soal mual itu normal bagi ibu hamil" jelas dokter meygan
Erick hanya menganguk-angguk mendegar penjelasan docter Meygan.
"Pak Erick, ibu Cilla aku pamit pulang, vitaminnya ibu jangan lupa di minum, juga obat anti mualnya kalau mualnya terlalu menyiksa" lanjutnya
"Baik kak, makasih" ujar Cilla sopan pada kakak iparnya
__ADS_1
"Sayang cepat mandi, aku nggak tahan nyium bauh parfum kamu!" pintah Cilla Setelah docter meninggalkan mereka
Erick menuruti permintaan Cilla dengan segera, dan langsung menuju kamar mandi.
Cilla duduk di tempat tidur dengan ditopang bantal dibelakangnya sambil membaca buku
Beberapa menit kemudian Erick keluar dari kamar mandi dan berganti diruang ganti dengan pakaian casual tanpa dan segera mendekati istrinya.
"Sayang gimana kondisinya?'' ujar Erick kemudian mencium isterinya
"Udah mending, sayang tapi aku lapar" ujar Cilla meletakkan buku yang dibacanya
"Sayang maunya makan apa?" tanya Erick
"Apa ajah tapi masakan mama" jawabnya
"Baiklah, ganti segera pakaiannya! kita ke rumah mama sekarang, tapi emang mama dirumah jam segini?" ujar Erick
"Ya sebentar lagi istirahat makan siang pasti mama balik makan dirumah" jawab Cilla segera menuju kamar mandi
Beberapa menit kemudian Cilla selesai berganti pakaian dan mereka segera menuju rumah papa Adam
Kedatangan Cilla langsung disambut hangat para penghuni rumah. "selamat Non, semoga Non sehat dan juga dedenya" ucap para maid
"Terima kasih doanya, doain terus ya biar semuanya baik - baik terus" jawab Cilla
"Tentu Non" jawab mereka serentak
Erick terseyum meyaksikan kehangatan di rumah ini tiap kali ada disana. Erick kagum dengan didikan sang mertua pada anak - anaknya yang memperlakukan semua orang sama.
__ADS_1